TWINS SERIAL 2

Previously :  Twins serial 1 : My twins is Come Back
Title : Twins serial 2 : (Being JiYONG ?!!!! Part 1)
Author : Izharin

Cast :
*Kwon JiYong
*Kwon JiYoung aka Jiyong’s TWINS sister (OC)
*Choi Seunghyun, Dong Young Bae, Daesung, Seungri , Lee Chaerin
*Teddy

Rating : G

Length : Series

Genre : Family, Life , Comedy(?)

Twitter : @Zaaji88
A/N :

ini series ke 2 nya,  tadinya mau buat satu part aja. Tapi karena kepanjangan terpaksa deh dibuat 2 part-,-  ini part 1 nyaaa… mudah-mudahan tidak mengecewakan !!! sebelumnya author minta maaf kalau didalamnya terdapat lelucon2 yang krenyes2 ala kerupuk emping (garing) maklum author bukan spesialis comedy >,<
——————–HAPPY READING ^^—————–

“APA ???? menjadi dirimu?” seru jiyoung tersentak begitu mendengar ucapan dari kakaknya itu.

“Tidak, aku tak mau!! mengapa aku harus menjadi dirimu??” lanjutnya.  Gadis itu kemudian berdiri dari tempatnya duduk dan berjalan mondar–mandir disekitar sofa ruang tamu mereka, dia kaget dengan ide gila yang disarankan saudara kembarnya tersebut.

“aku mohon jiyoung… hanya sehari .. “ ujar jiyong memohon. Lelaki itu kemudian berdiri mengikuti gadis bermata kecoklatan tersebut  seraya menggenggam erat tangannya. Jiyong kemudian menariknya untuk kembali duduk disofa ruang tamu mereka.

“tidak tidak ! apa alasanmu menyuruhku menjadi dirimu ?” jiyoung menepis tangan kakaknya tersebut dan masih tetap berdiri.
Gila ! ini ide yang paling gila menurut jiyoung. Apa kata kakaknya itu?  Dia ingin jiyoung menjadi dirinya ? Apa dia sudah kehilangan akal? Bagaimana bisa jiyoung menjadi kakaknya tersebut? Dia itu perempuan dan kakaknya itu lelaki ! jiyoung mengerti jika dirinya dan jiyong memang kembar identik dan memiliki kemiripan yang luar biasa dari segi fisik. Tapi meminta dirinya untuk menjadi kakaknya dalam sehari saja itu hal yang paling tak mungkin !

“aku capek sekali dari pekerjaan ini.. aku hanya ingin beristirahat sehari saja, aku mohon hanya sehari. Aku janji tak akan lebih dari sehari”  kali ini jiyong memakai jurus pemungkasnya, jurus memelas ala jiyong ini selalu berhasil jika dilakukan dikeluarganya. Eomma, appa dan kakak mereka Kwon Dami selalu kena jebakan maut wajah memelas jiyong ini

“basi! pokoknya aku tak mau. Lagipula kau bisa meminta libur kan?” Jiyoung tetap mempertahankan pendiriannya. Jurus ampuh tersebut tak akan mempan pada jiyoung, karena dirinya itu tentuS sudah kebal dengan jurus maut tersebut.
Karena tak ingin mendengar lebih dalam lagi dengan apa yang diucapkan kakaknya itu, jiyoung melangkahkan kakinya menjauhi jiyong dan bersiap meluncur menuju kamarnya.

“tak bisa, aku harus tetap kesana”  lanjut jiyong yang masih mempertahankan pendiriannya. Gadis mungil itu tak memperdulikannya dan segera melangkahkan kakinya menjauhi jiyong.

Jiyoung terdiam sejenak hingga akhirnya otaknya berfikir akan sesuatu yang pasti dapat meluluhlantahkan gadis itu,

“oke ! kalau kau tak mau membantuku, akan kuberitahu pada eomma bahwa ….”  Kata-kata yang dilontarkan oleh jiyong iti sontak membuat gadis mungil tersebut membalikkan kembali tubuhnya kearah jiyong dan segera menutup mulut kakak kembarnya itu dengan kedua tangannya.

andwee~ kau tak boleh bilang itu sama eomma” ujar jiyoung dengan wajah panik.
SIAL ! jiyoung lupa bahwa saudara kembarnya itu mempunyai kartu AS miliknya. Setiap kali jiyoung menolak keinginan dan kemauan jiyong, maka dengan sigap kakaknya itu akan mengeluarkan senjata ampuhnya. Dan bagai dihipnotis, jiyoung akan dengan segera melakukan keinginan jiyong setelah kartu AS itu digunakan.

Apa memang kartu as yang dimiliki kakak kembarnya itu?

Ini lah kartu as nya :
Jiyoung mempunyai 3 buah tattoo dipunggungnya. 1 tatto bertuliskan nama dirinya, dan 2 tatto lainnya adalah gambar. Sebuah gambar kupu-kupu lengkap dengan sayap indahnya dan gambar lainnya adalah bunga yang paling jiyoung sukai, mawar merah. Tentu saja kalau eomma nya tau hal ini, jiyoung akan dimarahi abis-abisan dengan alasan “wanita tidak boleh bertatto” atau mungkin yang lebih parah, eommanya akan mengerok kembali tattoo yang sudah terukir indah dipunggung jiyoung tersebut dengan tangan beliau sendiri, pasti mengerikan (-,- yakaleee) . Eommanya tersebut memang terkenal disiplin dan sadis jika mengenai peraturan, dan tentu saja jiyoung sudah menyalahi aturan mengenai “larangan membuat tattoo” tersebut.

Namun ini bukan sepenuhnya salah jiyoung juga. Saudara kembarnya itu juga ikut andil dalam pembuatan tattoo tersebut. Beberapa hari yang lalu jiyoung sempat menanyakan pada kakak kembaranya perihal dirinya yang ingin ditatto. Awalnya jiyoung takut akan dimarahi abis-abisan pula jika menanyakan hal ini, namun jawaban kakaknya itu justru berbanding terbalik dengan apa yang dipikirkannya. Jiyong memperbolehkan dirinya ditatto, bahkan ia berjanji akan bertanggung jawab jika jiyoung dimarahi oleh eommanya. Karena jiyoung percaya sepenuhnya dengan kakaknya tersebut, akhirnya dirinya memberanikan diri untuk ditatto. Namun ternyata itu hanya kamuflase kakaknya saja agar bisa terus menyuruhnya. Nyatanya setelah dirinya berhasil ditatto, kakaknya itu malah bilang kalau eommanya akan marah habis-habisan jika mengetahui hal ini, bahkan jiyong berkata akan mengadu jika dirinya tak mau mengikuti apa kata kakaknya tersebut.

