Author : Atikpiece

Cast : Choi Sooyoung | Choi Seunghyun

Sub cast : Seungri

Genre : Romance

Rating : G

 

You’re The Painter’s Love [ Prolog ] | You’re The Painter’s Love [1]

 

mian jika ada salah kata atau kata2 gaje ^^ yang penting, let’s cekiduut —>

Ini adalah hari pertama Choi Sooyoung, dimana ia harus menjalani masa-masa sulit bersama dengan seorang namja bernama Choi Seunghyun, yang baru saja tinggal di rumahnya selama beberapa jam yang lalu.Ia berpikir bahwa ini adalah suatu hal yang buruk dan ia juga berpikir bahwa orang tuanya benar-benar sudah gila.Menyuruh namja itu tinggal serumah untuk menjaganya merupakan hal yang sangat bodoh.Kenapa harus seorang namja ? Dan kenapa harus namja itu ? Wae ? Wae ?

Namun, yeoja itu hanya bisa pasrah akan keadaan.Tapi, kalau sampai namja itu melakukan hal yang buruk terhadapku, tidak segan-segan akan aku habisi dia, iiiihhhh…. Batin Sooyoung geram sambil memukul-mukul bantal dan membuangnya ke lantai.Tidak lupa ia juga menginjak-injak bantal itu sampai kotor.Dengan begitu, bantalnya lah yang telah menjadi korban kekerasan bagi Sooyoung.

Kemudian, ia merebahkan tubuhnya di atas ranjang sambil mendengarkan musik lewat ponselnya.Kedua matanya pun hampir terpejam akibat rasa kantuk yang baru saja menyerangnya.

Tapi, virus kantuk itu tiba-tiba saja menghilang karena ia mendengar suara seorang namja dari balik pintu kamarnya.

”Sooyoung-ah.Ini sudah malam.Apa kau lapar ? Aku sudah membelikan makanan untukmu.”

Yeoja itu menoleh kearah suara dan segera bangun dari ranjangnya.Suara namja yang baru saja ia dengar itu ternyata membuat ia mendengus.Ingin rasanya ia membuang bantal, guling, selimut atau semacamnya kearah pintu.Tapi, ia mengurungkan niatnya karena dia menganggap bahwa hal itu terlalu berlebihan.

”Aku tidak la…”

KRUUUKK….

”….par.” kedua alis yeoja itu mengernyit sambil memegang perutnya.Ternyata perutnya hari ini benar-benar tidak bisa diajak kerja sama.Kata perut berbeda dengan kata mulut.Itu yang baru saja terlintas di dalam otaknya.Ia hanya mendesah begitu menyadari itu.

 

……

 

Begitu sampai di ruang makan, Choi Sooyoung segera duduk berhadapan dengan Seunghyun dan kedua matanya melirik kesana kemari menatap beberapa makanan yang sudah siap saji di hadapannya.Hmm… Kelihatannya memang enak.

“Makanlah.Aku sudah makan duluan.”

Sooyoung hanya mengangguk-angguk mantap dan tidak ragu-ragu lagi ia segera memegang sumpitnya.Tapi, sebelum dia mengambil beberapa makanan itu, kepalanya pun terangkat, menatap sinis kearah Seunghyun.Tidak mengerti apa yang ada dipikiran yeoja itu sampai Seunghyun benar-benar dibuat bingung olehnya.Hingga tak berapa lama ia meletakkan sumpit itu kembali ke tempat semula.

”Ada apa ?” tanya namja itu bingung.

”Aku curiga dengan semua makanan itu.” jawab Sooyoung ketus.

”Apa maksudmu ?”

”Huh, mungkin saja sebelum aku kemari, kau memberikannya obat tidur, racun tikus atau semacamnya, supaya kau bisa mengambil kesempatan dariku, iya kan ??”

Kedua mata Seunghyun tiba-tiba melotot.Ini benar-benar di luar dugaan.Bisa-bisanya yeoja ini berpikir sejauh itu.Tidakkah itu terlalu berlebihan ?

”Hei, apakah sampai segitunya kau tidak mempercayaiku ? Untuk apa aku memberikanmu racun tikus ? Kalau aku memberikannya padamu, kau bisa mati dan akulah yang menjadi mangsa orang tuamu !”

