– Title : You & Me, Married? Part 1/? [Teaser]

Author : G

Cast

-Park Bom

-Choi Seung Hyun

-and Big Bang

——-

Bom pov

“jagi..mian aku belum bisa pulang dan menemuimu dalam beberapa hari ini sebagai teman untuk menemanimu aku membelikan cake, karena aku tahu kau sangat suka cake Jadi, Sewaktu aku syuting aku melewati toko cake dan aku teringat dirimu. Ku mohon makanlah yang banyak jadi saat kita bertemu nanti kau terlihat lebih montok :3 kkkk~ jeongmal mianhe jagi~

Seung Hyun ♥”

Aiiss~ anak ini! Keluhku

“nuna? Sudah pulang?” tiba-tiba sebuah suara mengejutkanku dari arah belakang

“Ya!” teriakku

“hehe mian, aku asal masuk. Oh ia itu cake yang di titipkan hyung padaku supaya di sampaikan padamu.” Jelas Seungri yang teman se group Seung Hyun yang sekaligus sepupuku dari pihak ibu. “jadi apa kita bisa makan cake nya sekarang? Perutku sudah kosong ni, biasa tadi baru nyetor ke belakang” katanya menyeringai

Dannn… pada akhirnya cake(click) itu ku makan berdua dengan Seungri sambil mengobrol di dapur sambil di temani kopi. Kami mengobrol banyak membuatku sedikit merasa terhibur.

A few days later~


Dia sudah tidur pulas ketika aku pulang dari kantor jadi aku tidak sempat memberikannya baju tidur yang beberapa hari yang lalu aku beli. Jangankan memberinya baju tidur, ngobrol saja tidak. Jadi aku hanya meletakkan baju itu di atas meja dekat tempat tidur. Lalu mandi. Setelah selesai mandi aku keluar kamar padahal ini sudah larut malam karena mataku belum benar-benar mengantuk. Ku hidupkan tivi tapi tidak ada siaran yang menarik jadi aku kembali mematikannya.

Aku duduk di sofa— memeluk lututku. Wajah Seung Hyun yang terlihat lelah di tempat tidur masih membuatku sedih. Aku tidak menyalahkan dia sepenuhnya. Lagian, kalau aku jadi dia aku juga akan melakukan hal yang sama dengan yang dia lakukan padaku—tidur karena lelah. Tapi baru beberapa minggu mengarungi rumah tangga ini kenapa dia terasa jauh? Kenapa sepertinya semakin ada jarak di antara kami? Entahla mungkin hanya perasaanku saja.

**

Pagi ini aku bangun lebih awal, berharap bisa melihat Seung Hyun berangkat ke YG. “sudah bangun?” terdengar suara dari arah belakang punggunggku ketika aku sedang menyiapkan sarapan. Ketika aku menoleh ternyata Seung Hyun baru bangun. “baju ini pas” ucapnya. Well, tenryata dia memakai baju tidur yang kubelikan itu.

“bogoshipo…mianhe karena sudah meninggalkanmu selama seminggu ini” ucapnya dengan posisi memelukku. Aku hanya tersenyum lega lalu mencium bibirnya sekilas “kau ini” katanya sok malu-malu sambil memegangi bibirnya sendiri.

“hari ini kau ku antar ke kantor” kata Seunghyun

“benarkah?” tanyaku. Aku benar benar senang mendengar ucapannya

Bom pov END

+

Author pov // at YG building

Pria tinggi bernama Seunghyun berjalan sedikit malas hendak memenuhi panggilan Yang Hyun Suk atasannya “Aisshh~ kenapa jam segini disuruh kesini sih?padahal aku sudah janji makan siang dengan istriku” keluh Seunghyun dalam hati tapi tetap masuk tanpa berkata apa-apa. Begitu masuk kedalam ruangan Yang ternyata sudah ada teman-temannya membuatnya sedikit terkejut, ada Gdragon,Taeyang, dan Daesung yang terlihat mengobrol santai dengan Yang. Sedangkan Seungri? Entahla pria montok itu tidak ada disana mungkin sedang bab atau mencari bamboo atau entahla~ =o=

“hyung..akhirnya kau datang juga” kata Gdragon bergeser sedikit dari tempatnya membuat pria tinggi itu duduk tepat di sampingnya “bagaimana malam pengantinmu?” tanya Gdragon menaikkan alisnya dan tersenyum genit.

“Tidak ada yang special”

“MWO?Jadi..kau..” kata Gdragon menunjuk kearah tubuh Seunghyun yang ‘ehhemm’ lalu menunjuk kewajah pria itu bergantian.

YA!YA” decak SeungHyun menutupi bagian ‘ehemm’ nya dari padangan Gdragon

“jadi kau masih perjaka hyung?” tanya Taeyang langsung T____T tanpa basa basi membuat Seunghyun menatap tajam kearahnya membuat yang lainnya diam—menungu jawaban darinya.

“Apa kau dan Bom belum….” kalimat Yang terputus membuat Seunghyun mengangguk lesu membuat Yang dan yang lainnya ikut lesu

“aahhh~ Hyung” gumam Gdragon frustasi #kenapa Gd yang frustasi =.=”?

