WGM

Author : Uisaokke

Cast :

  • All Big Bag member (T.O.P, G-Dragon, Taeyang, Daesung, Seungri)
  • All YG Family
  • JYJ (Jaejoong, Yoochun & Junsu)
  • Queen of Asia (Fictional/OC : Ella Chen, Radha Khan, Han Gyeri, Uzumaki Naru, Gie)
  • Lead female : You as Han Chello (Fictional /OC : Best actress in the world).
  • Pairing : T.O.P & Chello

Genre : Romance/Drama

Rating : T

Length : Chapter

Disclaimer : Not mine but my imagination… Inspired of WGM & Romantic Idol ^_^

A/N : Terima kasih kepada semua reader dan admin Big Bang fanfiction Indonesia yang bersedia membaca fanfic aku. Silakan membaca fanfic saya dan ditunggu kritik dan sarannya ^_^

Twitter : @uisaokke

Chapter 3

“First Date”

Suasana kecanggungan terjadi diantara mereka selama beberapa detik, mereka berdua terpaku berdiri berdampingan di depan wahana permainan merry go round. Tidak ada satupun diantara mereka yang memberanikan diri untuk memulai pembicaraan dan saling menatap wajah masing-masing. T.O.P dan Chello terlihat tersipu malu dengan kejadian pertemuan pertama mereka. Tanpa T.O.P sadari ia menghentak-hentakan kakinya sambil berpangku tangan mengenggam erat jari jemari tangannya diatas pagar pembatas. PD WGM memberikan sinyal kepada T.O.P untuk memulai pembicaraan. Akhirnya T.O.P memberanikan diri untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu.

“Han Chello-ssi, senang bertemu dengan mu.” Kata T.O.P

“Aku juga senang bertemu dengan T.O.P-ssi. Kau bisa memanggilku Chello saja.” Jawab Chello

“Baiklah, Han Chello-ssi maksudku Chello-ssi. Aku minta maaf karena terlambat sehingga membuat chello-ssi menunggu lama.” Ucap T.O.P

“Tidak apa-apa kok, T.O.P-ssi kan terlambat juga karena ada pekerjaan yang belum selesai. Aku bisa memakluminya.”

“Aku boleh bertanya pada Chello-ssi?”

“Tentu saja boleh T.O.P-ssi. Kau boleh menanyakan apapun kepada ku.”

“Bagaimana kau bisa ikut dalam WGM? Kau kan sedang berada di luar negeri,”

“Mereka menghubungi aku sebulan yang lalu, kebetulan sekali aku ingin kembali ke korea karena sudah lama tidak pulang ke korea. T.O.P-ssi sendiri, Bagaimana kau bisa ikut WGM?”

“Sama dengan Chello-ssi mereka menghubungiku juga.”

Suasana hening kembali karena T.O.P sedang berpikir mencari-cari pertanyaan apa yang selanjutnya ia katakan kepada chello. T.O.P pun melihat Merry go round dan tiba-tiba terbersit untuk mengajak chello memainkannya bersama.

“Chello-ssi, apakah kau mau main Merry go round?”

Chello pun menganggukkan kepalanya tanda ia menyetujuinya. T.O.P mengajak Chello bermain wahana Merry Go round bersama. T.O.P mengendarai kuda berwarna putih dan Chello mengendarai kuda berwarna coklat yang saling berdampingan.

“T.O.P-ssi, kau seperti pangeran berkuda putih.”

“Oh,benarkah?”

“Iya, karena kau mengendarai kuda putih mainan itu dan kau terlihat seperti pangeran.”

“Apa Chello-ssi menyukainya? Maksud ku kuda putih ini.”

“Aku menyukai pangeran yang berkuda putih seperti T.O.P-ssi.”