Jiyoung pernah membalikkan kata-kata kakaknya itu dengan berkata :
“aku akan bilang pada eomma kalau kau yang mengijinkanku ditatto! Malahan kau sendiri yang berjanji akan bertanggung jawab”

Namun dengan santai kakak kembarnya itu menjawab  :

“kau pikir eomma akan percaya pada omonganmu ? lagipula kau tak punya bukti”


Hal ini langsung saja membuat jiyoung mati kutu, harusnya ketika itu jiyoung merekam semua omongan kakaknya, bahkan bila perlu mem-dokumentasikan perkataan kakaknya itu. Karena itu semua tidak dilakukannya, beginilah akhirnya, jiyoung harus menerimanya..

“kau ini! apa Cuma ini senjatamu?” jiyoung menatap tajam kakaknya tesebut.
Ingin sekali tangan mungilnya itu menghantam pipi mulus milik jiyong. Namun jiyoung sudah tau konsekuensinya jika dia berani menonjok kakaknya tersebut. Jiyoung masih memikirkan pekerjaan kakaknya sebagai seorang idol terkenal, apa jadinya jika seorang idol mukanya lebam? Pasti akan jadi berita heboh dimedia, apalagi kalau sampai ketahuan saudara kembarnya sendiri yang memukulnya.. ckckkck pasti media akan berebutan mencari dirinya.

“yaaaa untuk sekarang inilah yang paling ampuh” jiyong menyingkirkan tangan jiyoung dari mulutnya dan menguntai senyum kemenangan.“aku mohoon , hanya sehari saja, aku janji… yah yah yah ?”

“baiklah,” seru jiyoung pasrah. “hanya sehari kan? Lalu apa aku harus pakai wig?” seru gadis mungil tersebut sambil menyentuh beberapa helai rambut hitamnya yang lurus nan panjang itu.

“Tidak…kau tidak akan memakai wig, kau hanya harus mengubah potongan rambutmu seperti oppa mu ini” jiyong tersenyum lebar. Jari telunjuknya kemudian menyentuh rambutnya sendiri.

“yak! apa kau gila? mengubah potongan rambutku menjadi sepertimu?  aku harus memotong rambutku dan mencatnya menjadi setengah hitam setengah putih seperti dirimu itu? lagian potongan macam apa itu ? you know? that’s ridiculous!”  Jiyoung memainkan jari telunjuknya dan menunjuk rambut saudara kembarnya yang aneh itu.

“ettt.. kalau kau tak mau….” Jiyong kembali berniat mengancamnya, kali ini dengan nada meledek.

“baiklah baiklah… terserah kau mau apakan rambutku ini, mau seperti dirimu, seperti daesung atau bahkan seperti taeyang pun tak apa, asal kau bahagia” jawab jiyoung dengan pasrah .

“nah itu baru namanya adik yang pintar! Dan satu lagi, kau hanya harus menambah 2 tindikan ditelingamu itu. Satu dikiri dan satu dikanan” seru jiyoung sambil memperhatikan adiknya tersebut,

Kali ini jiyoung hanya mengangguk pelan seraya menghembuskan nafas panjangnya.

^_^  T-W-I-N-S ^_^

“Perfect! Sempurna ! ingat hari ini kau adalah kwon jiyong yah bukan kwon jiyoung!” seru jiyong menepuk-nepukkan pundak adik kembarnya itu dengan penuh semangat. Terlihat mukanya yang sangat berseri-seri, tentu saja hal ini berbanding terbalik dengan jiyoung yang justru mengeluarkan senyum kecut untuk kakaknya tersebut.

Kemarin kakaknya tersebut merubah 100 % penampilannya. Rambutnya dipotong persis sama seperti jiyong, telinga kirinya ditindik 2 tingkat dan  yang lebih parah jiyoung diajarkan mimik-mimik muka menjijikan dari kakaknya itu. Seperti kemarin:

Jiyong : ini loh cara manyun oppa *sambil manyun-manyun gajelas*. Biasanya Oppa manyun kalau lagi stress, lelah dan untuk melelehkan hati para yeoja

Jiyoung : *elus-elus dada* *nahan muntah*

Jiyong : dan ini cara senyum orang ganteng seperti oppa *menyunggingkan bibirnya dengan lebar dan mengedipkan sebelah matanya*

Jiyoung  : senyum atau sakit kau ? kok seperti orang ayan aja pake ngedip-ngedipin mata segala.
Selain itu, dirinya juga belajar cara bicara, gaya dan kebiasaan yang dilakukan oleh kakaknya tersebut. Hasilnya ? dalam sehari, kakaknya tersebut berhasil membuat jiyoung menjadi mirip dengannya 100 %.  Dan karena dada (em you know kan kalau cwek ada dada?) jiyoung tidak besar, jadi mudah saja membuat dirinya sama dengan lelaki tanpa perlu memakai korset untuk mengecilkannya. (sedih sih-,-)

Hari ini jiyoung memakai pakaian kakaknya tersebut, kaos hitam berlengan pendek yang dibalut dengan blazer hitam panjang buatan designer langganan kakaknya itu, ditambah dengan jeans hitam pekat yang indah. Selain itu dirinya memakai sepatu kets hitam bergambar sedikit rantai beruliskan “DOPE”. Satu lagi, jiyoung memakai kupluk hitam kesukaan kakaknya tersebut yang bertuliskan “giyongchy”.  Keren sih memang, tapi entah kenapa ia jadi merasa seperti orang mau melayat saja. semuanya serba hitam~ dan rambutnya ituloh ! jiyoung merasa rambutnya seperti papan catur saja, warnanya separuh hitam dan separuh putih. Mungkin kalau ada orang yang ingin main catur tapi tak punya papan caturnya, jiyoung bisa mempersilahkan rambutnya dipinjam sementara untuk dijadikan sebagai pengganti papan catur. Praktis bukan? Dan sangat menyebalkan.