”Huh.” Sambil menopang dagu gadis itu bergumam.Mulutnya berkomat-kamit tidak jelas sambil mengetuk-ngetuk meja makan dengan dua buah jarinya.Kemudian kepalanya mendongak setelah ia mendengar suara dehaman sang namja berwajah mirip seorang gangster itu.

”Sudahlah.Apakah semua makanan itu mau kau makan, atau mau kau buang, terserah ! Aku tidak peduli ! Lakukan sesuka hatimu.”

Namja itu akhirnya beranjak pergi meninggalkan Sooyoung yang masih mendelik gusar terhadapnya.Tapi, sebelum derap langkahnya makin menjauh, ia memberhetikan langkahnya dan menoleh.

”Lagipula, badanmu itu benar-benar tidak mempunyai kualitas yang tinggi.Sangat Payah !” Kemudian ia buru-buru kabur sebelum yeoja itu melayangkan beberapa buah sendok ke kepalanya.

 

…..

 

”Yo !” Sapa seorang adik kelas dari Choi Seunghyun sambil mengangkat tangan kanannya dan mengerlingkan sebelah matanya.Namja itu hanya tersenyum paksa karena ia benar-benar merasa tidak mood hari ini.Kedua tangannya pun tak kunjung lepas dari perutnya karena sebelum berangkat ke sekolah, ia telah mendapatkan sebuah ’kekerasan’ yang tiada tara dari seorang yeoja yang tinggal serumah dengannya.

Dengan tatapan lesu, langkah kakinya pun tertuju pada jalan menuju ke kantin sekolah yang sudah di penuhi dengan para siswa baik pria maupun wanita.Adik kelas namja itu menatapnya dengan tatapan bingung tapi dengan sedikit antusias ia mengikuti derap langkah namja itu sambil sesekali ia bersenandung pelan.

”Hyung, ada apa denganmu ? Kenapa kau terus memegangi perutmu ? Apa kau sakit ?” tanya namja itu setelah Seunghyun duduk berhadapan dengannya.

BRAK !

”Ini semua akibat ulah dari yeoja itu.” jawab Seunghyun setelah ia menggebrak meja kantin dan sontak membuat adik kelas bernama Lee Seunghyun atau biasa di panggil Seungri itu kaget dan hampir jatuh dari tempat ia duduk.

”Siapa ? …. Oh, yeoja yang bernama Choi Sooyoung yang kau ceritakan padaku kemarin itu ya ? Bagaimana hari-harimu bersamanya, hyung ?”

”Kau tahu, yeoja itu benar-benar menyiksaku… ” kata Seunghyun sesekali ia meringis menahan sakit diperutnya. ”Padahal, belum ada 1 minggu aku tinggal bersamanya.Tapi, aku sudah dibuat babak belur begini.”

Seungri hanya mengangguk-angguk sambil memandangi wajah kakak kelasnya itu yang sepertinya memang ada sedikit bekas luka pada bagian pelipis dan bagian bawah bibirnya.Apakah semua luka itu akibat ulah dari Choi Sooyoung ? Setega itukah dia ? Kalau memang itu benar, berarti dia adalah tipe gadis yang menakutkan alias ”Evil Girl”.

”Memangnya, apa yang dia lakukan padamu hari ini, hyung ?”

”Dia menendang perutku lagi.”

”M.. mwo ??” kedua bola mata Seungri melotot sampai ia beranjak mendekati Seunghyun dan secara tiba-tiba ia membuka seragam Seunghyun dan melihat betapa menyedihkannya keadaan perut sang kakak kelas yang memang sedikit…….

PLAK !

“Yak ! Dasar kau adik kelas kurang ajar ! Beraninya kau membuka seragamku di tempat umum seperti ini !” teriak Seunghyun sambil menatap geram adik kelasnya yang sedang mengusap-usap kepalanya sambil meringis kesakitan akibat pukulan maut dari Seunghyun.Ia mendengus sembari merapikan seragamnya yang sudah dibuka secara paksa oleh Seungri.Sampai beberapa pasang mata telah menatap mereka berdua yang sudah ribut-ribut di pagi hari.

