you know what i meanJudul : You Know What I Mean

Author : FYA (@FYA_VIP)

Genre : Romance, Family, Mistery dll

PG/RATING : PG 16

Cast :

  • Choi Hyun Yoo
  • Kwon Ji Yong
  • Choi Seung Hyun
  • Kwon Seungri
  • Park Minzy
  • Park Sandara
  • Lee Chaerin
  • Lee Park Bom
  • Kang Daesung
  • Dong Young Bae

~~~~~~~~~~~You Know What I Mean part 2 Begin’s~~~~~~~~~~~~~~

‘Hidup itu penuh dengan kejutan yang tak mampu untuk kita terka bahkan hanya membayangkannya saja pun tak bisa’

 

Ji Yong berjalan menyusuri lorong koridor yang sepi menuju ke perpustakaan. Ia berjalan dengan gontai karena terlalu lelah begadang bersama Seungri untuk menonton sepak bola tadi malam. Ji Yong menuju ke perpustakaan untuk meminjam buku referensi bahasa inggris untuk tugas Miss Bom.

Di persimpangan koridor ia melihat seorang gadis sedang duduk memeluk lututnya dan membenamkan wajahnya di antara kedua lututnya itu. Rasa penasaran Ji Yong membuatnya berjalan mendekati gadis tersebut.

Semakin Ji Yong mendekat semakin terdengar teriakan gadis itu. Ia terlihat kesakitan yang teramat sangat. Tangannya memegangi kepalanya erat, sesekali memukul – mukulinya. Ia berusaha untuk tidak berteriak dan menahan rasa sakitnya dengan membukam mulutnya dengan tangan kanannya. Ia mengigit – gigit tangan kanannya hingga tangannya memerah dan meninggalkan bekas gigitan di punggung tangannya. Ia juga menjambak – jambak rambutnya hingga tak beraturan.

Ji Yong yang iba, langsung mengangkat wajah gadis itu untuk melihat siapa gerangan dia. Betapa terkejutnya dia ketika mengetahui kalau itu adalah Hyun Yoo. Ji Yong refleks memundurkan kakinya beberapa langkah menjauh dari Hyun Yoo.

Hyun Yoo yang tampak kacau dengan wajah yang berantakan penuh dengan air mata dan rambut yang tak beraturan. Tangan kanannya juga memerah karena ia gigiti untuk menahan rasa sakit. Hyun Yoo hanya mampu diam tak bergeming melihat kedatangan Ji Yong. Manik  matanya menatap kedua mata Ji Yong tajam. Butiran air mata masih tersisa di kedua manik matanya.

Perlahan rasa sakit di kepalanya mulai menghilang. Hyun Yoo  mulai bisa mengendalikan dirinya. Hyun Yoo menghapus air matanya dan merapikan rambutnya seperti semula. Ia bangkit dari tempatnya dan berjalan pergi meninggalkan Ji Yong. Sebelum benar – benar pergi meninggalkan Ji Yong, ia melemparkan senyum masam kepada Ji Yong yang terlihat syok berat melihat apa yang dilakukan Hyun Yoo barusan.

************************

Seungri berjalan menyusuri sekolah berusaha mencari hyungnya yang entah dimana. Ia sudah mencari dari taman, kantin, kelas, dan lab namun batang hidung hyungnya belum juga kelihatan. Ia sudah bertanya pada Young Bae, namun Young Bae mengatakan kalau ia di kelas sedari tadi dan tak tahu Ji Yong pergi kemana karena ia tak mengatakan apapun padanya.

Seungri menggaruk – garuk tengkuknya yang tak terlihat gatal sama sekali. Ia kebingungan dan hampir menyerah mencari keberadaan hyungnya. Hingga akhirnya ia melihat sekelebat bayangan hyungnya dari seberang dan raut wajahnya seketika berubah menjadi sangat senang seperti anak kecil yang mendapatkan mainan baru.

“Hyung!,” pekik Seungri.

Ji Yong menoleh, mencari – cari arah datangnya suara tersebut sampai akhirnya ia melihat adiknya, Seungri berada di seberang. Ia berjalan mendekati dongsaengnya dan menanyakan kenapa ia memanggilnya.

“Hyung, nanti aku ada kerja kelompok di rumah Hyun Yoo. Hyung mau menemaniku kan?”

“Jam berapa? Hyung hari ini juga ada tugas!”

“Jam 5. Nanti hyung mengerjakan di rumah Hyun Yoo saja. Aku bantu deh!”

“Kamu bisa apa, heh?”