Oh iya, kakaknya juga sudah memberitahu semua staff, dancer dan para artist YG. Karena jiyoung pintar, tentu saja hal yang mudah untuk menghafal nama dan kebiasaan yang mereka lakukan terhadap kakaknya tersebut.
“sudah sana sekarang pergi” seru jiyong menepuk punggung adiknya tersebut dengan pelan.

Akhirnya jiyoung pun berangkat diiringi lambaian tangan dari kakaknya tersebut. Dengan langkah gontai, jiyoung keluar rumah dan memutuskan untuk memakai mobil mewah milik kakaknya itu

^_^  T-W-I-N-S ^_^

Dag dig dug ..
Begitulah suara jantungnya sekarang, jiyoung sangat gugup ….
Bagaimana bila ia lupa dengan apa yang telah diajarkan kakaknya tersebut? Bagaimana bila ada yang mencurigainya? Dan bagaimana bila ia disangka jiyong gadungan?
Walaupun dirinya tak akan mendapat masalah bila ketahuan, namun ia yakin kakaknya akan dapat masalah. Karena itu jiyoung harus rapat-rapat menyimpan rahasia ini, kalau sampai ketahuan  bisa habis kakaknya itu oleh yang lain. Dan yang lebih parah jiyoung yang juga akan habis dimarahi oleh kakaknya kembarnya itu.

Namun pikiran tersebut akhirnya dibuang jauh-jauh oleh jiyoung. Ia kemudian melangkahkan kakinya menuju pintu utama YG fam.

“ah, gawat cara membuka pintunya dengan finger point (sidik jari). Mengapa jiyong tak memberitahukannya ? bagaimana caranya aku masuk -,- tentu saja sidik jariku tak akan sama walau kami kembar”  jiyoung terlihat kebingungan, dirinya mencoba menempelkan ibu jarinya pada alat pendeteksi sidik jari tersebut agar dapat membuka pintu YG building ini, dan ternyata dugaannya benar, tak sama . Sidik jarinya tak sama dengan saudara kembarnya itu. tentu saja dirinya jadi tak bisa masuk karena alat pendeteksi itu tentu bukan untuk orang yang sembarangan.

hyung, sedang apa kau disini? Kenapa tidak masuk?“ jiyoung segera menoleh kebelakang, memastikan orang yang tengah menepuk pundaknya tersebut.

“se-se-seungri ?” jiyoung terlihat kaget  begitu melihat wajah tersebut.
Kenapa justru dirinya harus bertemu dengan seungri dari sekian banyak artist, dancer dan staff YG ? ah memang menyebalkan.

“iya hyung? Atau jangan-jangan kau menungguku?” lelaki yang hari ini memakai pakaian yang casual itu melemparkan senyum ramah padanya dan segera menempelkan ibu jarinya ke alat tersebut, otomatis pintu tersebut terbuka.
Lucu juga dia jika tersenyum seperti itu….

palliwa kajja” Seru seungri menarik tangan jiyoung dan segera mengajaknya masuk.
Jiyoung takjub dengan lantai pertama gedung tersebut, penuh bling-bling,  futuristic, modern namun tidak kampungan. Ketika jiyoung masuk, dirinya dapat melihat layar yang sangat besar tepat didepan pintu. Layar tersebut menampilkan music video dari semua artist di YG sepertinya.

Setelah itu jika berjalan sedikit, maka jiyoung dapat melihat tulisan-tulisan modern berwarna hijau metallic tertera di dinding kiri dan kanan lorong menuju ruangan selanjutnya itu. jiyong pernah bilang bahwa yang tertulis disitu adalah judul-judul lagu dari YG fam. Dirinya melihat beberapa judul lagu yang tertera disana, hemm ada “love song” , ada “go away” dan sebagainya.

Seungri berjalan dengan cepat hingga membuat jiyoung tak terlalu bisa menikmati keindahan-keindahan tersebut dengan waktu yang lama. Seungri membawa jiyoung masuk kedalam lift dan menekan tombol lantai yang akan  mereka tuju.

Hanya selang beberapa detik, mereka telah sampai ditempat tujuan. Pintu lift terbuka dan seungri keluar dari lift tersebut, tentu saja jiyoung mengikuti langkah seungri. Mungkin hal ini akan sedikit membuat maknae bigbang itu bingung, karena sekarang seorang leader sedang mengekorinya (mengikutinya) , hal yang sangat jarang emm mungkin hampir tak pernah terjadi.

Seungri terus berjalan hingga langkah kakinya terhenti didepan sebuah studio. Jiyoung pun ikut berhenti, mereka pun masuk kedalam studio tersebut. Wajah jiyoung masih diliputi kegelisahan, ia mencoba menarik nafas panjangnya agar lebih rilex

Yoo ! what’s up jiyongie”  seru lelaki yang segera menghampiri jiyoung ketika dirinya baru membuka pintu dan berusaha untuk mengadakan ritual tos bersama.

Yoo taeyang what’s up!” jawab jiyoung mencoba membesarkan pita suaranya dan tanpa ragu menyambut ritual tos Taeyang. Dia yakin bahwa itu adalah taeyang karena wajahnya sama seperti foto yang diberikan kakaknya itu tadi malam, yaah dia Cuma agaaak sedikiiiitt…. Pendek dari bayangan jiyoung.

Usai Tos dengan sahabatnya, Taeyang segera berjalan menuju komputer yang terletak disudut ruangan studio itu dan memainkannya, rambutnya yang dikepang dua tersebut terlihat bergoyang mengiringi kepalanya.

“Maaf aku telat” seru sebuah suara tiba-tiba dengan membuka pintu ruangan studio. Begitu memastikan siapa yang datang, Jiyoung terdiam sejenak…. Membatu …. Dan… meleleh (?).

TOP !!! itu TOP ! kakaknya semalam berkata bahwa TOP itu sangat tampan, dan memang benar ! tampan ! sangat ! amazing ! mengagumkan. Jiyoung sampai tak mengerti apa yang dulu dimakan eomma nya TOP ketika hamil, sehingga bisa mempunyai anak seTampan TOP. Ditambah lagi TOP memakai kaos hitam yang dialasi dengan jaket jeans berwarna biru tua, rambutnya yang hitam serta dandanannya yang tidak berlebihan justru membuat dirinya tampak tampan sekali. ALAMI !.

