Title : Love in December

Author : G

Cast : Big Bang

A few hours ago, nanya ke Cancan kabar blog, karena udah beberapa hari nyari ilhaammm buat ff dan akhirnyaaa..

Yeaahh jadilah ff singkat yang menurutku  GAJE =_____=’’

———————–

Desember, seluruh kota selalu di penuhi suasana natal…

Lampu-lampu berkelap-kelip indah dan salju turun bersama dengan tiupan angin yang lembut…

O—-O

Daesung, Tabi dan Seungri yang libur sedang bersantai di ruang tamu dorm sedang berdiskusi tentang nasib young bae yang belum juga punya pacar.

“Hyung, kira-kira tahun depan young bae hyung sudah punya pacar belum ya?” tanya Seungri yang tidur telungkup di lantai dengan beralaskan karpet tebal. Tabi mengangkat kedua bahunya, lalu menghela napas panjang sejenak, kemudian meneguk kopi yang baru di buatnya sendiri “aku jadi khawatir apa anak itu masih napsu dengan wanita atau tidak?”

“heh? kalian belum dengar cerita Ji yong-hyung ya?” tanya Daesung heran

“Cerita tentang apa?” ucap Tabi—duduk di samping Seungri

Seakan ada sebuah gossip yang tidak ingin di ketahui banyak orang Daesung menyuruh double Seunghyun mendekat lalu berbisik, “kata ji yong hyung, dia(young bae) sedang mencari wanita yang pernah di temuinya di gereja dua tahun yang lalu”

“mwo?” seru Tabi dan Seungri serempak

“maksudmu dia sudah ada calon, begitu?” tanya tabi memastikan

“entahla, dia sih Cuma cerita dia pengen ketemu sama wanita yang tidak sengaja menginjak kakinya” jelas Daesung

Sedetik kemudian….

TING TONG..TING TONG..

“Seungri buka pintu” titah tabi sok bos

“aissh” keluhnya—bergegas membukakan pintu “eh, hyung sudah pulang? Ji Yong hyung tidak ikut?” mencari-cari sesosok laki-laki kurus di belakang taeyang

“dia masih ada acara. Kalian sedang apa?”

“sedang membicarakanmu” jawab Seungri enteng—menutup pintu

“heh? Membicarakanku? Tentang apa?” tanya young bae menaikkan alis

“tanya saja pada mereka berdua” tunjuk Seungri pada tabi dan Daesung

“kalian membicarakanku?” tanya young bae menghampiri

“eh..nee hyung.. kami penasaran tentang wanita yang di maksud Ji Yong-hyung” jelas Daesung merasa tidak enak

“wanita? Ji yong? Oh maksudmu tentang wanita yang ku temui dua tahun lalu?” katanya akhirnya mengerti

“geurre..”

Young bae duduk di sofa “setiap kali mengingat itu, semakin aku ingin bertemu dengannya” —dan  mulai bercerita…

—-

Young Bae POV

 

“Saat itu 25 Desember, seperti biasa aku datang kegereja. Tapi saat itu ada yang menarik perhatianku. Karena saat itu gereja cukup padat, seseorang tidak sengaja menginjak kakiku. Ketika aku mengangkat wajahku ternyata yang menginjak kakiku seorang gadis. Jadi aku hanya membiarkannya saja..hehehe”

“aisshh kau ini” decak Tabi dan Seungri

“lalu?” tanya Daesung

“Tentu saja dia merasa bersalah dan meminta maaf. Setelah itu aku masuk dan mencari tempat untuk duduk. Seolah hari itu kami seperti di takdirkan untuk bertemu. Diriku tersenyum: memperhatikan tingkahnya, gadis itu— yang tadi menginjak kakiku ternyata duduk bersebelahan denganku.”

 

“whooaa” kata Daesung

“tapi..apa dia tidak tahu kalau hyung itu artis?” tanya Seungri

“Ku perhatikan sepertinya dia tidak mengenaliku,buktinya dia tidak mengubrisku seperti pada wanita pada umumnya. Atau mungkin dia pura-pura tidak mengenaliku? Tapi yang jelas dia terlihat khusuk mendengarkan khotbah saat itu, dia meletakkan alkitabnya di pangkuannya, tampak dari wajahnya dia wanita baik-baik. Kenapa aku terus memperhatikan wanita ini pikirku? Dia yang mungkin—sadar aku perhatikan yang pada akhirnya melirik kearahku dengan ekor matanya.

Dia terlihat kaget saat menatapku, mungkin dia baru sadar kalau aku—yang tadi menjadi korban injakan sepatunya saat sebelum memasuki geraja. “kau yang tadi?” dia berbisik pelan. Aku hanya mengangguk menyunggingkan senyuman.

