huaaaaa….ini ff req yang ke 2 tau dah yang ngerequest baca atau tidak…..

langsung saja

Let’s Cekidot^^

Di minggu pagi yang cerah tak berawan columbus sedikitpun.

Terlihat 2 orang pria yang sedang terduduk lemas menikmati hembusan-hembusan angin yang menerpa tubuh mereka di bawah pohon beringin selepas berlari mengelilingi taman di dekat asrama mereka.

Ke-2 orang ini tengah asik mengumbar kegombalan-kegombalan mereka masing-masing.

“Jiyong-ah….apakah appamu pengrajin paku-pakuan??”
namja bermata tajam bak mata kapak dan siap menyayat siapapun yang menatapnya hingga tumbang dipelukannya mengawali gombalan mautnya.

“aaaaaah….hyung,,aku saja tidak tahu pekerjaanku,,masa hyung bisa tahu sih??”
jawab pria plontos yang sekarang kepalanya telah mengalami reboisasi sedikit demi sedikit,
seraya menyenggol pelan bahu lawan bicaranya.

“tentu saja aku tahu Jiyong-ah,karena…..”
T.O.P menggantung kalimatnya hanya untuk melempar senyuman dan mengerlingkan sebelah matanya sok genit.

“karena….kau telah memaku seluruh cintaku di hatimu….”
sambungnya lagi sembari meletakkan tangan kanannya di dada Jiyong.

“iiiihh.,,hyung bisa aja deh bikin aku terbang ke langit tujuh lapis legit…..
eeeenngg….aku juga tahu kalau sebenarnya hyung memiliki bakat terpendam di dunia per-kue-an..!!”
balas GD tak kalah gombalnya dari T.O.P dan membiarkan jari-jarinya ngedance di helaian-helaian rambut kecoklatan milik dedengkotnya.

“apa karena wajahku semanis brownies??atau kue lapis??”

“aniya…tapi,karena kau ahli mengaduk-aduk adonan cintaku dengan kasih sayangmu…”

“Jiyong a…a..a,,h…kalau kata Nyemash mah I Heart You ciin!!”
T.O.P tersenyum-senyum mesum melihat ukenya yang memasang wajah sok imut.

Sementara itu di asrama mereka,sang magnae sedang krasak-krusuk mencari seseorang yang biasanya sangat perhatian dan menjahilinya setiap hari.

Di raut wajahnya tersirat kegalauan,dan kecemasan karena tak kunjung menemukan orang tersebut.

Segala penjuru ruangan telah ia telusuri dari timur ke barat,selatan ke utara hingga di jambanpun tak ada pertanda sedikitpun keberadaannya.

Orang yang ia cari tersebut tak lain adalah leadernya sendiri yang saat ini telah direbut oleh seseorang yang paling berumur di grup mereka.

Tetapi,orang tersebut akan kembali kepelukan Seungri ketika T.O.P sedang di sita oleh selingkuhannya yang disinyalir bernama Park Bom member Girlband 2NE1.

Di tengah penelusuran,Seungri menemukan 2 makhluk yang ‘terpaling’ diantara mereka.

Yang satu diketahui paling sipit sampai matanya hanya dapat dilihat pada saat-saat tertentu saja.

Sedangkan satu lagi paling ‘cckiiitttt’ (disensor) karena terlalu vulgar kalau saya menulis paling pendek (?).

Ke-2 makhluk Tuhan yang paling seksi ini sedang terlarut dalam kegiatannya mencorat-coret dinding kamar mereka dengan berbagai gambar-gambar abstrak khas lukisan anak-anak PAUD.

“hyung-hyungku yang baik hati,tidak sombong dan paling tampan serta imut-imut tetapi,setelah saya tentunya.
Apakah kalian melihat GD hyung?”
Seungri berdiri diambang pintu sembari memegang ganggangnya. sementara tangannya yang lain di senderkannya ke bingkai pintu kamar mereka.

Secara perlahan namun pasti ke-2 hyungnya mengalihkan pandangan mereka ke arah Seungri selaku magnae dan peliharaan di grup mereka.