Namun kata jiyong berhati-hatilah dengan TOP, karena tatapan matanya dapat membuat wanita jatuh cinta seketika,
Benarkah ???
Rasanya jiyoung tak perlu menatap matanya, cukup hanya melihatnya sekilas dan jiyoung pun jatuh cintaa huahahhahaha.

“Yak ! kau telat hyung, lihat leader kita sudah mengeluarkan asap dari kepalanya” ujar seungri dengan wajah girang yang kontras membuat TOP menatap Jiyoung.
Jiyoung terdiam seketika dan meleleh kembali (?), tatapan matanya sungguh  amat berbahaya. Namun karena jiyoung tak mau terlihat mencurigakan, dia menahan rasa ingin melelehnya (?) dan menatap TOP kembali, kemudian menggeleng pelan. Karena jiyoung menggeleng yang artinya tidak, TOP segera menatap kembali seungri, menghampirinya dan menjitaknya. Seungri hanya tertawa mendapat perlakuan tersebut, memang maknae yang aneh -,-

Hyung ! hyung! Aku membawa beritaa !! kau harus tau” kali ini pria dengan rambut hijaunya yang sekilas jiyoung kira itu adalah rumput menghampiri dirinya dengan nafas terengah-engah.

“ada apa da-daesung ?” seru jiyoung dengan suara agak ragu. jiyoung agak lupa dengan wajah lelaki didepannya itu, walau rambutnya khas sekali, maklummm menghafalkan seluruh umat YG ent dalam waktu semalam itu lumayan susah walau otaknya encer.

“iya ada apa? Ada apa? “ TOP dan seungri pun terlihat penasaran.
Taeyang yang masih asyik memainkan komputer pun menoleh kearah sang pemilik suara lantang tersebut.

“begini” daesung berusaha mengatur nafasnya terlebih dahulu. “kalian tau karl Lagerfeld?” Tanya daesung kepada teman-temanya itu. Yang lain serentak menggeleng

“Tau ! designer dan fotografer terkenal dari paris itu kan ?” seru jiyoung menjawab dengan mantap.
Tentu saja dirinya tau, 19 tahun tinggal di Paris mana mungkin dirinya tak tahu desiner terkenal dari paris tersebut, bahkan karl kini sudah menjadi desiner terkenal kelas dunia.

“sudah kuduga hyung! Kau memang fashionista sejati!” seru seungri bangga yang kemudian menepuk pundak jiyoung dengan pelan, yang lain mengangguk meng-iya-kan pernyataan seungri. Jiyoung hanya tersenyum

Berbeda dari yang lainnya, TOP terlihat bingung “terus apa hubungannya dengan kedatangan mu yang berlari-lari seperti itu? “

“Oh iya begini, Karl Lagerfeld  sedang ada dikorea hari ini dan dia sekarang tepat berada dilantai paling bawah gedung YG ini. Dan kalian tahu ? dirinya ingin bertemu kita dan mengajak kita bekerjasama dalam pembuatan pakaian-pakaian terbarunya!” Daesung menjelaskan dengan penuh semangat

“lalu ? mengapa kau harus lari-lari membawakan beritanya?” seru jiyoung dengan wajah santai. Dia kemudian mengambil minuman yang kebetulan ada diatas meja tersebut dan segera meneguknya, Terlihat antusias dari para semua member bigbang, kecuali dirinya. Jika boleh jujur, jiyoung sering bertemu dengan designer terkenal tersebut karena tuntutan pekerjaan, jadi itu sudah menjadi hal yang biasa untuknya

“karena aku senang saja hehehe. Mungkin sebentar lagi dia datang” seru daesung dengan senyum yang lebar, mata sipitnya jadi tak terlihat jika ia tertawa seperti itu.
Baru saja daesung membicarakan hal tersebut, datanglah dua orang pria memasuki studio ini. Pria yang satu memakai topi hitam pekat, berwajah khas korea, jiyoung yakin sekali itu adalah presiden atau CEO dari kakaknya tersebut yaitu Yang hyun suk, lalu pria yang berada disebelahnya, jiyoung yakin sekali itu Karl. Pria yang mungkin sekarang menginjak umur 50 tahun itu mempunyai postur tubuh yang tinggi dan tegap. Rambutnya yang agak panjang serta berwarna putih itu, sengaja ia ikat kebelakang dengan sempurna. melengkapi ketampanannya, lelaki itu nampak memakai kacamata hitam dan setelan jas hitam yang keren, walau sudah berumur, namun karl terlihat berkharisma dan gagah. Keduanya segera menghampiri mereka ber 5.

Bonjour.. BIGBANG sait pas si ce groupe est-ce? “ pertanyaan dari karl ini membuat semua member bigbang cengo dan tak berkutik. Tentu saja mereka tak bisa menjawab pertanyaan tersebut, dan sepertinya yang hyun suk pun hanya terdiam ketika mendengar karl tiba-tiba berbicara bahasa prancis

“Bonjour, oui nous BIGBANG, heureux de rencontrer des designers de renom tels que votre “ jiyoung menjawab pertanyaan tersebut dengan sangat lancar, kemudian dirinya membungkukkan tubuhnya(bow*).

Hal ini kontan membuat member yang lain bergidik melihatnya, bahkan seungri terlihat sangat tak percaya. Mungkin mereka tak percaya bahwa seorang kwon jiyong atau Gdragon bisa sangat lancar berbahasa prancis.

“langue Franche très bien, ravi de vous rencontrer aussi. Faisons un accord pour travailler ensemble”  Lelaki itu pun membungkukkan badannya, kemudian menjabat tangan jiyoung sebagai tanda kerja sama. Jiyoung membalas jabatan tangannya itu. Sedangkan yang lain masih saja cengo melihatnya, CEO nya juga terlihat membatu dan terdiam.

