Suatu malam di kamar member BigBang yang penghuninya sedang mempersiapkan diri untuk ritual menarik selimut dan berlayar ke pulau kapuk sekaligus membuat peta buta di alas masing-masing.

Lagi-lagi sang magnae merengek pada ke-4 hyungnya.

Tetapi,kali ini dia tidak meminta diceritakan sebuah dongeng penghantar tidur melainkan mengajak hyungnya bermain tebak-tebakan bersamanya.

“Hyungdeul yang tampan-tampan,
baik hati,
dan tidak sombong serta pintar tak ketelungunan…
Kita main tebak-tebakan yuuk!!”
Seungri mengedip-ngedipkan mata najongnya kepada ke-4 hyungnya secara bergantian.

“Shirreo!!Aku tidak mau wajahku luluh lantak seperti 2 bulan lalu!!”
Tolak T.O.P cepat seraya menggulung dirinya dalam selimut.

“Tenang hyungku yang manis,,Kamikan tergabung dalam perkumpulan om-om pecinta anak-anak yang manis,jadi mana mungkin kami bermain kasar lagi sama hyung!!”
GITAEDAERI menarik dedengkot mereka turun dari singgasananya menuju peristirahatan Seungri.

“Awas kalau kalian sampai main kasar akan kuadukan kalian ber-4 ke komnas anak,arraseo!!”

“Arraseo!!”
koor ke-4 dongsaengnya kompak disk(?).

Setelah mereka ber-5 berkumpul disatu wadah yang sama Sang magnaepun memulai permainannya.

“Baiklah kalau kalian merasa pintar,
pasti pada tahu jawaban pertanyaan ini!!
Bis,,,,Bis apa yang imut-imut kayak marmut?”
Seungri menaikkan sebelah alisnya sambil tersenyum misterius.

“Aku tahu!!”
Pria berjambul seksoy mengacungkan jarinya semangat.

“Apa??”

“Bis-a jadi akyu hohoho…”

PLEETTTAAAKK…

Sebuah jitakan tersweet meluncur dari tangan sang magnae ke kepala Taeyang.

“Seharusnya yang boleh jawab cuma aku hyung,jangan main serobot lahan orang!
Yang tadi tidak sah,aku ganti soalnya lagi!!
Nah kalau Bus…Bus apa yang paling disukai?”

“Bus-yet dah kok aku lagi sih Seungri?
Jangan ngumbar-ngumbar aib hyungmu ini di depan member lain!”

GITODAERI saling melempar tatapan ingin membungkam mulut Taeyang dengan kaki masing-masing.
Karena malam ini setan narsis dalam diri pria berjambul seksoy ini dibangkitkan oleh istrinya.(baca:author :p)

“Tae,kau tak usah ikutan main lagi!!udah sono tidur duluan!”
Sang leader menendang member ke-2 yang tertua setelah T.O.P kembali ke habitatnya.

“Tahu nih jadi orang serakah amat,maunya cuma narsis sendiri!”
Timbal Daesung sambil mengibas-ngibaskan matanya.

“Okeh,aku lanjutin lagi yang 2 tadi tidak sah!!
Sekarang,mobil apa yang paling dikagumi?”

“Mobil-ang aku lagi juga boleh kok,gak usah malu-malu!”
Jawab Taeyang tak jera walaupun telah ditendang sampai ke habitatnya.

“beuh…Fitnah!!”
Balas T.O.P gondok karena ia baru akan menjawab pertanyaan dari magnaenya tetapi keburu disalib oleh Taeyang.

“Sudahlah hyung,jangan ramah-ramah entar cepat tua.
Biarin aja si botak berjambul itu membanggakan dirinya sendiri!
Sekali-sekali kita juga harus menyetujui ucapannya.
yah…walaupun fitnah itu dosa tapi,untuk menyenangkan hati orang lain gak apa-apalah dosa dikit!”
Ujar Daesung bijak sembari menepuk-nepuk punggung hyungnya.

“Taeyang hyung,sekali-sekali biarkan aku menjawab pertanyaanku sendiri.
Hiks…Hiks…Hiks…”
Pinta Seungri sangat-sangat memohon.
Ia menangkupkan ke-2 tangannya dan menatap Taeyang penuh harapan untuk dikasihani.

“Baiklah aku akan diam saja!!”

“Nah…Daritadi kek mengalah sama anak muda kayak aku!!
Dan sekarang coba tebak ini,kura-kura apa yang paling manis?”

“Kura-ba dan kura-mbah coklat?”
Jawab GD asal bunyi.

“Salah hyungku yang manis nan imut,,jawabannya itu yang benar adalah kurr—”

“Kura-sa aku lagi noh yang disebutin uri magnae!!”
lagi-lagi Taeyang menjawab dengan watadosnya ia menatap member lainnya sambil nyengir-nyengir kuda.

Tingkah lakunya membuat darah GITODAERI mendidih seketika,asap mulai mengepul dari puncak kepalanya,dan perasaan ingin memutilasi jambul Taeyang secepatnya.

“Dae ambil tali,Seungri ambil lakban dan karung,GD mai hanibaniswiti tolong ambil gunting silet kapak de el el pokoknya yang bisa motong-motong!”
Perintah sang dedengkot tegas dan langsung menangkap pria narsis disebelahnya.

Beberapa menit kemudian sekembalinya GIDAERI aksi amukan massa khas pelajar-pelajar SMA dari negeri seberangpun dimulai.

PLAAAK…BLETAAAK…
DUUUGGH…PRAAAANG…
SREEEK…SREEEK…SREEEK…NGEEEK…OHW NO…
KLONTAAANG…BRUUAKK…
KAING…KAING…KAING…

Untuk kesekian kalinya tindakan KDRB kembali terjadi di asrama BigBang tetapi,dengan korban yang berbeda.
.
.
.
.
.
.
.
– Udahan Dulu Yaw –