Seungri tak mampu berkata apa-apa selain
“onde mande,rancak bana uda Jiyong!”
Serunya antusias saat melihat paranormal Jiyong Kok Bodo yang memainkan kumis dan jenggotnya yang dikuncir rapi dengan pita bewarna kuning terang.

Sang paranormal ababil itupun memakai pakaian serba kuning layaknya sesuatu yang kadang mengambang di sungai.

Ia juga memakai perhiasaan secara berlebihan.
Kalung rantai emas seberat 2kg yang bertengger manis dilehernya dan berbagai cincin bermata giok di ke-20 jarinya karena Jiyong Kok Bodo terobsesi mengalahkan pelawak teranyar saat itu.

“wow…silau men!!”
dengan gaya sok cool Seungri mengambil kacamata hitam di saku celananya yang siap bertengger di hidung mancungnya.

“masuk anak muda!!”

Tanpa banyak bacot lagi Seungri memasuki gubuk tua dan merebahkan pantatnya ke kursi mewah yang bertahtakan berlian dimana-mana.

“kau ingin menjadi orang sukses dengan cara membuka resto padang,ya kan?”tebak sang paranormal tepat sasaran.

“kok mbah tahu?”

“namanya juga paranormal,ya jelas saja aku tahu bego…hanya melihat jidat lebarmu aku bisa mengetahui segalanya
hahahahahaha…..”
Jiyong tertawa lepas saat menyombongkan keahliannya membaca garis jidat.

“lalu resepnya apa mbah?”

“nanya resep sama dukun?tanya noh sama Parah Kuin.”

“bukan mbah…bukan itu maksudnya gimana caranya supaya bisa sukses?”

“mau tau caranya?”
Jiyong tersenyum misterius sembari mengerlingkan matanya genit.

“ma…mau…mbah….”jawab Seungri yang seluruh anggota badannya merinding disko mendadak.

“caranya……”

“iya mbah apa?”

“caranya,,uang ne piro??”pinta Jiyong blak-blakan sebelum memberikan cara sukses hidup di kota Suksespolitan.

“beeh….gak gratisan mbah?soalnya.,anu…hehehe….anu mbah,uangku udah hilang ditelan sebakul nasi!”curhat Seungri cengengesan sambil memain-mainkan rambutnya.

“kalau mau yang gratisan,cara satu-satunya ya kerja jangan kesini!
Lagipula ramuan obat penglaris,ramuan jadi tampan seketika,dan terkenal sudah habis..tinggal ramuan memperpanjang dan memperpendek mau?”

“apa yang diperpanjang dan diperpendek mbah?”
tanya Seungri antusias dengan mata berbinar-binar saat melepas kacamatanya.

“memperpendek umurmu jika kau tetap di sini dan memperpanjang umurmu jika kau keluar dari gubukku!”
Jiyong menunjukkan atraksi debus dengan sebuah golok yang sebenarnya tumpul tetapi,berhasil membuat Seungri beranjak dari tempatnya dan meninggalkan tempat persemayaman Jiyong Kok Bodo dengan raut wajah penuh kekesalan.

“sial…seharusnya aku tidak mempercayai pamflet sialan ini!nama dukunnya saja Jiyong Kok Bodo sudah pasti makhluk aslinya juga pabo!”

“kau juga pabo…”
balas Jiyong sebelum pintu gubuknya tertutup sempurna.

XxxxX

Berhari-hari,berbulan-bulan,bahkan bertahun-tahun Seungri melalang buana menyusuri ganasnya ibu kota Suksespolitan tanpa uang sepeserpun untuk membuka usahanya.

Sehingga ia terpaksa menjadi pedagang asongan,pengamen,pengemis,gelandangan,hingga menjadi bencis yang biasa mangkal di Taman Gawangpun ia jabani Istilah modernnya multitalenta.

Dan pada suatu hari yang cerah ia bertemu dengan seorang pria berjambul seksi dan bertubuh yah Alhamdulillah tidak tinggi-tinggi lagi menghampirinya saat ia sedang menjadi pengemis di persimpangan lampu merah.

“pak…minta…pak…sudah 2 jam 22 menit dan 2 detik gak makan-makan pak…kesian pak!”Seungri memasang wajah memelas khas orang kelaparan sembari menengadahkah ke-2 tangannya.

Saat melihat potensi dalam diri Seungri dan merasa kasihan Taeyang Sumbing membuka kaca mobil flinstonnya dengan gaya erotis.

“masuk!lebih baik kau bekerja di restoranku,karena wajah dan tinggi badanmu memenuhi persyaratan.”

“yang benar pak?yakin?gak bohongkan?bapak tahukan kalau berbohong nanti masuk neraka terus dineraka di setrika bolak-balik sampai badan tambah nyusut dari ukuran semula?apalagi kalau membohongi orang seperti aku yang masih polos,tak berdosa,tampan dan berkharisma!”
cerocos Seungri dengan 1 kali tarikan nafas.

Sementara Taeyang hanya melongok menatap Seungri dengan mulut penuh busa(?)

“jangan banyak bacot!cepat masuk sebelum aku yang terlanjur tampan dan seksi ini berubah pikiran!”

XxxxX

Setelah bekerja menjadi tukang cuci piring,pelayan,koki,dan menjadi supir pribadi mobil tuannya yang terbuat dari papan seadanya dan tak bermesin sedikitpun.
Seungri berhasil menggapai impiannya untuk mendirikan Restoran Padang.

Sementara di Desa Meratapi Nasib TOPan Sepinggan yang bertambah tua dimakan waktu sangat merindukan anak semata wayangnya.

Ia bertekad untuk menyusul dan menyeret Seungri pulang ke desa agar anaknya melanjutkan profesi sakral dikeluarganya sebagai penerus jabatan tenaga kuli panggul profesional genereasi ke-10.
Apalagi setelah mendengar cerita dari temannya Daesungpu Gambreng yang mengatakan bahwa anaknya….
.
.
.
.
Mengatakan anaknya ngapain ayo tebak
#sok misterius.
.
.
.
– Kapan-Kapan Kita Sambung Lagi Yaw –