Eh bien, heureux de travailler avec le maître karl”  jiyoung tersenyum dengan lebar.
Akhirnya karl berpamitan pada jiyoung dan lainnya untuk meninggalkan ruangan karena masih ada urusan. Yang hyun suk pun menemani karl kembali, matanya melirik sekilas kearah jiyoung. Mungkin dirinya tak percaya dengan apa yang dikatakan anak kesayangannya barusan.

hyung ! aigooo daebak daebak !” seungri berhenti dari ketidaksadarannya alias cengo, kemudian menghampiri jiyoung dan melingkarkan tangannya ke pundak jiyoung. Sontak jiyoung terdiam. Jujur ia ingin menepisnya, namun dirinya sedang menjadi jiyong, jadi dia harus bersikap seperti jiyong. seungri pun tersenyum dengan lebar.
Tidak hanya seungri, yang lainnya pun ikut bangga dengan leader mereka. Taeyang memberikan Tos untuk jiyoung dan daesung mengacungkan jari jempolnya keatas. Sedangkan TOP mengedipkan matanya yang langsung saja membuat jiyoung meleleh.

Oh iya, karena adanya peristiwa ini, jiyoung pun jadi menyadari sesuatu. Kwon jiyong memanfaatkannya ! dia pasti tau hari ini akan ada desiner terkenal dari paris datang dan akan menemui BIGBANG. Lalu karena dia tahu bahwa jiyoung bisa berbahasa prancis dengan lancar, maka dia ingin jiyoung menggantikan posisinya hari ini agar semua menganggap kwon jiyong dengan kagum.

Benar-benar saudara kembar yang licik. Pasti sekarang jiyong sedang bersenang-senang dirumah sambil mentertawakan dirinya. Awas saja jiyong, kau akan kubalas, pikir jiyoung sambil meremas-remas kepalan tangannya.
Sementara itu dirumah,

Jiyong sedang bersantai dengan gaho, anjing kesayangannya…

“huaauhauahaauaua gaho kau tahu ? jiyoung kena lagi jebakanku ! ihiw pasti kali ini aku dimata yang lain terlihat hebat dan menakjubkan ! good job KWON JIYONG” seru jiyong penuh kebahagian yang bangga akan idenya sendiri. (ternyata yang dikatakan jiyoung benar-,- jiyong lagi mentertawakannya)

^_^  T-W-I-N-S ^_^

Setelah karl pergi, kami bersiap untuk rekaman.
Eh what ? rekaman ? maksudnya apa ini? Kakaknya itu hanya bilang kalau hari ini dirinya hanya perlu duduk diam dan memperhatikan member-member bigbang yang lain. Tapi tadi kata seungri , mereka perlu rekaman. Lalu yang mana yang benar ? dan jika benar-benar akan rekaman, jiyoung harus bagaimana ?

“Yooo kwon jiyong mamen ! partnerku yang paling jenius” seru lelaki yang baru membuka pintu studio dan segera menepuk pundak jiyoung dengan pelan, membuat jiyong sedikit terkejut dibuatnya. Dari perawakannya yang agak berantakan dan terlihat hip hop banget, jiyoung yakin kalau dia itu adalah teddy, partner terdekat kakaknya tersebut.

“ hai teddy” balas jiyoung dengan seukir senyuman.

“sebelum kau rekaman, aku ingin bertanya padamu.. menurutmu bagian rap ini harus bagaimana ya nadanya?” seru teddy sambil memperlihatkan secarik kertas berisi lirik yang dikatakan teddy barusan

JLEB!

Nada? apa kata lelaki itu? dia bertanya pada jiyoung mengenai bagaimana nadanya? Bagaimana mungkin dirinya bisa membuat nada yang pas pada lirik yang diberikan oleh teddy ?
Jiyoung tak mengerti dengan hal begituan . Jiyoung tak tahu apa itu nada, kunci nada. Bahkan dulu ketika sekolah, nilai kesenian musik dia selalu E -,-. Jiyoung paling tidak mengerti musik. Bisa dikatakan dia itu BUTA tentang dunia musik!

“emmm lirik yang mana hyung?” seru jiyoung pura-pura tak melihat deretan kata-kata yang ditulis teddy tersebut, wajahnya mulai berkeringat.

“ayo hyung berikan nada indah pada teddy hyung” seru seungri kemudian menghampiri kami. dirinya melingkarkan kembali tangannya dipundak jiyoung, yang segera membuat jiyoung bergidik.

Apa kakaknya dan seungri itu sedekat ini? Atau memang hanya seungri sih yang sok dekat karena kakaknya itu leader? Ah tak taulah, yang pasti jiyoung ingin sekali menyingkirkan tangan lelaki tersebut yang masih betah hinggap dipundaknya.

“emmm itu…begini hyung , kebetulan sekarang kondisi ku sedang tak fit. Jadi aku tak bisa membuat nada yang indah” jawab jiyoung meng-eles.

“Baiklah kalau memang begitu. Nanti jika kau sudah fit kembali, segeralah membantuku. Aku ada urusan terlebih dahulu. Nanti aku kembali lagi” ujar teddy yang membuat jiyoung bergembira. Akhirnya teddy pun pergi dari studio tersebut dengan melambaikan tangannya pada kami.

Setelah kepergian Teddy, jiyoung lega sekali.
Namun masih ada satu lagi kegelisahan yang akan dialaminya. REKAMAN ! bagaimana cara ia meng-eles dari member bigbang yang lain? Ia memang hafal semua lagu baru bigbang, namun jika harus bernyanyi jujur tak akan bisa .
Jiyoung sudah mengeles dengan alasan tidak fit, namun semua sia-sia ! anggota yang lain tak percaya. Mereka tetap memaksa jiyoung untuk rekaman

Dan alhasil ??????

Setelah jiyoung melakukan rekamannya, Gadis itu melihat wajah-wajah bengong dari ke-4 teman kakaknya tersebut. Bahkan sepertinya seungri ingin sekali mengeluarkan kedua bola matanya sekarang juga, saking tidak percayanya.
Kenapa? suara jiyoung aneh? Tentu saja -,- bukan aneh lagi,mungkin sudah bisa dibilang mengerikan!

Dulu ketika dirinya masih di taman kanak-kanak, jika ada kelas menyanyi, jiyoung lah satu-satunya anak yang disuruh bu guru untuk diam saja alias tidak bernyanyi. Menurut gurunya pada waktu itu, lebih baik jiyoung tersenyum manis saja. Hal ini segera membuat jiyoung kecil menangis.

