friendshipYANGFIX

Nama author : Iza
Main cast :

Kwon jiyong as jiyong
Sandara park as dara
Kim tae hee as Tae hee
Choi seunghyun as TOP
AdditionalCast :

Dong youngbae as Taeyang
Lee seunghyun as Seungri
Jiyeon T-ara as Jiyeon

Genre : friendship , mild romance, hurt
Length : Chapter
Disclaimer : ini FF ASLI buatan sendiri tanpa plagiat dan ebel-ebel sebagainya huhuhuhuhu
A/N :ini FF kedua , masih amatiran pastinya ohohoho, bukannya bayar utang buat lanjutin ff twins, malah buat yang baruuu…>,< mian mian … mudah-mudahan yang ini kalian sukaaa yaw :# . map2 nih kalau msih bnyak yg typo jugaa, author yg satu ini emg spesialis sembrono ~~~ selamat membaca yaaw :3 and don’t be silent reader ! kritik lebih baik daripada kalian jadi silent reader.
twitter :@jaazi88


“how a feeling called love can destroy friendships “

**CHAPTER 1 START **

*prolog (AUTHOR YANG JELASIN) *

“ we promised to be friends forever. From start to end…. Just to be together forever as bestfriends”

Pertemanan ini bermula ketika mereka saling bertemu diSekolah yang sama semenjak menengah pertama. Pertemanan yang menyatukan perbedaan karakter tersebut terjadi karena sifat mereka yang saling melengkapi.
Dara, jiyong, tae hee dan TOP adalah siswa menengah atas sekarang.Sudah genap 4 tahun tepatnya mereka menjadi sahabat semenjak pertama kali berkenalan di sekolah menengah pertama kelas 2.Walaupun sudah berteman sejak lama, tak pernah ada rasa bosan diantara mereka.Bahkan keempat dari mereka dikatakan sangat jarang bertengkar. Mereka berempat mempunyai motto untuk persahabatan mereka . Motto yang selalu mereka pakai adalah “ no love between us”. Mereka berjanji akan terus berteman dan tidakakan pernah terjadi yang namanya cinta. Dan selama ini belum ada yang namanya cinta diantara mereka. Sampai saat ini….

“aaahh itu diaaa four best OSIS … aaah mereka memang berbeda” seru seorang gadis menunjuk 4 orang yang kebetulan sedang jajan dikantin.

“maksudmu jiyong, dara , top dan tae hee ?” seru seorang gadis satunya lagi yang rambutnya dikepang.

“iya benar, aigooo~ benar-benar osis terkenal deh.. aah ingin sekali kenalan dengan mereka, “ jawab gadis lainnya
Perlahan keempat orang itu berjalan melewati kantin sekolah, ketika mereka lewat, waktu seperti terhenti. Para siswa dan siswi menatap mereka dengan takjub, entah ini ilmu hipnotis atau apa, tapi ketika mereka berjalan, semua mata para siswa dan siswi yang lain seakan mengikuti.

“ aaah jiyong sunbae” seru seorang gadis berteriak memanggil nama salah seorang dari keempat orang itu. Tak hanya nama itu saja yang dipanggil, namun ke 3 nya pun dipuja-puja oleh yang lainnnya. “ ah Top sunbae ganteng sekali hari ini” . “ ah dara unniekeren namun cute sekali“ dan ”ah tae hee unnie benar-benar cantik”. Mereka adalah 4 orang yang terkenal dikalangan para siswa.Mengapa ?yah karena mereka adalah 4 orang osis kebanggan sekolah ini. Hanya itu saja membuat mereka terkenal ?

Baiklah kalau masih penasaran author akan jelaskan lebih detail. cekidot~

Choi seunghyun atau yang akrab disapa TOP , umur 18 tahun. Dia adalah Ketua OSIS sekolah ini.Tinggi, berkharisma dan mempunyai ketampanan yang kata para siswi disekolah ini sih diatas normal manusia biasa.Merupakan ketua klub basket. Pintar dalam hal olahraga dan siswa yang menjadi kebanggaan sekolah .membuat banyak prestasi disekolah dan menjadi siswa teladan untuk 2 tahun berturut-turut. Namun TOP adalah salah satu siswa yang paling jarang tersenyum diantara murid sekolah ini, kata jiyong dia itu tersenyum bisa dihitung dengan jari dalam waktu setahun. Karena itulah TOP disebut “the spicy handsome guy”

Okey disebelahnya TOP ada gadis berambut pendek yang kecil nan imut nan manis.Dara namanya.Cewek yang tak lebih tinggi dari papan reklame sekolah ini adalah cewek yang terkenal periang dan tak pernah menunjukkan air mata kesedihan.Dara adalah bendahara OSIS sekolah ini.Pintar dan mempunyai kemampuan daya ingat yang luar biasa.Selain itu walaupun tubuhnya kecil, dara juga adalah ketua club taekwondo. Sejak kecil ia sudah jago dalam hal ini.Diantara yang lainnya, dara lah yang paling jago dalam hal berantem dan membela diri.Cewek yang juga terkenal cerewet ini adalah wakil ketua dari clubfotografi bersama jiyong sebagai ketuanya.karena kehebatannya dalam membela diri dan hal-hal berbau menantang, dara disebut “ The cooly girl”

Kita beralih kesebelah kirinnya dara, yak namanya adalah kim tae hee.Dia adalah sekretaris OSIS disekolah ini. Kim tae hee seperti TOP versi wanita. Sangat cantik dan anggun, Tae hee adalah salah seorang model disalah satu agency.merupakan cewek yang menjadi target semua murid lelaki yang ada disekolah ini. Setiap hari selalu saja ada yang memintanya untuk menjadi yeojachigunya murid-murid disini.Namun cantik tak membuat wanita ini tak berotak.Tae hee terkenal pintar, bahkan tae hee tak pernah mendapat nilai kurang dari 8 semasa hidupnya.Selain itu tae hee adalah cewek tercerdas disekolah ini karena IQ nya yang luar biasa.cewek ini juga merupakan ketua club dari karya ilmiah.Namun karena kecantikannya dia dijuluki “ The pretiest one”