“Hyung kau jangan menghinaku! Begini – begini aku juga keturunan keluarga Kwon, yang terkenal cerdas dan pandai!”

“Cerdas dan pandai menipu wanita maksudmu?”

“Hyung!”

“Ne, nanti Hyung temani! Sudah masuk kelas sana!”

“Gomawo hyung!,” ungkap Seungri memeluk hyungnya lalu berlari menuju ke kelasnya.

*****************************

“Miss Sandara, ini saya bawakan jus mangga kesukaan Miss!” Young Bae memberikan jus mangga kepada Miss Sandara yang berada di ruang guru dan sedang mengoreksi tugas siswanya.

“Taruh sja disitu, Miss sedang sibuk!”

“Tapi Miss? Nanti kalau esnya meleleh jadi tidak enak lo!”

“Ne, tarus saja disitu!”

“Hi chagi, kau sedang apa?” Siwon tiba – tiba datang dan memeluk Dara dari belakang.

Dara menoleh ke belakang dan memarahi Siwon yang selalu saja seperti anak kecil yang selalu ingin disayang ibunya dan bermanja dengan ibunya.

“Kau tahu ini sekolah bukan?”

“Iya aku tahu. Lalu?”

“Bukankah tidak sopan jika kau berperilaku seperti itu disini?”

“Siapa juga yang mau melarang? Keluargaku pemilik sekolah ini. Kau tahu itu bukan?”

“Iya aku tahu. Tapi tidak sepantasnya kau berbuat seperti itu di depan murid. Kau tidak malu apa?”

Siwon langsung menarik wajah Dara dan mencium bibirnya. Dara berusha melepaskannya namun ia tak mampu. Siwon terus memaksa Dara. Akhirnya Dara pasrah dan mengikuti kemauan Siwon. Ia membiarkan lidah Siwon masuk ke dalam mulutnya dan mengabsen satu persatu giginya. Young Bae yang sedari tadi melihat kejadian itu hanya bisa menutupi matanya dengan tangannya dan mengintip dari celah.

“Gak boleh lihat Young Bae! Gak boleh! Kau kan masih kecil! Masih innocent! Tidak sepantasnya kau menyaksikan adegan dewasa seperti ini! Jangan mengintip Young Bae! Jangan…” Young Bae menasehati dirinya sendiri. Ia terus saja mengatakan hal itu apada dirinya. Hingga akhirnya Siwon melepaskan ciumannya kepada Dara dan pergi meninggalkannya.

“Miss, bolehkah saya pergi darisini sekarang?”

“Ne. Mian atas kejadian tadi ya!,” Dara kikuk dan canggung menghadapi Young Bae yang baru saja melihat adegan ciumannya dengan Siwon.

Young Bae berbalik meninggalkan Dara.

“Shit! Damn! Shit! Damn! Awas kau, aku akan membunuhmu!”

Air mata Young bae jatuh membasahi pipinya. Ia ingin berterik sekencang – kencangnya kalau hatinya sangat sakit saat ini. Tapi ia tak mau mengatakannya. Ia memendam rasa itu dalam – dalam.

********************************

“Chaerin-ah, kau mau membantuku bukan?”

“Hm… Bagaimana ya? Mau nggak ya? Hm…”

“Jeongmal… Aku sangat menyukai eonniemu! Tak maukah kau membantuku!”

“Ani! Aku tak ingin membantumu!”

“Apa kau tak kasihan padaku?,” pinta Seung Hyun dengan wajah aegyo memelas.

“Hentikan! Ekspresi wajamu itu sungguh menjijikan!”

“Jadi kau mau membantuku, heh?”

“Ani!,” jawab Chaerin sambil membuang wajahnya dan berpangku tangan.

“Oppa!,” panggil Hyun Yoo yang tiba – tiba datang. Chaerin menoleh ke tempat suara itu berasal.

“Chaerin?,” pekik Hyun Yoo yang sudah berada di dekat oppanya dan melihat wajah gadis yang berada disamping oppanya yang ternyata adalah Lee Chaerin.

“Chaerin, Chaerin! Kau pikir kau siapa, heh? Aku ini seniormu!”

“Hei, hei tunggu dulu! Kalian berdua sudah saling kenal?,” tanya Seung Hyun bingung.

“Ne, dia adalah bitch yang kemarin mencium namja chinguku!”

“Mwo? Hyun Yoo kau sudah berani mencium seorang namja sekarang? Kau sudah sembuh Hyun Yoo?” Mata Seung Hyun berbinar – binar.

