Author : KimsKimi (@tikkixoxo_96)

Genre : Fluff , Mild Romance

Length : Ficlet

Rate: G

Cast :

  • Kang Daesung BIGBANG
  • Song Qian / Victoria f(x)

Poster : as Tagged

Dis : Author bangkit lagi dari kubur #eh , dunia perfanfict an maksudnya ._.

 

 

~Me and Her~

 

Puas memandangi langit sore aku mulai bangkit duduk sambil melihat sekitarku. Sudah jam berapa sekarang ? Aku pikir aku sudah lama ada disini untuk menunggu dia . Dia janji padaku akan datang sebentar lagi , tapi.. ini sudah lewat dari kata ‘sebentar lagi’. Dan sebagai kekasih pria inilah resiko ku , harus menunggu Victoria sampai dia datang kemari.

“Daesung !!”

Well , akhirnya dia datang juga…

“Annyeong~ Kenapa lama sekali ? Terjebak macet ?” tanyaku basa-basi sekaligus menyindir si nona yang setahun ini sudah menemaniku.

Jari-jari lentik itu mulai menggaruk palsu tengkuk lehernya , “Ah~ ..ini..tadi aku..eung…ada kelas tari tambahan lagi , jadi aku harus mempersiapkan murid-murid yang akan pentas minggu depan nanti..”

“Oh.. jadi kau semakin sibuk saja dengan pentas pertama mu ini..”

Raut wajah Vic sedikit merengut , “Daesung-ah~ .. kau juga tahu kalau ini adalah impianku , dan aku akan bekerja keras untuk membuat yang terbaik..”

Aku tersenyum , lalu kedua tanganku mulai menepuk pelan bahunya, “Nde.. aku mengerti Vic noona~” sambil mengerling nakal , meskipun aku tahu sebentar lagi dia akan memukul kepalaku.

 

 

(Buk !)

 

 

“Sudah berapa kali kubilang , jangan pernah panggil noona kepadaku ! Aku tidak suka kalau kau memanggilku begitu ‘kan ?”

Dia kembali marah denganku , karena aku memanggilnya dengan sebutan “noona” . Sebutan yang paling ia tidak sukai , kalau aku tanya kenapa alasannya dia tidak suka .. Vic bilang itu akan membuat dia merasa tua dariku , dia ingin merasa seperti yeodongsaeng dan bisa memanggil ku “oppa” dengan aksen manja nya.

Aku kembali mendekati dia dan memeluk pinggang ramping Vic dari belakang , mengecup puncak kepalanya perlahan , “Kecantikan Song Qian akan hilang kalau terus marah , dan kau tahu.. itu bisa membuat mu kelihatan seperti…”

Kepala Vic berbalik dan menghadapku , “..jahat ! Kau mau bilang kalau aku kelihatan seperti ahjumma ‘kan?” tuduh Vic menampilkan wajah cemberut di depanku. Dan senyum ku , yang katanya dia sukai pun kugunakan untuk meluluhkan hatinya.  “Kau mulai lagi ! Jangan gunakan itu~” tiba-tiba kepalanya menunduk lalu terangkat lagi dan dia hanya mengerucutkan bibirnya sekarang.

“Poppo ?”  godaku , dan tinggal bersiap menerima pukulan lagi dikepala.

 

 

(Buk)

 

 

“Aw !” ringis ku kesakitan. Ok , aku tahu dia sudah sangat jengkel dengan ulahku.

Victoria melepas pelukan ku , dan memilih pergi meninggalkan ku sendiri di pinggir sungai Han ini. Namun aku segera mengejar Vic , dan terus berusaha meminta maaf.. walau aku juga tahu dia marah sekali denganku.

Sampai akhirnya diapun berhenti di sebuah meja.

Ini aneh. Bagaimana bisa ada sebuah meja dan dua buah kursi lipat disini ? Dan.. di mejanya sendiri saja sudah ada “9 chupbansang” , menu makanan yang biasanya akan dihidangkan jika sedang berulang tahun . Apa dia yang menyiapkan ini semua ? Vic memang penuh dengan kejutan , baik itu kejutan kecil atau kejutan besar seperti sekarang.  Beruntung aku mempunyai kekasih  seperti dia .

 

 

 

_____

 

 

 

Mata indahnya terus menatapku , berharap mendapat pujian seperti biasa atas masakannya. Padahal harusnya Vic sudah tahu bagaimana rasa masakannya yang tidak akan pernah aku bilang tidak enak. Bahkan sempat terpikir olehku  Vic bisa menjadi chef terkenal di Korea.

Apakah aku seorang pria beruntung  ?

Bisa mendapatkan  kekasih seperti Victoria , aku pikir itu cuma mimpi atau khayalanku semata. Dia cantik , pintar , baik hati , dan pekerja keras. Sifat keibuan yang Vic miliki selalu membuatku merasa nyaman , memang dia lebih tua dua tahun dariku tapi itu tidak masalah , faktor umur terkadang bukan halangan seseorang untuk menjalin sebuah hubungan. Sama sepertiku , tidak peduli Vic itu berumur lebih tua , tapi tetap saja aku yang selalu merasa lebih tua dibanding dia . Ya… ini semua sih karena kata orang-orang wajahku melebihi umur asliku.         

“Dari tadi aku sama sekali belum mendengar jawaban mu.. dan aku bisa simpulkan kalau masakan ku kali ini , pasti tidak enak..”

