WGMAuthor : Uisaokke

Cast :

  • All Big Bang member (T.O.P, G-Dragon, Taeyang, Daesung, Seungri)
  • All YG Family
  • JYJ (Jaejoong, Yoochun & Junsu)
  • Queen of Asia (Fictional/OC : Ella Chen, Radha Khan, Han Gyeri, Uzumaki Naru, Gie)
  • Lead female : You as Han Chello (Fictional /OC : Best actress in the world).
  • Pairing : T.O.P & Chello

 

Genre : Romance/Drama

Rating : T

Length : Chapter

Disclaimer : Not mine but my imagination… Inspired of WGM & Romantic Idol ^_^

A/N : Terima kasih kepada semua reader dan admin Big Bang fanfiction Indonesia yang bersedia membaca fanfic aku. Silakan membaca fanfic saya dan ditunggu kritik dan sarannya ^_^

Twitter : @uisaokke

Chapter 9

Move Into New House

Setelah tiga minggu berlalu, akhirnya T.O.P dan Chello akan bertemu kembali. Mereka berjanjian untuk bertemu di salah satu café book di daerah gangnam jam sepuluh pagi. Selama tiga minggu, T.O.P dan Chello sama sekali tidak bertemu tapi menurut kabar yang diterima oleh PD WGM ternyata selama tiga minggu kebelakang sama sekali mereka tidak pernah putus kontak sekalipun. Mereka saling menghubungi satu sama lain namun pertemuan kali ini membuat T.O.P dan Chello cukup nervous walaupun mereka tetap berhubungan lewat telepon maupun messanger tapi perasaannya berbeda jika bertemu langsung.

Kali ini T.O.P tidak terlambat untuk datang ke pertemuannya kembali dengan Chello di café. Bahkan ia datang lebih awal 30 menit dari waktu janjian. Hal ini dikarenakan, kalian masih ingatkan pertemuan pertama kali T.O.P dan Chello di Lotte World, pada saat itu T.O.P terlambat datang. Hal itu membuatnya merasa bersalah pada Chello. Jadi mulai sejak saat itu didalam hatinya T.O.P berkata itu adalah keterlambatannya yang terakhir kali ia perbuat ketika bersama Chello. Terlihat sekali T.O.P cukup gugup untuk hari ini dan ia mengaku kepada PD WGM kalau ia sama sekali tidak bisa tidur dengan nyenyak semalam. T.O.P terus melihat kearah pintu café berharap-harap cemas akan kedatangan Chello segera.

Setelah menunggu hampir 20 menit, akhirnya Chello menampakkan diri. Ia terlihat sangat cantik dengan mengenakan dress jeans casual selutut. Chello tersenyum kepada T.O.P dan T.O.P pun membalas senyuman tersebut.

“Annyeonghaseyo, Seung hyun oppa.” Sapa Chello.

“Annyeonghaseyo, Chello-ssi.” Balas T.O.P

“Sudah lama menunggu ya? Aku tidak terlambatkan? Aku sengaja datang lebih awal supaya tidak terlambat.” Tanya Chello sambil melihat jam tangannya.

“Tidak, Chello-ssi tidak terlambat kok. Aku nya yang terlalu pagi, ini masih 10 menit dari jadwal kita bertemu. Apa kabar Chello-ssi?” jawab T.O.P dan kemudian ia menanyakan kabar Chello.

“Baik. Seung hyun oppa, apa kabar juga? Tunggu sebentar, Seung hyun oppa! Kau terlihat kurusan ya sekarang? Gwenchanayo?” Ucap Chello agak khawatir.

“Gwenchana, aku baik-baik saja mungkin aku kurang istirahat dan makan teratur saat world tour minggu lalu.” Jawab T.O.P

Chello sangat khawatir dan kasihan melihat keadaan T.O.P, ia memperhatikan  T.O.P dengan penuh kekhawatiran. Melihat tatapan chello yang khawatir kepadanya T.O.P pun memberitahukan Chello untuk tidak begitu khawatir kepadanya.

