BangLikeABom

 

Tittle               : Bang! Like a Bom – Chapter 1 : So Far So Great

Author           : Arina Indarti

Main Cast     :

–     Park Bom (2NE1)

–         G-Dragon

–         TOP

–         Sandara (2NE1)

Other Cast    :  –    Bigbang

–         2NE1

–         Yang Hyun Suk

–         Teddy

Length           : Chapter

Twitter          : @arinnai

“Park Bom-ah irona!” seru suara yeoja cempreng sambil menggerak-gerakkan tubuhku. Tanpa merespon nya aku menarik selimutku sampai menutupi seluruh tubuh ku.

“yak kau gila ya! Kau akan terlambat untuk audisi di SM!” kata yeoja cempreng itu

“MWO?! Aigoo aku lupa!!!” aku bergegas pergi ke kamar mandi lalu mencuci muka dan menggosok gigiku, tanpa mandi aku pun langsung menyambar mantel ku karena  salju sedang turun. Aku bergegas pergi ke halte bus dan untungnya aku sampai disaat bus itu sedang berhenti.

Oh iya, nama ku Lee Park Bom aku baru menyelesaikan kuliah ku diumur 24tahun ini. Aku kuliah di Berklee College of Music di America, biar ku jelaskan, jadi pada umur 18tahun aku dikirim orang tua ku ke America untuk kuliah disana, tapi orang tua ku mengirim ku ke Lesley University jurusan pisikologi, itu keinginan ayah ku tapi aku tidak ingin jadi pisikolog seperti yang ia inginkan, aku ingin menjadi penyanyi seperti rolemodel ku Mariah Carey! Yap beliau sangat memotivasi ku untuk mendalami skill bermusik ku jadi aku dan bibi ku nekat mendaftarkan diriku di Berklee untuk mendalami skill bermusik ku tanpa sepengetahuan ayah dan ibu ku. Tapi sepintar pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga kan? Begitulah saat ayah dan ibu ku tau mereka tidak mau membiayai ku kuliah di Berklee. Untung ada bibi ku, dialah yang membiayai ku kuliah sampai aku lulus dan ini saatnya aku membuktikan pada dunia bahwa aku bisa menjadi terkenal dengan mengikuti audisi di SM Entertaiment, salah satu agency pencari bakat yang paling besar di Korea, SM melahirkan berbagai Celebrity terkenal seperti H.O.T, TVXQ dan favorit ku BoA unnie.

Aku sampai tepat di gedung SM Entertaiment, aku melihat antrian panjang sudah disuguhkan di dijalur Audisi. Berakit-rakit dahulu berenang-renang kemudian kan? Aku segera dilahap antrian panjang itu dan menjadi salah satu diantara ribuan orang yang berkesempatan menjadi Celebrity, aku melihat banyak sekali gadis cantik nan semampai menjadi bagian dari antrian. Aku terus memikirkan bagaimana aku bisa lolos diantara gadis gadis menakjubkan itu? Yap seperti yang dibilang Demi Lovato salah satu tokoh inspirasional yang ada di benakku “We Can’t Back Down!” jadi aku terus mengubur pikiran-pikiran negative itu.

“Lee Park Bom!” namaku dipanggil oleh staff dan dipersilahkan masuk ke ruangan audisi. Aku melihat beberapa gadis yang juga peserta audisi membisik-bisikan sesuatu ketika aku masuk ke ruang audisi.

Omo! Jurinya BoA unnie dan Lee Soo Man sendiri! Ottokaji? Relax Bommie, aku pasti bisa!