Keringat bercucuran membasahi pelipis Hyun Yoo. Mulut Hyun Yoo membeku. Badannya bergetar tak karuan. Hyun Yoo yang ketakutan langsung berlari pergi meninggalkan oppanya dan Chaerin yang kebingungan. Seung Hyun hanya mampu mengacak – ngacak rambutnya bingung melihat kelakuan aneh adiknya.

“Kau mengenal Hyun Yoo?,” tanya Chaerin bingung.

“Ne, dia adikku!”

“Kandung?”

“Ne”

“Berarti appanya juga sama dengan appamu? Berarti dia anggota keluarga Choi juga?”

“Tentu. Kau tak mengetahui nama lengkapnya apa? Namanya Choi Hyun Yoo. Sudah tertulis jelas marganya disana! Bagaimana mungkin kau tidak mengetahui nama lengkap wanita yang mencium namja chingumu itu, eoh?” Seung Hyun tertawa terbahak. Chaerin yang kesal meninggalkan Seung Hyun sendirian.

**********************************

“Kemana Hyun Yoo? Kenap dia datng telat saat pelajaran kimia? Apakah dia tidak takut mendapat hukuman dari siwon Mr. Siwon?,” tanya Minzy berbisik kepada Daesung.

“Ya, mana aku tahu? Sudah cepat selesaikan percobaan kimiamu itu. konsentrasi, jangan pernah mencoba memikirkan hal lain!,” jawab Daesung masih mengamati cairan berwarna kekuningan di tabung kaca.

“Kau ini tidak pedulian sekali dengan teman!,” ungkap Minzy ketus.

“Bukannya aku tidak pedu……..”

Kata – kata Daesung terhenti karena melihat wajah Minzy yang terlihat syok seperti baru saja melihat hantu. Daesung langsung membalikkan badannya dan melihat ke arah yang dilihat Minzy. Terlihat Hyun Yoo yang baru datang dengan keringat bercucuran, wajah yang kacau dan rambut yang berantakan.

“Mianhae ahjussi, aku telat!”

“Ahjussi? Tidak ada ahjussimu disini! Aku ini gurumu!”

“Ya, ya, ya. Katakan saja apa hukumannya?,” tanya Hyun Yoo dengan enteng.

“Lari keliling lapangan sepak bola 15 kali, sekarang juga!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

“Itu saja?”

“Mwo?,” pekik seluruh siswa di dalam kelas yang prakteknya tergangu karena kedatangan Hyun Yoo.

“Apa – apaan ini? Ayo lanjutkan percobaan kalian! Jangan malah melihat hal lain atau kalian akan cela…..” belum selesai Mr. Siwon menyelesaikan ucapannya, sudah ada yang berteriak kesakitan.

“A…… Panas, panas Kyuhyun!”

Wajah Minzy nyengir – nyengir kesakitan. Tangannya melepuh terkena cairan yang ditumpahkan Kyuhyun. Daesung sangat marah, namun ia tak tahu harus melakukan apa. Ia sama sekali tak berani pada duo evil itu. Kyuhyun yang sengaja menumpahkan cairan itu mengeluarkan tawa evilnya dalam hati. Ia bahagia karena telah berhasil melukai Minzy, walaupun sedikit kesal karena Mr. Siwon menyuruhnya minta maaf. Daesung membawa Minzy pergi dari ruang lab ke UKS. Baru saja aku mau mengikuti mereka, tangan Mr. Siwon menghentikanku dengan menarik tangan kiriku.

“Kau mau kemana?”

“Mau ikut membantu temanku!”

“Selesaikan dulu hukumanmu! Minzy aman bersama Daesung!”

“Mwo? No no no, ahjussi. Aku harus melihat keadaan temanku dan memastikan keadaanya baik – baik saja. Tambah saja hukumanku sebagai gantinya, ok? Bye ahjussi. Love you………” Hyun Yoo berlari mengejar Daesung dan Minzy.

Mr. Siwon hanya mampu menarik nafasnya dalam – dalam. Seluruh siswa langsung kembali ke percobaannya masing – amsing begitu melihat Mr. Siwon kembali masuk ke dalam lab.

*****************************

“Kau tak apa kan Zy?,” tanya Hyun Yoo khawatir.

“Gwaenchana. Ini hanya luka kecil!”

“Benarkah?”

“Ne! kenapa kau bisa disini? Kau kan mendapat hukuman dari Mr. Siwon! Bagaimana bisa kau kabur kemari?,” tanya Minzy bingung sambil nyengir – nyengir menahan sakit di tangannya yang saat ini sedang di bersihkan lukanya dan akan di perban oleh petugas UKS.