T.O.P pun tersipu malu sambil memegang tiang kuda putih mainan itu sedangkan Chello terus memperhatikan T.O.P dan berkata pelan, “Lucu…Cute…Kiyou…”

Sedangkan T.O.P berbisik “Cantik. Sangat cantik”

Kemudian T.O.P teringat saat ia menonton acara penghargaan oscar seminggu yang lalu dirumahnya. Ia pun berkata,

“Oh iya selamat Chello-ssi telah mendapatkan piala oscar… kau sangat hebat dan menakjubkan benar apa yang dikatakan di mission card aku memiliki amazing wife in the world. Aku beruntung~”

“Gamsahamnida, T.O.P-ssi. Kau juga amazing husband in the world… Big Bang is the amazing boyband in the world.”

“Kau mengetahui tentang Big Bang?” Tanya T.O.P heran

“Tentu saja aku tahu tentang Big Bang walaupun aku tinggal jauh dari korea sebelumnya aku cukup up to date untuk perkembangan music dan entertainment di korea. Salah satu Boyband korea yang ku sukai adalah Big Bang.”

“Benarkah?”

“Yup”

“Apakah sebelumnya Chello-ssi sudah tahu aku adalah suami virtual mu?”

“Aku baru mengetahui bahwa T.O.P-ssi suamiku pada hari ini karena mereka sama sekali tidak mau memberitahukan ku. Memangnya kenapa T.O.P-ssi?”

“Tidak apa-apa kok, apakah Chello-ssi mengetahui siapa saja member Big Bang?”

“Tentu saja T.O.P-ssi, G-dragon-ssi, Daesung-ssi, Taeyang-ssi dan Seungri-ssi, benarkan?”

“Wah, daebak… lalu menurut Chello-ssi siapa diantara kami yang paling Chello-ssi sukai?”

“Hmm, menurut T.O.P-ssi siapa?”

“Kenapa Cello-ssi bertanya kembali? Aku berharap kau hanya menyukaiku seorang.”

“Neomu Cute~~~, tentu saja aku sangat menyukaimu, T.O.P-ssi.”

Merry Go Round pun berhenti berputar, mereka turun dari arena permainan Merry Go Round. Setelah itu Chello mengeluarkan sesuatu dari tasnya yaitu sebuah T.O.Pi fox berwarna krem dan memberikannya kepada T.O.P, sambil berkata “Aku tidak tahu apa T.O.P-ssi menyukainya atau tidak tapi aku berharap T.O.P-ssi mau menerima hadiah ini.”

T.O.P hanya tersenyum melihat hadiah T.O.Pi fox yang diberikan oleh chello lalu ia memakai T.O.Pi fox tersebut. Chello yang memperhatikan T.O.P memakai T.O.Pi fox membantunya memakaikannya dan merapikannya, “Cute~~~” kata Chello.

“Kalau Chello-ssi tidak keberatan bagaimana kalau kita berfoto bersama?”

“Wah, boleh.”

Mereka pun berfoto bersama, setelah itu mereka bermain Viking bersama dan tidak lupa berfoto bersama. Setelah sekian lama berkeliling Lotte World mereka berdua pun pergi menuju restaurant di daerah gangnam untuk makan malam. Mereka pergi dengan mengendarai mobil pribadi T.O.P berwarna hitam.

T.O.P begitu perhatian terhadap Chello, ia membuka pintu mobil untuk Chello dan mengenakan sabuk pengaman untuknya. Di mobil, suasana mulai terlihat canggung lagi, mereka terdiam beberapa saat sambil melirik satu sama lain bergantian. Akhirnya T.O.P memulai berbicara, “Chello-ssi, apa kau merasa nyaman dengan suhu di mobil ku? Kalau merasa kedinginan jangan sungkan untuk memberitahukan kepada ku.”

“Gwenchana, suhunya sudah pas kok, T.O.P-ssi” Suasana kembali hening dan T.O.P pun mulai mengotak-atik MP3 player di mobilnya.

“Chello-ssi, tidak apa-apakan aku menyalakan mp3 player?”

“Iya, gwenchana T.O.P-ssi.”

