Warning!! :
Jangan heran bila banyak kata-kata rumput liar di ff ini karena inspirasinya sendiri dari perkebunan rumput liar (?)

XxxxX

Saat-saat yang dinantikan oleh member BigBang untuk mengunjungi dan mengadakan konser di Indonesia bagi V.I.P Indonesia pun tiba.

Walaupun konser ini bukanlah sebuah perhelatan akbar a.k.a ala kadarnya karena mereka diundang secara khusus oleh perkumpulan petani rumput liar yang akhir-akhir ini sedang dibudidayakan di Indonesia.

Di ruang ganti khusus untuk member BigBang yang juga ala kadarnya.

Para penghuninya masih sempat bergosip ria ala emak-emak yang sedang melakukan arisan berondong mingguan.

“Hyungdeul coba rasakan dadaku yang menggema akibat tabuhan bedug magrib!”
Tanya Seungri pada hyungnya sambil memegangi dada bidangnya.

“Begitu pula denganku saeng…
Can you feel my heartbeat?
Heart beat…beat..beat…beat..beat…
Heart beat…beat..beat…beat..beat…”
Sambung sang leader lebay seraya menarik tangan setiap member dan ditempelkannya tepat dimana hatinya bersarang.

Ke-3 member lainpun memberikan tanggapan-tanggapan yang sangat mengoyak-ngoyak,mencabik-cabik,mengiris-iris hati dan perasaan G-RI.

“Haaaaah…mulai dah lebaynya kumat,
ini nih akibat kebanyakan nonton sinetron cinta fitrop!
Loe Loe pade musti tau yeh,hati gue aja yang udah takbiran dari semalem teteup nyantai-nyantai aja!!”

“Mana ku tehe…hati juga hati loe bukan hati gue…
EGP!!GAPEN BANGEEUUUUTT…”

“Yaudah mending kalian be-2 bedah aja sono hati masing-masing,terus periksa pake celurit siapa tahu ada konslet akibat arus pendek!”

Setelah mendengar dan menerawang tanggapan TOTAEDAE pasangan CLBK G-RI hanya saling bertukar pandangan yang memilukan serta memulai adegan ala sinetron.

“Hyung…mereka tak mengerti perasaan kita!!”

“Benar saeng mereka egois,sok gahol,tak berperasaan!!
Mereka bahkan tidak tahu jika kita memiliki hati yang sensitif dan lembut selembut tapai singkong buatan mpok Minah pembokat kita.”
Balas GD menyetujui ucapan magnaenya dengan mimik yang dipaksakan sekusut dan semuram mungkin.

“GD hyung,ternyata kita masih sehati seperti dahulu sebelum datang pengganggu di antara kita!”
Seungri sengaja melirik T.O.P sekilas.

“Seungri kuuu….”

“Hyuuung kuuu…”

“Saeeeng….”

Layaknya di film-film bollywood ke-2 insan ini saling berhamburan memeluk satu sama lain dengan gaya slow motion.

PLETAAAAKKKK….PLETAAAAKKKK….

“Jangan berlaku abnormal sebelum tiba di asrama arraseo!
GD kau sudah ku cap jadi hak milikku jangan coba-coba untuk selingkuh!”
Bentak tetua mereka sembari mengambil tempat di tengah-tengah G-RI.
Ia bermaksud menarik pasangannya pergi menjauh dari peliharaan mereka yang di impor langsung dari negara tetangga.

“Ini lagi si bangkotan pakai acara cemburu-cemburuan,
bilang aja situ mau dipeluk-peluk juga sama GD hyung!
Memangnya masih kurang cukupkah setelah kejadian roman bencisan?musim gugur 1 dan 2?ML?de es be?”
celetuk Daesung sambil melayangkan tatapan jijik pada orang-orang yang masih mempersengketakan leadernya.

Sementari disisi lain.