Selain itu, ketika ada acara musik dikeluarga besarnya, jiyong selalu menyanyi dengan sempurna sedangkan dirinya? Berhasil membuat seluruh anggota keluarga besarnya itu tecengang melihat dirinya, dan seketika mengatakan jika jiyoung lebih baik lypsinc jika lain kali mau bernyanyi. Bukankah itu artinya parah sekali ?
Lagipula kakaknya itu kan tahu bahwa dirinya tak bisa bernyanyi, mengapa dia memaksa jiyoung untuk menjadi dirinya seharian ini? Apa jangan-jangan jiyong lupa hal ini?  mungkin kakaknya itu hanya focus dengan rencana awalnya yaitu membuatnya dipuja-puja karena tiba-tiba menguasai bahasa prancis.

Hal ini membuat jiyoung tersenyum licik. Dasar kakak bodoh !
hyung, apa kau yakin tak apa? Suaramu itu …..” seungri tak berani  melanjutkan kata-katanya

“mengerikan” lanjut TOP dengan kernyitan dahinya. TOP mengangkat sedikit alisnya dan menatap jiyoung dengan tatapan tajam.

“benar-benar……..” ujar daesung.

“mengerikan” lanjut taeyang seraya menggelengkan kepalanya dan melipat kedua tangannya.

Hal ini hanya membuat jiyoung mengeluarkan senyum kecutnya, dia sudah mengira suaranya mengerikan, mungkin bagi mereka yang baru pertama kali mendengarnya adalah mimpi buruk!

“ada apa denganmu jiyong? kau sedang tak sehat?” cowok berkepang dua tersebut mendekati jiyoung dan menempelkan punggung tangannya didahi jiyoung. Sontak jiyoung hanya terdiam

Seungri pun tak tinggal diam. Lelaki itu segera membawakan minuman pada jiyoung “minumlah ini hyung, mungkin tenggorokanmu sedang dalam kondisi tak fit”. Jiyoung pun segera meneguknya

“seperti bukan Jiyong saja …” ujar TOP dengan santai, hal ini membuat jiyoung tersedak dan memuncratkan air yang baru saja diminumnya tersebut tepat mengenai wajah taeyang.

Kontras semua terkejut, termasuk sang pemilik wajah, taeyang. Lelaki berkepang itu sempat membatu sesaat hingga akhirnya menatap tajam wajah jiyoung “jiyong !!!…… airnya masuk hidungku !!!” serunya dengan nada kesal. Lelaki itu kemudian  segera menyapu wajah beceknya dengan tangan kanannya.

“ah, mian taeyang…aku tak sengaja”kemudian dengan reflex jiyoung  membantu membersihkan wajah lelaki pendek itu dengan saputangan miliknya dan meminta maaf tentunya. Tak mau memperpanjang msalah, taeyang akhirnya hanya mengangguk tanda memaafkan gadis itu.

“iya kau benar TOP hyung” lanjut dae setelah insiden pemuncratan taeyang itu selesai.
Keringat telah membasahi wajah jiyoung, dirinya benar-benar panik sekarang. Belum sampai 5 jam dirinya menjadi jiyong, para member bigbang sudah mencurigainya.

Dibukanya kupluk milik kakaknya tersebut dan digenggamnya dengan erat,
Sekarang tak hanya wajahnya yang berkeringat namun tangannya juga. Bola matanya berputar mengelilingi sekitar ruangan studio tersebut, dirinya kini mencoba memikirkan alasan agar bisa keluar dari kecurigaan teman-teman kakaknya tersebut.

Hening…..

“HAHAHAHAHHAA”
Tiba-tiba suara seungri memecah keheningan sesaat yang terjadi distudio tersebut.

“jangan becanda hyung ,kalau dia bukan jiyong hyung, lalu dia siapa ? hantu? Jin?“ lanjutnya lagi dengan wajah sumringah, seungri kemudian menghampiri jiyoung dan menepuk pundaknya.

“emmm mungkin sajaa… sebenarnya dia adalah orang yang menyamar jadi jiyong atau mungkin….. saudara kembarnya??” Lanjut TOP dengan wajah yakin. Ibu jari dan jari telunjuk kanannya memainkan dagu lancip miliknya dan bergaya khas ala detektif-fetektif terkenal.

JLEB !

habislah. Apa TOP itu peramal ? atau dia jangan-jangan utusan dewa-dewa yang mengetahui pikiran orang? Mengapa bisa sejeli ini?
Jiyoung tak melakukan pembelaan, otaknya masih berpikir keras membuat alasan yang tepat. Jiyoung melirik para member yang lain, sepertinya mereka hampir termakan dengan apa yang dibicarakan oleh TOP tersebut.

Hyung kau ini terlalu banyak nonton drama tivi yah? Kalau jiyong hyung  mempunyai kembaran, maka kita orang pertama yang akan tahu kan ? sudahlah tak usah diperbesar. Aku yakin ini hanya karena jiyong hyung  memang sedang tidak fit. Kita hanya harus percaya itu” seungri kembali menanggapi pernyataan yang dibuat TOP tadi.

Jiyoung senang dengan pembelaan yang terus dilakukan oleh seungri tersebut. Jiyoung sekarang tahu mengapa kakaknya sangat menyayangi seungri. Seungri terlihat sangat tulus, baik dan polos, yaah walaupun sedikit agak pabo. Namun bila harus Jujur, jiyoung merasa bersalah dengan apa yang dikatakan seungri barusan. Harus percaya itu? Apa yang harus dipercaya? Jelas-jelas dirinya telah berbohong kepada mereka.

“apa yang dikatakan seungri benar, jiyong sedang dalam keadaan tidak fit, mungkin Karena itulah suaranya tak bagus dan lebih mirip suara wanita hari ini” ujar taeyang kali ini diiringi senyum lebarnya. Jiyong pun hanya mengangguk pelan

“iya aku tahu, aku hanya bercanda ko hehehe” jawab TOP dengan santainya.
Hal ini membuat tae,dae dan seungri memperlihatkan ekpresi kekesalan kepada hyung tua itu. Dan jiyoung tertawa dengan sangat lega. Berarti dia tidak ketahuan dong?

