Title : Memories

Author : Atikpiece

Cast : Seungri | Lee Chaerin

Subcast : Kwon Jiyong

Genre : Sad Romance, AU

Rating : G

Length : Ficlet ? or Oneshoot ? ._.

Hai.. ketemu lagi dengan saya ^o^ …
di masa-masa hiatus saya. entah kenapa ini otak lagi encer banget.. ya udah , untuk mengisi waktu luang saya yang tiap hari ketemu sama soal-soal latihan yang bentuknya aduuh.. seksi-seksi banget ! sampe bikin mata saya senep #eh ??, saya bikin FF lagi aja deh..
Dan gara2 liat foto Seungri diatas yg lagi nangis & otomatis bikin saya galau, -_-v  akhirnya FF ini tercipta ^o^ !

Jadi, tanpa banyak cing cong let’s enjoy it !

……..

 

 

Kau tahu, betapa bahagianya diriku waktu itu.Disaat aku mulai mengenalmu hingga akhirnya aku benar-benar menyukaimu.

Kau tahu bahwa engkaulah yang pantas untuk menjadi tempatku bersandar, tempatku berbagi, apapun masalahku, kau selalu mendengarkannya.

Hari demi hari aku lalui bersamamu, menguntai kata dan cerita cinta.Bersamamu, aku bahagia…

Tapi… aku benar-benar minta maaf..

Karena aku meninggalkanmu.. sendirian.. tanpa aku

Dan, sekarang… aku kesepian..

Karena kau hanya tinggal kenanganku saja….

 

***

 

“Seungri-ah.. kau tidak apa-apa ? Kau sakit lagi ?” tanya Jiyong-hyung sambil meletakkan telapak tangannya kearah keningku. “Aigo.. panas sekali.Kau harus kubawa ke dokter.Entah kenapa akhir-akhir ini kau sering sekali sakit.”

“Tidak perlu,hyung.Terima kasih.Aku tidak apa-apa… aku hanya butuh istirahat saja.” Dengan rasa terpaksa aku menyeret kedua kakiku menuju kedalam kamarku.Aku rasa, aku memang mengalami demam tinggi lagi.Karena rasanya kepalaku sangat pusing.Mungkin karena aku kelelahan atau…

“Benar kau tidak apa-apa ? Aku takut kalau nanti bertambah parah.” Lagi-lagi Jiyong-hyung memperlihatkan rasa kekhawatirannya kepadaku.Dengan hati-hati aku memutar kepalaku, memandangnya.

“Kau tidak usah khawatir-hyung… Lagipula, aku sudah sering mengalaminya dan aku juga bisa mengatasinya sendiri.” Kemudian, aku melangkahkan kakiku lagi.Tapi, belum sempat aku sampai di depan kamarku.Jiyong-hyung berteriak.

“Apakah wanita bernama Lee Chaerin itu adalah penyebabnya ?!”

Hatiku tercekat dan kedua bola mataku terbuka lebar.Hingga memori otakku mengingat kembali masa-masa dimana aku masih bersama gadis itu.Tapi, disaat aku tengah memikirkannya, kepalaku malah semakin bertambah pusing.Kedua tanganku bergetar di saat aku membuka pintu kamarku dan aku biarkan pertanyaan Jiyong-hyung menggantung.Mungkin dialah penyebabnya,hyung.Aku hanya bisa membatin.

Apakah ini pertanda… aku sangat berdosa jika aku mengingat-ingat kembali kenanganku bersama gadis itu ? Apa Tuhan benar-benar tidak mengizinkanku untuk mengingatnya lagi ?

 

***

 

Setelah aku meminum obat penurun panas, aku sandarkan kepalaku di kepala sofa sambil menatap langit-langit kamarku.Kemudian ku tundukkan kepalaku dan kedua bola mataku bertemu dengan sebuah kotak kecil berwarna biru yang sengaja aku letakkan di bawah sofa beberapa bulan yang lalu.

Dengan ragu-ragu aku mengambil kotak kecil itu.Padahal hanya beberapa bulan saja.Tapi, kotak kecil itu sudah mulai berdebu.Aku bersihkan debu-debu itu dengan sapu tanganku dan di saat itulah kotak itu terbuka.

