Blue Romance

Author : KimsKimi

Genre : Angst , Sad Romance

Rate : PG-15

Length : Ficlet

 

Cast :

  • Daesung BIGBANG
  • Song Ah Ri (OC / You)

Backsound : BIGBANG-BLUE

 

 

I was born and I met you
And I have loved you to death

++++

Dingin.

Itulah gambaran hatiku saat ini . Semenjak kau pergi meninggalkan semuanya , aku merasa hidupku ini tak ada artinya lagi. Hanya secepat inikah kebersamaan kita ?

 

____

 

Dirimu datang menghampiriku yang sedang duduk santai dibawah pohon. Sambil membawa dua coklat panas , dan langsung menyodorkan nya padaku. “Untuk oppa !” kata mu sambil tersenyum manis.

“Gomawo , Ah Ri-yaa.”  Ah Ri masih tersenyum padaku lalu segera menghabiskan coklat panas nya , di sandarkan kepalanya di bahuku .

 

“Oppa..”

“Hm..”

“Apa oppa percaya takdir ?”

“Takdir ? Memang kenapa ?”

“Tidak. Tapi aku ingin tahu oppa percaya dengan takdir atau tidak ?”

“Mungkin aku bisa percaya dengan takdir itu sendiri kalau takdir itu kenyataan.”  jawabku lalu mengelus puncak kepalanya.

“ Maksud oppa ?” Aku tersenyum mendengar pertanyaan polosnya ,

“Ya , aku percaya dengan takdir. Contohnya seperti sekarang , aku di takdirkan bertemu dengan mu dan menjadi kekasih mu.”

“Jadi menurut oppa , kita ditakdirkan sebagai kekasih begitu ?”

“Tentu saja chagi , kalau tidak kenapa kau menerimaku sebagai kekasih mu coba ?”

Saat aku menoleh  dia pun juga ikut menoleh , kedua mata kami saling memandang satu sama lain sampai bibir kami pun bertemu. Ciuman yang hangat , meski ini musim dingin tapi aku tidak merasakan nya sebagai musim dingin.

Kulihat wajahnya yang polos sedang tidur dalam pangkuan ku. Dan saat aku memandang wajahnya , aku seperti tidak mau kehilangan dia. Aku ingin terus bersama nya sampai kapan pun.

____

 

Dari luar jendela apartemen ku , aku bisa melihat salju putih itu terus jatuh ketanah , membasahinya. Hati ku pun kini terbasahi karena kesedihan yang ada , aku masih tidak sanggup dan tidak percaya kau tidak ada di sisiku lagi. Setiap malam sejak kepergian mu , aku terus menangis mengingat semua kenangan yang kau berikan padaku , kenangan bersama yang kita punya.

____

 

“Ah Ri-yaa , coba lihat gaun pengantin itu.” kataku sambil menunjuk sebuah gaun pengantin di toko yang tidak sengaja kami lewati.

Ah Ri tersenyum padaku , bukan aku yang menariknya untuk masuk kedalam tapi dialah yang menarikku masuk kedalam toko itu. Dia meninggalkan ku sebentar dan bertanya pada seorang pegawai wanita .

 

Cukup lama aku menunggu Ah Ri dan pegawai wanita itu . Sebenarnya maksudku menunjuk gaun pengantin itu hanya bercanda , aku tidak tahu kalau Ah Ri akan langsung menarikku untuk masuk kedalam toko itu dan mencoba gaun pengantin itu.

“Oppa..” Lamunan ku teralihkan begitu mendengar Ah Ri memanggilku .

Cantik .

Satu kata itulah yang menggambarkan dirinya didepanku sekarang . Gaun itu membuatnya kelihatan sempurna dan membuatku ingin segera menikahinya.

“Bagaimana oppa ? Apa terlihat jelek ya ?” Tangan nya membetulkan tiara yang ada di kepalanya , dia terlihat canggung saat kupandangi seperti itu.

Beautiful honey , apa kau mau menemaniku ke gereja sekarang ?” Raut wajah nya kelihatan bingung dengan ucapan ku barusan.

“Agar aku bisa segera menikahi mu . Kau mau ‘kan ?”

Rona merah di wajah Ah Ri terlihat jelas , dia tersenyum kecil sambil menundukkan kepalanya. Dan bukan hanya rona merah itu saja yang kulihat , ada darah yang keluar dari hidung nya.

“Ah Ri !”

“Ne ?”

“Darah , ada darah yang keluar dari hidung mu !”