“Chello-ssi menyukai lagu apa? Biar aku carikan” sambil memegang remote control mencari lagu. Tanpa ia duga tangan Chello meraih remote tersebut dan berkata,

“T.O.P-ssi, bolehkan aku membantu mu? T.O.P-ssi sedang menyetir, bahaya kalau T.O.P-ssi mengendarai sambil mencari lagu dan mengotak-atik mp3 player. Aku suka semua jenis musik, bagaimana lagu-lagu Bigbang saja?”

“Oh, kalau begitu terserah Chello-ssi saja.”

“T.O.P-ssi, gwenchana, rileks saja dengan ku. Kau pasti sibuk sekali ya hari ini, Apa T.O.P-ssi tidak lelah? Kalau T.O.P-ssi merasa lelah bisa gantian menyetirnya dengan ku?”

“Gwenchana, aku tidak lelah kok selama Chello-ssi berada disampingku, aku tidak akan pernah lelah.”

“T.O.P-ssi bisa saja. Aku serius lho kalau kelelahan bilang saja ya!”

“Baiklah, terimakasih telah mengkhawatirkan aku, Chello-ssi.”

Chello pun tersenyum dan suasana didalam mobil kembali hening dan hanya terdengar lantunan lagu dari mp3 player.

Tidak memerlukan waktu yang lama untuk sampai restaurant yang mereka tuju. Restauran tersebut didekorasi seromantis mungkin hanya ada satu meja makan dan dua kursi berada ditengah ruangan. Mereka akan candle light dinner direstauran tersebut.

“Ini sudah cukup larut malam, tidak apa-apakan kalau kita makan malam sekarang, Chello-ssi?”

“Gwenchanayo. Aku sih baik-baik saja kok mau makan jam berapa pun. Kalau T.O.P-ssi bagaimana tidak apa-apa makan malam selarut ini?”

“Gwenchana, aku juga belum makan tadi.”

“Kenapa tidak makan? Apa T.O.P-ssi sering terlambat makan? T.O.P-ssi, tidak boleh seperti itu, sesibuk apapun T.O.P-ssi harus tetap makan teratur karena ini demi kesehatan mu.”

“Chello-ssi, baiklah mulai sekarang aku berjanji untuk makan teratur.”

“Baiklah, kalau begitu aku akan berjanji sebagai istri akan selalu memperhatikan kesehatan T.O.P-ssi.”

“Wah, aku baru pertama kali mendengar hal ini. Aku terharu, aku benar-benar beruntung memiliki istri seperti Chello-ssi.”

Mereka pun memulai memesan makanan dan kemudian melanjutkan obrolan mereka sambil menunggu pesanan makanan diantar. “Chello-ssi, bagaimana kesan pertama mu bertemu dengan ku?”

“Hem, aku harus menjawab apa ya… kesan pertamaku tentang T.O.P-ssi, aku menyukai T.O.P-ssi dan aku juga senang mengetahui kalau kau yang menjadi suami ku. T.O.P-ssi juga cute.”

“Aku boleh tahu, seperti apa tipe pria ideal yang Chello-ssi sukai?”

“Kriteria pria ideal yang aku sukai,ya…untuk masalah fisik aku tidak ada kriteria yang khusus tapi aku menyukai pria yang cute, baik, perhatian, jujur dan aku paling tidak suka pria yang merokok dan minuman beralkohol.”

“Menurut Chello-ssi, apakah aku masuk kriteria tersebut?”

“Yup.” Jawab Chello tersipu malu lalu ia memulai mengalihkan pembicaraan dengan bertanya kepada T.O.P-ssi,

“Lalu, seperti apa tipe wanita ideal yang T.O.P-ssi sukai?”

“Wanita yang terlihat cantik, sexy dan lucu disaat bersamaan, pengertian, baik hati, pintar memasak. Apa Chello-ssi bisa memasak?”