Dan yang terakhir, tepat sebelahnya Tae hee adalah Jiyong.Pemuda yang juga genap 18 tahun ini adalah Wakil ketua OSIS sekolah ini.Jiyong terkenal karena kreatifitasnya dalam mengolah art. Fashionable, different dan amazing adalah beberapa pujian yang sering ia terima. Ia juga adalah ketua club dari fotografidan  club painting. Cowok yang pintar dalam pelajaran biologi ini pun merupakan siswa yang dibanggakan sekolah karena prestasinya yang luar biasa.Baginya art adalah kehidupannya. Murid-murid disekolah ini menjulukinya “ The creative guy”

Naaah keempat dari mereka ini adalah sahabat yang sudah saling mengenal satu sama lain. Bahkan jiyong dan dara adalah 2 orang yang merupakan teman kecil. Hem begitu pula dengan tae hee dan TOP yang juga adalah teman sejak kecil. Keempatnya saling berkenalan dan berteman lebih jauh ketika disekolah menengah pertama tepatnya 4 tahun yang lalu.Sampai sekarang pun mereka masih sangat dekat.Mereka berempat juga merupakan siswa dan siswi terkenal disekolah ini. Bahkan keempatnya disebut the best four -,- .
Dan disinilah cerita mereka dimulai….

##

*Author POV*

“ah capek sekali kalau kekantin selalu saja banyak yang manggil. Emang mereka kira kita artis?” seru jiyong ketika mereka sampai diruang osis.

“ah kau jiyong, seperti murid baru saja disini. Bukannya tiap hari selalu begini? Sudah nikmati sajaa” jawab TOP sambil membuka pintu ruang osis dan kemudian mempersilahkan semuanya masuk kedalam

“TOP benar, ini sudah pemandangan biasa “ jawab dara tertawa yang diikuti senyum simpul dari tae hee.

“oh iya TOP, kalungmu mana ?” Tanya jiyong ketika melihat Kalung TOP tak ada.

“maksudmu kalung persahabatan kita? Ini …aku masukkan kedalam tas. Tadi pagi aku berebutan bis dengan orang-orang. Aku takut kalungnya terjatuh dan hilang” jawab TOP sambil mengambil kalung yang ia simpan ditas itu

“oh begituu, kalau kalian pakai juga kan ?” seru Jiyong menatap dara dan Tae hae

“Nih ada” seru keduanya bersamaan

“ jangan sampai hilang looh, aku sudah membuatnya susah-susah tuh” seru jiyong sambil menjulurkan lidahnya dan menggaruk kepalanya. Serentak yang lainnya menjawab “siap boss!!”

Mereka berempat mempunyai kalung yang sama bertuliskan “Friendship”. Namun bukan hanya kalung biasa, kalung ini dibuat oleh sahabat mereka sendiri yaitu jiyong, Kalung yang bandulnya berbentuk persegi panjang dengan tulisan tersebut  dapat dibuka dan dilihat dalamnya. Dalamnya adalah foto dari keempatnya bersamaan.Ini adalah salah satu tanda persahabatan mereka tentunya.

“oh iya, aku lupa ada rapat club fotografi. Padahal aku sendiri yang menentukan rapatnya, bodohnyaaa. Kalian pulanglah duluan, tak usah menungguku dan darong. Darong~kajja” Jiyong mengambil tasnya dan tas dara, kemudian berpamitan pada Tae hee dan TOP, lalu segera menarik tangan dara dan membawanya keluar dari ruangan osis.

“yak jiyong pelan-pelan. Aku ini juga wanita”  Dara mencoba melepaskan genggaman tangannya dari Jiyong namun cengkraman jiyong terlalu kuat

“iya iya, aku tau kau wanita. Tapi aku tak melihatmu sebagai wanitaaa..bweeeee” seru jiyong meledek dara yang kemudian terus menarik tangan dara dan membawanya menuju ruang club fotografi.

##

*Tae hee POV*

“emmmm, TOP? “ seruku mencoba mencairkan suasana diantara kami. Setelah kepergian jiyong dan dara dari ruang osis ini, kami seperti es batu. Diam dan tidak menyapa satu sama lain. Padahal kami sahabat sejak kecil, namun kalau ditinggalkan berdua, selalu saja ada awkward diantara kami.

“yaa?” jawabnya yang kemudian mengambil buku dirak sebelah kiri

“tadi kata jiyong, kita tak usah menunggu dirinya dan dara. Jadi apa kita akan pulang duluan?” seruku sambil menunduk

“emm boleh, mari kita pulang duluan” dia menutup kembali buku yang baru dibukanya dan mengambil tasnya. Dia juga mengambilkan tasku dan menyerahkan tasnya padaku. “gomawo” jawabku yang segera dijawab anggukan olehnya.
Diperjalanan pulang kami hanya diam. Ah selalu saja begini, kami akan ramai kalau berempat dari kami disatukan. Aku ingin ngobrol lebih banyak dengan TOP.Walau kami sahabat, mungkin itu hanya status saja.Status karena kami selalu bersama dari kecil.Sesungguhnya aku belum mengenal lebih jauh dengan TOP.Bahkan diantara 3 orang yang lainnya, TOP adalah orang yang paling tak kukenal dengan pasti pribadinya.

Rumah TOP dan aku bertetangga. Tapi kami memang jarang main bersama, aku lebih sering bermain kerumah Dara dan jiyong yang kebetulan memang satu perumahan sama kami, namun beda komplek. Karena itulah kami berempat selalu pulang bersama, yaaah kecuali jika salah satu dari kami ada kegiatan lain tentunya.

“tae hee” katanya menyebut namaku, hal itu segera membuat dadaku berdegup. Tumben dia memanggilku tae hee. Biasanya dia memanggilku Kim -,-

“ya?” jawabku

“ nih”  dia membuka jaket yang sedari tadi dia pakai dan menaruh jaket tersebut  dipunggungku. “pakailah, cuaca sekarang dingin.sepertinya musim gugur akan segera berakhir” lanjutnya yang kemudian menengadahkan kepalanya kelangit-langit .