Ada 2 buah lembar foto di dalam kotak itu.Foto pertama, terlihat bahwa aku sedang mencuci baju di apartemenku yang dulu dengan wajahku yang terdapat banyak noda sabun.Dan foto kedua terlihat ketika aku tengah memeluk Lee Chaerin dari belakang di sebuah padang rumput dekat apartemenku.

Aku ketuk-ketuk foto kedua itu tepat di wajah gadis cantik yang benar-benar aku cintai itu.Dan aku memandangnya sambil tersenyum, sampai keluarlah bulir-bulir airmata, menetes di kedua pipiku, hingga akhirnya menetes di kedua foto itu.

 

***

 

5 bulan yang lalu..

 

“Oppa ! Lihat kesini !” Teriak Lee Chaerin sambil memegang sebuah kamera dan bersiap-siap akan mengambil gambar wajah Seungri.Pria itu tengah mengatur napasnya sebentar dan memutar badannya kekanan dan kekiri karena saking lelahnya ia mencuci bajunya sendiri.

“Chagiya ! Lebih baik kau membantuku daripada kau berkutat sendiri dengan kameramu !” Ketika itu, Seungri sedang mengelap keringat yang membasahi wajahnya sampai-sampai beberapa gelembung sabun itu menempel.Lee Chaerin saja sampai menahan tawanya ketika melihat itu.

“Tidak mau.Itu kan baju Oppa.Jadi, kerjakan sendiri.Lagipula, aku ingin mengambil gambar Oppa karena sekarang wajah Oppa sangat jelek.”

“Hah, apa kau bilang ?? Jelek ?? Hei, kau ini… ”

JPRET!

Belum sempat Seungri menyelesaikan kata-katanya, Chaerin sudah buru-buru mengambil gambar wajahnya.Dilihatnya gambar Seungri yang sedang marah dengan wajah yang belepotan dengan sabun.Kali ini Lee Chaerin benar-benar tidak bisa menahan tawanya hingga tawanya pun meledak.

“Hei, jangan seenaknya mengambil gambar orang,Chaerin-ah..“

“Lihat Oppa, kau sangat lucu !” Teriak Lee Chaerin di sela-sela tawanya.

”Aish.. berikan kamera itu padaku !”

”Eh, eh.. tidak boleh,Oppa !”

Dengan segala usahanya Seungri mencoba merebut kamera yang di genggam Chaerin itu.Bahkan,suara tawa Chaerin yang terus menggema di apartemennya itu pun tidak ia hiraukan.Biarpun ia harus rela mengejar Chaerin kesana kemari, ke kamar, ke toilet, ke ruang tamu, Seungri tetap mencoba merebutnya.

Tetapi, begitu Seungri menyentuh kamera Chaerin, gadis itu langsung merebutnya dari tangan Seungri karena ia baru sadar kalau tangan kekasihnya itu penuh dengan gelembung sabun.

”Aish.. Oppa ! Lihat, tanganmu itu masih basah, penuh dengan sabun.Bagaimana jika kameraku ini rusak akibat ulah Oppa ??”

Kemudian, pandangan mata Seungri menuju ke kedua telapak tangannya.Ia menatapnya secara bergantian. ”Hahh,lebih baik kau teruskan saja kegiatan mencucimu itu daripada kau menggubrisku,Oppa.”

”Huhh.. ya,ya.Tapi, sebelum aku kembali, kau harus menghapus foto memalukan itu dulu.”

”Iya, iya.. nanti aku akan menghapusnya.Cepat pergi sana…” Kemudian Lee Chaerin mendorong tubuh Seungri kuat-kuat agar pria itu segera kembali melakukan aktivitasnya.Dengan wajah cemberut, Seungri pun terpaksa mengalah dengan kekasihnya itu.Karena watak gadis itu memang sedikit keras.Huh, memang siapa yang mau menghapus foto ini ? Aku akan menjadikan fotomu sebagai kenang-kenangan untukku,oppa.Batin Lee Chaerin.

Tapi, begitu pria itu kembali dan meneruskan mencucinya, Lee Chaerin cepat-cepat berlari menghampiri dirinya sampai ia mengambil selang yang tergantung di depan Seungri.Dengan sebuah hentakan keras tiba-tiba saja ada air yang menyembur dari selang tersebut dan mengenai Seungri.Sampai sekujur tubuh Seungri basah akibat yeoja-nya.