“Kenapa Chello-ssi menatapku seperti itu? Gwenchana… jeongmal gwenchanayo. Aku baik-baik saja, Chello-ssi tidak perlu terlalu mengkhawatirkan ku.” Ucap T.O.P.

“Araso.” Jawab Chello singkat dan mulai kembali tersenyum sehingga T.O.P pun ikut tersenyum.

Tiba-tiba ditengah perbincangan mereka, seorang pelayan café membawakan minuman kepada mereka dan menyerahkan amplop mission card WGM untuk mereka. T.O.P dan Chello harap-harap cemas membuka dan membacanyamission card tersebut.

Mission card : We got married season 5

“Hallo, T.O.P& Chello… To be a real married couple, You should live together in your own house. Please come to your home sweet home soon!”

T.O.P dan Chello tersenyum membaca mission card tersebut, sekarang mereka harus tinggal bersama satu atap. Entah apa yang ada dipikiran masing-masing tentang hidup bersama dan tinggal dalam satu atap. Mereka diizinkan untuk tinggal dirumah tersebut 24 jam dan sampai pernikahan mereka berlangsung oleh karena itu mereka harus membawa beberapa barang pribadi mereka untuk dibawa ke rumah baru mereka.

“Jadi, kami diberikan rumah?” Tanya T.O.P tidak percaya kepada PD WGM

PD WGM hanya mengangguk sambil tersenyum dan memberitahukan alamat rumah tersebut. Chello tidak percaya mereka akan benar-benar mendapatkan rumah dan tinggal bersama dengan T.O.P. Chello menjadi penasaran sekali seperti apa rumah mereka nanti.

“Ayo, kita bersiap menuju rumah baru kita, Chello-ssi!” ucapT.O.P sambil memegang tangan Chello dan beranjak pergi meninggalkan café. T.O.P membawa Chello menuju mobilnya dengan sopannya T.O.P membukakan pintu mobil untuk Chello kemudian setelah ia masuk ke mobil, T.O.Ppun memasangkan sabuk pengaman kepada Chello.

Mereka pergi menuju rumah baru mereka. Ditengah perjalanan menuju rumah baru, T.O.P dan Chello berbincang satu sama lain.

“Chello-ssi, gwenchanayo dengan suhu mobilnya? Kalau kedinginan bilang ya nanti aku akan nyalakan penghangat untuk mu.” Ucap T.O.P

“Gomapseumnida, Seung hyun oppa. Biar aku saja yang mengatur suhu mobilnya, T.O.P oppa fokus saja menyetir. Seung hyun oppa, bolehkah aku menyalakan mp3 player biar tidak terlalu sepi?” ucap Chello

“Boleh, Chello-ssi atur saja.”

“Okay, gomapseumnida Seung hyun oppa. Hmm, bagaimana ya rumah baru kita? Aku jadi penasaran.”

“Semoga saja layak untuk dihuni.” Ucap T.O.P sembarang.

“Haha, ya pasti layak untuk dihunilah Seung hyun oppa. Masa mereka memberikan rumah yang tidak layak untuk kita huni.” Ucap Chello

“Tentu saja, aku hanya asal bicara saja kok. Tapi kok aku merasa familiar ya dengan jalan ini, sepertinya aku pernah melewati jalan ini.”

“Benarkah? Jangan-jangan rumah kita dormnya Big Bang, Seung hyun oppa?” ucap Chello terkejut

“Anio, aku tau pasti jalan dorm Big Bang. Ini bukan menuju dorm Big Bang tapi sepertinya aku mulai tau kita akan menuju kemana.”

“Memangnya kemana?” Tanya Chello penasaran.

“Entahlah aku juga kurang yakin, ya sudah kita ikuti saja arah GPS membawa kita sampai ke rumah. Tadi kenapa Chello-ssi sempat berpikir kalau rumah kita adalah dorm Big Bang?” ucap T.O.P agak curiga dan jealous.

“Tidak kok hanya pas saat mendengar Seung hyun oppa bilang familiar dengan jalan ini yang terpikir oleh ku dorm Big Bang. Memangnya kenapa Seung hyun oppa?”

“Tidak aku pikir kau benar-benar menginginkan rumah kita adalah dormnya Big Bang? Lebih baik jangan kesana!”