“ah gomawo TOP” seruku yang langsung membuat TOP mengacak-ngacak rambutku.” Bicara apa kau? Seperti kesiapa saja. Tak perlu berterima kasih.” Katanya dengan tersenyum

“ yeee.. terima kasih itu harus pada siapa aja tahu” aku menjulurkan lidahku dan kemudian berjalan mendahuluinya.

“yak tae hee, mengapa kau mendahuluiku ! tunggu aku” TOP berusaha mengejar langkah kakiku dan berjalan kembali disampingku.
Baru kali ini aku melihat sisi lain dari TOP. Dingin namun terlihat sangat hangat dan lembut.Dia berbeda sekali hari ini, Biasanya ia selalu menjaga image didepanku. Dia juga terlihat lucu, sungguh TOP yang berbeda…. ah ada apa denganku ini…

##

*DARA POV*

“ya rapatnya kita tutup sampai disini. Terima kasih atas kedatangan kalian semua.” Jiyong menutup rapatnya dan mempersilahkan para anggota club untuk pulang.

“bravo !bravo! Ketua club yang hebat.Kata-katamu memang bagus sekali jika lagi berbicara formal.Tapi kalau sama aku pembicaraanmu selalu aja ga ada yangbermakna” seruku bertepuk tangan dengan senyum lebar.Aku menaikkan kedua kakiku dan menaruhnya diatas meja panjang berbahan dasar kayu tersebut.

“namanya juga jaga image. Kalau sama kau sih buat apa jaga image?” jawabnya dengan senyum sindir.Jiyong mendekatiku dan duduk diatas meja, tepat disebelah kakiku berada. ” aduh nyonya darong~ kakinya nih. Benar-benar bukan wanita..ckckk”  jiyong menggelengkan kepalanya berulang kali diiringi dengan kedua tangannya mencoba menurunkan  kedua kakiku.

“iya iya.. bawel sekali sih kau ini.” Aku kontras menurunkan kakiku

“nah begitu baru bagus”

“jiyong, aku mau bertanya tentang lemari itu. Lemari yang selalu kau rahasiakan dariku,tae hee dan TOP. Lemari dipojok sana yang selalu kau kunci itu, kapan kau akan kasih tau pada kami isinya ?” aku menunjuk lemari coklat yang sudah kelihatan usang tersebut dipojok kiri ruangan.

“ jika sudah waktunya, kau orang pertama yang akan kuberitahu.” Katanya yang kemudian mencubit kedua pipiku dengan gemas yang kontan membuatku mengeluarkan kata-kata “auwww”

“eemm baiklah. Apa sebegitu rahasianya?” aku masih penasaran dengan isi dari lemari tersebut.

“iyaa, untuk sekarang rahasia. Nanti pasti akan kuberitahu padamu darong~” serunya dengan senyum yang lebar. Kali ini dia mengacak-ngacak rambutku, hal yang selalu dia lakukan padaku.

“sudahlah, hari sudah sore. Mari kita pulang.Kajja Darong~”  jiyong mengambil tasku yang terletak disudut ruangan dan melingkarkan tangannya dipundaaku. Kami segera keluar dari ruangan tersebut
Jiyong.Yah namanya adalah kwon jiyong. Lelaki pertama yang menyapaku ketika kami di taman kanak-kanak. Lelaki pertama yang tak menyebutku menakutkan karena jago berkelahi Dan lelaki yang paling mengerti diriku.Sahabat yang paling kusayang, ya tentu saja tae hee dan TOP juga adalah sahabat yang kusayang.Namun karena pertemananku dengan jiyong yang sudah terjalin selama 15 tahun, Jiyong tentu punya kesan lebih mendalam bila dibandingkan dengan TOP dan Tae hee.Jiyong adalah lelaki yang paling kusayang dan paling bisa kuandalkan.Aku sangat senang mempunyai sahabat seperti dirinya.

##

*Author POV*

“teman-teman. Lihat ini… aku punya 4 tikettaman bermainlotta world seoul.besok minggu, mari kita kesana” seru jiyong memamerkan 4 tiket taman bermain terkenal dikorea kepada teman-temannya didalam kelas yang gaduh itu.

“wow. Dapat darimana kau jiyong?” seru dara segera mengambil satu dari empat tiket itu dari tangan jiyong.

“aku dikasih dari siswi kelas satu. Sepertinya mereka penggemarku haha” jiyong tertawa dan segera mengambil kembali tiket yang digenggam dara.

“penggemar? Pd sekali kau jiyong” seru TOP mendorong pelan pundak sahabatnya itu.

“he eh. Dasar” Tae hee hanya tertawa melihat tingkah temannya itu.

“memang penggemar, mereka sendiri yang bilang padaku. Hahhahaa. Pokoknya besok kita kesini yah” serunya dengan tawa yang riang

“tentu saja ! “ jawab mereka serempak

**

Hari minggunya…

“ah jiyong itu lama sekali sih ! lagipula mengapa kita harus ngumpul ditempat bermain ini. Rumah kita kan berdekatan, bukankah lebih baik kita pergi bersama. Aneh sekali “ seru dara menggerutu sambil sesekali mengibaskan topinya kearah wajahnya, hari itu memang panas sekali

“mmm mungkin jika kita pergi bersama akan lebih lama dara” jawab tae hee tenang

“ tae hee benar.ikuti saja apa kata bos kecil itu”  TOP duduk dan menyilakan kakinya

“aahmianhae teman-teman aku telat.. biasaeomma ku menyuruhku mengerjakan sesuatu terlebih dahulu.” Jiyong meminta maaf kepada teman-temannya itu. TOP dan tae hee mengangguk tanda memafkan dan keduanya menunjuk kearah dara yang masih terlihat cemberut. Jiyong kemudian mendekati sahabatnya itu

“aah darongiee mianhaee. Tak akan kuulangi lagi. Janji” Jiyong meletakkan tangannya dipipi wanita itu, menyentuhnya lembut dan menatap dara dengan wajah penyesalan

“ya tak apa. Lebih baik kita senang-senang sekarang !” wajah dara berubah menjadi beseri-seri

“asik !ayo masuk.. kajja semua !” Jiyong segera menarik ketiga sahabatnya tersebut dan masuk ketaman bermain itu.
Mereka masuk dan terlihat menaiki hampir semua wahana yang berada disana, terutama dara yang paling senang dengan hal-hal berbau menantang.Dara mengajak ketiga sahabatnya itu mencoba semuanya, namun ketiganya sudah pusing setengah mati.