”Yak ! Chaerin-ah… !” Teriak pria itu yang di sambut oleh tawa keras Lee Chaerin.Bukannya kasihan, malah tertawa.

”Mianhaeyo, Oppa…”

Disaat Lee Chaerin sedang lengah, Seungri langsung merebut selang itu dari genggaman Chaerin dan menyiram Chaerin sebagai pembalasan.Giliran gadis itu yang basah kuyup.

”Issh… Oppa !”

”Mianhaeyo, chagiya…” Senyum kemenangan menghiasi wajah Seungri, begitu melihat Lee Chaerin berusaha merebut selang yang di genggam pria itu kembali.Sambil melompat-lompat gadis itu mencoba meraih selang.Tapi, begitu wajah Chaerin berdekatan dengan Seungri, satu kecupan bibir mendarat di pipi gadis itu.Membuat wajahnya menjadi bersemu merah.

”Kalau mau cium, kenapa Oppa tidak bilang ?”

”Bilang ? Oh, jadi kalau aku mau menciummu, aku harus bilang padamu dulu ?”

Kemudian Lee Chaerin memiringkan kepalanya, bingung.Tapi, ya sudahlah.Gadis berambut panjang itu sudah tidak menggubris hal itu lagi.Terlebih lagi, dia malah tersenyum ketika melihat Seungri tertawa kecil memperlihatkan gigi-giginya yang rapi.

”Chagiya, kau cantik.”

”Tapi, Oppa jelek.”

Seungri langsung mengerucutkan bibirnya begitu mendengar pernyataan polos dari gadis itu.Namun, lambat laun ia tersenyum karena gadis itu juga tersenyum kepadanya.Kemudia mereka saling berpelukan dan saling tertawa bersama.

 

***

 

1 bulan kemudian….

 

”Seungri, kau benar-benar pria yang bodoh !” Teriak Ibu Chaerin memecah keheningan.Orang-orang yang berlalu lalang di koridor rumah sakit pun secara bergantian memandangi perdebatan kecil antara Seungri dengan Ibu Chaerin.Tak lupa jika Ayah Chaerin yang berada di samping Ibu paruh baya itu mencoba menenangkan hati istrinya.

”Sudah cukup.Berhentilah memarahi Seungri.Sudah jelas jika anak ini tidak bersalah.”

”Tentu saja dia bersalah ! Coba saja jika dia tidak meninggalkan Chaerin sendirian demi menjadi seorang penyanyi dan membentuk boyband terkenal, Chaerin pasti tidak akan pergi secepat ini, Ayah !!”

Teriakan Ibu Chaerin terus membahana hingga wajah Seungri tertunduk dengan bulir air mata yang terus mengalir dari kedua bola matanya.Ia menyesal.Ia sungguh menyesal karena dia telah meninggalkan kekasihnya itu demi mengejar cita-citanya.

”Hei bocah tengik ! bukankah aku sudah berpesan kepadamu untuk menjaga Chaerin sampai akhir hidupnya ?? Kau tahu kan kalau dia tengah mengidap penyakit kanker otak ?? Kau tahu kan ?? Kalau kau tahu, kenapa kau masih tega meninggalkannya, hah !!??”

”Aku.. aku benar-benar minta maaf… ”

”Apa kau bilang ?? Maaf ?? Memangnya jika hanya dengan kata maaf, Lee Chaerin bisa hidup kembali, begitu ?? Memangnya kata maaf bisa merubah segalanya,hah ?? …. Ih, kau benar-benar anak kurang ajar !!”

BUK !

Sekujur tubuh Seungri langsung terduduk di lantai rumah sakit begitu sebuah hantaman keras mengenai pipi kanannya.Pukulan Ibu Chaerin yang begitu keras membuat pipi kanannya memar.Sambil meringis ia menahan sakit di pipinya.

”Ibu ! Sudah cukup !! Chaerin meninggal bukan karena Seungri ! Dia meninggal karena Tuhan-lah yang berkehendak.Jangan salahkan dia terus !!”

