I Want To See You Again (Part 1)


Author          : Choi Ranti 
Title              : I Want To See You Again
Casts:

  • Choi seung hyun
  • Choi Hye Yoon
  • Family of Choi
  •  Choi Li young (OC )
  • Lee haa won  (OC)
  • Kwon Ji Young
  • Kim JaeJoong

Genre          : sad, romance, conflict
Rating          : PG- 16 maybe
Lenght         : Chapter
Twitter         : @pertiwiranti
Disclaimer   :Haii sebelumnya saya minta maaf . mungkin ini ep-ep amatiran (bukan mungkin lagi tapi iya ). Maaf jika alur, setting, dan segala macamnya membingungkan . karena ini adalah fanfiction yang pertamakali saya buat . mohon tinggalkan komentar mau jelek atau bagus saya terima.

**Author pov**

Seorang pria menatap kosong sebuah kolam kecil di rumah besarnya, sesekali pria itu menghela nafas berat di sertai rasa sedih yang menyelimuti hatinya . Tiga tahun sudah berlalu setelah kejadian naas yang menimpanya masih selalu terbayang di kepala pria itu.

“choi seung hyun eomma mohon berhentilah seperti ini, dan eomma mohon makanlah demi kesehatanmu, eomma membawa makanan untukmu makanlah kau biar kau tak tambah sakit seung hyun”. Pria bernama choi seung hyun ini hanya bias menatap wajah eommanya yang penuh dengan raut keputus-asaan.

“aku tidak lapar. Aku akan bersyukur jika aku sakit parah dan mati!. masuklah ke dalam di sini terlalu dingin. Tinggalkan aku sendiri” raut wajahnya yang dingin terus menatap eommanya dingin.

“seung hyun jangan mengatakan itu, eomma tambah khawatir melihat kondisi mu, eomma tidak akan pergi, eomma masih ingin bersama mu , eomma tidak kedinginan “ seung hyun hanya bisa menatap mantel yang di gunakan eommanya.
“mantelmu tipis kau pasti kedinginan masuklah kedalam” seung hyun memalingkan wajahnya dan kembali menatap kolam kecil,

“seung hyun bisakah kau lupakan tentang yeoja itu? yeoja itu takan kembali seberapapun air mata dan kesedihan yang kau keluarkan !! dia tak mungkin akan kembali, itu mustahil seung hyun .”

“apa eomma tau bagaimana perasaanku ? eomma  aku sangat sakit hati ini. benar-benar sakit setelah apa yang appa lakukan ! appa menghianati eomma dan ternyata Li young adalah …….” Seung hyun tak bisa lagi meneruskan kata-katanya .

“eomma tau eomma juga ikut merasakannya. Merasakan rasa sedih yang sama seperti mu tapi eomma tetap akan bersabar dan meng hadapai semuanya karna semua ini adalah takdir. Takdir hidup kita” ucap nyonya choi dengan penuh kesabaran

Tetapi seung hyun malah semakin bersedih, ia tak bisa lagi menahan kesedihannya, dia terus bertriak-triak histeris dan menghancurka barang di sekitarnya,

“KENAPA HIDUPKU HARUS SEPERTI INI KENAPA TAKDIR HIDUPKU HARUS SEPERTI INI!!!??? KENAPA DIA PERGI MENINGGALKAN KU ! EOMMA APA SALAHKU KEPADA TUHAN SEHINGGA AKU TIDAK BISA MENCINTAI ORANG YANG KU CINTAI !!! KENAPA DIA MENGAMBILNYA MENGAMBIL ORANG YANG KU SAYANGI APPA KU DAN  LI YOUNG!”. seung hyun menangis hebat ,nyonya choi memeluknya dan mengusap-usap kepala seung hyun untuk meredakan rasa sedihnya

“seung hyun….. eomma mohon berhentilah seperti ini”.
Tiba-tiba seorang yeoja yang lebih tua dari seung hyun menariknya yang masih di pelukan eommanya dengan paksa dan menampar wajah seung hyun dengan keras berharap pria di hadapannya itu dengan sadar .

PLAAKK!!!

“CHOI SEUNG HYUN !!! SUDAH BERTAHUN TAHUN KEJADIAN ITU SUDAH BERLALU. SEHARUSNYA KAU BISA MELUPAKANNYA DAN MEMULAI HIDUP BARU TANPA DIA. DIA SUDAH TENANG DI ALAM SANA ! DIA PASTI AKAN BERSEDIH MESKI KAU TERUS MERASKAN BERDUKA SAMPAI KAU TUAPUN DIA TIDAK AKAN KEMBALI !!! “ kini yeoja itu merendahkan suaranya,

“apa kau tidak merasakan kasihan kepada eomma  yang mencemaskan mu ?”

