Ni ff req dari ‘Kang Min Young’ berharap yg req ngbaca. And maaf sebelumnya kalau telat nge postnya krn author lagi dalam kondisi kurang fit -_____- beberapa hari ini. Sekali lagi mian kalau kurang srek di hati.

Title :Be My Girlfriend Again..1/?

Author : jiforG (G)

Cast :

Min young

-Daesung

-Ji Yong

-Bom

-Seunghyun

 -Dara

Chapter 1

Gadis bernama Kang Min Young itu berlari-lari kecil menelusuri jalanan kota Seoul yang sudah ramai, di benarkannya posisi tasnya yang di sandangnya kemudian masuk kedalam sebuah gedung aparteman.

Ding~

Pintu lift berdentang terbuka bertanda dia sudah berada di lantai tiga. Dia membelok ke arah kanan berjalan di lorong  panjang dan setelah menemukan pintu coklat bernomorkan 8 dia segera menekan password yang tersedia di dekat pintu dan masuk.

Cat aparteman itu berwarna putih sehingga dominan bersih segera tampak. Di bukanya sepatu flatnya kemudian segera melangkah menuju dapur, membuka kulkas dan mengambil sebotol juice jeruk yang beberapa hari yang lalu di belinya bersama pemilik rumah ini. Daesung  namanya.

Setelah meminum segelas juice, dia mengambil gelas baru dari rak piring, kemudian menuangkan juice itu kedalamnya dan membawanya. Sudah seperti kebiasaan tanpa mengatakan apa-apa terlebih dahulu dia masuk kedalam kamar Daesung yang menurut tebakannya laki-laki yang sudah sejak sma menjalin hubungan dengannya masih tertidur pulas di tempat tidurnya yang berwarna putih. Kamar itu tidak begitu bersih, ya, seperti pada kamar pria pada umumnya sedikit berantakan.

Tepat di depan tempat tidurnya ada meja, yang berisi laptop, beberapa tumpukan buku, speaker hitam berukuran sedang, bingkai foto keluarga, teman-teman bahkan foto dirinya dan sang pemilik aparteman di sana. Tidak hanya satu, tapi ada tiga foto mereka berdua di kamar itu. Min Young berdiri menarik selimut Daesung membuat pria berkulit putih itu beringsut mencari-cari selimutnya  dengan mata tertutup.

“Iranayo!” ujar gadis itu, melipat rapi selimut.

“Andwe..” Daesung mengerang “panggil aku oppa” katanya mengkoreksi

Membuat gadis itu mendesis kesal “Baiklah terserahmu. Aku akan pergi dan kau akan sendirian mengantar cdmu itu”

Mendengar itu Daesung langsung bangun dan duduk “Ya!” protesnya.

Kang Min Young hanya tertawa melihat wajah Daesung yang terlihat berantakan “cepat mandi sana! Masa kau kalah sama bebek?bebek saja sudah bangun. Sedangkan kau?” ledek gadis itu “Kau ini!”  kata Daesung, bangkit dari tempat tidurnya kemudian  berjalan menuju kamar mandi dengan langkah malas.

“tidak minum juice dulu?”

“oh” kata Daesung—berbalik meminum Juice yang terletak di atas meja lalu masuk kedalam kamar mandi.

“ayo kita berangkat” ajaknya laki-laki bermata sipit itu, tapi tubuhnya masih berdiri menghadap kaca besar hampir seukuran tubuhnya yang tertempel di dinding, kembali di rapikannya rambutnya sambil menepuk-nepuk pelan pipinya. Sepertinya pria itu tampak ingin terlihat sempurna pagi ini.

“Sudahla ayo… “ ajak Min Young yang entah sejak kapan sudah berdiri– menarik lengan pria itu kemudian pergi meninggalkan aparteman.

Daesung yang terlihat lebih tinggi di banding gadis yang berjalan di sampingnya itu berjalan sambil merangkulnya “kau sudah sarapan?” tanyanya menoleh sekilas pada gadis itu “kau lapar?” tanya Daesung lagi sambil tetap terus berjalan

“tentu saja! Kau kira perjalanan dari rumahku ke rumahmu dekat apa! Lagian aku lupa bawa dompet makanya tidak bisa beli makanan” adunya

“Pabo” ujar Daesung nyengir, membuat dia mendapat tatapan tajam dari Min Young “haha..mian. Ya sudah  kita sarapan dulu. Aku juga belum makan, karena kau terlambat membangunkanku.”