Aku melihat beberapa gadis yang juga peserta audisi membisik-bisikan sesuatu ketika aku masuk ke ruang audisi

“annyeonghaseo Lee Park Bom imnida! Saya akan menyanyikan Lies dari BIGBANG” lalu aku pun mulai bernyanyi

“I’m so sorry but I love you da geojitmal
Iya mollasseo ijeya arasseo nega piryohae
I’m so sorry but I love you nalkaroun mal
Hwatgime nado moreuge neol tteonabonaetjiman
I’m so sorry but I love you da geojitmal
I’m so sorry
But I love you
I’m so sorry but I love you nareul tteona
Cheoncheonhi ijeojullae
Naega apahal su itge”

“ya Park Bom-sshi? Benarkan?” BoA unnie mulai berbicara

“ne…” kataku mengangguk

“suara mu sangat bagus, aku sangat terpukau mendengarnya. SM pasti sangat beruntung memiliki mu Park Bom-sshi” kata BoA unnie ramah

“ah? Ne kansahamnida” senyum diwajahku mulai mengembang

“ehm.. tapi untuk penampilan fisikmu, sedikit sentuhan jarum di hidung dan sedikit sedot lemak akan membuatmu sangat sempurna” aku terkejut dengan kata-kata Soo Man ahjussi barusan, jarum? Operasi Plastik maksudnya? Aigoo hal ini sekarang mulai melewati garis batas ku

“ne? Aku tidak mengerti apa yang anda maksud” tanyaku memastikan kata-katanya

“cih, suara mu memang tidak ternilai bagusnya Park Bom-sshi tapi apa kau akan menjadi Celebrity dengan tubuh dan wajah seperti itu? kau sudah cantik tapi belum cukup cantik untuk menjadi bagian dari SM Entertaiment arasseo? Kau boleh pergi!” kata Lee Soo Man mengusirku dengan tidak terhormat

“ne.. kansahamnida” aku menahan air mataku, hatiku hancur sekarang, tapi tanpa sadar aku berbalik dan mengucapkan sesuatu pada Ahjussi sok itu

“saya hanya ingin anda tau satu hal, Music is a moral law. It gives soul to the universe, wings to the mind, flight to the imagination, and charm and gaiety to life and to everything, jadi biarkan lah Musik yang bekerja, wajah yang cantik tidak di dengarkan?” lalu aku pergi dengan berat hati

Aku pulang dengan segenggam amarah di hatiku, tapi aku juga tidak membutuhkan Agensi seperti itu, mereka tidak akan membuat music ku berkembang. Aku pun memutuskan bertemu Minah di sebuah kedai Ice Cream tidak jauh dari SM building. Minah itu teman sekamarku di tempat kos, dia selalu membantuku melewati masa sulitku, untungnya aku masih punya dia.

“so? Bagaimana audisinya? Apa kau diterima??!” tanya nya antusias

“ani… aahhh Mina ottoke?” kataku mulai menangis di depan Minah

“ahh Bommie, mungkin di lain hari Bommie darling. Mereka lah yang bodoh!” kata Minah

“mollayo, aku bingung.. itu satu-satu nya kesempatan ku menjadi bintang dan aku menghancurkannya!!” kataku sambil memukul-mukul diriku sendiri yang bodoh ini

 

“ani ani, agensi bukan cuma SM Entertaiment kan? Ah! Kau bisa coba ke YG Entertaiment! Bibi ku bekerja disana sebagai editor rekaman, aku bisa menelepon bibi ku kalau kau mau?” kata Minah

“Jeongmal??!! Ne! Aku mau sekali Minah-ah, jeongmal saranghae Minah-ah!” kataku sambil memeluk Minah sekencang-kencangnya

“Bommie-ah kau akan membuatku menjadi sosis jika kau meneruskan pelukan mu ini arghh” kata Minah sambil belagak sesak nafas

Beberapa hari kemudian..