Akhinya setelah melalui banyak pro dan kontra mengenai kecurigaan tersebut, semuanya pun selesai dengan kata-kata bercandanya TOP.  Kemudian mereka sepakat untuk menghentikan rekaman hari ini. Hal ini dikarenakan kondisi sang leader yang sedang tidak fit-yang-sebenarnya-sih-itu-alasan.

Waktu menunjukkan pukul 12 siang dan TOP mengusulkan untuk makan diluar terlebih dahulu sebelum mereka pulang. Yang lain setuju dengan usul hyung tua tersebut dan bersiap untuk keluar

“YEEEEEE !!! makan diluar!! “ Seungri terlihat paling bersemangat diantara yang lainnya, memang seungri-lah yang akan paling senang bila diadakan makan diluar, dengan begitu seungri bisa menunjukkan makanan yang terkenal enak pada 4 hyungnya tersebut.
Saking senangnya, lelaki itu mulai loncat-loncat distudio nan kecil itu dan menari-nari dengan tak jelas, jiyoung tak tahu gerakan apa yang tengah dipraktekkan seungri sekarang namun bisa dipastikan sangat abstrak dan random

Sedari tadi  maknae BIGBANG itu tak berhenti dari gerakan tak jelasnya hingga salah satu kakinya tersandung kaki meja dan…

BRUGH !

Seungri menabrak tubuh jiyoung dan keduanya terhempas dikursi panjang berwarna hitam tersebut. Bukan masalah kalau hanya menabrak, karena itu merupakan hal yang wajar tentunya.

Namun buat jiyoung,  tabrakan ini masalah besar !
Mengapa ?
Ini karena POSISI mereka terjatuh !
Seungri tepat terjatuh diatas tubuh jiyong, membuat keduanya saling berhadapan dengan jarak yang sangat dekat….

Terlebih lagi kedua tangan seungri tepat mendarat dikedua dada milik jiyoung !!!!!!
Maaf hening sebentar dikarenakan jiyoung mengalamai syok yang teramat sangat…

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
(okey jiyoung cukup teriaknya -,-, mari lanjutkan ceritanya)
Dengan panik jiyoung meninju keras wajah seungri dan mendorong lelaki itu, membuat seungri segera tersungkur dilantai seperti orang tak bernyawa. Yang lain hanya bengong melihatnya, dan daesung terlihat paling menganga diantara lainnya…

Sempat ada jeda sejenak sebelum akhirnya TOP bergerak mendekati lelaki yang masih terkapar malang dilantai “ Gwenchana seungri? Apa kau mati? Jika kau mati, bolehkah aku yang menggantikanmu menjadi maknae di Bigbang?” Tanya TOP dengan wajah serius menatap seungri.

PLETAK !

“yak hyung seriuslah” Daesung yang terkenal berani dengan TOP itu segera menjitak hyungnya itu dan menarik lengan seungri, membuat seungri akhirnya bangkit kembali dari kematian sejenaknya.

“ji…yong? Ada apa? mengapa kau tega sekali pada seungri?  Dia kan tak sengaja menyentuh dadamu, lagipula itu hal biasa kan?” kali ini giliran taeyang yang berbicara, yang lainnya hanya diam sambil sesekali menganggukan kepalanya pertanda setuju dengan apa yang dikatakan taeyang.

Apa kata taeyang? Apa katanya itu? Hal biasa? Apakah itu hal biasa? Apakah seorang lelaki memegang DADA seorang wanita itu adalah suatu yang BIASA?  HAH? Ayo katakan padaku taeyang katakan! Apanya yang biasaaa??? , umpat jiyoung dalam hati, ingin sekali dia berkata semua itu pada taeyang dan kalau bisa meninju wajah seungri sekali lagi.
Namun jiyoung harus menahan amarahnya kali ini, dia tahu sekarang dirinya sedang menyamar menjadi kakaknya itu.

“ah mianhae seungri, aku tak sengaja, aku reflex melakukannya, maafkan aku.”
“yaa tak apa hyung, aku juga yang salah. Aku malah loncat-loncat dan nari ga jelas hingga tak sengaja menabrak hyung. Wajar kalau hyung meninju mukaku. Hahahhaa sudahlah kawan-kawan, santai saja. ini hanya lebam sementara, aku kan seungri sang idola yang kuat. Slooow~” seru seungri dengan wajah berseri-seri. Maknae itu menepuk semua pundak hyungnya dan mengangkat kedua ibu jarinya keatas, mengisyaratkan bahwa dirinya baik-baik saja, walaupun dengan jelas semua orang disana bisa melihat pipi seungri yang mulai berwarna keunguan tersebut.

“benarkah? Maafkan hyung seungri,aku tak sengaja” jiyoung menghampiri seungri dan menundukkan kepalanya, jujur walaupun beberapa menit yang lalu ia merasa kesal sekali, namun entah kenapa sekarang dia merasa menyesal.
Seungri tersenyum dan merengkuh gadis itu, membuat jiyoung terkejut dan akhirnya mengeluarkan semburat merah merona dikedua pipinya

“yoo tak apa hyung, santailah .. jangan jadi seperti wanita begini dong hehhee..” jawaban santai seungri itu segera membuat jiyoung mendorong pelan tubuh seungri dan melepaskan pelukan itu .

“maaf seungri tak usah peluk-peluk. Aku ini masih normal tau”  jiyoung membuang mukanya yang terlihat semakin merona. Ada rasa kesal dan senang bercampur disana, ia merasa jika seungri yang mengetahui semuanya, bukanlah sebuah masalah baginya.

“sudahlah cukup mesra-mesraannya G-Ri, ayo kita lanjutkan rencana makan kita diluar” seru TOP memecah kemesraan diantara keduanya. Yang lainnya segera mengangguk pelan, mereka pun segera melangkahkan kakinya keluar.

Ketika mereka sudah berada diambang pintu keluar studio, mereka dikagetkan oleh seorang wanita yang tiba-tiba saja membuka pintu itu.

“makan siang? Sepertinya kalian harus menunda hal itu terlebih dahulu. Appa YG menyuruh kalian latihan koreo hari ini “ seru gadis berambut pirang itu dengan kernyitan dahinya.