Perkataan Victoria langsung membuyarkan lamunanku , aku mengalihkan pandanganku kepadanya , “Hey.. aku melamun itu karena aku bingung pujian seperti apa lagi yang pantas kau terima , karena sudah banyak sekali pujian  kuberikan untuk semua masakan mu yang enak-enak ini ..sayang..”

“..ah~ jinca ?” wajah Vic bersemu merah , dia menutupi wajahnya dengan kedua tangan “..hihi.. gomawo pujiannya , Daesung-ah..”

Entah ada angin apa , tapi tiba-tiba saja aku menanyakan hal ini kepada Vic. Sesuatu yang sebenarnya sudah lama ingin kutanyakan , aku memang tidak terlalu yakin ,tapi…aku ingin tahu apa jawaban dia setelah mendengarnya

“Vic..”

Dia bergumam sebentar sebelum menatap ku dengan mata indah itu , “..ya ?”

“Apa kau tidak pernah menyesal punya kekasih seperti aku ?”                  

Finally , pertanyaan itu bisa terlontar juga. But , aku juga membuat Vic menghentikan acara makannya. Dia meletakkan chopsticknya disamping mangkuk nasi , lalu mulai mendekatkan telapak tangannya kewajahku .

 

 

(Ttak !)

 

 

“Aww !!”

Vic melepaskan ttakbam di keningku. Rasanya sakit sekali , lebih dari ttakbam yang biasa Onew –sahabatku buat saat aku kalah dalam game.

“Vic ! Itu sakit !”

“Salahmu sendiri , untuk apa kau menanyakan pertanyaan seperti itu ? Untuk apa aku menyesal karena hal itu ?”

“Aku hanya ingin tahu . Aku selalu berpikir kalau kau salah mendapatkan kekasih ,  harusnya gadis seperti mu bersama seseorang yang lebih tampan dan gentle. Mungkin seperti patner kerja mu , Nickhun ? .”

Ada beberapa alasan yang melatari ku untuk mengucapkan ini. Pertama , bagiku Victoria adalah seorang wanita ..yang setiap lelaki pasti mengimpikan untuk menjadi kekasihnya. Lalu , aku juga sadar kalau wajahku tidaklah setampan Song Seunghun atau Robert Pattinson .. ya.. wajahku memang biasa dan seperti kebanyakan orang korea pada umumnya. Dan , satu hal yang paling membuat aku risih , adalah ketika semua orang memandangi kami ketika berkencan.. apa aku salah punya kekasih seperti dia ?

“Hhah…” dilepasnya sebuah helaan nafas , tertunduk sebentar , dan kembali memandang mataku.

Bibir merah itu membuka pelan , agar dia bisa besuara , “Tidak ada yang harus aku sesali , aku suka bersama denganmu. Aku suka kau bisa menjadi kekasihku , bagiku… kau itu sosok lelaki yang berbeda dari yang lain. Kang Daesung… aku tahu kenapa kau bisa menanyakan hal ini , kau tidak percaya diri dengan kau berada disisiku ‘kan ?”

Kepalaku mengangguk pelan , tidak berani lagi kupandang matanya .

Senyum tipisnya sedikit tersirat , “Jangan perdulikan pandangan orang-orang kepada kita , yang menjalani hubungan ini ‘kan kita berdua , bukan mereka. Kitalah yang tahu bagaimana hubungan ini bisa tetap berjalan sampai sekarang. Ketampanan , kekayaan , atau gentlenya seorang pria tidak pernah menjadi tolak ukur ku dalam memilih pasangan. Aku memilih mu karena aku mencintaimu , pria gentle ku~”

Perkataan Victoria membuatku merenung sebentar , ternyata dia punya alasan sendiri kenapa memilihku dan bukan pria atau lelaki lain yang memiliki kelebihan dari diriku. Dia menunjukkan sisi kedewasaannya lagi , dan aku jadi malu padahal aku adalah kekasih prianya walaupun aku lebih muda dari dia.

Jemari Vic menggenggam jemariku , diajaknya aku berjalan keluar dari meja lipat kami , lalu memelukku secara hangat. Aku terpaku karena perlakuannya ini , dia memang sering memelukku , tapi.. untuk yang kali ini aku merasa berbeda.

“Mulai sekarang , aku tidak mau kau seperti ini lagi. Kau sudah tahu apa alasanku , tetap bersama denganmu ‘kan ?”

“Iya , aku tahu. Terima kasih telah meyakinkan ku. Saranghae.” Ku kecup pelan puncak kepala itu .

 

 

 

_______

 

 

 

Aku dan dia . Selamanya akan tetap seperti ini , terus mencintai tanpa harus memperdulikan pandangan orang lain. 

 

 

 

_______

 

 

 

The End

 

 

 

Note : Aww… ada apa denganku .. #backsound Peterpan

Ah~ tiba-tiba bikin ini , karena kepengen liat Dae sama cewek lain , tapi.. tetep hanya cewek tertentu yang aku mau bikin Dae sama dia , kalo mbak Minzy sama Jiyoung.. sorry.. I Can’t .. karena aku udah ngeship mereka dengan yang lain.. hehe😀.. Buat mas Nickhun pinjem istrinya bentar ya , nanti aku balikin kok (?) .. aku tetep Khuntoria shipper , meskipun kali ini aku mau masangin dia sama My Hubby =3..

Kalo ada typo maklumin aja , baru bangkit lagi soalnya (?)