“daraaaa… sudahlah kita istirahat dulu” seru tae hee segera duduk dikursi panjang coklat berbahan dasar kayu tersebut

“ tae hee benar, aku pusing…” sahut TOP yang segera ikut duduk

“ah kalian ini. Baiklah kita istirahat dulu” jawab dara yang menyenderkan tubuhnya ke pohon besar yang tertanam tepat disebelah  kursipanjang tersebut itu.

“jiyong kau bawa kamera kan? Momen ini kan berharga. Kita harus foto-foto dong” seru Tae hee yang sangat bersemangat jika hal berhubungan dengan foto-foto

“bawaaa. Cuma yaaaaa.. Kalian tau kan alasannya?” jawab Jiyong yang segera mengeluarkan kameranya dan tas ransel hitam miliknya

“ya ya ya … kau tidak mau memotret wanita selain wanita yang kau suka. Dasar laki-laki penuh ke-lebay-an “ saur dara seketika yang membuat jiyong mendekatinya dan mencubit pipinya

“apa itu benar-benar kau lakukan sampai sekarang jiyong ? tidak memotret wanita selain daripada wanita yang kau suka?” Tanya TOP dengan wajah penasaran

“Begitulah “ jawab jiyong padat jelas dan semakin membuat teman-temannya itu penasaran.

“kalau begitu sekarang kau lagi menyukai seseorang?” Tanya tae hee yang membuat jiyong tersedak seketika.

“ah tak tahu,,, “ jawabnya

“ah kau ini bikin penasaran, kami ini sahabatmu kan ? ayoo ceritakan pada kami…. ayooo ~~~” TOP menarik lengan baju jiyong dengan irama manja

“ih kau ini. Ganteng-ganteng kayak begini. Kalau penggemarmu tahu…” kelakuan TOP itu membuat jiyong tertawa, tae hee dan dara pun ikut tertawa

“ahmian mian~~~” jawab TOP

“hahaha lucu sekali. Nanti akan kuceritakan jika sudah tiba wktunya” jawab jiyong sambil menghentikan tawanya

“ah kami bosan mendengarnya” jawab dara dengan penuh kesal

“benar.. nanti akan kuceritakan. Sudahlah tak usah foto-foto, kita sudah mempunyai banyak kenangan, lagian kita masih bisa mengukir kenangan yang lebih indah dari sekarang kan ? Lebih baik kita beli minuman, Darong~ kita beli minuman yuk disana. Kau mau apa TOP, tae hee ?”jiyong memasukkan kembali kameranya tersebut dan mengajak dara untuk membeli minuman bersamanya

“aku cappuccino “ jawab TOP

“ehhm akuu ….”

“strawberry. Beri tae hee strawberry. Dia suka itu “  Jawab TOP  segera. Hal ini membuat tae hee tertegun.

“roger !jalankan. Ayo darong kita beli” jiyong segera menarik tangan dara

“yak kenapa harus sama aku”  dara berusaha melepaskan genggaman jiyong

“sudah jangan banyak bicara, karena aku ingin sama kamu. Pabo~” jawab jiyong santai yang kontras langsung membuat wajah dara merah sepeti kepiting rebus. Akhirnya dara hanya mengikuti apa kata jiyong itu.

“TOP, bagaimana kau tahu aku suka strawberry? “Tanya tae hee sepeninggalan kedua temannya itu.  Dia masih penasaran mengapa TOP tahu sekali minuman favoritnya selama ini? Bukankah TOP selalu bersikap biasa saja bahkan terkesan tak peduli padanya selama ini?

“tentu saja aku tahu. Aku tahu semuanya tentang kau.Kita kan sudah berteman lebih dari 14 tahun” jawab TOP singkat. Hal ini tentu membuat wajah  tae hee tersipu

“hacthim ! “ tiba-tiba tae hee bersin, tae hee segera menutup sebagian wajahnya.

“tuh kan , pasti ini gara-gara serbuk bunga matahari. Mulai beguguran dan berterbangan yah pada bulan ini.Ini pakailah saputanganku.” TOP mengeluarkan sapu tangan miliknya dari kantung celanannya, kemudian ia memberikannya pada tae hee. “lain kali kita tak usah pergi jika serbuk bunga matahari sedang berterbangan. Tak baik bagimu” TOP melanjutkan pembicaraannya dan kali ini dia memindahkan posisinya, menghadap dan menatap tae hee. “ tuh kan hidungmu jadi merah begitu, habis ini kita pulang saja. Aku akan bilang pada jiyong “

“ahgwenchana .. aku tak apa ko. Hanya alergi sementara” jawab tae hee menunduk

“tidak bisa. Nanti jika jiyong dan dara sudah kemari aku akan bilang pada mereka” TOP memaksa tae hee yang membuat tae hee sangat senang.

“teman temaaan … ini minuman kalian” obrolan mereka terhenti,ketika jiyong segera datang membuat TOP memperbaiki posisi dirinya. Jiyong membawa 3 kaleng minuman, 1 kaleng untuk tae hee, 1 untuk  TOP dan satunya untuk dirinya sendiri. Sedangkan dara sudah lebih dulu menggenggam kaleng minuman untuknya sendiri.

“gomaweo” seru mereka bersamaan

“oh iya jiyong,,dara. Begini…alerginya tae hee kumat lagi. Bagaimana jika kita pulang saja?” Tanya TOP yang kali ini benar-benar membuat tae hee tertegun. Ada apa dengan lelaki ini? Dia baik sekali, seru tae hee .

