Alkisah pada zaman dahulu kala disebuah Desa yang bernama Desa Meratapi nasib hiduplah seorang lelaki tua renta yang hidup enggan matipun ogah-ogahan.

Di Desa tersebut ia tinggal disebuah gubuk derita bersama anaknya yang bernama Seungri Kondangan.

Seungri adalah anak semata wayang dari 3 bersaudara.

Hal yang menyebabkan mengapa Seungri menjadi anak semata wayang dari Topan Sepinggan karena ke-2 hyungnya ditemukan tewas tenggelam di persawahan warga 5 tahun yang lalu.

Sehari-harinya TOPan Sepinggan berprofesi sebagai tenaga kuli panggul profesional di pasar Senenkamis.

Ia adalah seorang pekerja keras yang rela melakukan apa saja untuk memberikan beberapa bakul nasi serta lauk-pauk untuk anak kesayangannya.

Seungri tak tega melihat ayahnya yang sudah peot,tua renta dan tak berdaya serta tinggal menunggu waktu untuk tahap Game over.
Ia berinisiatif untuk membuka usaha di Kota Suksespolitan untuk membantu ayahnya.
Karena ia sangat menyadari jika ia tetap berada dan bekerja di Desa Meratapi nasib,takkan pernah ada kata sukses dalam hidupnya.

“appa.?bolehkan Seungri merantau ke kota,disana aku akan membuka restoran padang!”
Seungri menyampaikan keinginannya takut-takut saat ayahnya sedang duduk disebuah kursi satu-satunya di gubuk tersebut sambil menyesap secangkir kopi pahit.

“tidak!!tidak bisa!kau harus tetap di Desa ini bersama appa dan melanjutkan profesi appa sebagai kuli panggul profesional,arra!”
tolak ayahnya mentah-mentah tanpa dicicipi terlebih dahulu.

“tapi,appa,..kalau aku tetap di sini Seungri indak bisa jadi pengusaha sukses macam pak Daesungpu Gambreng yang berhasil menjual berbagai jenis dan ukuran keris,
bahkan salah satu karyanya berhasil menjadi penyanyi terkenal appa!”

“kalau kata appa indak bisa tetap indak bisa!waang harus nurut,jangan melawan!”
ujar TOPan dengan meninggikan beberapa oktaf suaranya yang tergolong berat dan rendah,
istilah kerennya serak-serak merembes gitu.

“dengan atau tanpa restu dari appa,
aku akan tetap berlayar ke kota Suksespolitan besok!”
gertak Seungri sembari menatap sangar ayahnya.

“kau!sudah berani melawan appamu yang sudah susah payah mengandungmu dan melahirkanmu selama 9 hari 9 malam hah?”
suara TOPan Sepinggan tercekat karena menahan amarahnya.

“a…aku,tidak bermaksud melawanmu appa…
tapi,kumohon izinkan aku merantau appa!
Aku…. aku takkan pernah lupa dengan orang yang telah mengandung dan melahirkanku appa.”
Seungri berlutut dihadapan ayahnya sembari menggenggam tangan ayahnya sebagai tanda memohon dengan sangat.

“baiklah kalau itu keinginan waang,pergilah!”

Singkat cerita setelah mendapat izin dari ayahnya,Seungri mengembangkan senyum termanis yang ia miliki serta mulai mengemasi pakaian ala kadarnya ke dalam sebuah buntalan kain.

XxxxX

“Appa aku berangkat merantau,doakan aku supaya aku bisa sukses di sana appa,
hiks…hiks…hiks…”
ia memeluk erat tubuh ayahnya dengan wajah berurai air mata.

“tenang,uhuuuk…uhuuuk…uhuuuk…
Appa akan selalu mendoakanmu nak!”
ujar TOPan setengah berbisik sambil membalas pelukan anaknya.

Dengan berat hati TOPan mulai melonggarkan pelukannya dan melepaskan pelukan anaknya.

“pergilah,sebelum appa berubah pikiran.”

Tanpa pikir panjang Seungri langsung beranjak dari gubuk derita milik ayahnya dan meninggalkan TOPan sendirian diambang pintu yang menatapnya dengan tatapan tak rela.

XxxxX

Di dalam perjalanan menuju kota Suksespolitan,ia melewati berbagai rintangan yang menghalanginya hingga ia tiba disebuah hutan rindang dan menemukan sebuah pamflet yang bertuliskan.

Anda gagal dalam berusaha??
Ingin cepat kaya?
Ingin menjadi artis atau ingin penglaris?
Segera hubungi paranormal terkenal abad ini :
Jiyong Kok Bodo
di jalan Menuju Kenikmatan No.XXX RT Keenakan RW Tak Tahan Lagi Desa Menantang Nafsu.

“ini yang aku butuhkan saat ini!
Aku harus segera datang ke tempat ini!”
dengan semangat 45 ia pergi mencari alamat yang tertera di dalam pamflet tersebut.

XxxxX

Setibanya di lokasi praktik Jiyong Kok Bodo,Seungri Kondangan dikejutkan dengan suara yang berasal dari dalam gubuk di depannya.

“masuk anak muda…”

pintu gubuk di hadapan Seungri tiba-tiba terbuka lebar saat sang Paranormal berbicara padanya.

“i…i…iya…mbah!”
jawab Seungri terbata-bata sembari melangkahkan kakinya memasuki gubuk tua tersebut,dan ia kembali terperangah dengan mulut terbuka lebar hingga semua jenis serangga dapat dipastikan bisa masuk ke rongga mulutnya, saat melihat seorang paranormal yang berpakaian nyentrik dan tak terlihat seperti orang yang memiliki kekuatan gaib sedang duduk santai disebuah kursi mewah bertahtakan berlian dimana-mana.

.
.
.

Bagaimanakah dandanan nyentrik ala paranormal Jiyong Kok Bodo??
Aku juga blum tahu :d
jadi,
.
.
.

.
.
.
– Kapan-Kapan Kita Sambung Lagi Yaw –