“dasar tidak tahu terimakasih!” serunya cepat

+

“kenapa anak itu lama sekali di dalam sana? Apa jangan-jangan dia di makan ya?” gadis itu bergumam sendiri. Sudah 45 menit dirinya menunggu di luar gedung YG.

 

One hour later~

“Bagaimana?” tanya Min Young langusung menghampiri Daesung begitu di lihatnya keluar dari gedung YG. Dengan tatapan mencari tahu Min Young menghampiri— menatap Daesung sampai pria itu duduk “bagaimana? Tidak di terima ya?” gadis itu ikut duduk di samping pria itu.  Wajah Daesung terlihat sedih begitu keluar, membuat Min Young benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. “sudahlah sebaiknya kau coba lain kali. Masih banyak kesempatan” dia hanya mengusap-ngusap punggung Daesung, mencoba menghibur.

Di tariknya tubuh gadis itu kedalam pelukannya. “kau tahu apa kata mereka padaku?” gumam Daesung di bahu gadis itu. Gadis itu menggeleng. Di lepasnya pelukannya, kemudian tersenyum, “AKU DITERIMA!!” Sontak Daesung berteriak—bangkit berdiri kemudian lompat-lompat tidak karuan di hadapan gadis itu.

“isshh” keluh gadis itu kesal dengan bibir mengerucut kesal karena ternyata di bohongi. Tapi wajah cemberutnya segera hilang, melihat pacarnya itu begitu gembira, malah mereka berdua berpelukan sambil lompat-lompat.

“cukkae” Min Young menghambur memeluk namja-chingu nya itu setelah selesai ikut lompat-lompat dan membuatnya napasnya tersengal-sengal.

“ghamsahamida” jawab Daesung senang

 ++

Six month later~

“Dia belum datang?” tanya Bom kakak Min Young yang masih mempersiapkan diri untuk acara pernikahannya beberapa saat lagi “kau sudah menelponnya?” perempuan bertubuh semampai itu kembali menoleh pada adik perempuannya yang ikut menjadi pengiring wanitanya.

“tidak di angkat” Jawab Min Young lesu memandangi ponselnya. Entah sudah berapa kali dia mencoba menghubungi Daesung tapi pria itu sama sekali tidak mengangkatnya, padahal beberapa hari yang lalu saat di hubungi dia berjanji akan datang kepernikahan kakak Min Young hari ini. Tapi kenyataanya? Dia tidak bisa di hubungi, bahkan tidak datang.

“sudahlah mungkin dia sedang sibuk. Oh ia, Min Young bisa kau ambilkan air minum untukku?”

“ia” dengan langkah malas Min Young segera pergi. Dan beberapa saat kemudian kembali membawa sebuah botol air mineral dan memberikannya pada kakaknya yang sedang berdiri di depan kaca besar sehingga memperlihatkan tubuh serta gaunnya yang indah.

“congrats sist!” Min Young tersenyum sambil memeluk Bom dari arah belakang, membuat keduanya terlihat di cermin “aku belum resmi menjadi istri Seunghyun. Setelah resmi baru kau mengucapkan itu” kata Bom tersenyum sambil memegang pipi adiknya itu dengan lembut.

“Sepertinya kalian harus foto terlebih dahulu” seru seseorang dari arah belakang. Ketika keduanya menoleh, ternyata Seunghyun yang merupakan calon suami Bom sudah memegang ponselnya dan bersiap memotret kakak beradik yang terlihat cantik itu.

Dengan cepat mereka membalikkan badan—saling merangkul kemudian tersenyum kearah Seunghyun “hana..tul..seet.. “ dan KLIK .

“ok, sekarang aku ikut. Tolong foto kami bertiga” pinta Seunghyun pada seseorang yang juga berada di dalam ruangan ganti tersebut dan berlari kecil kearah mempelai wanitanya dan calon adik iparnya itu.