“Kenapa?”

“Hmm, kau tau sendirikan itu dorm laki-laki. Tidak baik kau datang ke sana!”

“Seung hyun oppa, cemburu ya?” ucap Chello

“Cemburu? Cemburu kepada siapa?” balas T.O.P

“Kepada GD-ssi, Taeyang-ssi, Daesung-ssi dan Seungri-ssi.”

“Untuk apa aku cemburu kepada mereka? Mereka kan member ku dan Chello-ssi adalah istriku.”

“Seung hyun oppa, tidak takut aku lebih menyukai mereka?”

“Tidak akan karena aku tahu sekali siapa yang lebih Chello-ssi sukai.” Ucap T.O.P percaya diri.

“Jeongmalyo? Memangnya siapa yang lebih aku sukai?”

“Chello-ssi ini pura-pura gak tahu apa memang tau sih. Yang jelas orang yang selalu berada disampingmu saat ini.” Ucap T.O.P tersenyum.

Chello dan T.O.P pun saling melirik dan keduanya tertawa. Pertama kalinya mereka berbicara saling menggoda seperti itu. Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang mereka sampai di rumah baru mereka di kawasan Maiim Vision Village.

Rumah T.O.P dan Chello adalah rumah yang pernah dipakai syuting Secret Garden Korean drama & Secret Garden Big Bang parody. Oleh karena itu jelas saja T.O.P mengenali jalan tersebut. T.O.P dan Chello tidak percaya bahwa rumah mereka akan semewah ini.

“Wah, Seung hyun oppa. Rumah ini sangat indah. Benarkah rumah ini rumah kita?” Tanya Chello kagum dengan arsitektur dan interior rumah tersebut.

“Aku rasa begitu, Chello-ssi. Sudah lama sekali aku tidak kesini.” Ucap T.O.P

“Seung hyun oppa pernah tinggal dirumah ini?” Tanya Chello

“Aku pernah syuting film di rumah ini. Chello-ssi tidak tau tentang rumah ini ya? Rumah ini sangat terkenal sekali. Rumah ini pernah digunakan untuk lokasi syuting drama Secret Garden.” Ucap T.O.P.

“Mianhaeyo, aku tidak tahu dan tidak pernah menonton drama tersebut. Sepertinya aku harus banyak menonton drama korea ya. Tapi rumah ini sangat bagus sekali. Minimalis tapi sangat mewah, aku suka arsitektur dan interior rumahnya.”

Setelah mengagumi seluk beluk rumah baru mereka, ini saatnya untuk membenahi dan menata barang-barang pribadi yang mereka bawa. T.O.P membawa benda-benda kesayangannya yaitu mainan yang terbungkus rapi di dua box besar dan ia membawa serta rak-rak untuk menempatkan mainan tersebut. T.O.P membuka box tersebut dan mengeluarkan satu per satu mainan. Hal itu membuat Chello tercengang karena melihat begitu banyak mainan.

“Seung hyun oppa, kau mengkoleksi mainanan ya? Banyak sekali yang kau bawa.” Tanya Chello.

“Iya, aku senang dengan mainan jadi aku koleksi. Memangnya kenapa Chello-ssi?” ucap T.O.P

“Daebak, Seung hyun oppa. Aku belum pernah melihat begitu banyak mainan seperti ini kecuali di toko mainan. Oppa, buka toko mainan ya?” Tanya Chello heran.

“Aniya, aku hanya menyukainya. Senang saja melihat mainan yang unik dan lucu.” Ucap T.O.P

T.O.P dan Chello menyusun mainan tersebut di rak, Chello terus saja berkomentar yang lucu mengenai hobi T.O.P tersebut.

“Seung hyun oppa memiliki sifat kekanak-kanakan ya tapi aku suka sekali. Omo, mainan ini terlihat sangat lucu sekali, Seung hyun oppa. Diantara begitu banyak mainan yang oppa koleksi mana yang paling oppa sukai?”

