Author : KimsKimi

Genre : Sad , Romance , Fluff

Rate : G

Length : Drable

Cast :

Shin Michan

Kang Daesung

Gong Minji

Son Dongwoon

_____

~Enough~


Dari balik kaca jendela mobil , gadis itu terus memandangi sepasang kekasih , yang tengah bercengkrama dengan bahagianya di sebuah cafe bernuansa retro-klasik. Pemandangan yang harusnya dibilang indah  , ternyata sudah membuat hati gadis ini sedikit sesak. Ingin sekali ia menangis disaat itu juga , tapi dia –Shin Michan tidak ingin membuat pria yang sekarang ini sedang menemani ia menyaksikan pemandangan itu khawatir.

 
Pasangan itu –Kang Daesung dan Gong Minji . Pasangan yang telah membuat hati gadis ini terluka . Rasa tidak rela masih ada di hati Michan , tidak semudah itu dia merelakan pria yang telah ia cintai selama bertahun-bertahun –bahkan lebih lama dari gadis yang sedang bersama Daesung. Tapi , itulah cinta. Kau tidak bisa memaksakan nya , karena itu juga akan jadi hal yang sia-sia .

 
Entah karena kebodohan dirinya atau apa . Michan tidak pernah berani mengungkapkan perasaan yang selama ini , dia pendam untuk pria yang memiliki senyum manis itu. Meskipun kenyataan nya akan seperti ini , Daesung mencintai seorang Gong Minji bukan Shin Michan. Hati gadis ini serasa tertusuk dengan sebilah pisau , tatkala dia mendengar secara langsung kabar itu dari pria yang ia cintai . Sakit , pedih , serta semua rasa yang bisa dikatakan sebagai penghancur hati.

_____

Helaan nafas pendek keluar dari bibir merahnya begitu saja.

“Mi ?” panggil pria itu dan membuat Michan mengalihkan perhatiannya sebentar. Hanya seulas senyum tipis Michan , dia ingin meyakinkan pria yang menemaninya , bahwa ia baik-baik saja.

Pria itu –Son Dongwoon menatap tidak yakin gadis disebelahnya ini baik-baik saja . Diraihnya tangan Michan dan mengenggam erat serta hangat tangan itu .

Stop it .”

Bibir Michan yang awalnya terkatup sangat rapat kini , mulai membuka sedikit untuk membalas kata-kata pria , yang selalu menemani disaat Michan butuh sandaran untuk menangis.

“A-Aku…”

“Tatap mataku , dan cobalah untuk memberi aku sedikit ruang dihatimu , agar aku bisa menggeser posisinya.” Manik mata kecoklatan milik Dongwoon berusaha menguasai pikiran gadis itu , walau cuma sebentar.

Sorry , but…” kata-kata yang tak sanggup dilanjutkan nya. Ragu.

“Ini memang sudah cukup. Antara aku dan dia. Sekarang , saatnya aku coba untuk memulainya bersama mu.”

 

-End-