Hari ini tepat tanggal 4 November yang menjadi hari istimewa setiap tahunnya bagi sesepuh dari BigBang.
Tetapi,entah mengapa hari ini tanpa ada derai hujan,petir menyambar serta liukan badai ia tampak sedih,kecewa,bermuram durja,gundah gulana,tak bercahaya sedikitpun.

Sang dedengkot yang biasa dikenal dengan nama T.O.P hanya duduk termangu di bawah pohon durian di kebun milik appa mereka sebut saja Yang Hyun Suk.Bagaimana ia tidak tampak sedih apabila sedari pagi ia diabaikan oleh ke-4 member lainnya.

FLASH BACK

“Jiyong-ah…apa kau melupakan sesuatu atau mengucapkan sesuatu padaku hari ini?”
T.O.P bergelayutan manja di lengan leadernya sembari mengelus-ngelus rambut GD yang mulai bermunculan kembali.

GD melirik sekilas dan tersenyum kecut pada hyungnya.
“Sebelumnya mian hyung,aku benar-benar lupa akan hal ini…Tapi,aku harap aku belum terlambat untuk mengatakannya!!”

T.O.P tampak sangat senang dengan ucapan yang akan disampaikan oleh GD sebentar lagi.Matanya terus berbinar-binar penuh harap diberi ucapan selamat lalu mendapatkan hadiah plus-plus nanti malam.

“Ne…tentu saja kau tidak terlambat!!”

“Euhm…sebenarnya aku tidak enak hati mengatakannya,aku malu mengucapkannya…”

“Tak apa katakan saja…”

“Hyung…aku ingin mengucapkan selamat menunaikan tugas piket hari ini…Hyung,jangan lupa baju,celana dan pakaian dalamku sangat kotor jadi tolong dibelai dengan air,lalu aku ingin mengatakan di kamar ada pupnya gaho jadi tolmg dibereskan,jangan lupa cuci piring,ngepel,nyapu,de el el.,Oh iya 1 lagi hyung jangan lupa masak okeh!”

Sesaat setelah mendengar ucapan atau lebih tepatnya perintah dari GD ekspresi wajah T.O.P amat sangatlah susah untuk diungkapkan dengan kata-kata manapun.Ia berlari sekencang mungkin meninggalkan leadernya yang menatap kepergiannya dengan tatapan bersinar-sinar bak lampu petromax.

“Hyung…kau sangat semangat yah!tak sia-sia aku mengatakannya!”

“GD….Kauuuu….sungguh…terlaluuuu!!”

Dalam pelariannya T.O.P menemukan seonggok panda rakus sedang melahap habis isi di dalam kulkas.

“Seungri-ah,apa kau tahu sekarang hari dan tanggal berapa??”

Seungri menoleh ke sumber suara dan tersenyum lebar dengan sekitar mulut penuh remah makanan aka belepotan.

“Tentu saja aku tahu hyung,masa aku lupa kalau hari ini hari jumat tanggal 4 november kan?”

“Benar…kau benar!!”
T.O.P mengangguk semangat sembari lompat kesana kemari layaknya anak kecil yang baru mendapatkan boneka barbie seri terbatas.

“Dan itu berarti hari ini…”

“Ne berarti hari ini??”

“Berarti hari ini malam sunah rasul kan hyung??kalau begitu aku akan mengajak Daesung hyung ke tempat yang sepi-sepi lalu…”

PLETAAAAAKK…

“Dasar yadong!!kau tahu sunah rasul hanya terjadi pada malam jumat bukan hari jumat pabo!!Dasar dongsaeng yang tak bisa diharapkan,kau sama saja dengan GD membuat hatiku tergerus erosi!”
T.O.P berniat melancarkan sebuah jitakan lagi ke kepala magnaenya tetapi,untunglah ada dewa penyelamat Daesung yang menahan tangan sang dedengkot.

“Hyung…jangan lukai peliharaan kita,dia adalah aset berharga yang bisa kita gadaikan kapan saja!lagipula setelah dilihat,diterawang tanpa kuraba kenapa hyung daritadi menanyakan hari dan tanggal apa kau lupa cara melihat kalender??”
Tanya Daesung penasaran.

“Akh…sudah lupakan saja kalian memang tak mengerti diriku,sepertinya hanya orang waras saja yang tahu hari ini hari apa!permisi aku inin mencari orang yang paling waras diantara kita,jangan mengejarku karena aku takkan berhenti barang sedetikpun!”

T.O.P kembali berlari menuju kandang Boss karena ia tahu persis orang waras yang ia cari biasanya melacur(melakukan curhat) di kandang anaknya.

“Tae…Tae…apa kau ingat sekarang hari apa?”Tanya T.O.P pantang menyerah hingga titik darah penghabisan sembari menoel-noel jambul sang empunya.

“Ne.,aku ingat sekarang adalah hari dimana kau….”
Jawab Taeyang terpenggal mencari momen yang tepat untuk mengungkapkannya.

Setahun kemudian #plakkk
Tak lama kemudian si pria berjambul seksoy menyambung kembali ucapannya.

“Sekarang adalah hari dimana kau harus pergi ke tukang pijat hyung.Karena setiap jumat encokmu kumat,kan tadi malam sunah rasul hehehehe….aku pintar kan hyung?”
Taeyang mengedip-ngedipkan matanya dan tersenyum najong sembari memeluk anaknya erat.

Lagi dan lagi untuk ke-3 kalinya T.O.P menelan ludah kekecewaan yang menyebabkannya menyerah dan menghilang segera bagaikan buih.