“Itu mudah!,” jawab Hyun Yoo enteng.

“Apa maksudmu?” kali ini giliran Daesung yang angkat bicara.

“Mr. Siwon itu adik appaku. Sejak kecil Mr. Siwon bersahabat baik denganku dan ia sangat tahu bagaimana karakteristikku jika aku tidak mendapatkan apa yang aku mau.

“Mwo? Jadi Mr. Siwon benar – benar ahjussimu? Berarti appamu Choi Dong Wookk sajangnim?,” tanya Daesung.

“Ne, dia appaku. Darimana kalian tahu, heh?”

“Kau sedang bercanda denganku atau bagaimana? Dia kan kepala sekolah disini?,” ungkap Daesung.

“Hehe.. Mian aku lupa!” Hyun Yoo menggaruk – nggaruk tengkuknya.

“Keluarga Choi memang keren…..” Minzy takjub mengetahui kenyataan kalau sahabatnya adalah salah satu anggota keluarga Choi.

“Eh Zy, biasa aja kali. Btw, aku akan membalas apa yang dilakukan Kyuhyun padamu tadi. Kau tenang saja! Okay?”

Kyuhyun yang sedari tadi menguping pembicaraan ketiga sahabat itu diam membeku. Kenyataan bahwa Hyun Yoo adalah anggota keluarga Choi bagai petir yang menyambar tubuhnya. Sengatannya sangat menyakitkan dan mematikan. Tiba – tiba bulu romanya bergidik dan angin disekitarnya menjadi dingin. Kyuhyun yang ketakutan langsung berlari kembali ke lab.

*******************************

Keesokan harinya sekolah gempar mendapati mayat Seohyun terkapar dengan mata terbelalak, mulut menganga mengeluarkan darah dan jantung yang tertusuk. Yang lebih parahnya lagi ia ditemukan dalam keadaan tanpa mengenakan sehelai benangpun. Tertulis tulisan merah darah di tembok kamar mandi yang putih, “YOU KNOW WHAT I MEAN

Hyun Yoo yang baru datang bingung karena seluruh siswa nampak berbeda dari biasanya. Kyuhyun langsung mendorong pundak Hyun Yoo hingga Hyun Yoo jatuh tersungkur ke lantai. Wajah Kyuhyun nampak kacau. Perasaanya sangat tak karuan mendapati yeoja chingunya mati dengan sangat mengenaskan.

“Kau ini kenapa, heh? Aneh sekali!” Hyun Yoo yang tidak tahu apa – apa jelas langsung marah mendapatkan perlakuan kasar dari Kyuhyun.

Namun Kyuhyun tak menggubrisnya. Ia langsung mendorong tubuh Hyun Yoo hingga ke tembok. Matanya berapi – api melihat Hyun Yoo. Seungri yang berada dibelakangnya berusaha menenangkannya namun itu semua sia – sia. Kyuhyun menjepit Hyun Yoo di tembok dengan tangan kirinya. Mata Kyuhyun menatap mata Hyun Yoo dengan intens. Hyun Yoo yang mulai takut melihat tatapan Kyuhyun yang tajam kepadanya jadi salah tingkah.

“Namja pabo! Apa yang sedang kau lakukan padaku, eoh?” Hyun Yoo berusaha mendorong tubuh Kyuhyun, namun tak berhasil.

Kyuhyun yang kesetanan langsung melumat bibir Hyun Yoo dengan kasar. Tangan kanannya merobek baju Hyun Yoo kasar. Lalu merobek roknya juga. Air mata Hyun Yoo jatuh dengan deras. Ia berusaha menendang Kyuhyun menjauh dari tubuhnya, namun entah mengapa kekuatannya seperti hilang. Bayangan – bayangan masa lalunya yang kelam menghantui pikirannya. Baru saja Kyuhyun akan menarik CD Hyun Yoo ke bawah, Ji Yong datang dan langsung memukuli Kyuhyun. Hyun Yoo yang syok menjatuhkan dirinya ke lantai. Dia bingung apa yang harus ia lakukan. Perasaan takut, dendam, benci, gelisah, cemas, malu campur aduk jadi satu saat ini. Seluruh siswa yang menyaksikan hanya mampu melihat tanpa berkedip, menyaksikan adegan live action ditambah yadong yang gratis.

Setelah Ji Yong memukuli Kyuhyun hingga puas, ia menuju ke Hyun Yoo yang terduduk lemas di lantai. Ia melemparkan jaketnya pada Hyun Yoo untuk menutupi baju dan roknya yang robek. Ia membantu Hyun Yoo berdiri dan menuntunnya ke luar kelas bersama Young Bae yang masih tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.