“Yang Chello-ssi pegang sekarang dan yang kau bilang lucu. Itu adalah mainan yang paling aku sukai dan sayangi.” Ucap T.O.P sambil menunjukkan tangannya kearah mainan yang dipegang Chello.

“Jeongmalyeo? Bolehkah untuk ku?” Tanya Chello.

T.O.P agak terlihat engan dan tak enak untuk menolaknya tapi Chello hanya bermaksud menggoda T.O.P dengan meminta mainan tersebut. Melihat ekspresi ketidakrelaan T.O.P memberikan mainan tersebut yang menurut Chello ekspresi yang sangat lucu membuatnya ingin tertawa.

“Seung hyun oppa, aku hanya bercanda kok. Aku hanya ingin menggoda mu saja.” Ucap Chello sambil tertawa dan mengembalikan mainan tersebut kepada T.O.P.

Tanpa Chello duga T.O.P malah memberikan kembali mainan tersebut dan memberikan dengan ikhlas kepada Chello.

“Kalau kau sangat menginginkannya, ambillah! Aku akan memberikan apapun yang kau inginkan.” Ucap T.O.P tersenyum.

“Seung hyun oppa, aku hanya bercanda kok. Ini kan mainan kesayangan mu.Aku… aku… tidak bisa menerimanya.” Balas Chello

“Aku telah memberikannya kepada mu. Tolong terimalah dan rawat baik-baik mainan ini.” Ucap T.O.P

“Gomapseumnida, Seung hyun oppa. Aku berjanji akan menjaga baik-baik mainan ini.”Balas Chello tersenyum dan memeluk mainan tersebut.

Setelah mereka selesai merapikan mainan T.O.P, mereka mulai beres-beres rumah. Tak disangka-sangka T.O.P yang seorang idol dan Chello yang seorang aktris dapat mengerjakan pekerjaan rumah dengan sangat baik. Chello membersihkan lantai dengan vacuum cleaner sedangkan T.O.P mengelap jendela kaca hingga benar-benar bersih. Setelah Chello membersihkan lantai dan mengepelnya, Ia membantu T.O.P membersihkan jendela kaca yang begitu banyak dirumah mereka. T.O.P berada dibagian luar jendela dan Chello berada di dalam, mereka membersihkan kaca tersebut dengan serius tanpa berbincang sepatah kata pun sampai kedua mata mereka saling beradu pandang. Hanya memberikan senyuman satu sama lain, kedua tangan mereka yang sedang mengelap kaca bergerak berbarengan membersihkan kaca tersebut.

Setelah membereskan semuanya, Chello menuju dapur untuk menyiapkan makan malam namun yang tersedia di kulkas hanya air mineral.  Chello membawakan air mineral untuk T.O.P kemudian ia mengajak T.O.P untuk berbelanja keperluan rumah tangga.

“T.O.P oppa di kulkas tidak ada satupun bahan makanan. Ottokke?” ucap Chello

“Sepertinya kita harus berbelanja, Chello-ssi.  Ayo, kita belanja!” balas T.O.P

T.O.P dan Chello  pergi berbelanja di salah satu supermarket terdekat dari rumah. Mereka mengambil troli belanjaan dan mulai berbelanja bahan-bahan makanan serta beberapa keperluan rumah tangga lainnya.

“Seung hyun oppa, malam ini kau mau makan apa?” Tanya Chello

“Apapun yang Chello-ssi masak akan aku makan.” Balas T.O.P

“Kalau begitu malam ini kita makan spaghetti dan salad buah saja kalau begitu.” Ucap Chello. Kemudian Chello mulai mencari bahan-bahan untuk membuat spaghetti dan salad. Selain itu, ia juga menyetok bahan-bahan makanan untuk seminggu kedepan seperti beras, kimchi, bumbu-bumbu masak dan bahan makanan lainnya. T.O.P dengan setianya mengikuti Chello berkeliling rak-rak barang yang terjejer disupermarket.

Chello mampir ke tempat makanan ringan dan tiba-tiba matanya tertuju ke yanggeng (red been jelly / dodol kacang merah kalau bahasa indonesianya). Lalu ia mengambil yanggeng tersebut dan menunjukkannya kearah T.O.P.