“maaf, aku benar-benar tidak sengaja” ucapnya. Dia tampak merogoh kantung bajunya kemudian memberiku sesuatu. Ketika ku lihat ternyata permen. “Ini tanda permintaan maafku padamu” katanya sopan lalu tersenyum kemudian kembali serius mendengarkan khotbah.

“sebuah permen? Seorang wanita yang tidak sengaja menginjak kakiku meminta maaf dengan memberiku permen?” aku terkekeh dalam hati. Benar-benar situasi yang aneh pikirku.

 

“heh? Permen? Mungkin dia mengira kau anak-anak” ujar tabi asal “setelah itu apa yang terjadi?”

Begitu ibadah selesai, “Sekali lagi aku minta maaf” lagi-lagi dia mengucapkan kata-kata itu.

“tidak apa-apa, sepertinya aku baru melihatmu di sini. Apa kau orang baru?” selidikku

“Tidak juga, sebelumnya aku memang beribadah disini dan tinggal disini. Tapi beberapa tahun yang lalu keluargaku pindah ke Australia dan menetap disana. Jadi sekarang aku sedang mengunjungi saudaraku di korea.”

“Senang bisa bertemu denganmu.” Kataku ramah

“Me too.. Sepertinya wajahmu tidak asing” dia seperti mencoba mengingat-ngingatku. “Apa kau pernah muncul di tv?” tanyanya.

Yang benar saja, apa gadis ini tidak mengenaliku?

 

“coba saja aku disitu, mungkin dia mengenalku hyung” ledek Seungri

“Yah! Tutup mulutmu, young bae belum selesai” kata tabi

“Aku Dong Young Bae” ujarku mengulurkan tanganku padanya setelah itu

“Dong Young Bae? Sepertinya aku pernah dengar nama itu?” dia tampak berpikir sejenak. “tapi aku tidak tahu dimana…Ng..oh ia! Apa kau anggota Big Bang? Apa kau kenal dengan Gdragon?” katanya akhirnya

 

“aisshh kenapa selalu Ji Yong-hyung sih” keluh Seungri

“Heh?” aku kaget, baru kali ada orang yang tidah mengenalku “tapi tahu nama group ku” Apa aku tidak terkenal? kataku dengan senyum seadanya, tapi itu malah membuatnya tersenyum sangat manis.

“Aku Choi Hyeon Ji, senang berjumpa denganmu. Baikla Young Bae-ssi, aku harus pergi. Nice too meet you” kemudian dia membungkuk hormat lalu pergi meninggalkanku kemudian kembali berbalik. “Sepupuku salah satu fans dari Gdragon” ucapnya kemudian pergi

 

Dan deg..deg..deg.. jantungku sedikit bergemuruh.

Dia mulai berjalan pergi menjauh, namun dengan cepat aku menarik lengannya. “Aku harap kita masih bisa bertemu”

Dia tersenyum, “dengan senang hati” jawabnya.

Entah apa yang sedang kupikirkan sehingga berani menarik lengannya. Apa ini yang dinamakan Love at first sigh? Entahla, yang jelas aku ingin lebih tahu banyak tentangnya.

 

“sudah? Segitu saja ceritanya?” tanya tabi tidak puas—mengerutkan dahinya

“waahh aku jadi penasaran dengan gadis yang bisa mencuri hatimu hyung” Seungri menepuk-nepuk punggungku

 

“sejak kapan kau di sampingku?” tanyaku bingung

 

“sewaktu hyung cerita, ‘gadis itu memberikanku permen’

“ohh..”

“kau harus bisa bertemu lagi dengannya young bae! Setahuku yang marganya Choi tampangnya tidak pernah mengecewakan kkkkkkk” ucap Tabi dengan penuh narsisme

THE END

——

Gadis bertubuh semampai itu keluar dari bandara yang langsung di sambut oleh seorang pria tinggi berkacamata dan bertopi yang terlihat menutup wajahnya dari khalayak ramai.

“sudah dua tahun tidak bertemu denganmu” gumam pria itu memeluk gadis itu “apa kali ini kau akan tinggal lebih lama?” tanyanya di bahu sang gadis

“aku belum tahu…”

“ayo… yang lainnya sudah menunggumu di rumah” ajak pria itu

“Yunho..” dia menahan tangan pria tinggi itu

“natal tahun ini kau akan pergi bersama denganku ke gereja?”

Pria itu tampak berpikir sejenak.. “hmmm…kalau nanti kau memberikanku ciuman disini, aku mau” katanya sembari menunjuk bibirnya sambil tersenyum nakal

“kau ini! dua tahun yang lalu saat aku berkunjung ke sini, kau sibuk dengan pekerjaanmu”

Yunho menghela napas sejenak, merapikan rambut gadis itu “natal tahun ini aku akan bersamamu”

“yakso?”

“Nee..yakso, ayo..umma pasti senang melihatmu..”

“sinca?”

“nee…”