Love Letter

Title : Love Letter (2)

Author : Jiyongyongie18

Cast : Kwon Jiyong , Lee Kyunghee (OC) , Lee Seungri

Genre : Romance , School Life

Length : Twoshoot – 2 of 2

Rating : G

DISCLAIMER : Cerita ini hanya fiksi belaka . Cast hanya pinjam nama . Plot dan Jiyongnya Punya saIa . Don’t be a plagIator !!

Dikehidupan mendatang nanti , Aku bahkan ingin lebih cepat bertemu denganmu

—Love Letter—

AUTHOR’s POV

Beberapa hari setelah Kyung Hee memberikan surat pada Jiyong , Ia tak kunjung menerima sebuah balasan . Ia agak kesal , juga agak pasrah dengan semuanya . Tapi pikirannya juga terus melayang memikirkan semua ini . Ia bingung apakah Jiyong membaca suratnya atau tidak . Ia bingung apakah Jiyong senang membaca surat itu atau tidak . Semua itu Ia pikirkan berkali-kali . Entah itu di rumah , di bus , atau di kelas seperti ini . Wajahnya melamun memikirkan semua tentang surat itu .
“Kau ini ada apa ? . Akhir-akhir ini Kau melamun ! .”

“A-ah .. Aniya … Aku baik –baik saja .”
Seungri akhirnya duduk di depan sahabatnya itu . Melihatnya melamun membuatnya begitu khawatir apa sebenarnya yang terjadi pada Kyung Hee . Yang Seungri tahu , Kyung Hee adalah gadis yang paling ceria di kelasnya . Entah apa yang terjadi padanya hingga figur cerianya itu berubah 180 derajat menjadi figur yang paling murung dikelasnya . Melamun sepertinya telah menjadi hobynya untuk beberapa hari terakhir .
“Kau tahu ? Kau itu tidak baik-baik saja ! . Apa yang Kau pikirkan ? Jiyong Sunbae dan surat yang Kau berikan itu ? Apa itu yang Kau pikirkan ?”

Kyung Hee hanya mengangguk lemah . Ia memang sudah tak bisa menyangkal Seungri yang pada hakikatnya memang 100% benar .
“Sudahlah … lupakan tentang itu . Kau mau menghabiskan umurmu hanya dengan memikirkannya ?.”

“Aniyo ….!”

“Kalau begitu , lupakan tentang surat itu .”
Kyung Hee hanya mendengus kesal . Mungkin bagi Seungri itu tidak penting , tapi baginya , Surat yang Ia berikan pada Jiyong sangatlah penting . Ia ingin sekali mendapat balasan dari Sunbae kesayangannya itu . Ia ingin mengetahui seperti apa reaksi Jiyong setelah mendapat Surat Cinta darinya . Kyung Hee memang benar-benar ingin mengetahui semuanya . Tapi apa daya , ini sudah beberapa hari terlewat sejak Kyung Hee memberikan Suratnya dan Sunbaenya itu belum juga memberi tanggapan dalam bentuk apapun . Yahh .. setidaknya walaupun begitu , Kyung Hee masih terus menyukai Jiyong . Masih .

—Love Letter—

JIYONG POV

Melihat sekolah untuk yang terakhir kalinya . Aku telah berada di gerbang dan menatap sekolah ini hal yang terburuk untukku . Sepertinya memang begitu . Aku pasti akan selalu menyesal dalam hidupku karena ada satu hal yang belum aku lakukan dan itu begitu membebaniku . Aku belum mengatakan ‘Aku juga menyukaimu’ pada gadis yang memberiku sebuah surat . Aku merindukannya . Benar memang dugaanku , mengenalnya membuatku bahagia , sama saat Aku bisa mengenal Kiko .
Tapi bagaimana , orang tuaku juga harus pergi ke Paris . Kakakku juga akan kuliah disana . Aku sebagai yang termuda tak bisa melakukan apa-apa selain berkata ‘YA , BAIKLAH’.

