Be my Daddy ??

 

Author : KimsKimi (@tikkiXoXo_96)

Genre: Family

Rate : G

Length : Series (On Going)

Poster : http://bellabello.wordpress.com

 

Cast :

  • Park Bom 2ne1
  • TOP BIGBANG
  • Minzy 2ne1
  • Taemin SHINee (numpang nama aja )

 

Note : Halooooo… semuaaaa… aku balik lagi !! Ada yang kangen aku enggak ?? *gak ada !! * #nangiskejer .. Udah berapa lama aku gak ngepost disini ? Ada setahun gak ? #plak . Baik lah aku comeback lagi pastinya dengan sebuah ff gaje yang ceritanya aja On Going ! -__-  tapi aku harapkan readers disini suka ^^

Happy reading ^^ and enjoy my first fanfict about the Alien Couple ;)

 

 

 

 

++++

 

 

Basah?

Eeh?

Kenapa wajahku basah?

Aku kan tidak menangis. Kupegangi pipiku yang basah dan perlahan mataku pun terbuka.

 

 

Author pov

 

“Minzy!!” teriak Bom sambil mengejar anaknya.

 

Mereka kejar-kejaran mengelilingi meja makan “Dasar anak nakal ! Wajah umma pun kau siram air, awas kalau sampai umma mendapatkan mu ! “

“Habis umma gak bangun-bangun, padahal umma udah janji mau menemani aku belanja..”
Bom berhenti dan terdiam memandang Minzy. Ia baru ingat sudah berjanji dengan Minzy untuk belanja bersama.

“Mianhae, umma lupa. Kau tahu kan kalau umma sedang sibuk menyiapkan drama musikal”

“Huh ! Pekerjaan memang selalu jadi alasan menghindari janji dengan anak !” kesal Minzy dan memandang sinis ummanya.

Ia pergi menghampiri Minzy yang duduk di kursi meja makan.

“Oh ayolah, umma tidak akan ingkar janji. Hari ini ayo kita belanja bersama anakku sayang” dibujuknya Minzy sampai berhasil.

“Jinca? Umma tidak bohong kan?”

“Ne, umma tidak mungkin bohong padamu sayang. Mm…tapi akhir-akhir ini tumben kau tidak pergi dengan Taemin, biasanya kalian selalu bersama” ujar Bom mengernyitkan dahinya.

 

“Taemin sedang sibuk dengan ‘urusan’ nya, dia saja selalu menghilang saat latihan dance”
Minzy menghela nafas panjang lalu menatap umma nya dengan tatapan ‘aku tidak ingin membahasnya umma’ .

“Coba kalau appa masih ada, pasti appa yang akan mengantarku belanja sementara umma mengerjakan pekerjaan umma”

“Ya ! Jangan bilang begitu, appa mu sudah tenang disana. Lagi pula umma kan sudah bilang akan menemani mu belanja. Jadi kenapa lagi hah?” marah Bom dan cuma di balas tatapan malas oleh Minzy.

“Kenapa umma tidak menikah lagi saja? Jadi aku ada yang menemani belanja, dan umma juga tidak kesepian”

“Minzy !!”

(Glek !)

Minzy pun langsung kabur menuju kamar sebelum di amuk oleh umma nya.

 

___

 

Pria itu terus melihat pemandangan sekelilingnya. Sudah lama ia tidak merasakan indahnya Seoul setelah lama tinggal di Los Angeles,Amerika.

“Noona…akhirnya aku kembali, bagaimana kabarmu dan Gong Yoo hyung?” gumamnya lalu beranjak pergi meninggalkan bandara.

 

___

 

 

“Umma..umma yang ini keren tidak?” Minzy menunjukkan sebuah sepatu kets berwarna biru menyala pada Bom .

“Ah… Sebentar ya sayang, umma sedang sibuk” kata Bom pelan dan kembali menjawab telpon masuk.

Minzy mendelik kesal melihat kelakuan ummanya. Dia setengah berlari keluar dari toko sepatu.

 

 

Minzy pov

 

Kerja ! Kerja ! Kerja !

Hanya itukah yang ada dikepala umma ?