Rambutnya yang berwarna pirang nan panjang itu ia ikat cepol keatas, namun ditambah bandana hitam sebagai pemanisnya. Pakaian yang dikenakannya juga terlihat sangat lucu, kaos panjang  berwarna putih bergambar “pussy in boots” besar ditengahnya, ditambah gradasi hitam disetiap lekuk pakaiannya yang membuat kesan langsing ditubuhnya. Selain itu, dia memakai celana jeans panjang berwarna merah dengan siluet putih dikedua kantong celananya, sungguh manis sekali.

JLEB!

Apalagi kali ini? koreo? Maksudnya latihan koreografi gerakan? Habis! Bisa mati jiyoung kali ini, pasti mati !!
Jiyoung hanya membatu dan terdiam
TOP yang merasa rencananya gagal segera angkat bicara dan menampakkan wajah kesalnya pada gadis didepannya itu “mwo? Sekarang? ” serunya ditambah hentakan kakinya

“ya tentu saja”

“dalam rangka apa kami harus latihan??” kali ini giliran seungri yang angkat bicara. Jujur jiyoung sudah merasakan keringat muncul kembali dari pelipis dahinya, ingin rasanya dia membatu saja distudio itu sendirian.

PLETAK!

Sebuah hantaman keras tepat mendarat dikepala seungri, membuat maknae bigbang itu segera meringis kesakitan

“sejak kapan kita butuh alasan dalam sebuah latihan? “ ujar taeyang seusai menjitak kepala maknae itu. Seungri pun hanya memanyunkan bibirnya.
Melihat member bigbang yang terlihat ribut dan saling menatap satu sama lain, chaerin pun segera angkat bicara “sudahlah cepat, aku hanya disuruh menyampaikan pesan ini pada kalian.”

arra-arra… kami akan segera keruang latihan. Kau boleh pergi chaerin. Gomawo” jawab daesung segera menyunggingkan senyumnya

nee…Oh iya sebelumnya ada yang harus aku katakan pada jiyong oppa” charin segera menghampiri jiyoung dan mendekatkan bibirnya pada telinga kanan jiyoung.

“Ah oppa, apa kau pendekan? Sepertinya aku jadi mudah sekali menjangkau telingamu. Tidak seperti biasanya”eluh gadis itu kemudian sedikit menjauhi jiyoung dan mata kecoklatannya mengamati tubuh jiyoung dengan seksama. Jiyoung pun membulatkan matanya, ia kembali merasa terkejut mendengar apa yang dikatakan gadis itu.

“iya aku juga merasa kalau hari ini jiyong menyusut. Masa sekarang tingginya sama denganku” jawab Taeyang yang ikut menatap tubuh jiyoung.
Termakan oleh omongan chaerin, yang lainnnya pun ikut mengamati tubuh jiyoung.

JLEB ! ( sudah berapakali hari ini ia BER-JLEB ria ??)
mengapa mereka menyadarinya kalau aku memang lebih pendek beberapa centi dari jiyong? kenapa mereka harus menyadarinya disaat seperti ini ?
Dengan penuh kegelisahan, kali ini jiyoung mengeluarkan suaranya “a-a-ah itu karena hari ini aku tak memakai sepatu kets ber-hak seperti biasanya. K-k-ka-kalian bisa lihat saja sendiri.” jiyoung kemudian menunjuk sepatu yang dikenakannya hari ini, membuat semua yang berada disana segera mengamati sepatu yang dipakai jiyoung itu.

“ah, iya kau benar, memang tak ber-hak. Pantas saja aku hari ini merasa sepantar denganmu jiyong hahhaa” lelaki berkepang dua itu lantas tertawa, diikuti oleh yang lainnya. Jiyoung pun segera mengeluarkan nafas lega….

“yasudah, aku akan lanjutkan. Ada yang mau kuberitahu pada oppa “ chaerin kembali mendekati jiyoung dan membisikkan kata-kata ketelinga jiyoung, gadis pirang itu terlihat cekikikan kecil ketika membisikkan kata-kata itu
Berbeda dengan chaerin, jiyoung terlihat sangat kaget mendengarnya.

“UHUK… UHUK.. UHUKK” setelah mendengar apa yang dikatakan gadis pirang itu , jiyoung hanya  memberikan reaksi batuk-batuk.

“hahahha aku sudah menepati janjiku oppa!! Sampai jumpa” tanpa berdosa gadis itu pun segera pergi dari pandangan. Membuat para member bigbang serentak menatap jiyoung dengan tatapan penasaran.

“aah tak ada apa-apa kok, ayoo mari kita latihan saja” seru jiyoung gugup mencoba menghindari tatapan tajam teman-temanya itu.
Yang lain masih menatap jiyoung dengan tajam, berharap gadis itu bisa memberitahu semua yang dibisikkan chaerin tadi. Lain lagi dengan seungri yang segera menebar senyuman kearah gadis cantik itu.

Tak mau berlama-lama menghadapi tatapan tajam yang masih mengarah pada jiyoung, seungri pun segera berkata “sudahlah kajja  kita keruang latihan. Mungkin appa YG sedang menunggu kita disana. sebelum kita kena semprot nantinya”
Perkataan seungri itu segera membuat yang lain berhenti menatap jiyoung dan segera mengiyakan perkataan seungri. Lalu ke-3 nya pun segera pergi mendahului seungri dan jiyoung.

Seungri kemudian menghampiri jiyoung dan melingkarkan tangannya kepundak gadis itu

ayo hyung kajja…..” membuat jiyoung kembali mengeluarkan semburat merah dipipinya. Mereka pun segera menyusul yang lainnya.
Eh tunggu dulu …. Terus gimana nasib Jiyoung yang sekarang harus latihan gerakan yang sama sekali tak pernah dilakukannya ? apakah kali ini identitasnya akan ketahuan sepenuhnya?

#END
Sampai jupa diseri 2 part 2 nya :3
Karena diseri ke 2 ini banyak sekali konflik dan juga tragedy (lebay), maka akan dibuat 2 part agar tidak terlalu panjang -,- tapi tetep aja sih ini panjang huahahhahahaha -0- oh oiya jangan lupa yah kritik dan sarannnya  untuk author ceroboh ini:P
Oh iya translate bahasa prancisnya cari sendiri digoogle yah :p muahahhaha
SEE YOU !!! ><