Title            : Memory

AUTHOR    : G-Kyung

Cast(s)       :

-Kang Daesung (Daesung)

-Park Ji (OC)

– Kim Wuna

Genre         : Romance(semoga) & Angst (semoga juga…)

Length        : Oneshoot

Desclaimer :

My first FF dalam dunia nyata😀 sebelumnya selalu buat dengan tokoh “Anime”. Hanya tentang memori sang tokoh. Enjoy it!!

Twitter       : @Lady_KangDae

Bodoh,siapa yang tidak sakit saat seseorang memukulmu. Tapi entahlah,sakit ini serasa tertahan di tubuhku. Aku tidak tahu,aku salah atau benar. Tapi aku yakin, pengorbananku tak akan sia-sia…..

Nami Island, yah… Winter Sonata,romantisme,blah..blah… Sebenarnya bukan itu tujuanku kesini. Refreshing. Singkat? Tentu,kehidupan di Seoul membuatku stress akhir-akhir ini. Masih lekat diingatanku saat oppa menyematkan cincin indah itu. Semua orang bersorak.

Siapa yang tidak heboh saat seorang superstar menikah?? Hingga seluruh jalanan depan Gereja penuh dengan para fansnya.

Pernikahan seorang Kang Daesung.

————————————————————————–

Kulangkahkan kakiku menendang salju putih di jalanan setapak ini. Dulu aku dan oppa (Daesung) tak jarang kesini. Menemani jalan-jalan singkat di sela jadwal padatnya. Menikmati indahnya Nami Island, dengan kostum serba tertutup.

Ahh… selalu seperti itu. Memang lebih baik seperti itu, daripada aku pulang babak belur karena fansnya.

Aku menunduk meraih helaian daun di atas tumpukan kapas putih itu. Oppa juga sering membungkus salju dengan helaian daun seperti ini dan melemparnya padaku. Aisshh… tidak pernah aku cemberut saat mengingat kenangan indah kami.

Kutatap sepasang kekasih yang sedang bergandengan tangan di atas sana.

Mengingatkanku saat aku dan oppa dikira sepasang kekasih. Konyol…. Walaupun aku berharap. Haha… toh tidak apa berharap.

Aku mendudukkan diriku di salah satu kursi. Aku pernah menumpahkan teh ke celana oppa. Tidak sengaja memang… tapi, dia malah balik menyiramku juga. Kami pulang diiringi tatapan aneh orang-orang.

Mungkin mereka mengira kami ngompol?

Studio pembuatan Karikatur itu masih buka ternyata, banyak sekali pengunjungnya…. Hal bodohnya yang selalu membuatku kesal. Oppa selalu menghilangkan lukisan karikatur kami. Ceroboh!!!

Tapi dia tidak pernah mengizinkanku menyimpannya. Apa sih maunya??

Kulihat seorang perempuan menghampiri pacarnya,melemparkan kalung di genggamannya.. dan meninggalkannya. Tepat di depan foto drama legendaries Korea, Winter Sonata. Kenapa dia? Tidak beruntungkah memiliki seorang namja?

Bagaimana denganku?

Aku menundukan kepalaku. Lagi-lagi air mataku menetes ke tanah.

Hari itu, 6 hari yang lalu. Saat kami sedang lunch di suatu caffe, oppa datang padaku dan mengatakan padaku bahwa ia naksir seorang Yeoja. Aku GR? Memang tidak boleh?

Dia berencana akan langsung melamarnya. Aku membelalakan mata dan tersenyum senang. Oppa memperlihatkan padaku, sebuah kotak merah. Dia mendekatkan wajahnya pada telingaku. Bermaksud membisikkan sesuatu.

Jantungku berdetak kencang. Berbunga-bunga. Love is in the air~~

Namun… serasa hancur sekarang. Kalian tahu? Dia memberitahuku siapa Yeoja yang akan dilamarnya.

Yeoja beruntung itu adalah…….. SAHABATKU SENDIRI

Saat itu aku tersenyum bahagia padanya yang sedang mengelus kotak kecil itu. Untunglah dia segera pamit pergi karena buru-buru ke studio.

Entah kenapa niatku yang ingin refreshing disini jadi penuh air mata.

Yeah.. kurang lebih seperti waktu itu.

Saat itu aku terdiam, shock? Entahlah… aku baru sadar saat seseorang menepuk pundakku dan berkata bahwa aku sudah menangis selama 2 jam disini.

Aku mengambil selembar kertas berwarna Pink dari dalam tas dengan Foto oppa dan Yeoja itu, didepannya.

KANG DAESUNG & KIM WUNA

Sampai sekarang aku tidak tahu kenapa aku sanggup hadir di upacara pernikahannya 3 hari yang lalu. Aku bisa mencium pipi Wuna dan memeluk oppa yang saat itu sangat gagah saat dibalut Tuxedo putih.

Aku melemparkan senyum saat oppa memasukan cincin di jari manis Wuna. Senyum?

Senyum Palsu

Ku usap air mata yang mengalir di pipiku. Aku menatap sebentar foto besar tersebut. Tersenyum kecil, dan berlalu dari situ.

Kang Daesung, aku mencintaimu….