© pic goes to koreandreamm@tumblr

Casts : Jiyong – Seunghyun

Author : Diyun

Happy reading!

“Hyung!”

Dadanya bergemuruh ketika mendengar suara cempreng itu memanggilnya. Dengan perlahan dan sedikit ragu Seunghyun menolehkan kepalanya ke belakang. Jiyong sedang melambai padanya dengan senyum menawan.

Kaki-kaki kecilnya melangkah riang mendekati tubuh Seunghyun yang layaknya robot kehabisan baterai, kaku.

“Kenapa buru-buru? Kita belum makan malam.”

Ada .yang aneh saat Seunghyun menatap kedua bola mata kucing itu. Sinar mata yang jarang sekali ia lihat karena sang pemilik mata lebih sering menampakkan sinar ke-stres-an karena terlalu lelah bekerja. Dan jujur saja, Seunghyun biasanya ikut kesal bila melihat mata itu kehilangan sinar bahagia sperti ini.

“Tidak lapar.” Seunghyun mejawab singkat, ingin segera menyudahi pembicaraan ini sebelum hasrat untuk membawa kabur makhluk mungil di depannya ini keluar.

Jiyong manyun, ia menyentakkan kepalanya, menyingkirkan poni warna-warni yang menghalangi pandangannya sedikit—sekaligus untuk bertingkah sok keren. Seunghyun mengangkat tangannya dan mendaratkannya di kepala yang tertutup rambut berwarna biru-pink itu, mengacak-acaknya dengan gemas.

“Aku sibuk.” Hanya dua kata yang Seunghyun ucapkan. Dan bibir Jiyong bertambah maju.

“Aku tahu kamu sedang sibuk syuting, tapi apa dongsaeng imutmu ini harus dilupakan, huh?”

Lupa? Seunghyun ingin tertawa.

Dia menarik tangannya dan memasukannya ke dalam saku jaket tebal yang seharian dia kenakan.

“Kalau memang lupa, kenapa?”

Jiyong menyengitkan dahi, wajahnya tampak garang tapi tetap kelihatan imut dimata Seunghyun.

“Jahat, kalau aku benar-benar sibuk besok, dan kita tidak punya waktu untuk bertemu, aku bersumpah kau yang akan rugi, dasar Choi Seunghyun sialan!” Jiyong berbalik mengambil langkah tegap maju jalan sebagai bentuk protesnya pada Seunghyun. Tapi lelaki dua puluh lima tahun itu tidak peduli sama sekali—tepatnya mencoba tidak peduli. Seunghyun malah kembali membalik badan menuju ke arah seharusnya dia pergi. Senyum kecil mengembang dibibirnya tatkala mendengar suara rajukan dari objek yang sok ngambek tadi.

“Hyu-ung.. ayolah.. aku, kangen kita makan berdua-aa..”

“Youngbae?”

“Aku suruh dia pulang.”

“Hm?”

Seunghyun sebisa mungkin menahan dirinya agar tidak mengangguk atau tertawa. Well, dongsaeng imutnya tampaknya benar-benar kangen padanya, Seunghyun jadi geli sendiri.

“Ok, tapi kita benar-benar berdua, kan?

“Ada Seungri, kok.”

 

 

“…”

“…”

 

 

“Aku pulang saja.”

“Bercanda! Ayolah!”

Jiyong segera menggamit lengan Seunghyun sebelum pria itu berbalik dan pergi, dan Seunghyun hanya mengeluarkan napas panjang yang berat, pura-pura pasrah.

 

Fin.