Tapi, di lain pihak, ada segerombolan siswi yang menatap Seunghyun sambil senyum-senyum sendiri karena mereka secara tidak sengaja telah melihat bagian tubuh namja yang memang kelihatan “Wah“ di mata mereka itu.Huh, di pagi buta seperti ini ternyata otak para yeoja itu sudah di penuhi dengan pikiran-pikiran kotor.Batin Seungri kesal.

Namun, dia tidak hanya kesal kepada yeoja-yeoja itu.Melainkan, dia juga kesal karena bentuk tubuhnya benar-benar berbeda jauh jika dibandingkan dengan tubuh milik Seunghyun yang menurutnya memang kelihatan ……. keren ( menurut author ) :P .

Kemudian, segerombolan siswi itu pun akhirnya melenggang pergi sampai mereka benar-benar menghilang dari pandangan Seunghyun dan Seungri.

“Hyung , kenapa perutmu bisa sampai seperti itu ? Apakah dia terus menendangmu setiap hari ??” tanya Seungri tiba-tiba setelah keadaan kembali normal.

”Bukan begitu ! Dia menendang perutku kalau dia sedang kesal kepadaku saja !” Kata Seunghyun setelah ia meneguk 1 gelas es teh murah seharga 1000-an yang baru saja ia pesan dari ibu-ibu penjaga kantin. “Bahkan, sebelum berangkat sekolah, dia menendang perutku karena aku dituduh tengah mengintipnya mandi dari balik jendela.Padahal, aku sama sekali tidak melakukannya dan aku juga tidak tahu kalau dia sedang mandi.”

“Waah… benar-benar yeoja yang mengerikan.Eh, eh, tapi hyung, apakah dia … cantik ? aegyeo ? Soalnya, aku sama sekali belum melihat wajahnya.“

Dalam sekejap Seunghyun terdiam sambil bertopang dagu.Matanya menatap lurus kedepan tapi tidak mengarah ke Seungri.Kelihatan seperti orang melamun.

“…… Cantik.“ Jawabnya setelah beberapa detik ia hanya diam. “Itu menurutku.” Tambahnya yang kemudian menoleh kearah Seungri.

“Hmm… dan, oh oh, apakah dia …. seksi ?”

BRAK !

”Nah, itu dia masalahnya…” Lagi-lagi Seunghyun menggebrak meja kantin hingga membuat Seungri terkejut dan hampir tersedak karena pada saat itu ia sedang meminum es doger campur tape tidak pakai ketan (?) pesanannya.

”Badannya itu kecil dan kurus.Tapi, dia cukup tinggi.Padahal menurutku, bila berat badannya itu di tambah sedikit lagi, dia pasti akan kelihatan sangaaat……”

”Ya, ya. Aku tahu maksudmu, hyung.” Kata Seungri sambil mengangkat kedua alisnya dan tersenyum yadong.Tapi, itu tidak berlangsung lama karena ia cepat-cepat menggelengkan kepalanya.

“Baiklah.Sepertinya aku harus kembali ke kelas.”

”Oh, benarkah ? kalau begitu, aku juga harus kembali karena aku sama sekali belum mengerjakan PR ku, hyung.” Kata Seungri dengan santainya setelah ia beranjak dari tempat duduk bersamaan dengan Choi Seunghyun.

Tapi, hal yang begitu mendebarkan hatinya pun terjadi.Kedua mata Seungri melotot ke bagian tubuh Seunghyun yang ”Wah” itu lagi.Oh, oh, ternyata kancing seragam kakak kelasnya itu terbuka di bagian perutnya hingga terlihat jelas di depan mata Seungri sebuah bentuk badan yang membuat ia iri setengah mati.

Oh God ! Kancing seragam terbuka lebar seperti itu, kenapa namja ini sama sekali tidak tahu ? Batin Seungri sambil sesekali ia melirik ke bagian perut Seunghyun beberapa kali.Ingin sekali rasanya Seungri menegur kakak kelasnya ini.

”Kalau begitu, sampai jumpa.” kata Seunghyun sambil melenggang pergi.Tapi, langkahnya tiba-tiba saja terhenti begitu mendengar namanya di panggil oleh adik kelasnya itu.

