stay

Title                : STAY

Author            : Shin-B

Genre             : Romance

Cast                :

  • Seungri (BIG BANG)
  • Ahn Kyung (OC’s)

Lengh             : Ficlet

A.N                 :

Annyeong (o’-‘o) wkwkwk ini ffku yang ketiga yang aku post disini, ceritanya geje menurutku hehe. Happy Reading ^^

*Seungri POV*

Dapatkah kau merasakan apa yang kurasakan sekarang? Hhhh… Aku menarik nafasku dalam mencoba menenangkan diri. Tapi kenapa dadaku semakin terasa sesak sekarang?

“Ahn Kyung-ah”

Yeoja itu tak mengubrisku. Dia tetap diam ditempatnya, berdiri disamping jendela. Pandangannya terfokus keluar jendela. Walaupun tetesan air hujan menghalangi pandangannya.

*FLASHBACK*

*Author POV*

“Eum.. Aku mau menggambil yang ini saja. Bisakah jika diberi inisial nama pada cincinnya?” tanya Seungri.

“Bisa tuan. Apa inisialnya?”

“S&A” jawab Seungri.

“Arraseumnida”

***

Seungri melangkahkan kakinya keluar dari toko perhisan tadi dengan senyum mengembang lebar diwajahnya.

‘Hari ini akan menjadi hari yang paling bahagia untukku’ batin Seungri.

Pikirannya melayang pada sosok yeoja mungil yang mungkin mengharapkan kedatangannya setelah 2 tahun tidak bertemu.

Ahn Kyung, Oh Ahn Kyung nama yeoja mungil itu. Sahabat terbaik Seungri dan cinta pertama Seungri.

“Ah jeongmal bogoshipoyo Ahn Kyung!” gumam Seungri sambil menarik nafasnya dalam-dalam.

Seungri terus terbayang hal apa yang selanjutnya akan terjadi, bermain-main dengan fantasinya. Ini akan menjadi kejutan besar bagi Ahn Kyung.

Selama 2 tahun Seungri menetap di Jepang. Ia sama sekali tidak lost contact dengan Ahn Kyung. Mereka sering bertukar e-mail, dan Seungri merasa bahwa Ahn Kyung memiliki perasaan yang sama dengannya.

Seungri menghentikan langkahnya tepat di depan rumah bergaya Victorian dengan pagar putih dan kursi di beranda. Rumah Ahn Kyung.

Ia menegokan kepalanya, tumben sekali rumah Ahn Kyung ramai tamu. Seungri masuk ke rumah Ahn Kyung karena pagar dan pintunya tidak dikunci.

Eh? Seungri menatap tak mengerti pada eommanya yang duduk bersimpuh menatap Seungri. ‘Kenapa eomma disini?’ prasangka buruk mulai memenuhi pikirannya.

Ia mengedarkan pandangannya. Dan ya! Prasangka buruknya menjadi kenyataan sekarang. Ia menatap nanar foto Ahn Kyung yang dikelilingi bunga.

Tubunya terasa lemas seketika. Seungri terduduk ditempatnya berdiri tadi. Otaknya tak dapat berfungsi dengan benar. Dadanya sesak, air mulai menggenang di pelupuk matanya.

“Ahn Kyung-ahh” air matanya jatuh sekarang. Pikirannya kembali pada beberapa hari lalu. Saat Ahn Kyung mengirim e-mail yang ganjil menurut Seungri. Isinya “Thankyou and Take care Seungri ah ^^”.

Oh mungkinkah itu salam perpisahan? Seungri meremas kotak cincin yang sedari tadi digenggamnya. Menangis sejadi jadinya.

***

*Seungri POV*

Dapatkah kau merasakan apa yang kurasakan sekarang? Hhhh… Aku menarik nafasku dalam mencoba menenangkan diri. Tapi kenapa dadaku semakin terasa sesak sekarang?

“Ahn Kyung-ah”

Yeoja itu tak mengubrisku. Dia tetap diam ditempatnya, berdiri disamping jendela. Pandangannya terfokus keluar jendela. Walaupun tetesan air hujan menghalangi pandangannya.

“Ahn Kyung-ah!” aku mengeraskan volume suara ku. Ia menoleh kearahku.

Aku berjalan gontai ke arah lemari, membukanya, mengambil sebuah kotak yang tersimpan di salah satu sudut lemari itu.

Hhhhhh.. aku menarik nafasku –lagi- menatap nanar kotak itu. Dan selanjutnya menghampiri Ahn Kyung yang masih menatapku. Tatapannya terlihat sendu.

“I know, everything is too late now. Eum.. Saranghae Ahn Kyung-ah! I love you, yesterday, now, and forever. Would you be marry me?” kataku lancar pada Ahn Kyung dan membuka isi kotak itu. Kotak yang berisikan cincin dengan inisial nama kami.

Matanya berkaca sekarang, Ia menutup mulutnya sendiri. Aku menatap penuh harap padanya. Dia menggelengkan kepalanya keras.

Ahn Kyung meraih cincin itu dariku. Dan berjalan ke balkon yang dipisahkan oleh jendela yang sekarang sudah terbuka lebar. Tubuhnya kini dibasahi oleh tetesan air hujan. Dia melempar cincin kami ke danau yang berada tepat didepan balkon.

Aku segera menghamprinya, menatapnya tak percaya. Dia tersenyum sendu padaku, tatapannya begitu dalam. Sangat dalam.

“Mianhae, kita berbeda Seungri-ah. Cintailah orang yang mencintaimu. Na do saranghae Seungri-ah” kata Ahn Kyung yang lebih terdengar seperti  bisikan.

Perlahan Ahn Kyung terlihat samar. Tubuhnya menghilang bersamaan dengan angin yang berhembus beberapa detik setelahnya.

Aku hanya bisa menangis lagi sekarang. Perasaanku sangat berat untuk melepasnya.

“There will be no chance that I can forget you! Please don’t fade away! You won’t erase all day Ahn Kyung-ah! I want you to stay!” jeritan hatiku membuatku merasa semakin pilu. Ahn Kyung ah! Please stay with me! Aku tak bisa melepasmu!

-THE END-

Gimana ? .__. Gajekah? Maaf ya hehe, makasih banyak udah baca. Makasih juga admin udah post hehe J gomawo all J