“Apa perlu berjam-jam lagi untuk memerhatikan sekolah ini ?” tanya kakakku , Dami Noona .
Aku tak menjawab dan hanya menggelengkan kepalaku . Gadis itu , pasti akan sangat membenciku karena Aku pergi dengan tiba-tiba . Sangat mengejutkan baginya . Aku tahu mungkin Ia takkan menyukaiku lagi .
“Kalau begitu , ayo pergi dan naiklah ke mobil . Meninggalkan semua yang telah kau kenal memang sulit . Tapi waktu akan membantumu .”
Tidak . Waktu tidak akan membantuku melupakan gadis pengirim surat itu . Aku menyukainya . Aku merindukannya dan Aku tak ingin melupakannya . Entah sampai kapan , mungkin gadis di Paris lebih baik tapi Aku mungkin akan masih terus menyukainya . Masih .

“Ayolah jangan sedih begitu , Yong.”
Aku pun berbalik . Aku pergi . Benar-benar menyedihkan .

“JIYONG SUNBAE !!!!!!!”
Seketika itu juga Aku menoleh . Gadis itu lagi ! . Aku bahagia bisa bertemu dengannya ! . Ia menghampiriku dengan napasnya yang terengah-engah .

“Gwaenchana?” tanyaku khawatir memerhatikan dirinya . Dasar gadis berkacamata!
“A-aku ingin memberimu ini . Surat keduaku , kuharap kau m-membacanya . Trimalah !”

Ia pergi setelah beberapa detik singkatnya memberikan surat ketanganku dan mengucapkan kata-kata yang sedikit dengan cepat begitu saja . Apa Ia masih gugup sama seperti waktu itu ? . Bahkan Ia berlari begitu cepat padahal Aku masih ingin lebih lama menatapnya . Tapi Ia berlalu begitu saja . Ya ampun … Tidak bisa kubiarkan!
“Kau ! BERHENTI !”

Ia menoleh . Agak ketakutan , mungkin karena Aku berteriak . Ia berhenti berlari . Masih dengan napas yang begitu memburu . Akhirnya dengan langkah yang gontai Ia berjalan mengahampiriku lagi . Entahlah , Aku bahagia bisa melihat wajahnya yang tergolong polos . Ia begitu lucu untukku .
Akhirnya , sampailah Ia dihadapanku sekarang . Ia menggoyangkan salah satu sudut kacamata agak keatas dengan jari telunjuk yang agak terkepal dengan jari yang lainnya .

“Sunbae ? Ada apa ? Maaf jika Aku mengganggu kepergianmu . Aku ini memang pengganggu . Maafkan Aku karena telah membuang waktumu padahal kau akan cepat pergi. Aku benar-benar menyesal , Aku tahu kalau jadinya akan begini . Aku tahu kalau Sunbae akan marah jadi Aku minta ma-…”

“Kau bahkan tak berkata selamat tinggal atau menyuruhku untuk hati-hati saat di perjalanan nanti . Kau itu tidak sopan ! .” kataku sambil berpura-pura marah . Ia hanya memanyunkan bibirnya . Lucu dan cute .

“Kalau begitu Aku juga minta maaf atas hal itu . Yasudah , Sunbae . Selamat tinggal . Berhati-hatilah saat di perjalanan nanti . Semoga kehidupanmu di tempat yang berbeda akan menyenangkan . Jaga kesehatanmu . Sampai Jumpa!”

Ia membungkuk sopan dan berbalik . Ia berlari lagi bahkan saat Aku belum sempat menjawab semua permintaan maafnya yang bertubi-tubi itu . Aku juga tak diberi kesempatan olehnya untuk berkata ‘Aku menyukaimu’ . Ia benar-benar gadis yang begitu aneh . Disaat gadis-gadis lain ingin menghabiskan waktu yang panjang denganku , Ia malah menghabiskan waktu secara singkat . Ia gadis yang tidak bisa menghilangkan kegugupannya .

“Siapa Dia ?”

“Aku tidak tahu Noona . Aku lupa siapa namanya .”

“Menurutku Dia cantik . Jujur sajalah jika Kau menyukainya , Yong .”

“Sudahlah Noona . Ayo Kita pergi .”kataku dengan senyum . Setidaknya gadis itu telah membuatku lebih baik . Perasaanku juga tidak sekacau tadi . Dalam beberapa detik saja Ia dihadapanku , telah membuatku berubah .