”Seunghyun-hyung ! Kau tahu, bentuk badanmu itu benar-benar keren ! Sangat sangat keren !! ” teriak Seungri yang kemudian buru-buru pergi meninggalkan Seunghyun yang masih berdiri di tempat.Tapi, begitu ia menunduk, tiba-tiba saja ia terkesiap melihat kancing seragamnya terbuka lebar, memperlihatkan bagian tubuh “Wah“ nya.Hingga para yeoja yang tengah melewatinya pun terkejut bahkan ada juga yang berteriak sambil menutupi wajahnya.

“Kyaaa… dasar namja mesum !!“

 

………..

 

CKLEK !

“Aku pulang !“ Teriak Seunghyun begitu ia masuk kedalam rumah Choi Sooyoung.Dan seperti biasa, ia segera berlari ke kamar untuk mengganti seragamnya sebelum Sooyoung memarahinya.Karena yeoja itu benar-benar tidak senang jika setelah pulang sekolah Seunghyun belum mengganti seragamnya.Yah, walaupun sifat yeoja itu benar-benar mengerikan setengah mati, tapi ia benar-benar antusias melatih Seunghyun untuk selalu bersikap disiplin.

Setelah semuanya beres, Seunghyun pun akhirnya keluar juga dari kamarnya.Kemudian ia memutar kepalanya kesana kemari, mencari batang hidung yeoja itu.Biasanya, malam-malam begini yeoja itu pasti sedang menonton televisi tentang sinetron-sinetron yang sampai berbulan-bulan tidak tamat-tamat dan begitu membosankan itu di ruang tamu.Tapi, kali ini tidak.Ruang tamu itu sangat sepi.

“Aku rasa, dia sedang berada di kamar.“ gumam Seunghyun sambil mengangkat bahu.Kemudian, langkahnya pun terhenti di depan sebuah ruangan khusus untuk menyimpan semua karya-karya dari Choi Sooyoung, khususnya dalam hal lukisan.

Karena namja itu penasaran akan isinya dan ia juga belum sempat masuk ke ruangan itu, tanpa mengetuk pintu ia langsung membuka pintu ruangan itu hingga dia mendapati banyak sekali lukisan yang di pajang di dinding ruangan itu.Dia merasa terpesona dengan semua lukisan itu.Baik lukisan dengan bingkai kecil maupun besar, semuanya terlihat indah.

Dengan langkah gugup ia memasuki ruangan itu sampai beberapa saat kemudian langkahnya terhenti dan bertemu dengan seorang yeoja yang saat ini tengah berada di hadapannya.Yeoja itu tersenyum dan ia tengah fokus melukis sesuatu di balik sebuah kain kanvas yang terbentang di depannya.

Namja itu mulai mendekatinya dan melihat setiap goresan kuas yang yeoja itu berikan pada kain kanvas hingga beberapa menit kemudian, tampaklah lukisan seorang namja yang ternyata adalah seorang Choi Seunghyun.

“Itu… itu..“ kedua mata Seunghyun terbuka lebar karena terkejut bahwa wajah dirinya lah yang di lukis oleh Choi Sooyoung.

“Ini kau, Choi Seunghyun.“ Kata Sooyoung dengan nada lembut setelah ia memutar kepalanya, menatap wajah sang namja berwajah gangster itu dengan seulas senyumnya yang kelihatan cantik bagi Seunghyun.

Kemudian, yeoja itu berdiri, menghampiri Seunghyun dan hanya dengan hitungan detik tiba-tiba saja yeoja itu memeluknya.Memeluk erat tubuh jangkung Choi Seunghyun…..Eit ! Tunggu dulu ! Ada apa ini ? Kenapa Sooyoung tiba-tiba menjadi seperti ini ? Kerasukan apa anak ini ? Mimpi apa aku semalam sampai-sampai yeoja ini memelukku ? Choi Seunghyun bingung dan berkutat dengan pikirannya sendiri.

Ingin rasanya Seunghyun bertanya pada Sooyoung kenapa sifat yeoja ini tiba-tiba berubah drastis dari yang awalnya suka marah-marah tidak jelas hingga menjadi baik dan suka tersenyum kepadanya ini.

”Choi Seunghyun, saranghae…”

Nah, lihat ? Secara mendadak dia mengucapkan kata ”saranghae” kepadaku.Apakah aku tidak salah dengar ? Ada apa ini sebenarnya ? Apakah aku sedang bermimpi ? Dan apakah aku memang sudah benar-benar gila ? Atau apa ?? Mulut Seunghyun berkomat-kamit tidak jelas.