“T.O.P-ssi suka makanan apa? Nanti akan aku masakan. Spesialisasi masakan yang biasa ku buat adalah Chinese food, Western food dan sedikit makanan korea.”

“Wow, aku tidak menyangka Chello-ssi pintar memasak begitu banyak jenis masakan. Kalau begitu aku ingin dimasakan makan yang paling sering kau buat, boleh tidak?”

“Baiklah nanti kalau kita bertemu lagi aku akan memasakan makanan untuk T.O.P-ssi. Semoga kau akan menyukai masakan ku nanti”

“Oh, iya Chello-ssi kelahiran tahun berapa?”

“Aku lahir tanggal 14 juli tahun 1989, kalau T.O.P-ssi kelahiran tahun berapa?”

“Aku lahir tanggal 4 November tahun 1987.”

“Wah, berarti T.O.P-ssi lebih tua dari ku. Kalau diperbolehkan aku ingin memanggil T.O.P-ssi, Oppa supaya lebih sopan. Apa aku boleh memanggil mu, T.O.P oppa?”

“Hmm, boleh.” Jawab T.O.P tersipu malu.

“Baiklah mulai sekarang aku akan memanggil mu, T.O.P oppa.”

“Maaf bisakah sekali lagi Chello-ssi memanggilku.”

“T.O.P oppa, apa kau menyukainya?”

T.O.P tersenyum mendengar Chello memanggilnya dengan sebutan oppa. Makanan pun telah datang, mereka berdua memulai makan malam. Diselang waktu makan mereka melanjutkan obrolan dan secara tidak diduga Chello memberikan suapan potongan daging steak pada T.O.P untuk ia cobai. T.O.P pun melakukan hal yang sama kepada Chello-ssi. Kecanggungan saat pertama kali mereka bertemu pun telah sirna dan mereka mulai saling mengakrabkan diri. Malam itu sangat indah dan menyenangkan bagi mereka berdua, canda dan tawa pun mulai terdengar diantara mereka. Inilah akhir kencan pertama T.O.P dan Chello.

Interview

PD : ”Bagaimana kencan pertama candle light dinner kalian tadi di restaurant?”

T.O.P : ”Menyenangkan dan kencan pertama kami ku rasa sukses. Semua berjalan dengan lancar. Kami juga semakin saling mengenal satu sama lain. Disamping kecantikan Chello-ssi yang dapat kukatakan sempurna ternyata banyak hal yang hebat mengenainya yang belum aku tahu. Ia sangat perhatian dan khawatir kepada ku. Contohnya saat di mobil, Chello-ssi sangat memperhatikan keselamatan dan kondisi ku tidak hanya itu saja, ia juga mengkhawatirkan soal kesehatanku.”

Chello : ”Aku sangat menyukainya baik kencan di Lotte World dan candle light dinner. Aku dan T.O.P oppa sangat bersenang-senang. Aku tidak akan melupakan hari ini.”

PD : “T.O.P-ssi, Bukankah kau punya panggilan baru? Bagaimana perasaan mu saat Chello-ssi memanggilmu dengan sebutan oppa.”

T.O.P : “HAHA, kalian tahu. ya, aku tidak menyangkanya dan aku sangat menyukainya.” T.O.P tersipu malu mengatakan hal tersebut.

PD : “Apakah kalian sudah saling mengenal satu sama lain dengan adanya kencan seperti ini?”

T.O.P : Aku merasa mulai mengenal Chello-ssi. Entah kenapa saat aku bersama dengannya rasa lelah ku hilang dan aku bisa tersenyum terus serasa kulit-kulit wajah ku meregang.HAHAHA~~~”

Chello  ”Hem, yup dikit demi sedikit aku bisa mengenal T.O.P oppa namun aku belum sepenuhnya mengenal T.O.P oppa. waktu perkenalan kami masih banyak kan?”

Ending interview

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~TBC~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Terima kasih telah membaca & ditunggu ya review/commentnya ya (^_^)v