Main Cast : Dong Young Bae

Other Cast : Choi Hyo Ri

Cameo : Kwon Jiyong – Choi Seunghyun

Annyeong. . .semuanya yang masih setia nongkrong di WP saia yang 3S dan penuh kegajean serta kenistaan v^o^ Untuk pertama kalinya tokoh utama pria di ff req ini adalah suami saia sendiri wkekeke. . . T^T
Sebelum jadinya curcol dan kebanyakan bacot

Let’s Cekidot ^^

Di sebuah kamar bernuansa serba biru tetapi,kali ini nuansa tersebut tak mengeluarkan coraknya sama sekali karena sang pemiliknya yaitu seorang gadis muda yang dilanda kegalauan beberapa hari terakhir menutup semua celah bagi sinar matahari untuk menampakkan taji di siang hari.

Termasuk penerangan dikamarnya sebut saja lampu turut dihentikan sinarnya pada malam hari.
Hal ini ia lakukan sebagai bentuk penyeragaman hatinya yang gelap gulita.

Ia hanya duduk meratapi nasib di sudut kamar dengan posisi ‘harap–dimaklumi–sedang–patah–hati’ kedua lututnya dipeluk mesra sebagai penopang kepalanya yang terkulai lemas hingga rambut hitam panjangnya menjuntai-juntai ke lantai layaknya kain pel.

CKLEKK…

Pintu kamar gadis itu terbuka seperempat lalu disusul dengan penampakan makhluk Tuhan yang paling sekseh menjulurkan kepalanya mencari penghuni kamar tersebut.

“Hyo Ri-ya sampai kapan kau akan gelap-gelapan seperti ini?Kau tahu,kalau dalam gelap gulita tanpa penerangan apalagi di malam hari oppa tidak bisa masuk ke kamarmu!!Bukan karena takut tapi,berjaga-jaga saja siapa tahu ada setan yang nafsu menculik oppa tampanmu ini!!”
Ujar pria bertubuh tinggi tegap bak model-model cover majalah Aneka Satwa (?).

Pria ini terus berusaha memaksa penglihatannya mencari seonggok tubuh dongsaengnya namun apa daya bila mata 5 wattnya tak mampu melihat secara jelas.

Dan memaksa dirinya memasuki kamar tersebut dengan pencahayaan seadanya dari celah pintu yang terbuka.

“Haaahh…kau di sana rupanya Hyo Ri-ya!!”
ia mendekat lalu menepuk pelan punggung dongsaengnya yang membuat gadis itu mendongak.

“Kyaaaaa….apa-apaan penampilanmu itu hah?kau mau menyaingi dandanan setan penghuni jembatan yang tak ada manis-manisnya?”
Teriak pria yang bernama Seunghyun kalang kabut sambil menunjuk-nunjuk wajah dongsaengnya yang sekarang sedang berpenampilan semrawut dengan lingkar hitam dimatanya,rambut acak-acakan,lelehan air yang menetes dari mata dan hidungnya menambah kesan Astaghfirullah pada citra gadis ini.

“Hyunie Oppa…….huhuhuhuhuhu………sahabat tipismu jahat sekali padaku….hiks…hiks…hiks…”
Gadis bernama Hyo Ri itu memeluk erat tubuh kekar oppanya yang ketakutan melihat dirinya.

Ragu-ragu Seunghyun membalas pelukan Hyo Ri lalu mengelus pelan rambut dongsaengnya.

“Cup…cup…cup…uljima….maafkan oppa yang tak bisa membantu banyak dalam kasus percintaanmu bersama Jiyong!”

Hyo Ri POV

Flash Back

Dengan semangat menggebu-gebu aku berjalan mengitari tempat kerja kekasihku,sekali-sekali aku menyapa staff-staff yang berpapasan saat aku berjalan.