“Ohw…Thanks God,aku masih diberi kenormalan dan tak bernasib sama seperti mereka!!”
Taeyang berlutut dilantai sambil menengadahkan ke-2 tangannya bak pengemis di perempatan jalan.

Dan tak lam kemudian ke-5 member BigBang yang masih sibuk fngan dunia keabnormalan mereka,
akhirnya dipanggil oleh yang kuasa(?).

“Misi mas-mas tampan yang berkilauan,
bentar lagi mas-mas sekalian akan tampil!”
Seorang staff dari petani rumput liar menginstruksikan mereka untuk bersiap-siap.

“Ne…Kang…”Koor merek serentak.

“Hyung,apakah kita terlihat bling-bling hari ini?”

“Ho’oh bling-bling kayak sesuatu yang sering ngambang di kali!”
jawab Daesung cuek bebek dan ngeloyor memimpin GITOTAERI keluar dari habitatnya.

Ke-5 member BigBang terperangah dan terkagum-kagum melihat antusiasme penonton yang telah berkerumunan di depan panggung sambil membawa spanduk,atribut,dan poster-poster besar.

“Hyung,apakah aku boleh bertanya padamu?”
Tanya Taeyang pada T.O.P yang berjalan di depannya.

“Ne…”

“Bukankah nama Boyband kita masih BigBang?”

“Ne….”

“Terus kenapa ada penonton yang bawa spanduk bertuliskan SLANKERS?
Apakah itu nama Indonesia untuk Boyband kita atau jangan-jangan fans kita?”
Selidik Taeyang curiga seraya mengericingkan matanya menuju salah satu spanduk.

“Ne…dan berhentilah mengajukan pertanyaan-pertanyaan aneh!”
Jawab GITODAERI serentak karena telinga mereka sudah mulai melepuh akibat pertanyaan yang dilontarkan oleh pria berjambul seksoy di grupnya.
XxxxX

Beberapa lagu teranyar mereka seperti Lies hingga lagu Alamat Palsu dari Ayu Ting Ting Korean version telah mereka lantunkan dengan semangat berapi-api bak petani yang sedang memanen hasil rumput liar yang mereka tanam.

Sebelum konser ala kadarnya ini ditutup.

GD selaku leader dari Boyband BigBang sepanjang masa dan sampai kapanpun juga memberikan beberapa patah kata-kata mutiara untuk para petani rumput liar agar tetap semangat dan tak pernah patah arang.

“Terimakasih untuk Pak RT,RW,Lurah,Kades,Camat,serta seluruh staff dan jajaran perkumpulan petani rumput liar.
Karena berkat kalian kami bisa hadir disini,
jujur saja saat pertama kali melihat tawaran ini dan menerawang baik-baik tiap lembarnya yang memuat banyak kata-kata rumput liar kami sangat senang dan langsung menerimanya tanpa pikir panjang.
Yah…mungkin bagi sebagian orang rumput liar adalah gulma dan lain sebagainya,tetapi lain halnya untuk makhluk herbivora seperti kambing,sapi,kerbau(?) rumput liar sangat mengenyangkan mereka walaupun dimakan berkali-kali dibabat habis berkali-kali tapi rumput liar tersebut akan tetap tumbuh dan berkembang.
Sama halnya dengan kami,
karya-karya yang kami buat sangat mengenyangkan bagi pendengar yang kelaparan akan musik yang berkualitas.
Walaupun banyak pihak yang mencoba membabat bahkan bermaksud menghancurkan kami tapi,hal itu malah akan membuat BigBang semakin maju dan berkembang menjadi lebih dewasa lagi!”
Ujar GD dengan berbagai teori rumput liarnya yang sangat panjang dan membuat para petani rumput liar serta V.I.P semakin gencar menggerakkan gerakan pembudidayaan rumput liar.

“terimakasih atas kehadiran kalian di sini dan tunggu konser kami yang lebih megah lagi tahun depan!”
(amiin)
.
.
.
.
.
.
.
.
– Udahan Dulu Yaw –