*

“Onni.. oppa.. congratulation” Min Young berhambur memeluk Seunghyun dan Bom begitu acara inti selesai dan di gantikan dengan acara resepsi.

“nee..” sahut pengantin baru itu berbarengan.

“Min Young” panggil seroang wanita paruh baya, yang tidak lain adalah ibunya

“nee oemma” sahutnya

“tolong lihat ketringan nya sudah siap atau belum?” suruh wanita paruh baya itu.

“kenapa tidak yang lain saja?” keluh gadis itu

“yang lain sedang sibuk.. sudah cepat sana, kami mau berfoto dulu”

“aiissh” keluh gadis itu kesal tapi tetap pergi.

Dengan langkah malas Min Young pergi tapi karena kesal dia tidak memperhatikan langkhanya sehingga menabrak seseorang. “Oh.. maaf” ujar Min Young tidak enak lalu cepat-cepat membungkuk.

“Ani.. tidak apa-apa” kata orang yang tidak sengaja berpaspasannya dengannya.

“Maaf..aku benar-benar tidak sengaja” jelas Min Young merasa tidak enak.

“tidak apa-apa. Oh ia, kalau tidak salah kau salah satu gadis yang mengiring pengantin wanitanya kan?” tanya pria itu ketika memperhatikan pakaian yang di kenakan Min Young. Gaun putih selutut, dengan rambut coklatnya yang di gerai.

“eh? Oh, ia… anda teman onni atau.. oppa?” tunjuk Min Young kearah pengantin yang jauhnya beberapa meter dari tempat dia berdiri, untuk memastikan.

“perkenalkan aku, Kwon Ji Yong, teman Seunghyun. Kau adik Bom kan?” pria tinggi berpakaian rapi itu tersenyum. Tersenyum sangat tampan.

“eh? Oh ia.. aku Min Young.. senang berkenalan dengan anda” gadis itu memberi tangannya yang langsung di sambut Ji Yong. Seakan ingat tugas awalnya Min Young segera permisi, kemudian meninggalkan Ji Yong yang memperhatikan gadis itu hingga benar-benar hilang dari pandangannya.

**

Min Young yang mengenal beberapa teman kakaknya itu terlihat mengobrol dan membantu memotret mereka yang ingin berfoto melalui ponsel. “Ya! Onni, kau terlalu jauh, coba kekanan sedikit.. nah begitu..” dia berucap seolah potografer yang sedang mengarahkan modelnya. Sepertinya dia bisa melupakan sejenak kekesalannya pada Daesung karena pria yang sudah berjanji akan datang itu tidak menepatinya. Setelah selesai memotret Min Young ikut duduk dengan  teman Bom di kursi, mengobrol bersama mereka. “mana Daesung, dia tidak datang?” tanya Dara yang sudah kenal dengan Min Young sejak kecil karena sahabat kakaknya

“Sepertinya dia sibuk.” Jawab Min Young singkat, malas melanjutkan. Dara tersenyum kecil pada adik sahabatnya itu. “kau harus kuat, ini masih beberapa bulan sejak dia debut. Sebaiknya komunikasi kalian jangan sampai terputus. Ya banyak-banyak bersabarlah” kata Dara.

“Hei Dara, kau tahu pria yang sedang mengobrol dengan Seunghyun-ssi?” seorang perempuan yang baru saja ikut bergabung dengan rambut bob berbisik pada Dara, membuatnya menoleh pada orang yang di maksud. “tidak, tapi sepertinya dia teman Seunghyun-ssi. Kau kenal dengannya Min Young?” Dara menoleh pada Min Young yang sedang berkutat dengan kamera canon miliknya melihat hasil beberapa foto.

“hah?” tanya Min Young belum ngeh

“itu..pria tampan yang sedang mengobrol dengan kakak iparmu” tambah gadis berambut bob lagi.

“Oh itu.. namanya..ng..kalau tidak salah Kwon Ji Yong, katanya sih dia teman oppa. Waeyo onni?”

“omona.. dia tampan ya” gadis berambut bob itu berujar yang hanya menuai senyuman dari Dara dan Min Young.

++

Tobeco….