Tapi, sedetik kemudian, tiba-tiba ia merasakan bahwa kepalanya terasa basah.Basah ? Kenapa basah ??

 

……..

 

BYUURR !!

”Puaahh…” Dengan gerakan cepat Seunghyun segera bangkit dari tempat tidurnya.Ia benar-benar merasa terkejut karena kepala dan wajahnya telah basah oleh air.Begitu pula dengan bantalnya.

”Iihh.. Seunghyun-ah.. cepat banguun !” teriak Sooyoung  sambil menarik-narik lengan baju Seunghyun yang masih saja kebingungan.Kepalanya mendongak menatap Sooyoung sampai akhirnya ia melirik ke arah gayung yang di pegang erat oleh yeoja itu.Oh, oh.. jangan-jangan…

”Hei ! Kau yang menyiramku, ya ??”

”Iya, aku orangnya. Waeyo ? Salah sendiri kau tertidur sambil senyum-senyum tidak jelas seperti itu !” bentak yeoja itu begitu Seunghyun bangkit dari ranjangnya.Ya, ternyata memang benar.Yang tadi itu hanyalah mimpi.Dan ini benar-benar sifat Choi Sooyoung yang asli.Dia masih dengan sikap marah-marahnya yang menakutkan juga mengerikan.Oh, syukurlah…. batin Seunghyun sambil mengelus dada.

”Heh, kau ini sedang apa ?” tanya Sooyoung membuyarkan lamunan sang namja yang diikuti dengan senyumannya yang kali ini sama sekali tidak berkarisma.Melainkan, hanyalah senyuman kikuk.

”Tidak apa-apa…. Oh, ngomong-ngomong, malam-malam begini untuk apa kau membangunkanku ? Kau tahu, kau ini sudah mengganggu mimpi indahku.”

”Aku tidak bisa tidur.”

Kedua alis Seunghyun terangkat dan tak lupa ia juga mengangkat kedua bahunya. ”Terus ?”

”Temani aku tidur !”

”Mwo ??” pekik Seunghyun sambil membuka matanya lebar.Di lihatnya Sooyoung yang memasang mimik muka cemberut dengan kedua tangannya yang terus menggenggam erat lengan bajunya.Yeoja itu menatap Seunghyun dengan tatapan muka penuh harap.Uh, apakah yeoja ini benar-benar sudah gila ? Apakah dia benar-benar tidak melihatku ? Aku ini seorang namja ! Mana mungkin aku akan tidur satu ranjang bersamanya sekalipun aku harus menemaninya. ”Andwe !”

”Akh, kali ini saja, Gangster Boy !”

”Gangster Boy ? Yak ! Sejak kapan kau memanggilku seperti itu ??”

Yeoja itu hanya menjulurkan lidahnya, kemudian dia kembali menarik lengan baju Seunghyun.

”Hei, kau ini seperti anak dibawah umur lima tahun saja.Memangnya saat kau ingin tidur, kau selalu seperti ini ? Menyuruh ayah dan ibumu untuk menemanimu ?”

Sooyoung hanya terdiam sambil menggelengkan kepalanya kuat. ”Aku bukan yeoja yang seperti itu,babo ! ”

”Hah, terserah padamu.Tapi yang pasti, sekali tidak mau, tetap tidak mau !”

 

…..

 

Choi Sooyoung, gadis berperawakan tinggi dan berambut panjang itu terus saja mondar-mandir di depan kamar yang sedang di tempati oleh Seunghyun.Mungkin saat ini namja itu tengah tertidur pulas.Tapi, tidak bagi yeoja itu.Ia terus memegangi kepalanya dengan kedua matanya yang terbuka lebar.Kemudian ia beralih menggigit ujung jari telunjuknya.Memang, ia merasa cukup kecewa karena namja itu menolak untuk menemaninya tidur.Tapi, sekarang yang lebih parah lagi, ia tidak bisa tidur dan penyebabnya pun tidak diketahui.Oh, oh.. aku harus bagaimana ?? Harus bagaimana, harus bagaimana ??

Gadis itu mulai merasa geram dan hampir saja ia memecahkan sebuah vas bunga dari meja ruang tamu agar namja itu tiba-tiba terbangun dan akhirnya ia tidak bisa tidur, sama seperti dirinya.