“benarkah ?gimana keadaanmu sekarang tae hee?” Tanya dara pada sahabatnya itu.

“aku tak apa, kalau kalian mau melanjutkan…”

“tidak… kita harus pulang” jawab TOP singkat

“TOP benar. Mari kita pulang saja, lagian kita sudah cukup puas kan naik beberapa wahana tadi. Benar dara?” jiyong melirik kearah dara dan tersenyum

“ benar! “ jawab dara mantap
Akhirnya keempatnya pun pulang kerumah mereka.

##

*Jiyong POV*

“Loh darong mana? Tumben dia belum ada diruangan osis jam segini?” tanyaku pada kedua sahabatku, tae hee dan TOP begitu sampai diruangan osis sepulang sekolah.

“dia ada latihan club taekwondo dulu. Katanya jadwalnya tiba-tiba dipindahkan. Kau dari latihan club art painting yah ?” jawab  tae haee yang sedari tadi asyik baca buku.

“iyaa begitulah. Benar-benar lelah menjabat 2 ketua club skaligus” jawabku yang segera mengambil salah satu kursi dan duduk.

“hahaha. Kau benar. Itulah yang juga kurasakan “ TOP mendekatiku dan mengajakku untuk TOS
TOS !!

“ahmianhae teman-teman akuu datang jam segini. Apa sekarang kita ada rapat osis?” dara datang dengan wajah penuh keringat dan nafas yang terengah-engah

“ah kau ini dara. Kebiasaan !duduklah “ aku berdiri dari tempatku duduk dan wajahku menatap tajam wajah dara yang membuat dara duduk, wajahnya tertunduk.
Aku mengambil kotak P3K yang ada didalam lemari kotak obat.Aku mengeluarkan kotak tersebut dan mengambil beberapa plester didalamnya.

“aku tau kau itu wanita hebat. Kau jago berkelahi dan sangat lincah.Tapi kau harus memperhatikan tubuhmu ini juga dong. Lihat kaki dan tanganmu penuh dengan luka begini, kau itu kan juga wanita dara “ aku membuka plester tersebut dan mengobati luka-luka nya yang terbilang banyak di kaki dan tangannya.

“lain kali, lebih berhati-hatilah. Kasian kan tubuh kecilmu ini juga. Nah selesai” aku kemudian mengacak rambutnya dan mengembalikan kembali kotak P3K tersebut ketempatnya.Dara hanya berkata terima kasih sambil menunduk.

“iya jiyong benar. Kau itu cantik daraa, sayang sekali kalau banyak lebam begitu” seru tae hee mengelus lembut rambut dara dan TOP mengangguk pelan

“nah ayo kita pulang… hari sudah semakin sore” seru tae hee melanjutkan

“duluanlah, aku lupa ketinggalan sesuatu diruangan club fotografi” jawabku menolak ajakan mereka

“kau ingin ditemani jiyong ?” tae hee menawarkan dirinya untuk sahabatnya tersebut, aku terdiam sejenak dan menggeleng kemudian

“beneran ?kau tak ingin ditemani jiyong ?” kali ini dara yang menawarkan dirinya. aku pun hanya tersenyum dan menggeleng pada dara

“tak usah darong ~ aku tak apa. Kau pulanglah duluan, dan istirahatlah.Kalian juga istirahatlah” jawabku mencubit pipi dara, Kemudian aku melambai kearah mereka dan segera menuju ruang klub fotografi.
Ketinggalan ?apa yang ketinggalan? . yaa tidak ada yang ketinggalan. Aku hanya mau memastikan sesuatu.
Aku sampai diruang club dan segera membuka pintunya,aku mendekati lemari yang beberapa minggu lalu sempat dibicarakan oleh dara . Lemari yang tak pernah kuberitahukan pada siapapun isinya. Lemari yang menyimpan sesuatu  berharga.Yaaa…Lemari yang menyimpan rahasiaku.Aku kemudian membuka lemari tersebut dan melihat isinya.
Tak bisa… aku tak bisa menahan terus menerus perasaanku seperti ini.Setiap bertemu dengannya, aku semakin yakin aku mencintainya.Selain itu aku bertemu dengannya setiap hari.Dari dulu hingga sekarang aku mencintainya, sudah bertahun-tahun aku mencintainya, aku sudah coba melupakan perasaan ini karena ini tak mungkin.Tapi tak bisa, perasaan ini begitu meluap-luap ketika bertemu dengannya, apalagi sekarang-sekarang ini ketika kami semakin besar….ya tuhan aku benar-benar mencintainya. Tapi bagaimana jika aku jujur ?apa ini akan merusak persahabatan kami?

Aku mengeluarkan salah satu barang yang ada didalam lemari itu dan menggenggamnya dengan erat .” kenapa aku mencintaimu? Kenapa aku sangat mencintaimu?Kenapa harus sahabatku dari sekian banyak wanita didunia ini?Dan kenapa kita harus bersahabat? Bukan teman seperti biasa?” aku menundukkan kepalaku
Aku harus bagaimana ?dalam persahabatan ini ,kita mempunyai peraturan untuk tidak saling mencintai satu sama lain. Aku tak mau melanggarnya, aku tak mauuuuu.Aku tak mau merusak persahabatan kita ini. Tapi..tapi aku mencintainya. Bagaimana ini?
Setiap hari aku selalu memastikan lemari tersebut, melihat barang tersebut , ya hanya melihatnya dan kemudian menguncinya lagi. Aku hanya ingin tahu bagamana perkembangan perasaanku ini padanya, dan memang benar setiap kali melihat isi dari lemari tersebut aku semakin yakin mencintainya…. Dan setiap bertemu dengannya aku seperti tak mau melepaskan pandanganku padanya…
Aku kemudian memasukkan kembali barangtersebut dan menguncinya rapat-rapat.Aku benar-benar bingung.
Aku harus bagaimana ?