Kenapa umma tidak bisa seperti umma temanku yang lain, bisa menjadi tempat curhat, berbelanja dan memilih sepatu bersama. Sedangkan umma hanya sibuk dengan pekerjaannya. Aku ingin appa ada disini, aku rindu keluarga kami dulu. Air mataku terasa mengalir di pipi, aku menangis.

 

“Ini.. Hapus air matamu sekarang” ucap seorang pria yang menurutku seumuran dengan appa.

Dia menyodorkan sebuah sapu tangan pink kepadaku. Setelah aku menghapus air mata di wajahku , paman berambut pirang ini langsung duduk disebelahku.

“Wajah cantik itu harusnya di hiasi dengan senyuman, bukan tangisan..”  Paman ini tersenyum padaku dan membuat aku juga ikut tersenyum.

“Hehe…paman bisa saja” balasku sambil terkekeh kecil.

 

____

 

 

“Benar kan kau terlihat cantik kalau tersenyum….senyuman mu mengingatkanku pada seorang wanita cantik yang pernah ku suka. Sangat mirip.”

“Mirip ? Setahuku hanya eomma yang mirip denganku paman”.

 

Seunghyun menengadahkan kepalanya ke atas sebentar lalu kembali menatap Minzy.

“Ah~ sudahlah, tidak usah cerita itu lagi. Sekarang kenapa kau bisa menangis disini? Apa pacarmu meninggalkan mu?”

“P..pacar?  Aniya paman ! Aku tidak punya pacar, tadi aku….cuma sedih karena mengingat appaku”

“Mengingat appamu ? Memangnya appamu kemana ?”

“Appa sudah tidak ada..”jawab Minzy dan terisak pelan.

“Oh..mianhae paman tidak tahu kalau…”

“Gwenchana paman . Lagi pula aku sudah terbiasa , karena aku selalu menangis saat mengingat appa”

Seunghyun terdiam melihat Minzy, dia seperti teringat dengan seseorang saat melihat Minzy. Seorang wanita yang masih membuat nya menyesal karena rela melepaskan wanita itu demi sahabatnya.

 

“Oh ya paman dari tadi kita belum berkenalan . Gong Minzy imnida” sapa Minzy ramah , dia tidak menunjukkan kesedihannya lagi tapi malah sebaliknya.

“Choi Seunghyun imnida , senang berkenalan dengan mu Minzy-ah”

“Hmm.. Paman sepertinya baru kembali dari luar negeri ya ?”

“Darimana kau tahu ?”

“ Itu..” Minzy menunjuk sebuah benda yang jatuh tepat di bawah kaki Seunghyun.

“Ah~ Paspor ku ! Gomawo Minzy-ah , untung kau memberitahu nya”

“Haha..cheonma paman”

 

____

 

 

Bom pov

 

Akhirnya Direktur bawel itu menutup telponnya . Aku rasa kuping ku sudah terasa panas karena ocehan-ocehan tidak pentingnya itu.

Sepertinya ada sesuatu yang ku lupakan ,tapi apa ?

Oh ya !

Dimana Minzy ?

Bukannnya tadi dia sedang memilih sepatu atau lebih tepatnya menunjukkan sepatu pilihannya kepadaku . Saat aku menelpon nya tidak ada jawaban sama sekali darinya , kemana anak itu ?

Tidak mungkin dia pulang sendiri , kalau pun dia pulang pastinya dia menelpon ku dulu. Tapi tidak ada satupun telepon masuk dari Minzy.

 

 

~Beep Beep~

“Umma , aku sudah pulang. Umma tidak perlu mencari ku.”

Satu sms masuk dari Minzy , ternyata dia sudah pulang . Dengan siapa dia pulang ? Setahuku Minzy paling malas pulang kerumah sendiri kalau tidak di temani dengan siapapun . Apa dia bertemu Taemin di Mall ?  Entahlah aku juga tidak tahu , sebaiknya aku pulang ke rumah dulu baru menanyakan nya nanti.