Tapi, yeoja itu benar-benar mengerti seluk beluk dari sifat Seunghyun.Namja itu adalah tipe pria tukang tidur dan hampir setiap hari dia ’ngebo’ di rumahnya.Bahkan, dia sering melakukannya di dalam kelas.Huh, memang mustahil.Mana mungkin setelah ia memecahkannya, namja itu terbangun dan tidak bisa tidur lagi.Yang ada, yeoja itulah yang menjadi korban kekerasan bagi orangtuanya karena ia telah memecahkan vas bunga itu.

 

……..

 

”Hei, Sooyoung-ah… ada apa dengan kedua matamu ?” tanya Seunghyun setibanya ia di kelas dan mendapati yeoja itu sedang menopang dagunya dengan tatapan sayu.Kemudian, ia melirik Seunghyun sambil mendengus.Tapi, setelah namja itu memperhatikan kedua bola matanya, dia malah tertawa cekikikan. ”Kau tahu, kedua matamu itu hampir mirip dengan kedua mata adik kelasku.Seungri, si mata panda… bahkan, kau yang lebih parah darinya..”

”Tutup mulutmu ! Penyebab kedua mataku seperti ini adalah kau,namja babo !”

”Apa ? Aku ? Yak .. sejak kapan aku membuat matamu seperti itu ? Semalam, aku tidak melakukan apa-apa padamu,tahu.”

”Ini salahmu karena kau tidak menemaniku tidur !”

Kalimat yang baru saja terlontarkan dari buah bibir yeoja itu, sontak membuat seisi kelas pun memandangnya.Menatapnya dengan tatapan bingung bahkan ada juga yang saling berbisik dan menggosip satu sama lain.

”Apa yang baru saja dia katakan ?”

”Menemani dia tidur ?”

”Dia sedang bicara pada siapa, hah?”

”Oh lihat.. itu Seunghyun.Apakah yeoja itu sedang berbicara dengannya ?”

”Mungkin.. tapi, apa maksud dari kata-kata Sooyoung ?”

”Oh, oh… jangan-jangan, dia….”

Bisikan-bisikan itu pun terus terdengar sampai Choi Sooyoung dibuat geram oleh mereka.Hingga beberapa saat kemudian, ia langsung bangkit dari bangkunya dan berjalan keluar menuju kantin.Dan tentu saja ia sama sekali tidak menatap namja yang selain disebut sebagai ”Namja Paling Kurang Ajar Sedunia.” melainkan juga mendapat julukan sebagai ”Gangster Boy” itu.Seunghyun mulai menyipitkan matanya dan tak berapa lama ia segera duduk di bangkunya.Sejak saat itulah, keadaan di dalam kelasnya menjadi normal kembali.

 

…..

 

”Akh.. sial, aku gagal lagi.” pekik Seungri setelah ia menggebrak meja kantin.Kedua matanya melotot kearah layar ponsel yang tengah ia genggam sambil mendengus pelan.Kedua alisnya mengernyit kemudian ia kembali duduk berhadapan dengan Seunghyun yang masih menikmati makanan yang telah siap saji di atas meja.Dengan tatapan bingung, Seunghyun melihat tingkah laku adik kelasnya itu.

”Ada apa ?”

Seungri langsung menoleh begitu ia mendengar pertanyaan dari kakak kelasnya.Awalnya ia sempat berdeham sambil berkacak pinggang.Tapi, beberapa saat kemudian ia malah tersenyum dan mulai mendekati Seunghyun dengan memasang wajah yang sedikit aegyeo miliknya.

”Hyung, apa kau tahu, siswi yang bernama …… Lee Ji Eun ?”

………..

 

………..

 

…………

 

 

TBC ^^

Oh.. oh akhirnya ^o^ bagaimana menurut para readers tentang part 2 ini ? Apakah semakin jelek ? gaje ? dll ? . Hmmm… entahlah.. saya yg jadi authornya aja juga kagak tahu..
Tapi, nerusin ini FF btuh perjuangan, jadi mohon bantuannya untuk memberikan kritikan, komentar, dsb dsb yg penting bukan brupa bashingan, ok ? sekian dan gomawoo.. ^o^