“Bommie-ah! Ayo bangun hari ini kau akan mebuat sejarah kan!” kata Minah membangunkanku dengan suara sember nya itu

“Kau terlambat, aku sudah siap hehehe” kataku muncul di ambang pintu kamar ku

“Yak! You Go Girl! Kau terlihat sangat cantik Bommie-ah!” kata Minah sambil memandangi sekujur tubuhku

“aku tidak ingin mengahncurkan kesempatan emas ini untuk yang kedua kalinya” kataku

Hari ini Minah menemaniku pada hari besar ini, aku harus bisa membuat CEO YG terpukau melihat penampilanku! Hari ini aku akan menyanyikan lagu dari Demi Lovato – Who Will I Be, karena lagu ini sangat memotivasi ku untuk meraih mimpiku selama ini, aku kehilangan kepercayaan orang tuaku untuk mendapat kan peluang besar seperti ini, tinggal diriku saja yang harus memberikan sentuhan terakhir pada perjuangan ku selama ini yaitu menjadi musisi terkenal seperti Mariah Carey.

“semoga beruntung Bommie!!!” kata Minah sambil mengacungkan finger cross nya

Aku pun masuk ke ruangan CEO Yang Goon

“ah kau Park Bom-sshi kan?” kata Yang Goon begitu aku masuk

“ah ne, annyeonghaseyo Park Bom imnida” kataku memperkenalkan diriku

“kau bisa mulai bernyanyi Park Bom-sshi” kata Yang Goon mempersilahkan ku untuk mulai bernyanyi

Kutarik nafas dalam-dalam dan mulai bernyanyi

“Who will I be? 
It’s up to me
All the never ending possibilities
That I can see
There’s nothing that I can’t do
Who will I be?
Yes, I believe
I get to make the future what I want to
If I can become anyone and know the choice is up to me
Who will I be?”

Yang Goon hanya bengong melihatku bernyanyi, ku harap dia menyukainya

“Park Bom-sshi…. You’re in” kata Yang Goon CEO sambil tersenyum lalu menjabatangan ku

Aku loncat lalu memeluk Minah sampai kami berdua jatuh ke lantai bersamaan. Aku akan mulai trainee besok lusa, jadi aku diberi 1 hari untuk mempersiapkan segala yang aku butuhkan.

“ya Minah-ah ayo pergi ke restoran daging kau akan ku traktir!” kata ku bersemangat

“jinjayo? Kajja!!!”

Kami sampai di Restoran Daging langganan ku dan Minah, daging di sini sangat fresh dan lembut tapi kami tidak sering makan disini yaa kami masih belum rela menabungkan penghaisilan kami yang sedikit ini untuk sepiring daging, ya karena ini hari baru untukku jadi aku harus merelakan uangku sahabatku ini.

“eh jadi kau akan satu agensi dengan BIGBANG dong?” kata Minah

“jinjayo?! BIGBANG dibawah naungan YG? Ahh tidak salah aku mendaftar di YG!” kataku senang mengetahui aku akan satu agensi dengan bias ku TOP!

“yak kau mintakan tanda tangan SE7EN oppa untukku ya? Ya?” pinta Minah

“iya iya, aku saja belum trainee disitu kau sudah meminta ini itu, sudahlah makan saja daging mu!” perintahku pada Minah

“ehm..” gumam seorang perempuan yang sudah berdiri di depan meja kami

“kau gadis yang waktu itu ditolak kan?” kata perempuan angkuh ini

“apa kita pernah bertemu?” kata ku mencoba menyelidik siapa perempuan angkuh ini

“aku Jessica, trainee SM.. aku melihatmu ditolak Soo Man mentah-mentah pada waktu audisi, itu benar kau kan?” katanya sombong, ah! Aku ingat! Dia perempuan yang berbisik-bisik saat aku hendak memasuki ruang audisi SM pada saat itu.