“Tunggu, hyung!,” pekik Kyuhyun.

“Kenapa kau menolong bitch itu? kau tahu? Dia yang sudah membunuh yeoja chinguku dan meninggalkannya tanpa sehelai benang pun di kamar mandi!”

Ji Yong tak menggubrisnya sama sekali. Ia terus menuntun Hyun Yoo menuju ke ruang kepala sekolah. Kyuhyun yang frustasi karena tak dipedulikan oleh Ji Yong bangkit dari tempatnya semula dan berusaha menyerang Ji Yong kembali. Namun usahanya gagal karena ia terpeleset kulit pisang yang dibuang Ji Yong di depan pintu kelas. Kyuhyun hanya mampu terduduk lemas dan merutuki dirinya kesal. Seungri yang telah berhasil mengumpulkan kesadarannya kembali setelah kejadian tadi langsung berteriak memanggil hyungnya dan mengejarnya. Malang nian nasib Kyuhyun, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Seungri yang terburu – buru mengejar Ji Yong, tak sengaja menginjak tangan Kyuhyun di depan pintu. Kyuhyun yang berteriak – teriak kesakitan tak dipedulikan oleh Seungri sama sekali.

***********************

Ji Yong membawa Hyun Yoo ke ruang kepala sekolah melewati ruang guru. Semua guru syok melihat Hyun Yoo. Mr. Siwon yang kebetulan sedang minum kopi, tak sengaja menjatuhkan kopinya ke celananya karena tak percaya dengan apa yang ada di depan matanya saat ini. Alhasil ia jingkrak – jingkrak kepanasan karena terkena kopi. Miss Sandara menghampiri Ji Yong dan Hyun Yoo. Ia bertanya apa yang terjadi. Namun Hyun Yoo dan Ji Yong hanya diam saja. Sedangkan Young Bae? Ia jadi followers Hyun Yoo, Ji Yong menuju ke ruang kepala sekolah dan Seungri masih mengejar – ngejar di belakang.

Ji Yong membuka pintu ruangan kepala sekolah dan masuk ke dalam. Kebetulan Dong Wook sajangnim sedang ada di dalam bersama Seung Hyun. Mereka berdua langsung syok melihat kedatangan Hyun Yoo dan Ji Yong dengan keadaan Hyun Yoo yang… ya bisa kalian bayangkan sendiri lah.. hancur tak karuan.

“Hyun Yoo kau kenapa? Apa yang terjadi? Apa namja pabo ini menyakitimu, eoh?,” tanya Seung Hyun.

Dong Wook sajangnim nampak sangat khawatir mendapati putri kesayangannya dengan keadaan seperti ini. Namun ia tak mampu untuk mengucapkan kata – kata apapun. Mulut dan badannya seolah membeku. Tak mampu untuk menanyakan keadaan Hyun Yoo maupun mendekat ke arahnya.

“Hyun Yoo di bully oleh Kyuhyun di kelasnya. Sepertinya Kyuhyun sedang berusaha menelanjanginya. Entah aku tak tahu apa niatnya yang sebenarnya….,” jelas Ji Yong.

“What? Berani sekali dia membully adikku? Dia tidak tahu siapa aku apa, heh?”

“Jamkkaman. Hyun Yoo adikmu? Anak sajangnim juga berarti?” Ji Yong yang sedari tadi bingung dengan apa yang dikatakan Seung Hyun, akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.

“Ne!”

“Hyun Yoo, gwaenchanayo?,” Seung Hyun mendekati adiknya dan memperhatikan tubuh adiknya satu persatu, memastikan tak ada yang lecet maupun terluka.

“Seung Hyun cepat bawa Hyun Yoo keluar dari sini dan berikan baju untuknya!” perintah Dong Wook.

“Ne, appa! Ayo Hyun Yoo kita keluar!” Seung Hyun menuntun adiknya berjalan meninggalkan ruangan appanya.

Hyun Yoo menghentikan langkah kakinya. Ia membalikan tubuhnya untuk menatap mata appanya tajam.

“Apakah kau tak pernah mempedulikanku? Apakah aku sehina itu dimatamu? Apakah kau masih tak percaya kalau aku ini anakmu tuan Choi Dong Wook!”

 

~~~~~~~~~~~~TO BE CONTINUED~~~~~~~~~~~~~~~

Don’t forget to RCL ya VIPdeul.. kasih saran kasih saran.. Gomawo😀