“maksudmu GD hyung?”
selidik Daesung sembari memicingkan matanya.

“ne…GD hyung,apa kalian melihatnya? aku sangat membutuhkannya,menginginkannya untuk berada disampingku,dan merindukan belaiannya ketika memijit dan mentatto punggungku dengan logam rupiah secara vertikal dan horizontal(kerokan) karena saat ini aku sedang kerasukan angin hyung.”
cerocos Seungri panjang x lebar = luas
kepada hyungnya dengan nada memelas.

“Oh begitu…
Tadi sekitar jam 5 pagi uri leader dan uri sesepuh sudah minggat dari asrama,mungkin mau kawin lari kali!kau cari saja noh di luar siapa tahu mereka lagi berbulan madu disekitar komplek..”
timpal Taeyang ngawur dan kembali melanjutkan pekerjaannya semula yaitu menggambar gunung dengan matahari diatasnya.

Mendengar hal yang mengguncang pikirannya,
Seungri melangkahkan kakinya besar-besar keluar dari asrama mereka untuk mengendus keberadaan hyungya.

Ia terus jelalatan menyusuri tiap sudut jalanan dan saat matanya menangkap sosok yang ia cari sedang bermesraan di bawah pohon beringin.

“hyuung…tolong aku,,aku sakit!!dan sepertinya akan pingsan…oh tidak mataku mual-mual,kakiku berkunang-kunang!!”
seru Seungri mendramatisasi keadaannya dan berjalan terhuyung-huyung menuju hyungnya.

Sontak GD langsung celingukan ke sumber suara lalu menghampiri makhluk tersebut dengan berlari-lari erotis bak film-film yang dibintangi oleh Sahrunk Kan.

“Seungri-ya jangan tepar di sini,aku takkan mampu menggendongmu dengan gaya apapun juga!!”
Teriak GD histeris saat menahan tubuh Seungri yang oleng dengan ke-2 tangannya.

T.O.P tampak kurang senang atas kedatangan tamu yang tak diundang.
Ia tetap menyenderkan kepalanya di pohon beringin bersikap acuh tak acuh.

“Hyung,tolong aku menggendong uri magnae sampai ke asrama!”

“Shirreo…aku tidak mau encok ku kumat!!
Dia itu gak badan gak dosa sama-sama berat!!”
tolak hyungnya cepat ingin menghindar.

“Jebal hyung!!apa kau mau di setiap majalah dan koran terpampang jelas foto-fotoku yang ditemukan tewas tanpa tulang akibat menggendong seekor penghuni hutan dari negeri tirai bambu??”
GD sedikit memainkan nada bicaranya agar lebih mendramatisasi.

Setengah hati T.O.P bangkit dari tempatnya dan beranjak menyimbangi GD dan Seungri.
Bagaimanapun juga ia tak mau kehilangan pasangannya di segala bidang.

T.O.P berjongkok agar magnaenya bisa dinaikkan kepunggungnya oleh GD.

“aaaaaaarrrggghhh….benarkan orang tambun ini kebanyakan nabung dosa selain nabung bambu batangan di lambungnya!”
erang T.O.P ketika ia menggendong Seungri yang berpura-pura pingsan.

Berulang kali ia mengumpati tubuh tambun dongsaengnya.

Sementara Seungri masih berakting menjadi dongsaeng yang lemah tak berdaya,layaknya orang yang akan segera dikubur.

Setelah sampai di asrama mereka.
T.O.P membanting tubuh magnaenya asal ke sebuah sofa.

Lalu ia sendiri menjatuhkan dirinya di sofa seberang dengan wajah berlipat-lipat karena kesal.

“GD,hyung suhu tubuhku mengalami global warming,rasa sakitpun menjalar-jalar ke seluruh tubuhku!”rengek Seungri ketika leadernya duduk di samping tempat ia berbaring.