Sampai akhirnya aku berada tepat di depan pintu ruang kerjanya.
Siang ini aku berencana memberikan kejutan padanya,kan jarang-jarang aku membawa bekal makan siang ke sini.

Seperti biasa aku tak perlu mengetuk ataupun memberi salam terlebih dahulu,tanpa ba bi bu aku langsung memutar ganggang dan pintupun perlahan terbuka.

Bukankah yang seharusnya memberikan kejutan adalah aku?tapi kenapa ini sebaliknya,malah aku yang diberi shock terapi oleh pria tipis bernama Kwon Jiyong.
Baiklah kejutan ini bukan sesuatu yang menyenangkan bila dijadikan sebagai hadiah untukku.

Kakiku terus melangkah maju meski bergetar sedangkan mataku sendiri tiba-tiba memanas melihat penampilannya yang….
Akh,,entahlah aku tak tahu apa saja yang ia lakukan hingga kemejanya menjadi berantakan seperti itu!!

“Ji…inikah pekerjaanmu di kantor saat aku tak ada??”
Suaraku bergetar karena meredam emosi yang akan berakibat limpahan air hujan nantinya.

Menyadari kehadiranku ia terperanjat dan menghentikan pekerjaannya,perlahan ia mendekatiku seraya merapikan kemejanya.

Tak ada raut bersalah secuilpun di wajahnya.Jiyong tetap berjalan santai menghampiriku dengan watados yang ia miliki.

“Hyo Ri aku bisa menjelaskan semuanya padamu!”

Sial…ketika aku ingin membuka suara datanglah seorang wanita yang sangat ingin ku lumat dalam penggilingan padi menyela percakapan kami.

“Mianhae.,sepertinya aku harus keluar dulu!”

Cish…lihat pakaian wanita itu minim bahan.Aku memperhatikan pakaiannya dengan tatapan merendahkan serendah-rendahnya yang sangat pantas baginya.

“haahuufftt..Ji,kumohon jawablah dengan jujur!!Apakah ini untuk pertama kalinya?”

“Tidak,ini bukan yang pertama kalinya!!”
Oh,God…meski kukatakan jawablah dengan jujur tapi,bisakah dia berbohong saja untuk menyenangkan hatiku?

“Baiklah ini pertanyaan terakhir yang selalu ingin kutanyakan padamu,,,
Ji pernahkah kau mencintaiku?”

Ia menggeleng pelan lalu menjatuhkan pandangannya ke lantai.Aku berusaha terlihat tegar tetapi lelehan anak sungai menggenangi wajahku,ketika membaca gelagatnya yang kutahu hal itu menandakan ia tidak pernah mencintaiku.

“Lalu kenapa kau tak jujur saja padaku sejak awal hah??”

“Aku hanya menghormati Seunghyun hyung…..Oppamu….itu saja!”

Flash Back

Menghormati Hyunie oppa katanya?Kalau si tipis itu menghormati oppaku kenapa ia menyakitiku??

Selama ini aku bisa menerima dikesampingkan oleh pekerjaannya sebagai perancang terkenal.Aku juga rela membagi cintanya dengan Gaho.

Tapi,bukan berarti aku rela diduakan,dikhianati oleh Jiyong.Apalagi dengan seorang wanita yang lebih pantas jadi noonanya daripada selingkuhannya.

Huaaaaaaa…….aku tidak terima dikalahkan wanita tua….
Kuakui wanita itu cantik,putih,mulus,seksoy naujubilah tapi,tetap saja tua….

Aku juga mengakui jika selama ini memang aku yang mengejar-ngejarnya.
Aku yang bodoh mengharapkan cintaku selama setahun belakangan dibalas Jiyong,aku yang bodoh akan silaunya pesona pria setipis Jiyong.

“Hyo Ri.,gwenchana??”
Suara berat Seunghyun oppa menyadarkanku dari lamunan dan masih dalam pelukannya.

“Nan gwenchana oppa!!”Aku melepaskan pelukanku seraya mengumbar senyum paksaan.