##

*DARA POV*

Sesampainya dirumah

“dara makanan sudah siap. Mandi dan segera makanlah.Kau harus makan banyak. Tubuhmu lemah “ serueommaku

“iya mah”
Aku segera naik tangga menuju kamarku .sesampainya dikamar, aku meletakkan tasku dan duduk diatas kasur empuk milikku. Aku merebahkan tubuhku diatas kasur bergambar Barbie itu dan menatap kelangit-langit kamar.
Jiyong… mengapa kau setiap hari semakin baik padaku?apa kau tak tahu seberapa keras aku berusaha untuk melupakan dirimu ? apa kau tak tahu aku berusaha membuang perasaan ini padamu ? apa kau benar-benar tak mengetahui perasaanku yang tersembunyi ini.
aku tak mengerti sejak kapan aku mencintai lelaki yang sekarang menjadi “sahabat” ku itu. Aku tak tahu mulai kapan tepatnya aku mulai merindukannya ketika ia tak berada disisiku dan aku tak tahu sejak kapan jiyong menjadi salah satu tujuan hidupku ini. Yang aku tahu sekarang aku menyayanginya !lebih dari rasa sayang seorang sahabat , lebih dari seorang adik yang membutuhkan kasih sayang kakaknya. ya, aku menyayanginya layaknya wanita menyayangi kekasihnya. Aku mencintainya !
aku sudah berusaha membunuh perasaan ini tentunya, selalu dan selalu .. tapi kalau kau terus baik padaku seperti ini bagaimana aku melupakanmu ?Dan  mengapa sekarang perasaan ini semakin meningkat saja ?  mengapa sekarang aku semakin mencintainya. Bagaimana ini?Apa aku salah kalau mencintai dirimu jiyong….

Apa aku salah mencintai sahabatku sendiri ?
Aku kemudian duduk dan menggenggam kalung persahabatan kami, kalung yang dibuat oleh sahabat yang dicintainya itu.Kalung  berbentuk persegi panjang dan bertuliskan “friendship” . jika dilihat oleh mata normal, kalung tersebut hanya tulisan biasa, namun jika kau memiliknya kau akan mengetahui bahwa ada foto terselip didalamnya. Didalam tulisan “friendship” ada foto kami ber empat. Foto yang diambil 4 tahuun yang lalu… foto pertama kali aku mengenal tae hee dan TOP . Foto dimulainya kenangan-kenangan indah sebagai sahabat mereka….. dan juga foto yang selalu membuatku mengingat dirinyaa.
Yah … jiyonnggg…

Aku benci mempunyai perasaan seperti ini , aku tak mau perasaan ini ada. Jujur ini lebih sakit daripada perasaanku ditolak.Berpura-pura seakan semuanya baik-baik saja, padahal dalam hati aku mencintainya dan menyembunyikan semuanya rapat-rapat.Aku tak ingin persahabatan ini berakhir, sungguh aku ingin semuanya tetap seperti ini.Aku ingin semuanya terus berteman sampai akhir hidupku kelak.Tapi kenapa sepertinya hati dan perasaanku ini tak sejalan dengan pikiranku?
Aku merebahkan kembali tubuhku dan menenggelamkan wajahku ke bantal berbentuk bulat itu “ah capek..”

##

*TAE HEE POV*

Sesampainya dirumah aku melihat rumah kosong. “ah pasti eomma dan appa pergi lagi keluar negri untuk pekerjaan mereka. Selalu saja begini, tak pernah bilang padaku dengan alasan “aku pasti mengerti” dan segera pergi tanpa pemberitahuanku.Hufftt !!
Aku membuka pintu rumah dan menuju dapur.Kulihat ada secarik kertas diatas meja makan tersebut. Aku mendekatinya dan membacanya
“eomma dan appa pergi kejerman karena ada urusan. Akan pulang 5 hari lagi.Eomma sudah memesan makanan yang kamu inginkan. Kamu tinggal memaasukkanoven seperti biasa”
Salam sayang eomma dan appa-

Ah pasti pizza lagi. Pizza,pizza dan selalu pizza. Kemudian aku membuka kulkas dan setelah kulihat ternyata benar adanya, pizza lagi.Aku malas memakannya. Kuurungkan niat untuk makan dan segera naik keatas, kekamarku
Selalu saja sendirian, sepi~

CLACK ! CLACK!

Ha ?bunyi apa itu ?sepertinya dari jendela kamarku
Aku menyisingkan tiraiku dan membuka jendela kamarku.Aku benar-benar kaget ketika melihat lelaki tampan itu melambaikan tangannya padaku diseberang rumahku, ya tentu saja dari rumahnya. Jadi dia yang melempar batu kearah jendela rumahku ? . Jendelaku berhadapan dengan jendela kamarnya, yang tentu saja kalau dia melempar batu , akan langsung sampai kejendelaku.

“annyeong tae hee”  seru TOP dengan seuntai senyuman. Aku membalas sapaannya.“ apa kau sedang lapar ? aku ada makanan disini, Cuma aku sedang sendiri, malas sekali makan sendirian. Apa kau mau makan denganku ?” serunya dengan suara yang lantang, aku pun segera merespon dengan menganggukan kepalaku perlahan .
Dan dia mengambil suatu ancang-ancang. Ya ampun mau apa dia

“yak TOP ! mau apa kau ?” seruku dengan wajah panik.

“sudah kau diam saja.” Kemudian TOP menundukkan badannya dan bersiap siap … HUPP !!
Dia melompat kerumahku..ya tuhan , apalagi sekarang yang dia lakukan. Dan pendaratannya itu berhasil manakala kakinya meniginjak beranda rumahku.

“hehehe hebat kan? Inilah kekuatan ketua club basket”  seru TOP dengan sedikit kedipan matanya

“yak kau ini! Bagaimana bila kau terjatuh dan terjadi sesuatu denganmu?” aku menghampirinya dan segera membantunya untuk berdiri.

“tenanglaah! Tak akan. apaeomma dan appamu pergi lagi?” TOP segera masuk kekamarku dan duduk dilantai.

“iya tak ada,mereka pergi lagi. Sendiri deh” aku menghembuskan nafasku dan mengikutinya untuk duduk.

