Author : chanyb

Warning : Gaje dari awal sampai akhir.
Tidak suka?? Yah disuka-sukain donk :p #maksa

Let’s Cekidot ^^

Pada pagi hari di akhir pekan tepat sehari sebelum hari bersejarah ditiap tahunnya bagi sang magnae atau biasa disebut bungsu atau bontot atau yang terakhir brojol dan masih banyak lagi atau-atau yang lainnya.

Saat itu ke-5 personel BigBang berencana melakukan karya wisata keluar negeri untuk merayakan ulang tahun sang magnae. Mereka mencari sebuah kota terpencil,sepi,sunyi,senyap,dan murah meriah takarannya seribu won bisa membeli tanah 1 hektar (?).

GTOTAEDAERI duduk mengitari sebuah meja bundar untuk mengadakan KMB(Konferensi Member BigBang). Dan terjadi perdebatan yang cukup alot diantara mereka. Pertumpahan keringat(?)pun tak dapat terelakkan dalam mempertahankan pendapat masing-masing.

Akibatnya,anggota BigBang terpecah menjadi 2 kubu yaitu kubu GTOP dan kubu TAEDAE. Sementara Seungri si panda narsis nan tampan Merasa bingung hati resah dan gelisah sehingga ia menjadi ababil dadakan. Terkadang ia berdiri dipihak GTOP namun kadang kala ia berpindah haluan ke pihak TAEDAE 2 member terpaling di asrama.

“Saudara Jiyong tidak bisa begitu!! Berlibur ke sana terlalu menguras dompet!!”
Suara si pria berjambul seksoy melengking. Ia berdiri dari tempatnya duduk lalu menggebrak meja emosi.

“Benar,saudara Jiyong hyung. Saudara Young Bae hyung benar!! Berlibur ke sana terlalu menguras dompet! Ingat budget kita tidak lebih dari seribu won!!”
Ujar si pria bermata setengah watt menyetujui ucapan hyungnya. Pria ini menggerak-gerakkan tangannya kesana kemari membawa alamat jretjret layaknya seorang dirijen paduan suara pada upacara bendera.

“Tapi,saudara TAEDAE hanya tempat itu saja yang terlintas dalam pikiran saya. Lalu kenapa kalian menentang keputusan yang menurut saya paling masuk akal huh??”
Sang leader mengernyitkan dahinya sebagai tanda ia serius dan teliti atas ucapannya bak pelajar di negeri komodo saat menghadapi ujian kelulusan.

BRAAAKKK!!!
Sebuah kursi melayang beberapa meter dari lokasi kejadian hasil karya sang dedengkot yang mulai gerah dengan situasi semacam ini.

“Apa yang kalian perdebatkan?? Kenapa daritadi kalian terus menerus membawa saudara masing-masing dalam liburan kita?? Bukankah dana kita amat terbatas bayangkan hanya se-ri-bu won! Mana mungkin kita bisa membiayai saudara-saudara kalian di sana!”
Ujar T.O.P dengan penuh penekanan di kata seribu.

Sontak ke-4 member melayangkan tatapan ‘dasar geblek’ mereka pada sang tetua yang masih tampak meluap-luap amarahnya.

“Hyung,,kau tidak pernah mengikuti musyawarah di kampung sebelah hah?? Panggilan saudara Jiyong,saudara Daesung,dan saudara Young Bae itu merupakan embel-embel saudara-saudara kita di sana ketika musyawarah!!”
Terang Seungri sejelas-jelasnya tentang teori saudara musyawarah(?). T.O.P menatap heran dongsaengnya yang menjelaskan maksud kata saudara sampai berbuih-buih lalu tak beberapa lama ia mengangguk mengerti dan duduk kembali di singgasananya.

“Jadi,bagaimana saudara-saudara mau dibawa kemana karya wisata kita dalam rangka merayakan ulang tahun uri magnae??”
Suara cempreng GD sudah mulai melemah karena serangan 5L. Dahi papan tulisnya ia topang dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya asik bermain gunting batu kertas bersama Gaho anaknya.

“Interupsi saudara Jiyong,sepertinya kita terlalu boros kata-kata saudara karena saya sudah merasakan efek kedepan dari kata-kata saudara!!”
Ujar Taeyang yang mengalami tidak enak body. Terlihat dari kegiatan orang di sebelahnya yaitu Daesung tengah serius mengerok punggungnya dengan sebuah kapak.

“Baiklah interupsi diterima!! Dan bagaimana keputusan kalian apakah menyetujui tempat itu sebagai tujuan akhir kita??”
Sang leader tetap bersikukuh mempertahankan tempat tujuan mereka.

“Saya setuju dengan Jiyong maihanibaniswiti lebih baik kita ke tempat itu!!”
Teriak T.O.P berapi-api sembari mengepalkan tangannya lalu diayun-ayunkan bak tim sukses sebuah parpol saat kampanye.

“Benar saya juga setuju lebih baik kita ke tempat itu!!

“Tidak bisa!! Kenapa harus tempat seperti itu?? Tempat yang penghuninya saja sangat brutal!”
Si pria berjambul seksoy menggeleng-gelengkan kepalanya lemah ketika mengingat kebrutalan penghuni tempat tersebut.

“Tem…ck…tem…akh…tempat itu mengerikan hyung,tidak mungkin kita bisa pulang tanpa kekurangan suatu apapun heh… Kota tempat orang akh,salah maksudku rumah author setres itu sangat mengerikan!!”
Ujar Daesung tersendat-sendat.