“dan kau diterima? Hmm.. pasti gugup ya kau akan menjalani serangkaian operasi pelastik kan? Hmm good luck, ayo minah kita pergi dari sini!” aku menarik tangan Minah dan meninggalkan yeoja kesal itu

“itu tadi siapa?” tanya Minah padaku

“tidak penting, yang penting besok aku akan trainee di YG!!!” kataku mengalihkan pembicaraan

“kamar ini pasti akan sepi tanpamu Bommie-ah” kata Minah mulai mengeluarkan air matanya

“aku janji, seminggu sekali aku pasti akan pulang kesini! Aku janji Minah-ah!” aku memeluknya hangat, akhirnya besok hari dimana aku akan memberikan sentuhan terakhir pada  perjuangan ku selama ini, dan aku akan tunjukan pada orang tuaku kalau music bisa membuatku sukses!

Keesokan harinya aku berangkat ke YG Ent untuk trainee, kelas dimulai pada jam 9 tapi apa salahnya datang lebih awal?

“maaf ada yang bisa saya bantu?” tanya receptionist

“ah aku trainee disini” kataku sambil menunjukan kartu trainee yang diberikan oleh Yang Goon beberapa hari yang lalu

“oh silahkan lewat sini” sang receptionist menunjukan ruangan trainee

Terlihat sebuah ruang latihan luas nan mewah menantiku, tiga orang perempuan dan CEO Yang Goon sudah menungguku

“akhirnya datang juga kau” seru Yang Goon

“jwesonghamnida aku terlambat, annyeonghaeyo Park Bom imnida” kataku sambil membungkuk pada tiga orang yeoja di sampingku dan juga pada Yang Goon CEO.

“annyeonghaseyo Lee Chaerin imnida”  kata yeoja dengan rambut coklat nan lurus itu

“annyeonghaseyo Gong Min Ji imnida”  sekarang yeoja yang cute dengan potongan rambut bob

“annyeonghaseyo Park Sandara imnida” menurutku yeoja ini yang paling cantik, dan dia berbicara dengan logat Busan yang sangat kental

“nah kalian sudah mengenal masing-masing kan? Jadi akan ku percepat saja, kalian akan debut menjadi satu girl group yang namanya belum diputuskan jadi kita akan mulai membagi posisi kalian di dalam group saja arasseo?” woah YG bergerak lebih cepat dari yang kubayangkan, aku saja belum mengetahui apa konsep di girl group baru ini

“baiklah sebutkan umur dan line kalian masing-masing! Mulai dari kau Bom!” perintah Yang Goon

“24 Maret 1984” seruku

“12 November 1984” seru Dara

“26 Februari 1991” seru Chaerin

“18 Januari 1994” seru Minzy diikuti dengan pandangan iri aku dan Dara

“hmm.. kalian kenal Bigbang kan?” tanya Yang Goon

“NE!” jawab kami ber-empat

“siapa yang paling tua di BIGBANG?” tanya Yang Goon lagi

“Choi Seunghyun!” jawab kami

“tapi siapa leadernya?” tanya Yang Goon

“Kwon Ji Yong!” seru kami berempat

“jadi akan ku perjelas, aku akan menjadikan Chaerin leader di group ini. Leader tidak akan mendapatkan special treatment melainkan harus membimbing member group yang lainnya! Untuk Main Vocal kupercayakan semua pada suara emas Park Bom, Lead Dance menjadi tanggung jawab si maknae Minji dan terakhir Dara bertugas menjadi Visual group ini. Apakah masih ada yang belum jelas?” tanya Yang Goon

“ani! Kami mengerti!” jawab kami berempat

“sebentar lagi ada mentor yang akan mengisi kelas ini. Aku pergi dulu” Yang Goon membawa berkas-berkasnya lalu pergi meninggalkan ruangan ini.
“woah aku tidak percaya YG bergerak secepat ini!” kata Dara

“tapi dengan terbentuknya group ini kita pasti debut dong!” seru Chaerin

“hmm kira-kira siapa ya yang akan menjadi mentor kita?” tanya ku

“kuharap itu SE7EN oppa, ahh dia benar-benar tipe ideal ku” kata Minji

Ternyata mentor yang kami tunggu-tunggu adalah BIGBANG!!!! Kami berempat pun mencoba mengendalikan diri kami.