“bukankah semalam kau pulang kerumah?” selidik Yang penasaran. Sedangkan Daesung dan Taeyang kini sibuk dengan dunia mereka sendiri tanpa peduli obrolan temannya dan Yang-ssi.

“Aku memang pulang cepat semalam. Hanya saja dia belum pulang dari kantor jadi aku menunggunya tapi malah membuatku tertidur” jelas SeungHyun

“gwenchana! Lain kali kau harus berusaha hyung!” kata Gdragon menyemangati sambil menepuk-nepuk punggung SeungHyun

“Oh ia, aku hampir lupa” seru Yang “mungkin bulan depan kau harus sudah mengumumkan pernikahanmu pada public. Karena cepat atau lambat mereka akan tahu. Dan lagi aku sudah menyuruh tim kita untuk menyebarkan beberapa gambar pernikahanmu saat di itali di internet.”

“apa cara itu tidak apa-apa hyung?” komen Daesung. Ternyata dia sudah kembali ke dunia real o____o

“cara itu lebih baik untuk menyebar gossip dan melihat respon para VIP” komen Gdragon “toh semakin lama di tutupi semakin akan membuat orang penasaran dan mencari tahu”

“bagaimana menurutmu?” tanya Gd pada Taeyang

“aku? Kalau aku sih ngikut saja.. toh yang menikahkan bukan aku, tapi hyung” tunjuk Taeyang pada Seunghyun

**

-a weeks later-

Bukan VIP sejati namanya kalau tidak tahu news terbaru tentang pernikahan Choi Seunghyun. Hanya dalam seminggu saja para pemburu berita sudah mendapatkan berita yang beredar tentang pernikahan yang terkesan mendedak itu hingga persepsi-persepsi muncul. Seperti : TOP menikahi kekasihnya karena sudah hamil terlebih dahulu atau TOP menikahi kekasihnya hanya untuk menambah popularitas semata atau..TOP menikahi kekasihnya karena kekasihnya merupakan dari pengusaha sukses dll.

Dan pada akhirnya YG menggelar press conference dan setelah semua masalah di luruskan pihak YG memberikan TOP untuk menikmati honey moonnya selama sebulan, setelah sibuk dengan pekerjaan selama ini.

A few days later~

Keduanya sedang berada di bandara terlihat memakai kemeja lengan panjang berwarna dan motif sama sedang membeli jajanan di bandara. Dan tentu saja menjadi pusat perhatian orang-orang dan juga wartawan yang ternyata sudah standby di bandara sebelum pasangan yang akan berbulan madu ke Bora-bora(see), Tahiti—Franc, Polynesia

Kini Bom terlihat sudah terbiasa dengan kamera, tidak seperti saat di press confrencenya waktu itu dia terlihat gugup. Kamera tampak menyorot pasangan yang tengah berbahagia itu tanpa mengganggu sedikitpun kegiatan mereka, Hingga tiba waktunya mereka harus naik kedalam pesawat.

♪♫♥♪♫

Selama berjam-jam di perjalanan, akhirnya keduanya sampai di bora-bora tempat yang selama ini sudah di impikan kedua pasangan itu sejak pertama kali menikah. “waahh..tempat ini benar-benar lebih indah di banding yang kulihat di internet selama ini” gumam Seung Hyun sambil merangkul Bom berjalan mengikuti seorang pelayan hotel berkulit hitam yang berjalan menuntun pasangan itu ke kemar sambil membawa koper mereka.

“This is your room sir…” ujar sang pelayan begitu membukakan pintu kamar. Kamar mereka berada di atas air, lebih tepatnya di atas laut yang jernih. Hotel Maitai Polynesia, nama hotel mereka. Balkon terbuka yang langsung memperlihatkan laut- yang langsung mendapat perhatian dari Bom ‘is so awesome!” pujinya tulus.

“Thank you for like it, mam” ucap pelayan itu ramah.

Setelah meletakkan barang-barang pelayan itu segera berpamitan meninggalkan pasangan itu menikmati suasana pantai yang begitu indah. Karena tepat saat mereka sampai, hari sudah sore. Seung hyun menghampiri Bom yang masih berdiri menatap keluar balkon. Di peluknya tubuh istrinya itu dari belakang dan mencium tengkuk istrinya itu dengan lembut lalu menempelkan dagunya pada bahu Bom sedangkan tangannya melingkar pada perut wanita itu.

“apa tadi kau memberi tip pada pelayan itu?”

“tentu saja. Hmmm… yeobo, apa kau mau jalan-jalan sebentar sebelum kita makan malam?”

“boleh…”

——-

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh ketika mereka selesai mandi dan berjalan menuju restoran untuk makan malam. Dengan bergandengan tangan mereka berjalan menapaki lantai kayu dari kamar mereka. Bom mengedarkan pandangannya ke sekeliling menikmati setiap keindahan yang di tawarkan bora-bora saat malam.

“aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi kalau seluruh anggota big bang ada disini. Apa lagi Seungri, pasti dia akan heboh” Seung hyun berujar sambil membayangkan tingkah sang maknae. Bom yang mendengar itu hanya menoleh kearahnya dan tersenyum manis “di lain waktu kita harus pergi bersama-sama dengan mereka semua” kata Bom

“tentu saja! Tapi yang jelas di saat itu tiba mereka harus sudah mempunyai istri semua hahaha”

Begitu sampai di tempat yang di tuju mereka langsung di sambut ramah oleh pelayan. Mereka makan malam sambil menikmati music live yang di adakan khusus oleh pihak hotel setiap malam “aakk~~…” Bom mengambil beberapa potong daging dari piring dan menyuapkannya pada Seunghyun “kau harus makan banyak. Lihat tubuhmu itu kurus sekali” celoteh Bom begitu makanan yang diberikannya di makan oleh Seunghyun

“arraseo nyonya Choi! Kau lebih cerewet setelah menjadi istriku” lanjut Seunghyun di sela-sela mengunyah

“tentu saja! Kau kan suamiku sekarang, apa kata orang kalau kau semakin kurus sejak menikah denganku. Yang ada, aku di bilang menyiksa suamiku”

Seunghyun terkekeh “sinca?”

“nee” angguk Bom mantap—serius dengan makanannya “chagi, apa kau sudah memberi tahu oemma dan onni begitu kita sampai?”

“tentu saja. Bagaimana denganmu?”

“sudah”

“Kau mau tahu apa yang dibalas noona begitu aku memberitahunya begitu kita sampai?”

Bom mengangguk. Seunghyun mengambil ponselnya dari saku celananya mengotak-ngatiknya sebentar lalu menyerahkannya pada Bom “bacalah” suruhnya

Pipi Bom langsung bersemu merah begitu membaca sms dari kakak iparnya “onni ada-ada saja”

“bukankah dia benar?” goda Seunghyun, lalu meneguk minuman anggur yang sengaja di pesannya

At bedroom

“kemarilah..” panggil Seunghyun dari arah balkon. Bom yang baru keluar dari kamar mandi langsung menghampiri “ada apa?” tanyanya berdiri di samping Seunghyun yang langsung di dekap olehnya “besok mau berenang?”

“tentu saja!” sahut Bom semangat “lalu sehabis itu kita berkeliling naik sepeda, ya. Sewaktu berjalan pulang tadi aku melihat ada sepeda yang bisa di sewa.”

“arra..arra” ucap Seunghyun memposisikan Bom tepat di depannya. Di rapikannya rambut panjang Bom yang tertiup angin malam. “ayo kita masuk” ajak Seunghyun.

Seunghyun sedang sibuk merapikan tempat tidur. Sedangkan Bom? Dia malah sibuk dengan ipadnya =______= Membuat Seunghyun menghampirinya lalu mencium tengkuk—Bom lembut membuatnya bergidik geli “ya” decaknya. Seunghyun terkekeh kemudian menarik pelan tubuh Bom kedalam pelukannya lalu mencium bibirnya. Bom pun memposisikan tubuhnya untuk menghadap Seung hyun. Membiarkan Seung hyun mendekap tubuhnya lebih lekat.

“apa kita akan…” gumam Bom pelan—tertunduk, ketika keduanya tengah berbaring di atas kasur. Seung hyun yang mendengar itu hanya tersenyum “apa kau tidak mau..?”

“bukan itu.. aku hanya…aku hanya takut kalau fans mu akan marah padaku”

“kenapa harus marah? Kau kan istriku” ucap Seung Hyun—mengecup dahi Bom kemudian turun ke bibir. Membuat Bom menyambutnya..

Mereka berdua terlihat saling menikmati perlakuan masing-masing hingga…

“Cakkaman aku matikan lampu dulu. Biarkan lampu tidur saja yang menyala” ucap Seung Hyun sedikit berbisik.

“ppali!” sahut Bom berubah semangat

Dan KLIK! Semua lampu kamar mati.

Kecuali sebuah lampu tidur ber watt kecil yang hidup.

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

And next?? I don’t know =o= kkkkk~

Note = isi sms dari kakak Seung Hyun sewaktu mereka makan malam yg ngebuat pipi Bom memerah “sepulang dari sana kau harus membawa keponakan untukku, kalau perlu satu lusin!! Kkkk~ happy honey moon

Tobeco..

For Next Part..

Setelah dari toko pertama, mereka melanjutkan jalan-jalan. Kini keduanya sedang berada di toko perabotan seperti, gelas,piring,souvernir dll. Bom hanya mengenakan kaus dan shortpants berwarna senada dengan Seung Hyun. Mereka benar-benar tampak serasi “Chagi.. bagaimana kalau ini kita beli? Lumayan untuk di taruh di rumah kita nanti, atau yang ini? Ini juga bagus di pajang” Bom menunjukkan beberapa barang pada Seung Hyun meminta komentarnya.

“bagus… bagaimana kalau di tambah dua lagi. Kita bisa letakkan di ruang tamu atau di dapur.” Komennya

“nee..hhmm kita beli untuk umma dan onni juga ya, lalu istri Yang-oppa, dan istri Teddy oppa juga!”

“hei…jangan lupakan teman-temanku” desis Seung Hyun