“Kau terlihat lebih baik , Yong-ah .”
Aku tak menjawab dan masuk ke dalam mobil . Kulihat gadis yang berlari tadi berhenti dan berbalik . Ia berdiri tegap memandang mobil dan Diriku . Aku agak sedih juga akhirnya . Meninggalkannya membuatku merasa bersalah . Aku takut Ia akan terbebani karena sebelumnya Ia telah memiliki sebuah perasaan untukku . Tapi , Apapun yang terjadi , jika Tuhan memang menakdirkanku bersamanya , Aku pasti akan bertemu dengannya lagi . Mungkin dengan berbagai cara . Dan mungkin Surat Cinta inilah yang mengawalinya .

—Love Letter—

Aku berhasil masuk Univertas yang kuinginkan . Semoga dengan ini , ketika nanti Aku bertemu Jiyong Sunbae , Dia akan bangga . Aku juga berharap ia memiliki kehidupan yang lebih baik daripada sebelumnya di Paris . Ahh ,, tapi kurasa mungkin Ia sudah lupa Padaku . Terakhir kali bertemu saat Ia akan pergi . Walaupun Ia pergi , Aku akan berusaha menyusulnya ke Paris dengan caraku sendiri ! .

—Love Letter—

Sudah bertahun-tahun lamanya setelah Aku lulus . Dan sekarang Aku menjadi seorang Desaigner . Kini , Aku telah mendapat kesempatan untuk pergi ke Paris . Aku benar-benar senang karena dengan itu , kuharap desaign ku bisa di terima dengan baik di Paris . Fashion Show kali ini sepertinya akan benar-benar mengagumkan . Tapi Aku tak banyak berubah . Jiyong Sunbae masih terus ada dalam pikiranku . Hanya saja kali ini berbeda .

—Love Letter—

Aku masih terus mengingat riuhnya tepuk tangan penonton beberapa saat yang lalu . Sepertinya desaignku akan diterima untuk beberapa waktu mendatang . Akhirnya , kerja kerasku berhasil . Apa Jiyong Sunbae tahu kalau Aku telah menjadi seorang desaigner terkenal ? .
Aku tengah berada di backstage . Tentu tidak hanya Aku , ada banyak desaigner lain . Salah satu yang kusukai adalah G-Dragon . Ia adalah desaigner dari Paris ini juga . Aku menyukai beberapa desaignnya karena menurutku desaign buatannya begitu unik bahkan banyak dari desaign nya yang tak pernah terpikirkan oleh ku sebelumnya . Ia benar-benar desaigner dan fashionista sejati ! .

“Annyeonghasseyo….”
Aku menoleh ke asal suara . Aku begitu terkejut ketika yang memanggilku adalah desaigner yang baru beberapa saat lalu terbesit di pikiranku . G-dragon . Waw.. dari dekat ternyata Ia terlihat begitu keren . Tak kusangkan , Ia disebut sebagai salah satu desaigner terbaik dan terpopuler di seluruh dunia .
“Kau bisa berbahasa korea ?”

“Sedikit . Dulu , Aku sempat tinggal disana .”

“Oh begitu .” Lalu Ia memberiku sekaleng minuman soda . Ia lalu duduk di kursi yang ada di sebelahku . Ia meneguk sedikit soda itu lalu tersenyum singkat padaku .

“Trimakasih .” kataku sambil mengacungkan minuman soda yang diberikannya .
Akupun juga meneguk soda itu sedikit . Cukup menyegarkan . Kulihat ia sekilat , G-dragon memang tampan . Lebih dari yang kubayangkan . Memang , Ia designer dari Paris . Tapi jauh dari itu . Yang kulihat malah sepertinya wajahnya itu cenderung ke Asia , sama sepertiku . Aku tak melihat wajahnya yang berparas Prancis . Sekali lagi , Aku hanya menduga kalau ia mungkin adalah ras Asia asli .
“Kenapa menatapku begitu ?” tanyanya tiba-tiba mengangetkanku . Aku baru sadar kalau sedari tadi Aku memerhatikannya . Benar-benar memalukan!

“Namamu Lee Kyung Hee ?”

“Ya . Benar .”