“annyeonghaseyo, we’re BIGBANG!” kata mereka memperkenalkan diri, walaupun di dalam benakku siapa sih yang tidak tau kalian?

“kami akan menjadi mentor kalian untuk beberapa hari mendatang, mohon kerja sama nya” kata Yongbae

“NE!” jawab kami berempat

Pertama mereka akan mengajari kami beberapa dance moves, kecuali TOP dia tidak bisa dance kekeke…

“hei kau! apa kau tidak pernah dance sebelumnya?” kata Jiyong sambil membentakku

“aku memang tidak mahir dalam menari” jawabku sambil menahan kesal

“cih, kau harus mahir menari jika ingin terus menjadi bagian dari girl group ini, SM punya BoA sang Dancing Queen, bagaimana bisa seorang yeoja tidak bisa menari hah?” katanya sambil menatapku dengan laser gaze nya

“aku akan berusaha semampuku, dan kau tidak perlu membentakku!” aku membalasnya

“jika kau tidak suka caraku mengajar, kau boleh keluar sekarang!” katanya membentakku lebih keras

“jiyong kau tidak perlu sekasar itu” kata Yongbae mencoba menenangkan Jiyong

“arasseo! Kalke!” kataku sambil menghentakan kaki keluar dari ruangan itu

Cih aku tidak percaya apa yang baru kulihat! Begitu kan sosok public figure yang ku damba-dambakan selama ini? Tapi mau bagaimanapun aku harus terus bertahan disini, kalau aku tidak bisa bertahan bagaimana aku akan melesatkan sentuhan terakhirku.

Aku pergi ke ruang recording, kata Yang Goon aku bisa tapping suaraku kapan saja kumau, aku lebih tertarik pergi ke ruangan itu daripada harus bertemu naga galak itu

“annyeonghaseyo” aku menyapa seseorang di dalam ruangan itu

“annyeonghaseyo, nuguya?” tanya namja itu

“ah, Park Bom imnida aku trainee baru” kataku memperkenalkan diriku

“ah Teddy imnida, aku composer disini. Kau mau mendengar kreasi baruku dan Jiyong?” katanya

“boleh..” jawabku

Lagu itu berjudul We Belong Together, lagu yang cukup catchy tapi kental dengan unsure hip hopnya, tapi lagu itu belum selesai dibagian reff nya.

“kami mencoba memasukan suara Yongbae di lagu ini, tapi tidak kedengaran bagus.. ah bagaimana kalau kau mencoba nya?” Teddy oppa menawarkanku untuk mengisi dibagian reffnya

“ah aku kan masih trainee disini! Apakah tidak terlalu lancing bagiku langsung mengambil project besar seperti ini”

“kau hanya menyanyi di bagian reff kok, itu juga kalau Yang Goon suka dengan lagunya kalau tidak ya tidak akan kita masukan di album BIGBANG berikutnya” kata Teddy

“ayolah, hanya mencoba kok” katanya memohon

“baiklah aku akan mencobanya..” aku kalah akan tatapan puppy dog eyes nya Teddy oppa

“Nae noon eul bwah yo
OH geu dae mahn eul mee duh bohl lae yo
Mae eel hohn jah suh ool gee mahn hah neh yo
Nuh moo nah goh mah oon guhl yo
OOH BABY BABY nahl ahn ah jwuh yo
Ee dae roh yung wuhn hee hahm kkeh hae yo

Jee cheen geu dae nae geh gee dae doh dweh yo
Uhn jeh nah geu dael sarang hahl lae yo”

 

“Bom-sshi! Itu menakjubkan!!!! Aku tidak percaya kau bisa mengisi bagian reff nya sesempurna itu!” kata Teddy terkagum-kagum pada suaraku

“jinjayo? Daebbak aku kira aku mengacaukannya” kataku tidak percaya

“biar aku suruh Jiyong dan Yang Goon mendengarkannya!” kata Teddy langsung bergegas memanggil Jiyong dan Yang Goon

Jiyong dan Yang Goon mendengarkan suaraku, ekspresi puas pun terpampang jelas di wajah Yang Goon, tapi tidak di wajah Jiyong..