”Benar!! Saya juga setuju,tempat itu terlalu berbahaya untuk makhluk Tuhan yang paling sekseh hyung sepertiku!!”
Ujar sang magnae yang tiba-tiba melompat ke pihak TAEDAE dan ikut-ikutan menggeleng-gelengkan kepalanya lemah sembari menggigiti ujung jari kakinya dengan memasang ekspresi fitrop.

BRAAAAKKK… BRAAAAKKK…
Pasangan GTOP menggebrak meja bersamaan lalu menggertakkan gigi mereka.

“Saudara Seungri sebenarnya anda dipihak siapa??”
Geram mereka gahar melihat tingkah ababil magnaenya.
Seungri hanya senyum-senyum setres sembari menggaruk-garuk jambul Taeyang yang kegatalan.

Suasana konferensi semakin memanas ke-2 kubu bersikukuh mengulang-ulang ucapan mereka ‘ketempat itu–tidak bisa–ketempat itu–tidak bisa–ketempat itu–tidak bisa–ketempat itu–tidak bisa’dan begitulah selanjutnya. Lemparan berbagai barang pecah belah dan peralatan dapurpun tak terelakkan lagi maklum ke-5nya kerap kali menonton berita kisruh anggota dewan dari negeri komodo hingga terbawa-bawa ke kehidupan mereka sehari-hari diasrama.

JDARRR…PRAAAANNGG…KLONTAAAAANNGG…KLENTIIINGG…DUAAAAARRR…TINGNUNGTINGNUNG…

JDARRR…PRAAAANNGG…KLONTAAAAANNGG…KLENTIIINGG…DUAAAAARRR…TINGNUNGTINGNUNG…BLETAAAAAKKK…DZIIIINGGG…

“Mayday… Mayday… Kami membutuhkan ambulance secepatnya!!”
Ujar GD sembari merayap-rayap di bawah meja konferensi bak tentara perang dunia 2 ia melempar apa saja di dekatnya termasuk gaho untuk di jadikan bom sembari membidik lawan dengan pistol milik anak YHS.

CKICIIITTT…DUAAAAARRR!!
AAAAAARRRRGGGHH…

“Tidaaaak!! Taeyang hyung jangan tinggalkan akuh!!”
Teriak Daesung histeris sembari memangku tubuh hyungnya yang terbaring lemah di lantai.

Tes… Tes… Tes…
Rintikan hujan buatan dari sang magnae menambah suasana haru di kubu TAEDAE.

“Let me go… Let me go…(please somebody…tell somebody).”

“Woi… Sarap sebenarnya kita sedang apa??”
Suara berat khas rapper bingu menggema ke seluruh penjuru ruangan.

“Mana ku tehe hyung….”
Jawab Seungri santai sembari mengendikkan bahunya tak mengerti.

Setelah tersadar akan kelakuan mereka yang melenceng dari tujuan semula GTOTAEDAERI kembali duduk di tempat semula dan melanjutkan KMB.

“Jadi,bagaimana??”

“Tetap tidak!!”

“Final answer??”

“Absolutely yes….”
Kelakuan abnormalpun berlanjut pada GTAE mereka saling berjabatan tangan dan mengangguk-angguk gaje.

“Deal or No Deal?? Kita tunggu setelah yang satu ini!!”

PLETAAAK…PLETAAAK…

“Hyung,seriuslah sedikit!!”
Sang magnae naik pitam akibat ulah GTAE yang masih saja bermain-main dalam konferensi mereka.
Ke-2 makhluk yang ditegur panda narsis nan tampan itupun terdiam lalu melanjutkan lagi KMB.

“Baiklah… Dengan ini konferensi saya tutup!!”

Tok…Tok…Tok…
Ketukan palu dari sang leader membuat TOTAEDAE beranjak dari tempat duduknya dan meninggalkan ruangan tersebut.

“Eheeiii… Hyung,rencana karya wisata kita bagaimana??”
Tuntut Seungri tak menerima ketukan palu dari GD barusan.

“Masih ada tahun depan jadi KMB nya kita lanjutin tahun depan saja mengenai keputusan kita mau berkarya wisata kemana,okeh saeng??”
Jawab GD enteng kemudian berlalu begitu saja.

“Tapi,hari ulang tahunku bagaimana??”

“Udah lewat!! Lihat kalender sama jam noh!!”
T.O.P menunjuk-nunjuk jam dinding dan kalender bergantian.

“Apppwwwwaaaa??”

“Sabar dongsaeng-ah masih ada tahun depan!!”

Sang magnae menatap horor kepada 4 hyungnya lalu bertransformasi menjadi kesatria panda.

“Eeerrrraaaaaauuuuuggh…rrrraaauggh…rrrraaauggh…”

Secara mempanda buta Seungri membantai ke-4 hyungnya tanpa ampun sekalian membalaskan dendamnya saat kejadian uh…ah…oh…yeah!! Terdahulu.

BLETAAAKK…DUAAAAGGGG…DZIIIINGGG…RRAAAWWWW…KYAAAAAA…PRETEEEKKKK…NGEEEEKKK…NGOOOKKK…

“Ampuuuun Seungriiii-aaah….”

“Tiada ampun bagi kalian rraaaaauuuggh!!”
.
.
.
.
.
.
.
– Udahan Dulu Yaw –

Jangan timpuk saia m(_._)m