FLASH BACK END

“Apa mereka sudah mulai melupakanku??haaah…malangnya nasibku harus berakhir di bawah pohon durian.”

Akhirnya setelah cukup lama merenungi nasibnya T.O.P memutuskan untuk melakukan aksi mogok bicara layaknya para demostran dari negeri seberang yang menuntut penurunan harga sembako dan BBM.

“huh…mereka pikir aku tidak bisa melawan,masa dari bulan puasa sampai sekarang aku terus yang ditindas??Jangan harap aku mau mencuci bajumu yang banyaknya minta amplop Jiyong-ah,apalagi beresin pupnya gaho makanya punya anak itu diajarin buang air di toilet kayak anak aku si Charlie tiap pagi udah nangkring di toilet sambil baca koran…
Itu juga si tambun sama si tuyul berjambul yang aku kira paling waras ternyata otaknya juga konslet gara-gara sering dicekokin acara yadong!!Si Dae apalagi masa aku dibilang tidak tahu cara melihat kalender?awas kalian berempat jangan harap aku akan membuka suara seksehku yang naujubilah untuk mereka!!”
Umpat T.O.P kesal seraya membelah duren dengan penuh hawa nafsu.

XxxxX

Malam harinya sang dedengkot melancarkan aksinya tak mengeluarkan sepatah katapun pada siapapun yang mengajaknya berbicara.
Ia hanya duduk diam dan mempelototi layar televisi meski tak ada siaran atau iklan yang hilir mudik di layar tersebut dikarenakan televisi mereka rusak akibat terlalu sering memutar sinetron.

“Hyung,,bajuku kenapa tak kau cuci,Terus pupnya gaho udah dilalerin noh?bukannya tadi pagi hyung tampak bersemangat sekali saat aku mengucapkan selamat menunaikan tugas piket?”

“Bersemangat matamu siwer??”batin T.O.P tak habis pikir dengan persepsi yang disimpulkan oleh GD.

“Apa kau marah karena aku belum mengucapkan selamat atas berkurangnya usiamu?Mian hyung…kami tak bermaksud membuatmu marah!!”
Sesal GD sembari menepuk pelan punggung hyungnya.

“Benar hyung…coba kau lihat apa yang kami bawa sekarang!!”
Timbal Daesung yang memegang sebuah kue besar di tangannya.

ogah-ogah tapi mau sang dedengkot menoleh ke samping tempat ke-4 dongsaengnya yang mengumbar senyum selebar mungkin.

“Jadi,kalian tidak melupakan hari ini hari apa bagiku??”

“Ohw tentu saja,mana mungkin kami….”
Ujar Taeyang terputus akibat dipotong oleh magnae mereka yang tak sabaran.

“Sebenarnya kami tadi memang benar-benar lupa maklum khilaf hyung hehehehe…tapi,kau tahu hyung ketika aku ke kantor agency kita ternyata di sana ada banyak tumpukan hadiah dari V.I.P nah…yang anehnya itu kenapa semuanya hanya untukmu seorang dan setelah memutar otakku yang sangat cerdas ini, akupun menyadari kalau hari ini adalah ulang tahunmu hyung…lalu aku mengajak mereka untuk membelikan kue di emperan tokk…bmhmphmb…”
Cerocos Seungri dengan semangat 45 berkobar-kobar namun sangat disayangkan mulutnya keburu dibekap oleh Taeyang yang berada disampingnya.

“Wah Seungri-ah kau dongsaeng yang polos yah??Saking polosnya aku ingin membuat motif di wajah dan tubuhmu!!”Geram Taeyang sembari memiting kepala magnaenya.

“Kaliaaaannn…jahaaaaattt!!kalian mulai melupakanku!!terlaluuuu…..emaaaaakkk….”
Erang T.O.P meratapi nasibnya dan berlarian keluar asrama menuju kebun duren tempatnya bersemedi.

“Seungriii…….rasakan kue ini!!”
Dengan langkah penuh amarah Daesung menghampiri Seungri lalu menumpahkan kue yang ia bawa ke wajah dongsaengnya.

PLUUUUUKKK…

“Nyaaaam…nyaaaam….enak hyung…lagi…lagi…lagi….”

Tingkah Seungri yang terlihat biasa-biasa saja setelah menggagalkan sandiwara mereka sontak membuat GD mengeluarkan hawa dewa kematian disekelilingnya.
Perlahan tapi pasti GD menghampiri Seungri dan menatap intens wajah dongsaengnya yang berlumuran kue ulang tahun.

“Hyu…hyu…hyung…kenapa kau melihatku seperti akan melahapku hidup-hidup?”

“Ani…mana mungkin aku melahap anak yang terlampau jujur sepertimu hanya saja aku akan melakukan ini padamu!!”
Tanpa label warning tiba-tiba GD melancarkan sebuah serangan semanggi 2 pada magnaenya yang diikuti oleh TAEDAE.

PLAAAAKKKK…BUUUGGHH…DUAAAKKK…NGEEEKK…CTAAAAAKKK…AAUUWWWW…

“Ciaaaattt….”

“Aaaaaarggh…oh no…oh god…oh yeah…”

“Juruss kibas jambul!!”

PLAAAAKKKK…BUUUGGHH…DUAAAKKK…NGEEEKK…CTAAAAAKKK…AAUUWWWW…DUAAAARRR….CKIIIITTTT…

“Ampuun….dj…aaarggh…”

“Hyung sepertinya dia tertidur nyenyak gawaaattt…”

Sementara itu di bawah pohon duren T.O.P menangis semalam suntuk.

“Huhuhuhuhu…hiks…hiks…hiks…mereka melupakanku…..”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
– Udahan Dulu Yaw –