Ayah Lee Chaerin terus menenangkan hati Ibu itu dan mencoba menggagalkan semua perbuatan istrinya yang ingin sekali menghabisi Seungri.Ibu itu terus berteriak hingga akhirnya ia menangis dengan suaranya yang parau, menandakan bahwa keadaan batinnya yang benar-benar hancur.

Seungri, yang masih terduduk lemas di lantai itu juga tak henti-hentinya menangis, meratapi kepergian kekasihnya dan juga melihat keadaan Ibu Chaerin yang menangis di pelukan suaminya.Sepasang dua pasang mata yang mengelilingi mereka pun menjadi saksi perdebatan itu.Hingga Seungri sudah tak sanggup lagi berdiri akibat rasa sakit yang ia derita di pipi dan kepalanya, mengingat semua memori dan kenangan terindahnya bersama Lee Chaerin.

 

……

 

Oppa ! Lihat kesini !

….

Lihat ! Bunga-bunga disini cantik sekali. Oppa. petikkan satu untukku ya..

….

Oppa ! Aku bahagia jika bersamamu ! Kumohon, jangan tinggalkan aku..

….

Kudengar Oppa mulai debut dengan sebuah boyband baru.Apa namanya ? BIGBANG ? Wah, itu nama yang keren….

….

Oppa, sebentar lagi kau akan terkenal.Jadi, mungkin kau akan sangat sibuk dan tidak ada waktu lagi untukku.Tapi, sesibuk apapun dirimu, sempatkanlah untuk main ke rumahku atau berkirim surat.Dan aku mohon, jangan kau lupakan kenangan kita bersama,ya….

 

***

 

Entah sudah berapa kali aku menangis ketika mengingat akan itu semua.Aku tahu kalau aku adalah pria yang bodoh.Aku tahu kalau gadis yang aku cintai itu sakit.Aku pun tahu kalau orangtua gadis itu benar-benar mempercayaiku untuk menjaga Lee Chaerin sampai akhir hidupnya.Tapi, aku malah menjadi seorang pengkhianat.Mengkhianati janji orangtuanya, dan mengkhianati cinta Lee Chaerin yang sudah ia berikan untukku.

Aku benar-benar minta maaf, Lee Chaerin.Aku benar-benar menyesal karena aku meninggalkanmu demi debutku.Aku memang benar-benar tidak pantas untuk menjadi kekasihmu, Lee Chaerin.Karena aku adalah pria yang tidak bertanggung jawab dan hanya bisa meratapi kepergianmu selamanya.

Begitu aku menyeka air mataku sambil menatap kedepan, aku melihat ada sebuah bayang-bayang seorang gadis cantik yang sedang menatapku dengan senyumannya yang sering ia perlihatkan kepadaku.Dengan pakaian serba putih.. mirip seperti bidadari….

 

***

 

Seungri-oppa…

Ini aku Lee Chaerin.. dan sekarang aku sedang melihatmu…

Bahkan setiap hari aku selalu melihatmu…

Walaupun hanya sebatas jiwaku saja.. kau masih bisa melihatku kan ?…

Oppa.. aku tahu.. kau pasti sangat tertekan saat ini..

Tapi, Ku mohon.. jangan menangis karena aku.Aku tidak ingin jika kau terus seperti ini, meratapi kepergianku…

Aku hanya ingin kau bahagia, dan bersemangat.. seperti waktu aku masih bersamamu…

Pikirkan baik-baik masa depanmu bersama BIGBANG, boyband yang paling aku suka dan paling aku cintai, sampai kapanpun..

Dan ingat ! Walaupun nantinya kau akan mempunyai seorang yeoja yang dapat menggantikan posisiku dan dapat membuatmu bahagia….mungkin kau akan melupakanku…

Tapi, hatiku tetap hanya untukmu,oppa !

Karena aku sangat mencintaimu, ! Jeongmal Saranghaeyo !

Sa.. rang… hae … !

 

 

END

bagaimana ? bagaimana ? apakah FF saya semakin gaje ? kecepetan ? dll dll ? Hmm… mian deh kalo gaje + kecepetan.
tapi sejelek-jeleknya FF,  saya mengharapkan kritik saran dan komentar dari anda anda semua ^^
jadi , let’s comment … \(^o^)/