 

____

 

 

Ku buka pintu kamar Minzy dan melihat nya tengah belajar sambil memasang headphone di telinga nya. Kalau begini biasanya Minzy tidak akan mau mendengar kata-kata ku meskipun headphone nya sudah kulepas , dia akan terus mengabaikan ku sampai besok- saat dia minta uang jajan. Aku melepas headphone Minzy , dia menoleh kearahku dengan wajah polos nya.

Benar-benar mirip dengan ku…

 

 

“Umma sedang apa ? Umma tidak sibuk ?” tanya gadis kecilku Minzy.

Aku tersenyum untuk menjawab pertanyaan nya itu , “ Minzy sayang , umma minta maaf ya.. Tadi itu Direktur yang menelepon umma , jadi umma tidak bisa menolak nya Mingki-ah”

“Ne , aku mengerti kalau umma sibuk.” jawabnya dan membuat ku jadi merasa bersalah.
Tangan ku mengangkat sebuah kotak sepatu , yang isinya sendiri sepatu dance biru menyala yang di tunjukkan Minzy saat di Mall tadi . Aku ingin menebus kesalahan ku pada anak ku sendiri .

“Mingki !” panggilku dan meletakkan kotak sepatu itu di hadapan nya .

“Ini apa umma ?”

“Buka saja , umma yakin kau pasti menyukai nya.”

Minzy membuka kotak sepatu itu dan mata nya langsung menatap ku senang , “Ini kan.. Umma tahu aku menunjukkan sepatu ini tadi ?” ku angguk kan kepalaku , Minzy pun langsung memelukku .

 

 

Author pov

 

Minzy merasa ini adalah hari bahagia nya , disamping dia mendapat sepatu dance baru dari Bom. Sepertinya ia juga mendapat pria yang pas untuk ibunya. Ya , Choi Seunghyun. Awal pertemuan nya dengan Seunghyun cukup membuat nya terkesan dan kembali mengingat sosok ayah yang sudah lama tiada.

“Umma…”

“Hmm , ne ?”

“Besok aku ingin sekali mengenalkan umma dengan tetangga baru kita.”

“Tetangga baru ?” tanya Bom sedikit heran.

“Ne umma , paman itu tinggal di depan rumah kita. Paman itu juga lah yang mengantarkan ku pulang” Minzy kelihatan antusias sekali menceritakan tetangga baru mereka.

Bom memandang anak nya sambil mengelus puncak kepala Minzy ‘Lama sekali rasanya aku tidak melihat Minzy ku begini , aku penasaran dengan pria yang ingin Minzy kenalkan padaku’ pikir Bom .

Dan seakan flashback nya kembali , dia tiba-tiba kembali teringat dengan cinta pertama nya. Bukan ayah Minzy , tapi pria yang tiba-tiba meninggalkan nya .

“Umma..” panggil Minzy dan kembali menyadarkan nya.

“Ne , sayang..”

“Besok pagi aku akan mengenalkan paman itu kepada umma”

 

______

 

“ Umma ! Kajja , aku tidak sabar mengenalkan paman itu kepada umma !” kata Minzy dengan nada ceria.

“Memang paman itu seperti apa ? Sampai membuatmu semangat seperti ini ?”

“Paman itu tampan , baik , aku rasa paman itu juga cocok dengan umma”

“Ups ! Mianhae umma , aku kelepasan” Minzy kembali melanjutkan kata-katanya sebelum dia diamuk ibunya lagi.

 

TING TONG TING TONG

 

“Sebentar.. ” sahut suara berat seorang pria dari dalam.

 

Perasaan Bom tiba-tiba berubah tidak karuan saat mendengar suara itu. Dia seperti tidak asing dengan suara barusan , tapi buru-buru ditepis nya pikiran masa lalu itu sebelum teringat kembali dengan semua nya.

Klek !

Pintu mulai terbuka , dan seorang pria mengunakan kaos lengan panjang keluar dari rumah itu.
Bom menatap sang pemilik rumah , begitu juga sebalik nya Seunghyun yang notabene sebagai pemilik rumah pun menatap Bom. Mereka saling tidak asing satu sama lain.

“Hyunnie ?”

“Noona ?”

 

 

 

-tbc-