“Habis semedi di atas tungku perapian huh?kenapa tak sekalian kau bakar diri saja?”
celetuk T.O.P tersulut api cemburu,ketika GD mulai telaten memeriksa tingkat pemanasan tubuh dongsaengnya.

“bagian mana yang sakit dongsaeng-ah?”

“dari perut turun ke kaki,dari perut naik ke tangan,dari perut ke kepala,dari perut ke semuanya…lalalalala…”ujar Seungri seraya mengarahkan tangan hyungnya ke tempat yang ia sebutkan.

“Jiyong-ah dia itu hanya berpura-pura sakit,mana ada orang sakit napsuan gitu!”

T.O.P menarik leadernya untuk menjauhi Seungri.Tetapi,lengan GD yang masih bebas keburu dicengkram oleh magnaenya dan memaksa mereka berhenti sejenak.

“Hyung,aku tidak berpura-pura.
Aku benar-benar sakit dan sangat membutuhkan belaianmu yang kau salurkan melalui pijatan-pijatan cinta.”
Seungri memasang muka melas yang dibuat semenyedihkan mungkin agar GD mengasihaninya.

“Uri magnae,kau kasian sekali!!hyung lepaskan aku harus menolongnya!!”

“andwaee,dia hanya berbohong kau tahu kan?muka melas kayak orang sembelit gitu,kok kamu percaya?”
T.O.P bersi keras mengajak GD pergi menjauh dan menepis tangan Seungri yang mencengkram tangan pasangannya.

“apakah aku sedang diperebutkan?
Oh no aku pasti sangat berdosa karena kecantikanku (?) membuat pertengkaran!
Ku mohon jangan jerumuskan aku ke neraka-Mu karena dosa ketampanan dan kecantikanku ini Tuhan!!”
raung GD berlebihan hingga memancing rasa penasaran TAEDAE yang awalnya masih asik mencorat coret dinding kamar mereka.

Selang beberapa menit kemudian Taeyang dan Daesung telah berjongkok di depan GITORI sembari menopang wajah mereka dengan telapak tangannya masing-masing (khidmat).

“Dae,menurutmu siapa yang akan dipilih oleh uri leader?”

“Pasti T.O.P hyung!bagaimana kalau kita taruhan hyung,kan lumayan buat beli permen atau semacamnya yang penting manis-manis kayak akyu!”
Daesung mengedip-ngedipkan matanya yang langsung membuat Taeyang bergidik.

“aargh,jangan memasang wajah cacingan seperti itu!
Dan kita bermain aman saja dikisaran cepek ampe gopek okeh?”
jawab Taeyang sambil merogoh sakunya.

Sementara dipihak GITORI keadaan semakin memanas.

Tangan GD yang menjadi persengketaan ditarik ulur kesana kemari oleh T.O.P dan Seungri mereka tak mau mengalah.

Ke-2 orang ini tak mempedulikan erangan kesakitan dari leader mereka.

“lepaskan tangan GD ku hyung,kau harus mengalah pada anak muda!”

“kau yang harus mengalah pada orang tua atau ku kutuk kau!lepaskan tangan kotormu,sebelum terjadi pertumpahan darah dan memakan korban!”

GD mulai geram karena tangannya ditarik-tarik hingga melar.

Dengan sisa-sisa tenaganya ia menghempaskan tangan hyung dan dongsaengnya lalu gantian dia yang menarik tangan mereka.

“Dengar kalau kalian merebutkan ku,kenapa kalian tidak mencoba untuk berbagi huh?bukankah lebih baik kita melakukannya secara berjamaah?”

GD menatap bergantian mata TORI dan diiringi dengan anggukan semangat dari ke-3nya.

“Kalian bertiga tidak seru!”

“heh,pupus sudah taruhan kita,ayo Dae kita menggambar gunung lagi di kamar!”

Decak Taeyang dan Daesung kecewa karena tak terjadi baku hantam seperti harapan mereka GITORI malah terlihat sangat bahagia dengan hubungan cinta segitiga mereka.

.

.

.

.

.

.

– Udahan Dulu Yaw –

hagzhagzhaz……semoga memakan korban suka :d