Sekali tarikan tangan kekarnya menarikku yang belum siap melakukan perlawanan.
Ia menyeret-nyeret tubuhku yang lemah tak berdaya menuju ruang makan dan mendudukkanku di salah satu kursi meja makan.

“Makanlah..!!!”

XxxxX

Setelah puas mengurung diri di dalam kamar,kegalauan Hyori berangsur menghilang.Gadis ini terlihat lagi di peredaran tempatnya biasa menyibukkan diri di kampusnya yaitu nongkrong dipojokan perpustakaan ia memanfaatkan fasilitas hotspot gratis menjelajahi dunia lain.

Hyo Ri tampak serius mempelototi layar laptop di hadapannya guna mencari bahan-bahan untuk mengerjakan tugas yang sudah menggunung.
Di samping gadis itu ada seorang pria muda tampan nan sekseh tapi pemalu serta seringkali salah tingkah bila berbicara dengan lawan jenis.

Sekali-kali pria ini mencuri pandang lalu terfokus lagi pada buku yang ia baca.Hampir setiap hari jika Hyo Ri nongkrong di perpustakaan ia akan mengikuti gadis itu.

“Heem…heem…”Hyo Ri berdehem karena merasa risih dipelototi oleh pria berjambul di sampingnya.Walaupun begitu sikap pria di sampingnya hanya sebodoh amat dan terus melakukan kegiatan yang sama.

“heem…wae??kau naksir padaku huh?”
Tanya Hyo Ri narsis seraya melirik sekilas ke objek disampingnya.

Young Bae POV

Akhirnya penantianku selama berhari-hari tidak sia-sia.Hari ini aku melihat penampakannya lagi dipojokan perpus.

Apapun yang terjadi kali ini aku harus bisa mencuri perhatiannya walau tak bisa kupungkiri rasa takut,canggung,kiku,de el el selalu menghantui ketika berbicara bersama lawan jenis yang berujung dengan keringat dingin dan gemetaran.

Padahal tak ada satupun yang seharusnya kutakutkan dari diriku.Postur tubuh olahragawan seksoy-seksoy gimana gitu…suara tak perlu diragukan lagi terbukti dengan seringnya aku meraih juara diberbagai kejuaraan karaoke tingkat RT sampai Nasional,jambulku menggoda iman,rupa tampan naujubilah,cuma rada kekurangan tinggi badan saja.
Mungkin saat pembagian tinggi badan aku lagi absen (?).

Diam-diam aku mengikutinya sembari mengambil asal buku yang tertata di rak lalu duduk manis di sampingnya.
Sekali-kali aku mencuri pandang,aku penasaran apa yang ia lakukan daritadi hanya mempelototi layar laptopnya.

Oh…ternyata mencari bahan untuk mengerjakan tugas…gadis yang rajin berarti aku tidak salah pilih.
Aku kembali mengalihkan pandangan ke buku yang kuambil asal meski tak tahu bahasa yang digunakan buku ini.
Menit selanjutnya aku melakukan hal yang sama mencuri pandang lalu membaca sampai akhirnya ia berdehem cukup keras.

“Heem…heem…”
Sebodoh amat aku harus tetap stay cool jangan sampai terlihat grogi.

“Heem…wae??kau naksir padaku huh?”
Deg…dia melirikku oh my…aku bisa mati kutu bila ia mengintimidasiku dan aku tidak bisa memastikan apakah jantungku masih ada di tempatnya setelah ini.

“ehm…terlihat jelas ya?hehehehe….”
Great Young Bae sekarang kau terlihat bertambah bodoh akibat ucapanmu barusan.

Mendadak ia menghentikan kegiatannya sejenak kemudian melanjutkannya kembali.
“Mian aku tidak tertarik pada pria yang memiliki jambul aneh sepertimu!”
ujarnya dingin menghina kebanggaanku tanpa menatap wajah tampanku.