Jari Ah Ri segera mengusap darah itu , tak lama dia pun segera pingsan . Aku langsung menangkapnya dan membawa Ah Ri kerumah sakit terdekat.

____

 

Kalau saja kau tidak mengidap penyakit terkutuk itu , mungkin saat ini kita sudah berbahagia sambil menikmati sebuah kehangatan di musim dingin ini. Aku merindukan mu .. Aku kesepian tanpamu..

____

 

Tubuhmu yang semakin hari- semakin kurus . Wajah mu terlihat pucat , dan semua rambut indahmu yang mulai berguguran setiap harinya , membuatku menderita. Aku tidak merasakan sakit yang kau rasa , tapi hatiku yang merasa sakit itu . Aku tidak tahan melihat penderitaan mu ini. Ku raih tangan mu yang lemah dan menempelkan nya di pipiku  , bisa kurasa dinginnya saat baru menyentuh epidermis ku.

Tidak bisakah aku mendapatkan kehangatan tangan mu lagi ?

 

Sekarang kau tersenyum tipis padaku , “Carilah wanita lain oppa , carilah yang bisa membahagiakan oppa . Tidak ada gunanya oppa menunggu ku disini , aku hanya tinggal menunggu hari saja. Tinggalkan aku.”

“Berhenti bicara seperti itu , aku akan tetap menunggu mu disini sampai dirimu sembuh. Aku yakin kau pasti akan segera sembuh.” Ah Ri menggeleng pelan , air mata nya langsung kering begitu mengenai pipinya.

“Berapa kali aku harus memohon padamu oppa ? Kita memang tidak bisa bersama . Hidupku hanya sebentar lagi , sementara oppa masih punya hidup yang lebih panjang.”

“Tolong jangan katakan itu , aku tetap tidak akan meninggalkan mu.”

Ku cium kening nya sebelum aku berbicara lagi ,“Aku terlahir untuk bertemu dengan mu , dan aku mencintai mu sampai mati.”

____

 

Kaki ku berdiri disebuah makam yang kukenal. Song Ah Ri . Nama indah itu harus terukir di nisan sialan ini ?

 

Salju putih membuat makam ini tertutupi . Dirimu tertutupi salju , pasti kau sangat kedinginan. Kulepas coat hitam ku dan menempelkannya di nisan mu . Aku tidak peduli kalau aku harus mati kedinginan disini , aku tidak peduli. Selama aku bisa bersama mu kembali , aku rasa itu tidak masalah. Lagipula dingin yang kurasakan tidak sebanding dengan dingin nya hatiku selama kau meninggalkan ku.

Udara dingin ini semakin menusuk kedalam tubuhku , semua rusuk dan darah ku terasa membeku. Dan tangan ku juga mulai melemah kan pegangan nya dari nisanmu , sayang. Nafasku yang kini mulai memendek semakin membuatku kesulitan untuk bernafas. “Saranghae.. Saranghae yeongweonhi..” bisik ku pelan.

 

Aku tidak yakin dengan pandangan ku sekarang , tapi aku melihat mu melambaikan tangan padaku. Senyum indah mu kembali terlihat .

“Oppa ? Sedang apa oppa disini ?”

“Aku sudah bilang akan menunggu mu ‘kan ?” Ah Ri mengulurkan tangan nya padaku dan mengajak ku bangkit ,

“Terima kasih oppa . Terima kasih karena mau menunggu ku.”

____

 

Seoul 22 Desember 2011

 

Kang Daesung , seorang pria yang di duga meninggal karena terkena hiportemia . Pria ini ditemukan sudah tidak bernyawa lagi dan dalam keadaan sedang memeluk makam oleh penjaga makam yang saat itu sedang bertugas.

____

I was born and I met you
And I have loved you to death.

End

Setelah kalian baca , menurut kalian gimana ? Gagal ? Jelek ? Atau Gaje ?

Dapet ide bikin ff ini juga tiba-tiba , jadi mohon jangan marah ya kalau ff ini terlalu pendek . Nama nya juga ilham (?) tiba-tiba. -_-Oh ya , aku ngambil ide bikin ini dari BLUE MV. nyandu banget tuh lagu..

I’m singing my blue ~~🙂

Kalau ada yang nanya kenapa tumben , pake OC buat si Dae itu karena… errr.. cari tahu sendiri lah alasannya.. #dilempar duit (?)

Haha.. selamat mengkomen ff gaje ini 😉