Suatu pagi selepas malam sebelumnya T.O.P menceritakan filosofi-filosofi yang ia comot dari dunia lain kepada ke-4 dongsaengnya.

Kondisi di asrama tersebut masih seperti hari-hari sebelumnya.

Ada yang langsung menonton yellow film setelah shalat subuh sekedar mencuci matanya dengan melihat tokoh-tokoh difilm tersebut baik atas maupun bawah pada kekurangan bahan.

Ada yang melakukan meeting penting di dalam toilet, ada yang lari keliling ruang tengah untuk berolahraga ringan,

Bahkan ada yang mengajak pasangannya untuk melakukan sesuatu yang ‘beeuuh’ tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Dan bagi siapa saja yang mendengarnya akan curiga setengah hidup pada mereka.

“Hyung.,kita ‘ML’ yuuuuk!” Ujar pria yang mengalami reboisasi dikepalanya pada pria berambut kecoklatan akibat keseringan main layangan dipinggir hari.(?)

“Pagi-pagi begini?
Apa gak salah?
Bukankah tadi malam udah beronde-ronde?”

Taeyang yang masih lari-larian di ruang tengah tempat G-TOP ngemeng.
Berhenti sejenak dan mengintip lebih tepatnya melihat secara live tayangan 17+ itung-itung ngerecoki pasangan pedas.

“Emang kalian gak bakalan kedinginan ‘ML’ dipagi buta kayak ini?
Kalau aku mah gak gak gak kuat gak gak gak lepel aku gak lepel ‘ML’ dipagi buta!!”

“Hah ‘ML’??”
tanya Daesung ikut nimbrung dan disusul oleh magnae mereka yang ngibrit ke TKP walaupun meetingnya belum kelar.

“Maksud ‘ML’ di sini ‘Mandi Laut’ atau ‘ML’ yang sesungguhnya?”

“Lebih dari yang kau pikirkan Seungri!!”
jawab T.O.P ringan.

“haduh…susah yah kalau punya member yang OMES, tiap mendengar kata-kata yang nyerempet dikit langsung hadir!” Hardik leader mereka sambil senam wajah.

“Biarkan saja Jiyong-ya…Biarkan mereka berkembang!”

TAEDAERI saling bertatapan tak mengerti ucapan tetua mereka yang mengatakan kata berkembang pada ke-3nya.

“Berkembang=makan=melar??”

“Bukankah aku sudah tidak bisa berkembang ke atas lagi?”

“Aku harap ke depannya jika aku berkembang yang mengembang adalah kelopak mataku!”

XxxxX

“Hyung,bagaimana mau ‘ML’ tidak sebelum aku berubah pikiran dan kau tidak akan pernah ku berikan jatah lagi!jangan harap dan jangan meminta!” Ancam GD sesadis-sadisnya melebih kesadisan Rian Jombang.

Mau tak mau pertahanan sang dedengkotpun luluh lantak dan terpaksa mengikuti ajakan pasangannya walaupun ia telah capek,lelah,letih,lesu,pegal linu,dan encok serta merasa sangat-sangat puas dengan aktifitas yang sama semalam.

“Mau dimana? Dikamar?”

“Ngapain di kamar lagi hyung?lebih baik kita lakukan di dapur saja? Itung-itung ganti suasana gitu!”

GLEGEEEK…GLEGEEEK…GLEGEEEK…

Berliter-liter saliva ditelan oleh TAEDAERI ketika mendengar usul GD yang membuat ke-3nya dagdigdukder karena untuk pertama kalinya G-TOP akan melakukannya diruang terbuka dan itu berarti mereka bisa menyaksikan tayangan pedas.

“Dongsaeng-ah kenapa pada mupeng gitu? Apa mau liat? Ikutan join? Atau mau keroyokan?” Selidik T.O.P seraya menggaet pasangannya menuju dapur.

“aniyo…mana mungkin kami ingin melihat adegan yang ‘iya-iya’, join,apalagi ikut keroyokan bersama kalian ber-2!” Elak ke-3nya munafik sambil mengibas-ngibaskan tangan mereka.

“Yasudah kalau gak mau diajak yang enak-enak,ayo hyung kita capcus!”

Beberapa menit kemudian setelah memastikan hyung dan leader mereka lenyap. TAEDAERI mulai mengendap-ngendap menyambangi TKP.

Sayup-sayup mereka mendengar percakapan GTOP dengan volume suara megabass.

“Wuuaaaah…kenapa punyaku kecil dan pendek sekali Jiyong-ah?”

“Sudah takdir hyung,lihat punyaku panjang dan berisi!”