“ta…ta…pi…bukankan kita bisa memulainya dari sebuah ikatan pertemanan Hyo Ri-shi?”
Untuk mengungkapkan kalimat ini,aku mengumpulkan seluruh keberanian yang kupunya.

Yah…seperti di sinetron-sinetron romantis yang berawal dari pertemanan lalu berujung dipelaminan.
Bukannya menjawab dia malah beranjak pergi meninggalkanku.Ck…sial dia tidak boleh pergi begitu saja sebelum tahu namaku.

“Hyo Ri-shi perkenalkan namaku Young Bae,namja tampan nan sekseh.AKU ADALAH FANS BERATMU!!”
Ujarku jejeritan sebelum gadis itu menghilang dari peredaran.

Suara kencang yang kukeluarkan bak pakai toak masjid sontak membuat belasan pasang mata menyorotku tanpa ampun.

“Hehehehe…Mian mengganggu ketenangan kalian,silahkan dibaca lagi bukunya mas-mas mbak-mbak kakek nenek ibu bapak!”
Aku membungkukkan badanku berulang-ulang hingga pinggang ini rasanya mau copot.

Baiklah untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupku,aku memberanikan diri mendekati seorang gadis.Aneh??Tentu saja aneh masa namja tampan,berkharisma,kicauannya sangat merdu mengalahkan kicauan burung perkutut,berjambul sekseh sepertiku belum pernah mendekati seorang gadis.
Tapi,memang itulah kenyataannya.Penyebabnya seperti yang kukatakan sebelumnya,setiap kali aku mendekati ‘mereka’ aku akan merasa kikuk dan disertai dengan keringat dingin yang mengucur deras mengalahkan luapan banjir bandang.

Sekarang apa yang harus kulakukan?Menunggunya hingga menerimaku sebagai teman?Tapi,sepertinya itu takkan berhasil…
Atau terus mengikutinya kemanapun ia pergi?Nanti dikira penguntit…Tapi,bukankah itu sudah kulakukan sejak 2 tahun terakhir,berarti aku memang seorang penguntit kan?

Hari berganti minggu,minggu berganti bulan namun tetap tak ada kemajuan samasekali antara aku dan Hyo Ri.
Ia masih cuek bebek tiap aku mendekatinya.

Haaah…malangnya nasibku sebagai pria tampan yang baru pertama kali jatuh cinta,eh…dapat gadis seperti itu,ani sebenarnya belum dapat.
Aku bahkan sudah menjatuhkan harga diriku demi mengejar-ngejarnya.

“Hyo Ri-shi bisakah kau menurunkan sedikit kecepatan kakimu?”
pintaku memelas sambil mensejajarkan langkahku dengannya.

“Salahmu sendiri kenapa mengikutiku!!”

Ia terus mempercepat langkahnya.Ck….semangat sekali gadis ini sampai aku gelabakan dibuatnya.

Bukan Young Bae namanya kalau mudah menyerah karena hal sepele…Aku harus memperjuangkan cintaku hingga tetes terakhir.

Mendadak Hyo Ri berhenti lalu berbalik,Apakah dia merasa berdosa karena mengabaikanku??

Dengan langkah yang sangat cepat ia menghampiriku dan selang beberapa detik kemudian saat ia berada tepat di depanku tiba-tiba bibirnya telah say hallo pada bibir seksoyku.
Astaga apa maksudnya semua ini?Bukankah tadi dia menghindariku mati-matian?Oh…tidak….jantungku…kakiku…apa kabarnya kalian sekarang??
.
.
.
.
.
.
.
.
– Kapan-Kapan Kita Sambung Lagi Yaw –

Rencananya mau bikin oneshot tapi,entar kepanjangan mana idenya juga belum nongol akan dibawa kemana ni cerita wkekekeke….
Mudah-mudahan yang request baca ^^
karena saia sudah menyewakan suami tercintah disini :3