“yasudahlah` tenang saja. Kan ada aku. Nih aku bawa makanan buat kita” TOP mengeluarkan makanan yang sedari tadi dia genggam. Perlahan ia membukanya dan memperlihatkannya padaku. Ya ampuunn itu makanan kesukaanku !tteokbokkiyang dilengkapi dengan radish. Dan makanan itu masih menyembulkan asapnya, aah wanginya harum sekali….

“ayo mari mulai makan! Daripada ribet untuk mengambil piringnya.Makanlah berdua dipiringku ini.Oke?” serunya yang tentu saja membuatku tertegun kembali.Aku hanya mengangguk pelan.
Dia membersihkan sumpit tersebut dan memberikannya padaku.Dia tersenyum dan segera memasukkan 1 buah tteokbokkiukuran besar kedalam mulutnya.Aku pun mengikuti hal yang dilakukannya itu.

“tae hee, kau ini ternyata tidak anggun juga. Satu buah tteokbokki habis kau lahap tanpa memotongnya.Hebat !“ seru TOP sambil terus mengunyah makanannya itu.

“hahaa beginilah aku”

“bagus sekali, cantik tapi tidak jaim ! aku suka” seru TOP dengan santai. Aku pun tersedak mendengar kata-kata yang baru saja diucapkannya itu.

“kau kenapa tae hee?” TOP segera bangkit dari tempatnya duduk dan mengambil minuman yang memang tersedia dikamarku,lalu ia memberikannya padaku

“gomawo.Aku hanya tersedak.tteokbokkinyapedas sekali” seruku berbohong.

“hahha bukankah kau suka pedas ? “ TOP kemudian duduk kembali dan memulai ritual memakannya lagi.

“ya aku suka” jawabku tersenyum, lalu kami kembali memakan tteokbokki sedap itu.

“asal kau tahu, ini aku yang buat” serunya kemudian dengan bangga

“ya aku tahuu.. kau kan memang pintar memasak” jawabku dengan tersenyum simpul
TOP memang pintar memasak. Dari kecil dia memang sudah jago memasak, itu karena dirinya yang hanya tinggal berdua dengan adiknya, menuntutnya untuk selalu menjadi pribadi yang mandiri.Hebat, lelaki yang menakjubkan. Aku tahu ini semenjak dirinya tinggal tepat disamping rumahku

“tae hee , apa menurutmu persahabatan kita itu menyenangkan?” pertanyaannya kali ini membuatku heran. Apa maksudnya bertanya seperti itu ?

“Tentu saja, sangat menyenangkan”

“bagaimana bila salah tumbuh perasaaan cinta diantara salah satu orang yang bersahabat tersebut?” lagi-lagi pertanyannya membuatku membelalakkan mataku.

“maksudmu?”

“yaaa kalau salah satu diantara kita ber 4 ada yang menyukai bahkan mencintai salah satu dari kita ber 4 juga bagaimana ?” tanyanya kembali

“contohnya?”

“hemm misalnya aku menyukai kamu gitu. Kira2 menurutmu gimana ?”DEG !ya tuhan apa TOP sedang berusaha mengungkapkan perasaannya dengan berpura-pura bertanya seperti ini ? kalau memang benar  aku senang sekali. Rasanya aku ingin berteriak…….

“bukankah kita mempunyai peraturan untuk tidak saling mencintai diantara kita ?” jawabku denga pura-pura tenang, dalam hati sangat ketar ketir.

“iya aku tahu. Tapi kalau kedua belah pihak tersebut saling mencintai , bukankah peraturan tersebut bisa dihapus ? “ ia kali ini mendekatkan wajahnya dan menatapku tajam. Memastikan jawaban apa yang akan aku keluarkan.

“bisa saja “ seruku tersenyum

“oh menurutmu begitu. Baiklah” kemudian dia tersenyum dan melanjutkan melahap makanan yang tersedia dihadapannya itu .
Ya tuhan !mengapa aku senang sekali mendengar perkatannnya tadi. Apa aku menyukai TOP? Apakah iya? .aaah aku sepertinya memang menyukainya. Lalu apa dia menyukaiku? Aku harap begitu !
Aku yakin aku mulai mengenal TOP sekarang sekarang ini, dia mulai banyak bercerita padaku. Tentang jiyong, tentang dara dan semua kepribadiannya, dia beritahu semuanya padaku .persahabatan kami berempat semakin menyenangkan saja menurutnya, tapi bagaimana kalau aku menyukai TOP ? sepertinya aku mulai menyukai dirinya yang apa adanya ini, atau mungkin aku sudah terlanjur mencintainya ?
Yaah sepertinya aku memang sudah mencintainya….

##

*AUTHOR POV*

“ Dara ?” seru TOP ketika melihat dara menunggu dihalte bus langganannya itu. Ia lalu menghampiri dara dan tersenyum

“eh TOP ! ya ampun tumben kita bisa ketemu. Jarang sekali kan, walaupun rumah kita dekat, kalau pergi kesekolah kita jarang sekali bersama. “  jawab dara dengan senyum simpul

“emm yaaa.. kauu benar sekali dara. Jarang sekali” jawab TOP sambil menundukkan kepalanya.
Ketika mereka terlibat obrolan yang singkat, datanglah bus tujuan mereka dan berhenti di halte tersebut.Kemudian mereka masuk kedalam bus tersebut.

“dara… emmmm… apa aku boleh bertanya sesuatu? “ TOP kemudian menggeser sedikit tubuhnya agar posisi duduknya bisa menghadap dara.

“tentu saja ! kau ini kaku sekali. Tanyakan saja !” dara menepuk pelan pundak TOP dan kemudian tersenyum

“sejak kapan kau jago berkelahi?” tanyanya kemudian

“HA ?apa kata kau ? buahhahahahaa. Jadi ini yang mau kau tanyakan ?” TOP mengangguk pelan mendengarnya.

“aku sudah jago berkelahi dari kecil. Tepatnya umur 5 tahun.Memangnya kenapa?“ dara memiringkan wajahnya dan menatap TOP dengan penuh rasa penasaran. Bola Mata coklatnya tersebut menatap tajam lelaki yang ada tepat dihadapannya itu.