Langkah TAEDAERI terhenti sejenak,mereka ingin mempersiapkan lahir batin dan mental mereka agar tidak ikut terjerumus dalam lubang keroyokan massal.

CTTAAAAAKK…CTTAAAAAKK…CTTAAAAAKK…

“Hyung,potong yang benar!”

“Whaaaatt…dipotong?
Mau dipotong sampai habis apa properti mereka?” Ujar Daesung setengah berbisik agar tidak ketahuan.

“Ssssttt…Dae ucapanmu terlalu vulgar!” Taeyang menoleh ke arah Daesung seraya membekap mulut dongsaengnya.

“Omaigot…hyungdeul percakapan mereka semakin pedas,
dan sepertinya ini permainan kasar,jangan-jangan mereka saling potong-memotong properti masing-masing!” Timbal Seungri ngeri dan perlahan menjauhi ambang pintu dapur yang belum sempat ia injak agar tidak menjadi korban pemotongan dari pisau nyasar sembari menutup mata dan telinganya.

Sekejap mata TAEDAE lari dengan kecepatan express menghampiri magnae mereka karena tak mau ketinggalan 1 baitpun percakapan G-TOP.

“huuaaa…pada muncrat…aduh meninggalkan jejak ini hyung!”

“Astagaaa.sepertinya aku terlalu semangat GD!

GLEEEEK…
Lagi-lagi tenggorokan TAEDArun sedangkan mata mereka mulai merem melek merem melek bak lampu disko.

“hmmmmmm…..uuuuuuuuuuuh….aaaaaah…..oh…yeah…tak kusangka…’ML’ dipagi buta lebih maaak…nyooosss…Jiyong-ah”

“beenaaaarrrr…hyuuung…enak kan…apalagi di dapuuur…sluuuurrpph…”

“DAERI siapkan hati kalian karena kita akan segera melihat adegan plus-plus di dalam!”

“Ne hyung….” Kedua dongsaengnya mengangguk mengerti tetapi, sedetik kemudian mereka ber-3 berebut untuk melihat duluan.

“Minggirkan jambulmu hyung,aku tidak bisa lihat! Seungri singkirkan badan tambunmu dari hadapanku!”
Daesung mulai menarik-narik jambul hyungnya dan mendorong badan dongsaengnya.

Aksi serobot menyerobot ini berlangsung lebih panas daripada adegan di dalam dapur layaknya penduduk yang mengantri BLT tak sabaran.

“Hoii…Sarap katanya tadi gak mau liat adegan yang ‘iya-iya’ antara kami? Sekarang malah main serobotan mau ngintip!” Bentak GD sangar sembari menggertakkan giginya.

Tiba-tiba member yang terlibat pertengkaran akur kembali karena ada hawa horror di ambang pintu.

“Hyung,tutup mata kalian sebelum terkontaminasi target ada di ambang pintu!” Seungri mengomandoi ke-2 hyungnya dengan mata tertutup.

“Ngapain tutup mata,orang penampilan kami gak erotis kok!” Timpal T.O.P dari dalam dapur.

Secara perlahan TAEDAERI membuka mata mereka dan mendekati dapur.

“Mau ikut keroyokan rrraaaawww…?” Tawar sang leader sambil tersenyum menyeringai.

Ke-3 orang ababil inipun mengangguk semangat dan berhamburan ke meja makan tempat ‘ML’ berlangsung.

“hyuunngg…ini emang mak nyoss,seharusnya aku menerima tawaran ini sejak awal!”

“betul…betul…betul…”

“Makanya kalau diajak yang enak-enak gak usah sok nolak!”

“sluuurrrppph…emang dasar otak mereka saja yang sudah terlanjur terkontaminasi hyung…
Tiap mendengar kata-kata Nyerempet dikit aja langsung nyambung tanpa ditelaah terlebih dahulu!”

“huum GD kyu…padahalkan kepanjangan dari kata ML itu ‘Makan Lontong’!” Sang dedengkot mengerlingkan sebelah matanya seraya menoel-noel tatto dragonball ukenya.

Sementara itu ke-3 member lainnya terbelalak tak percaya,mulut mereka sudah mulai jatuh ke bawah ketika melihat adegan yang benar-benar di luar dugaan mereka.

“DAERI sekarang tiba saatnya untuk kalian benar-benar menutup mata suci kalian!”

“N…ne…hyu…yuung….”
.
.
.
.
.
.
.
.
– Udahan Dulu Yaw –

Inilah akibatnya kalo yang bikin otaknya sudah konslet stadium akhir ff nya jadi tambah konslet ciin wkekekeke…