”sudahlah jangan kau marahi dia Hye Yoon, dia masih terpukul atas kejadian itu” nyonya choi mencoba menenangkan

eomma dia bukan anak kecil lagi dia sudah dewasa .! seharusnya dia mengerti.! Jika aku menjadi dia, pasti memang aku akan sangat terpukul dan terpuruk tapi aku akan berusaha bangkit kembali. Seung hyun, di sini bukan hanya kau yang berduka tapi aku dan eomma.!”

“sudah lah nuna, kau tidak mengerti tentang perasaanku ..”

“AKU TIDAK MENGERTI ?!.potong choi hye yoon dengan kesal.

“IYA NUNA TIDAK MENGERTI PERASAANKU DAN NUNA SUDAH TIDAK PEDULI KEADAAN AKU LAGI !”  emosi seung hyun semakin memanas tidak terkendali “NUNA APA YANG KAU BICARAKAN SANGAT SULIT BAGIKU .! DIA ORANG YANG PALING AKU SAYANG SETELAH EOMMA APPA dan….. DAN KAU NUNA !.” suara seung hyun melemah dan kini dia menangis.

“aku tidak bisa melupakannya” lanjutnya ditengah isakan itu.

“ya seung hyun aku tau kau sangat sedih sangat terpukul dan  ini sangat berat bagimu. Aku mengerti tapi lihat nuna. Nuna seperti ini karena nuna peduli dan sayang pada dongsaeng ku . aku tidak ingin melihat dongsaengku bersedih terpuruk seperti ini . seung hyun nuna mohon kembali menjadi dongsaeng ku yang selalu tersenyum.  aku ingin melihat senyum dongsaeng kecilku lagi , nuna ingin melihat wajah gembira mu lagi. AKU INGIN MELIHAT DIRIMU YANG SEPERTI DULU LAGI CHOI SEUNG HYUN!!!” tanpa sadar air mata choi hey yoon atau nuna dari seung hyun mengalir di pipi mulusnya

“sekarang kau pilih kelurga mu atau kekasihmu yang tidak akan pernah kembali lagi?”

****

**Choi seung hyun POV**
Aku berjalan dengan gontai, tubuhku sudah tidak memiliki tenaga. Berharap aku segera mati, aku ingin segera menyusulnya, aku ingin bertemu lagi dengannya, betapa aku sangat merindukannya. Aku ingin memeluknya lagi dan tersenyum tulus untuknya . mengingatnya membuatku sesak. Dengan tenaga yang tersisa aku pergi ke padang ilalang di atas bukit ,terdapat pohon rindang yang sejuk dan batu nisan yang tak terawat, di sanalah aku berhenti . ku sentuh batu nisan itu, lalu ku usap-usap lembut seolah batu nisan itu hidup.

anyeong choi Li Young, aku datang untuk menjengukmu. Bagaimana kabar mu ?”
Betapa gilanya aku. Bukan kah orang lain sudah menanggapku gila.? Karena mengajak batu nisan bicara, sampai kapanpun aku berbicara dengan batu nisan ini, batu nisan ini tidak akan membalas pertanyaanku ! Batu tetaplah batu, benda mati yang tidak akan hidup!! memikirkan hal itu membuat ku sedih karena batu nisan yang aku ajak bicara ini adalah batu nisan Choi Li Young . dadaku semakin sakit, sesak yang luar biasa sesak.

” Kini kau pergi dari samping ku tak ada lagi canda tawa kebahagiaan setelah kau pergi.”

youngiya” itulah sebutan ku untuk choi li young, kekasihku atau dongsaeng ku, dongsaeng tiriku.

youngiya na bogogshipoyo. Aku ingin selalu di samping mu, mendekapmu lagi, tertawa gembira dengan mu lagi…. aku ingin sekali kesana ketempat kau berada.” aku sudah tidak bisa menahan  kesedihanku lagi. Air mata turun dari kelopak mataku. Begitu berat cobaan yang menimpa ku. Hidupku begitu tidak adil. Aku hanya bisa menangis di depan batu nisan gadis yang kucintai itu.

Yang aku inginkan sekarang menangis di depannya agar dia kembali di hadapan ku lagi dengan senyum di wajahnya, bukan di depan batu nisan yang sudah hampir lapuk karena tidak terawat .

Tiba-tiba aku merasakan kantuk yang sangat berat, mataku menutup tanpa keinginan ku tubuhku terasa lemas dan letih tak bisa di gerakan.  pandanganku menjadi buram disaat mata ku hampir menutup sepenuhnya aku melihat li young menangis di hadapanku.

”youngiya”

Panggilku dengan suara lemah. Selanjutnya aku tidak tau lagi apa yang terjadi mungkin aku akan mati. Youngiya tunggulah aku. Aku ingin bertemu dengan mu lagi. Tiba-tiba bayangan-bayangan itu datang membuatku mengingat lagi di saat-saat bertemu dengan choi li young dan kematianya terdengar bisikan kecil di telingaku

“oppa kau harus hidup demi aku.. kau harus….harus”
.
.
.
.
TBC

Gimana jelek ya.? #udah jelek masih ada kelanjutannya lagi ! . mohon maaf ok!