“Aku jadi teringat masa remajaku tiap kali mendengar namamu .” katanya sambil tersenyum simpul padaku . Aku tidak tahu apa lagi yang akan ia lanjutkan setelah ini . Ia kemudian berkata , “Kau tahu ? . Aku sebenarnya lupa siapa nama gadis itu . Entah Kang Hee , Kyung Hae , atau Kyung Hee . Aku agaknya lupa . Dia adalah gadis yang memberiku sebuah surat cinta . Lucu kan ? . Dia menulis kalau di kehidupan mendatang , ia tak akan mau bertemu denganku lagi karena Ia takut jatuh cinta padaku untuk yang kedua kalinya . Sampai sekarang Aku masih mengingat itu .”
B-bukankah itu kata-kata yang kutulis untuk Jiyong Sunbae sekitar 10 tahun yang lalu . Mengapa bisa kata-kata itu sama persis . Lalu , nama gadis itu kenapa bisa sama denganku? . Apa ini hanya kebetulan ? .

“Lalu , apa yang Kau lakukan ? . Sepertinya ceritamu menarik .” kataku dengan nada menelisik yang begitu penasaran .
Ya . Aku memang begitu ingin tahu . Mengapa semuanya bisa begitu sama . Kata-kata yang kubuat untuk surat itu 10 tahun yang lalu , sudah kuprediksi agar tak sama dengan pemikiran banyak orang . Jadi , menurutku kata-kata itu hanya milikku . Hanya Aku yang bisa menulis kata-kata aneh seperti itu . Ahh ,,, ternyata masih ada yang sama .

“Kau mau tahu ? . Aku ingin mengatakan bahwa Aku juga menyukainya . Tapi Ia tak pernah sempat memberiku kesempatan bahkan saat terakhir kali Aku melihatnya . Saat Aku masih di Korea dan Ia memberiku sebuah surat sebelum Aku pergi ke Paris ini .”
Tidak mungkin . Tidak mungkin .

Jiyong Sunbae
Adalah
G-dragon ?

Kenapa semua cerita yang yang ia katakan sama . Aku ingat semua isi surat itu . Aku ingat saat terakhir kali Aku bertemu dengannya ketika Ia akan pergi ke Paris . Aku ingat saat Aku mengucapkan kata-kata maaf padanya hingga bertubi-tubi bahkan Ia sampai tak bisa menjawab kata-kataku . Aku ingat semuanya .
Sesak .

Hanya itu yang bisa kurasakan .

“Jiyong Sunbae ?”
Benar . Ia terkejut kali ini . Ia tak mengatakan apapun . Ini kejutan untukku atau untuknya ? .
“Kau benar-benar membuang waktuku . Kau tak berikan apapun setelah Aku memberi surat itu . Aku mengumpulkan banyak keberanian untuk semua itu dan Kau menghancurkannya . Aku menunggumu hingga di hari terakhir itu . Tapi , Kau tak katakan apapun .”
Jelas . Aku menunggunya . Letih daripada yang ia kira . Aku menyukainya lebih dari yang ia pikirkan . Aku memikirkannya sebanyak yang lebih ia tahu . Tapi Ia bahkan tak katakan apapun untukku . Aku memang bukan Hoobae yang populer . Tapi yang kuharapkan darinya hanya balasan dari suratku . Tidak lebih dari itu tapi ia tak bisa memberikannya .

“Maafkan Aku .”
Aku bertambah letih . Dadaku terasa lebih sesak sekarang .

“Aku lelah Jiyong Sunbae .”
Aku memang lelah . Mendengarnya meminta maaf padaku , sebenarnya bukan itu yang kuharapkan .

“Aku minta maaf . Sungguh , Kau bahkan tak memberiku sebuah kesempatan . Kau pergi secepat kilat bahkan sebelum kupinta .”

“Setidaknya hentikan Aku .”

“Lalu , apa masalahnya sekarang ? . Kau menyukaiku dan Aku menyukaimu .”

“Bukan masalah apakah itu Aku menyukaimu atau tidak . Tapi …”

Kuperlihatkan jari-jariku . Aku tahu , jariku tidak indah . Tapi ada yang lebih
penting dan memang begitu penting untuk Ia ketahui . Di jariku , ada sebuah tanda kepemilikan .
Ia terkejut dan Aku tak bisa berbuat apapun .
“Kyung Hee-ya ….!!!”
Namja itu . Panggilannya memang tak pernah berubah .

“Siapa dia ? . Apa hubungan cincin ini dengannya ? .”