“sajangnim, bagaimana keputusanmu?” tanya Teddy pada Yang Goon

“chua! Nomu chua! Aku ingin part ini dinyanyikan oleh Park Bom!” kata Yang Goon antusias

“tapi sajangnim, dia masih trainee dan ini lagu ku!” kata Jiyong melemparkan protes

“dia trainee ku dan aku yang memutuskan! Jadi Bom akan jadi bagian dari lagu ini! Mari kita siapkan konsep untuk MV We Belong Together, Teddy ikut aku keruangan ku!” lalu Yang Goon dan Teddy pergi dari ruang recording meninggalkan aku dan Jiyong

“kenapa kau tidak suka suara ku?” tanyaku pada Jiyong

“aku suka suara mu tapi aku tidak suka attitude mu” kata Jiyong tanpa melihatku

“soal yang di ruang latihan… jwesonghamnida” kataku sambil membungkuk

“lupakanlah, seberapa pun aku memaksa Yang Goon tetap saja kan kau ikut dalam lagu ini” kata Jiyong

“hei tangkap” Jiyong tiba-tiba melemparkan sebuah kertas

Jiyong melemparkan sebuah sheet music, lagu itu berjudul Forever With You..

“Forever with you?” tanyaku padanya

“coba kau nyanyikan bagian reffnya, aku juga belum menemukan siapa yang akan menyanyikan bagian itu, karena kau bisa menyanyikan We Belong Together kurasa kau tidak akan mengacaukan yang satu ini” kata Jiyong lalu ia duduk di meja editor dan aku masuk ke ruang recording

“hana dul set” lalu ia memutar musiknya dan aku bernyanyi

“Onjhena ne gyote issojwoyo ma love ne sonul nojhi marayo
Tonagajhima sarangul sogijhima soro miko iejhihamyo saraga shiganijhina
Gudewa nega heojhindedo ne maumun byonajhi ana
Dangshingwa hamkeramyon odidun galke I’ll love forever with you”

“bagaimana?” tanya ku pada Jiyong

“bagus, tapi kita akan coba falesto oke?” kata Jiyong lalu aku mengangguk

Aku dan Jiyong melakukan rekaman sampai larut

“Jiyong-ah kau belum pulang?” kata TOP yang tiba-tiba masuk

“ani, aku sedang melakukan rekaman untuk Forever With You” jawab Jiyong yang tatapannya masih kearah music sheet

“ah annyeonghaseyo” kata ku membungkuk pada TOP

“ah annyeong, kau yang akan mengisi bagian reff?” kata TOP

“ah ne, mohon bantuannya” kataku sangat polite

“ani, kau tidak perlu terlalu polite padaku, kau line berapa?” tanya TOP lebih casual

“hmm line 84” jawabku

“woah kau nunna!” kata TOP terkejut

“mwo?! Kau nunna??!” kata Jiyong yang akhirnya melepaskan diri dari music sheetnya

“ah ne, kalian tidak perlu seterkejut itu, haha” kataku tertawa melihat wajah mereka yang terkejut

“ani, wajahmu lebih muda dari umurmu nunna” kata TOP terkejut sambil mencubit pipiku

“kalau aku sudah tau kau nunna, wajahmu lebih tua dari umurmu” kata Jiyong meledekku

“yak, wajah mu lebih seperti maknae dari pada leader” kataku tak mau kalah

“yak kau!!” kata Jiyong sambil mengacak-acak rambutku

“bagaimana kalau ku teraktir makan?” kata TOP

“CALL!!!” kataku dan Jiyong semangat

TBC