Kue Untukmu

Title : Kue Untukmu

Author : Uty

Genre : Romantic,Sweet (genre baru buatan author nih :p)

Rating : PG-14 (hehe, nanggung ya?)

Casts :

  • Kwon Ji Yong
  • Sandara Park

Disclaimer : Ide dan cerita FF adalah sepenuhnya milik Author. Castsnya boleh dibagi
bagi😉

A/N : Muhun Like nya sama Share FF author di big bang fanfiction (FB) judulnya : “Misunderstanding”, linknya : http://www.facebook.com/notes/big-bang-fanfiction/happy-nrw-year-yg-famz-ff-lomba-misunderstanding/335196089929403

Happy Reading

“Ah! Jangan terlalu banyak tepungnya!”
“Kocok telurnya lebih lama lagi!”
“Ya! Jangan atur di suhu sepanas itu!” Teriakan Ji Yong menggema di dapur flat Sandara. Sudah seminggu ini Ji Yong membantu Dara membuat kue. Dan seminggu itu pula Ji Yong selalu menegur Dara yang teledor.
“Ahni~ kuenya gosong” keluh Dara kecewa.
“Ini sudah keempat kalinya aku membuat kue, dan semua hangus!!” ratap Dara sambil mencicipi cake buatannya. Pahit. Ia menyiapkan bahan cake lagi.
“Kali ini tak boleh gagal!” teriaknya semangat.
“Sudahlah, Dara. Tak usah mencoba lagi. Memang kenapa, sih. Kamu sepertinya gigih sekali ingin membuat kue” tanya Ji Yong sambil memutar-mutar whisk.
“Tidak bisa, Oppa! Sekarang sudah tanggal 24 Desember,malam natal!” sanggah Dara.
“Lantas?”
“A…..aku…ingin memberikan kue kepada orang yang kusukai saat malam natal….” kata Dara terbata, rona pipinya semakin terlihat.
“Oh…hm” sahut Ji Yong. Lalu semua bekerja dalam sepi.
Ternyata dia menyukai orang lain, ya. Batin Ji Yong yang sebenarnya menyukai Dara sejak lama. Namun, dia tak berani mengungkapkan perasaanya. Rencananya, ia ingin mengucapkan kalimat sakral itu ke Dara selepas membantu membuat kue. Tapi agaknya dia akan mengubur rencana itu dalam-dalam.
“Omong-omong , siapa namja yang kau suka itu?” tanya Ji Yong disela mengayak cokelat bubuk.
“Aku baru akan memberitahumu jika kue kali ini terpanggang dengan bagus!” jawabnya sambil serius membaca resep.
“Oh, hm…ne” sahut Ji Yong. Pabo! Kenapa tadi aku menanyakannya? Aku belum siap untuk mendengarnya. Apakah Seungri? Aku lihat mereka selalu bersama akhir-akhir ini. Atau jangan-jangan malah Young Bae? Sahabatku sendiri? Ji Yong meracau dalam batin. Hatinya bertanya-tanya saat itu. Tapi yang jelas, siapapun orangnya, dia tetap belum siap untuk merelakannya. Dia terus berharap semoga kue kali ini hangus lagi, atau rasanya kurang enak.
TING!
“Aigoo, kuenya sudah jadi” seru Dara sambil berlari menuju oven. Begitu dikeluarkan, terlihatlah kue cokelat dengan gumpalan-gumpalan berwarna gelap di tengahnya. Ternyata kuenya malah belum matang!
“Habislah…aku tidak akan bisa…Kuenya hancur!” kata dara sambil menangis. Ji Yong langsung menghampirinya.
“Tenang, dara. Jangan menangis! Hm…aku rasa ini masih bisa diperbaiki” hiburnya sambil mengambil sebilah pisau. Lalu ia potong memutari tengah kue.Lalu diambilnya bagian yang tidak matang.
“Nah, setelah itu kita tutupi dengan krim dan kita hias” lanjutnya sambil mengoleskan krim kue. Akhirnya Dara berhenti menangis dan membantu Ji Yong menghias kue itu dengan buah beri dan cokelat. Jadilah kue valentine dari Dara!
“Howaa, kamsahamnida. Oppa! Sekarang aku bisa memberikan kue ini kepada namja yang kusukai!” pekiknya senang. Ji Yong hanya tersenyum kecil. Meskipun cintaku bertepuk sebelah tangan, aku akan tetap bahagia jika ia bahagia. Batinnya sambil menggengam tangannya sendiri kuat-kuat.
Dara terdiam sambil menatap kuenya.
“Hm? Kenapa Dara? Apa kuenya tidak bagus?” tanyanya khawatir.
“Ahni…” kata Dara pelan. Kepalanya ditundukkan. Ujung-ujung jarinya ditemukan satu sama lain.
“A….aku membuat kue itu…untuk Oppa….” kata Dara pelan. Lebih pelan dari yang tadi. Wajahnya memerah bak kepiting panggang.
“J…jeongmal saranghaeyo, Oppa” sambungnya lagi. Dia tak berani menatap namja dihadapannya. Dia pikir Ji Yong mungkin hanya akan menertawakannya.
“Ah, ada krim di pipimu” kata Ji Yong mengalihkan pembicaraan. Dara kaget lalu mengusap krim itu dengan jarinya.
“Aish, krimnya malah semakin melebar” kata Ji Yong sambil tertawa.
“Sini, biar ku bersihkan!” tawar Ji Yong. Dara mendekatkan pipinya. Tiba-tiba…CUP
Ji Yong mengecup pipi Dara.
“Anggap saja itu sebagai pengganti jawaban ‘Na Do Saranghae’ ” katanya sok cool lalu pamit pulang.
Padahal,begitu keluar dari flat Dara, Ji Yong langsung menari dan berteriak “YES! BERHASIL!!!” lalu berlari pulang dengan perasaan super-duper-senang.
Sementara itu, Dara hanya bisa terdiam memegangi pipinya yang sampai sekarang masih terasa panas.