“Tanpa kujawab pun seharusnya Kau sudah tahu . Aku , telah menjadi miliknya . Dia yang ada untukku saat Kau tak ada . Kali ini , maafkanlah Aku . Aku mohon .”
Lelaki yang tadi memanggilku mendekati kami berdua . Ia mengulurkan tangannya pada Jiyong . Sambil tersenyum , tapi Jiyong tak menjemput tangan itu . Kurasa Ia terlalu menuruti egonya . Aku bisa terima . Itu wajar .

“Aku Lee Seungri .”
Jiyong Sunbae lagi-lagi tak menjeput uluran itu . Ia berdiri .
“Maafkan Aku . Masih banyak hal yang harus kukerjakan . Kuharap kita bisa bertemu lagi .”
Ia berbalik . Dan pergi . Jika saat itu ia yang melihatku pergi . Kini Aku lah yang melihatnya pergi . Aku menyesal melakukan semuanya . Aku menyesal dengan semua tentang Surat Cinta itu .

“Maafkan Aku tentang Surat Cinta itu . Jika Aku tak memberikannya padamu , Kau tak akan begini .”

Langkahnya berhenti . Dan hatiku pedih . Melihatnya seperti Aku memberikan kekejaman bagi hatinya . Aku sejujurnya masih menyukainya . Tapi Aku juga masih memiliki Seungri dan Aku tak ingin melukainya karena selama ini dialah yang memberiku kekuatan saat Jiyong Sunbae tak pernah ada di pandanganku lagi . Aku tak ingin melukainya , Aku tak ingin ia merasa ia terlukai hanya karena Aku .
Ia berbalik .

“Tak apa . Surat itu lah mungkin yang mempertemukan Kita berdua . Aku merasa lebih baik ketika hidupku disentuh surat itu olehmu . Terimakasih .”

Ia pergi . Kali ini Aku tak akan menghentikannya . Hidupku memang salah sejak pertama kali. Surat Cinta itu memang tak seharusnya kuberikan padanya . Aku menyesal . Benar-benar menyesal.

“Bukankah Kau mencintainnya ?”
Aku menggelengkan kepala dan meneteskan air mataku . Aku mungkin tak terdengar bahwa Aku mencintainya . Tapi Aku terlihat mencintainya . Hatiku memang sepertinya berbanding terbalik dengan gelengan kepalaku . Aku juga tak mau menghancurkan asa seorang Lee Seungri . Jika bukan karena dirinya , Aku tak bisa sekuat sekarang .
Aku . Aku menghancurkan hati mereka berdua .

“Kau dan Aku belum menikah . Kejarlah Ia . Aku memang mencintaimu . Tapi inilah caraku mencintaimu . Aku tak mau Kau terkekang untuk berpura-pura mencintaiku dan berpura-pura tak mencintainya . Aku akan melepasmu jika itu membuktikan bahwa Aku memang benar-benar mencintaimu . Jadi , jangan buat Ia menjadi lebih sakit .”
Aku memeluknya . Seungri tak pernah membuatku merasakan perasaan ini sebelumnya .
Kukejar langkahnya . Dan kutinggalkan lelaki itu dibelakangku .
Aku jatuh di pelukannya . Langkahnya akhirnya terhenti .
Aku bahagia .

“Aku menyayangimu . Aku benar-benar merindukanmu , Sunbae .”
Aku mempererat pelukanku . Ia menghadap kearahku .
Melihat wajahnya sedekat ini . Perasaanku kembali terulang seperti 10 tahun yang lalu .

“Jika takdir mempertemukan Kita . Bahkan dengan Surat Cinta itu , lalu kita berpisah , Takdir tetap akan membuat kita kembali bertemu .”
Surat Cinta itu . Jalan untuk membuka takdir kita . Aku menyayangimu , Sunbae … Dikehidupan mendatang nanti , Aku bahkan ingin lebih cepat bertemu denganmu .

— end —

*lap keringet
O may gat !! . Gimana ceritanya ? . Aduh … pas udh lama kelamaan deskripsinya makin dikit yah ?? . Udh buntu soalnya … Apalagi pas ending . Itu udh bingung bgt mau nulis apa . Yaudah , karena banyak kekurangan , tinggalin jejak dan readers sebagai juri , mohon komentarnya ……
GOMAPSEUMNIDA ….^^