“Seung hyun oppa, kau mau ini?” Tanya Chello menawarkan dengan wajah tersenyum, ia tahu kalau T.O.P sangat menyukai yanggeng.

“Ottokke? Bagaimana kau bisa tau yanggeng makanan kesukaan ku?” Tanya T.O.P

“Seung hyun oppa, aku hanya menebaknya saja kok. Jadi tebakkan ku benar dong.” Ucap Chello tersenyum.

“Kau tidak bisa berbohong, Chello-ssi!” ucap T.O.P

“Haha, Aku diberitahu oleh Jaejoong oppa kalau Seung hyun oppa sangat menyukai yanggeng. Bagaimana kalau kita beli yanggeng ini untuk cemilan?” Balas Chello

T.O.P tersenyum seperti anak kecil yang senang sekali diberikan permen. T.O.P menggambil yanggeng tersebut dan memasukkannya ke troli belanjaan. Kemudian mereka kembali belanja keperluan lainnya seperti perlengkapan mandi ( sikat gigi pasangan, handuk pasangan), perlengkapan makan ( piring pasangan, sendok dan garpu berpasangan, mug dan cangkir berpasangan) dan mereka juga membeli apron berpasangan. Setelah selesai membayar belanja yang cukup banyak, mereka pun kembali ke rumah mereka untuk memasak makan malam.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~0~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

~To Be Continue~

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~0~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Interview

PD     : “Bagaimana perasaan kalian akan bertemu kembali setelah hampir tiga minggu tidak bertemu ?”

T.O.P  : “Aku sangat menantikan saat-saat bertemu dengan Chello-ssi kembali sehingga perasaan tersebut membuat ku sedikit nervous hari ini. Aku sampai tidak tidur”

Chello            : “Aku sangat merindukan Seung hyun oppa. Aku sangat tidak sabar untuk bertemu dengannya dan melihatnya lagi.”

PD      : “Apa ada perbedaan dari pasangan kalian setelah tiga minggu tidak bertemu?”

T.O.P  : “Chello-ssi semakin cantik dan terlihat sekali ia begitu senang hari ini. Aku semakin menyukai melihatnya tersenyum.”

Chello            : “Seung hyun oppa terlihat lebih kurus. Saat melihatnya seperti itu, aku merasakan bahwa tiga minggu kebelakang pasti dia sangat sibuk sehingga tidak begitu memperhatikan tentang kesehatannya. Aku mengkhawatirkannya.”

PD      : “Chello-ssi sangat mengkhawatirkan kesehatanmu, T.O.P-ssi. Bagaimana pendapat mu?”

T.O.P  : “Tiga minggu ini, aku memang kurang tidur dan makan kurang teratur sehingga tubuh ku terlihat lebih kurus. Mungkin itu yang membuatnya mengkhawatirkanku. Aku sangat tersentuh ketika ia mulai memperhatikan dan mengkhawatirkan ku. Tapi melihat tatapannya seperti itu, aku sangat tidak menginginkannya bersedih. Aku sangat tidak menyukai  Chello-ssi bersedih karena ku. Aku berusaha untuk memberitahukan kepadanya aku baik-baik saja.”

PD      : “Apa yang tertulis di mission card yang kalian terima?”

T.O.P  : “Kami harus tinggal bersama dirumah baru kami.”

Chello            : “Home sweet home, kami akan tinggal bersama dirumah baru kami.”

PD      : “Bagaimana perasaan kalian akan tinggal bersama dan mendapatkan rumah kalian sendiri?”

T.O.P  : “Hmm, akan menyenangkan bisa terus bersama dengan Chello-ssi.”

Chello            : “Tinggal bersama dengan seung hyun oppa dirumah kami sendiri, aku rasa ini akan menjadi pengalaman yang baru bagi kami berdua. Kami akan terlihat seperti pasangan suami-istri yang sesungguhnya.

PD      : “Bagaimana rumah kalian?”

T.O.P  : “Speechless, Daebak!”

Chello            : “Joahe, aku sangat menyukainya.  Daebak!”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Gomawo sudah membaca fanfic aku ^_^

See u next chapter