“ehem !ehem !tak apa, aku hanya iseng bertanya” TOP segera memalingkan wajahnya dari tatapan mata gadis kecil itu dan segera memperbaiki posisinya duduk. Kemudian ia menatap keluar dari jendela bus tersebut

“ah kau ini TOP. Ada-ada saja” Dara menepuk pundak TOP kembali dengan pelan.

**

Pulang sekolah

“darong, tolong ambilkan kameraku diruang club fotografi. Aku mau pulang duluan, ada urusan” seru jiyong berpesan kepada gadis itu, jiyong kemudian memberikan kunci ruangan tersebut pada dara .“ aku pulang duluan yah trio sahabatku” lanjutnya yang kemudian pulang bagai angin.

“perlu kutemani?” Tanya TOP pada dara

“tak usah… aku sendiri saja. Kau temani saja tae hee. Oh iya kalau kalian mau pulang duluan tak apa” dara tersenyum kepada kedua sahabatnya tersebut dan segera berlalu dari pandangan mereka.
Dara berjalan menuju ruang tersebut.“Ada-ada saja deh , masa kamera pake ketinggalan segala” pikir dara sambil melangkahkan kakinya menuju club tersebut.
Setelah jalan beberapa meter, dara sampai didepan ruangan tersebut dan segera membuka pintu tersebut dengan kunci yang tadi diberikan jiyong padanya.

“ah aneh-aneh saja emang jiyong itu” gerutu dara. Kakinya terus melangkah masuk kedalam ruangan tersebut dan mendapati kamera jiyong yang terletak diatas meja besar diruangan tersebut

“nah itu dia kameranya” dara segera mengambil kamera tersebut dan bergegas hendak pulang. Langkahnya terhenti ketika melihat pintu lemari disudut ruangan tersebut terbuka dan tidak dikunci seperti biasanya.
Lemari yang selalu terkunci rapat itu tumben sekali pintunya terbuka. Walau tak terbuka lebar,namun dara yakin lemari tersebut tidak dikunci. Karena ada daerah menganga diantara pintu lemari yang satu dengan yang lainnya.Jujur dara sangat penasaran dengan isinya, jiyong selalu merahasiakan isinya pada mereka semua.Bahkan mereka tak boleh menyentuhnya.“Apa sekarang aku boleh melihatnya?”Pikir dara. Tapi jiyong bilang bila sudah waktunya dia akan memberitahukan semuanya pada dara. Ah tapi penasaran. Bingung sekali..

“aku Cuma ingin melihatnya sebentar. Maafkan aku jiyong, hanya sebentar saja” rasa penasaran dara membuatnya melangkahkan kaki mendekati lemari tersebut.

Perlahan namun pasti,dara semakin mendekati lemari tersebut dengan langkah kaki yang hati-hati. Dia masih takut untuk melanggar apa yang dikatakan sahabatnya itu, namun sekali lagi rasa penasaran itu lebih kuat bila dibandingkan dengan omelan yang akan dikeluarkan jiyong bila dia tahu dara diam-diam melihat isi lemari tersebut.
Akhirnya dara telah ada tepat didepan lemari tersebut.Perlahan dara menggenggam gagang pintu lemari tersebut dan siap membukanya. Dara menutup matanya rapat-rapat dan….

KRIEETTT!!

Terdengar suara usang dari lemari tersebut, suara bahwa lemari tersebut sudah berhasil dibuka, Dara berhasil membuka lebar lemari tersebut, namun matanya tetutup.Ia sengaja melakukan itu, ia Cuma masih agak takut saja.

“1….2….3…..” dara kemudian membuka lemari tersebut dan terlihatlah semua isi dari lemari tersebut

“astaga…ja-ja- jadi? Ini yang selama ini dirahasiakannya?” dara benar-benar kaget dengan apa yang dilihatnya. Dara menutup mulutnya dengan kedua tangannya.Mata coklatnya terbelalak melihat isi lemari tersebut.Seolah tak percaya, dara mengeluarkan beberapa barang yang ada didalam lemari tersebut.

“bu-bu-bukankah ini artinya…” suara dara terbata-bata melihat ini semua.

“aku hanya memotret wanita yang kusuka saja , “
Dara teringat kata-kata jiyong terhadap dirinya,tae hee dan TOP. Jiyong selalu menolak jika memotret wanita yang bukan dicintainya.

“selain melukis pemandangan dan tempat-tempat yang kusuka, aku juga hanya melukis wanita yang kucintai saja”
Dara kemudian teringat kembali mengenai jiyong yang juga tak pernah mau melukis wanita lain selain wanita yang dicintainya. Jadi apa maksudnya ini?Dara ingat betul bagaimana jiyong tak pernah sekalipun melukis atau memotret wanita didepan matanya.namun mengapa didalam lemari tersebut dia melihat banyak sekali foto dan lukisan dari seorang gadis.Semuanya hanya berisi foto dan lukisan seorang gadis. Hanya seorang gadis!  semua foto dan lukisan tersebut mempunyai satu subjek yang sama !apa ini artinya …..???

“mengapa kau hanya ingin melukis dan memotret wanita yang kau cintai saja jiyong? Apa itu special?” Tanya dara

“aku hanya ingin dia tahu bahwa dia satu-satunya untukku. aku ingin dia merasakan bahwa aku menganggapnya special”seru jiyong tersenyum manis kala itu
Jadi jiyong menyukai wanita yang menjadi subjek didalam foto dan lukisan ini.ya tuhan… apa aku tak bermimpi?

“a-a-a-aku harus bagaimana ?”dara benar-benar tecengang dengan apa yang dilihatnya. “apa benar ini …????”
Bagaimana jika tae hee dan TOP tahu ?Apa reaksi dari mereka berdua kalau tahu selama ini yang dicintai jiyong adalah …..

##END
CHAPTER satunya berakhir disini dulu yaw ;3 kalau banyak yang penasaran pasti dilanjuttt, tapi kalau gada  yaah diberhentikan hiks hiks T.T