My Lady 2

Title : My Lady~ [Chapter 2] Perasaan putri jagung

Author : Leony Meong

Cast : Lee Park Bom, Choi Seunghyun, Lee Hyori, Kwon Jiyong, Charlie

Genre : Humor garing, Romance, Angst, Drama, Gaje bertebaran .w.

Length : Chaptered

Rating : PG – 13 Entahlah, Authornya juga masih di bawah umur -_-

Disclaimer : Yang saya miliki hanya ide cerita dan bang tabi (?) selebihnya adalah aset negara dan tuhan YME.

A/N : Annyeong readers, Ok di sini kisah cinta dari alien couple kita tercinta akan di mulai, maaf fic ini baru ku lanjutin soalnya males, sibuk dan laptop saya banyak virus TT-TT fic ini AU gaje, garing dan banyak typo karena saya masih newbie dalam hal menulis, dan maaf kalau part ini gaje, aneh, low quality dan membosankan, sebelumnya saya sangat berterimakasih kepada admin dan readers budiman yang sudi membaca epep aneh ini yah akhir kata happy reading :3 oh iya disini umur Bom : 23 thn Tabi : 24 thn Jiyong : 22 thn Hyori : 23 thn

 

Previously : My Lady (Part 1)

©      Happy Reading ©

 

 

-Normal POV-

“Aigoo, Hyung ternyata setelah 2 tahun tak bertemu kau ini masih saja lemah otak, dasar bingu, padahal ku dengar kau adalah mahasiswa yang pintar di universitas >.< aaaa paboya.” ujar jiyong kesal

“Ani, Aku tidak bodoh TT-TT tapi tak bisakah kau mengerti akuuh dirikuhh *pake nada lagu syahrini* ini sedang dilanda galau yang luar biasa, dikarenakan cintakuh, bidadarikuh, pujaan hatikuh, belahan jiwakuh meninggalkanku sehingga otak ku memebeku seketika kau harus tahu itu pabo~.” sangkal seunghyun

“Hyaa, terserahlah , jadi apa yang akan kita lakukan hyung?, kau begitu mencintai hyori mu itu ya? Kurasa berbicara denganmu sekarang itu seperti berbicara dengan orang gila, aku rasa kau sekarang sudah masuk dimensi 16D.” Cibir jiyong

“Aku ingin Hyori ku kembali jiyongie TT-TT itu sajaaa… AAAAAA kembalikan HYORIKU TERSAYAAAANG” seunghyun sang namja berwajah karismatik namun cengeng kembali nangis bombay dan membuat air terjun tabigara, cairan di tubuhnya berkurang, struktur otaknya kembali terganggu dan dia mulai memakan whiskas dengan lahap dan bersemangat (?)

“Yaaa~ hentikan, kau gila hyung =.=, yasudah telpon sana Hyori mu itu, kepalaku pusing melihatmu seperti ini dan berhentilah menangis dasar pabo, Aku tidak mau terbawa hanyut air terjun air matamu itu karena Aku tidak bisa berenang dan Aku tidak membawa baju ganti =_= .” jiyong tiduran sembari memegangi jidatnya yang lebar yang panas bagaikan knalpot karena melihat kelakuan hyungnya yang mendadak autis

“Ah, ne kenapa Aku tidak meneleponnya sejak tadi @.@ aigoo  Jiyongiee~ kau pintar sekali, Aku mencintaimu muach…..” Ujar seunghyun semangat dan berhenti memakan whiskasnya

“Hahahahaha kau tau Hyun? Wajahmu itu sangar dan berkarisma tapi kelakuanmu seperti bocah TK -_- .” Jiyong hanya tersenyum miris

“Kau tahu jawaban yang sebenarnya? Itu karena kau bodoh hyung =_= .” umpat jiyong dalam hati

Seunghyun pun mendadak bahagia dan sumringah bagaikan ayam hilang yang menemukan induknya, kemudian dia menelepon pujaan hatinya yang berinisial Lee Hyori (?), bebrapa detik kemudian pinggulnya bergoyang, detik berikutnya badannya mulai ikut bergoyang dan beberapa detik kemudian seluruh tubuhnya bergoyang.

“Hyaaa, hyung apa yang kau lakukan? Aigoo hentikan ituu… kau mau jadi penyanyi dangdut? Goyanganmu itu begitu sensual (?) Aku rasa Aku harus membawamu ke psikiater sekarang juga >.< aigoo kenapa sahabatku yang sudah ku anggap sebagai hyung ku sendiri ini begitu pabo T-T .” Tanya jiyong bingung dengan kelalkuan hyung nya yang pabo tingkat atas menurutnya

“Yaaa, jiyongiee~ Aku masih waras, kau tahu? nada sambungnya Iwak Peyek >.< Aku tidak tahan untuk bergoyang, tapi Hyori sama sekali tidak mengangkat telponku, hiks TT^TT.” Jawab seunghyun polos

“Astaga, orang ini…. aish -_- .” jiyong hanya bisa geleng – geleng kepala atas kelakuan namja aneh yang mempesona itu

“Yaaa, jiyongiee mana Bommie? Aku tidak sadar dia pergi, yaa aku tidak mau dia tersesat, dia itu orang paling pabo dalam menghapal jalan… aaa bagaimana ini, apa dia pergi karena mengejar tukang balon >.< aigoo ayo kita cari..~.” Rengek seunghyun pada Jiyong sembari menarik – narik tangan Jiyong seperti anak kecil minta dibelikan permen pada Ibunya -_-

“Yaaaa, setidaknya Bom nuna itu tidak sebodoh kau =_= , dia memang sulit menghapal jalan, tapi dia selalu membuka google map, tapi yah Aku juga tidak sadar, dia pergi kemana ya?.” Jawab jiyong sembari memukul Hyung nya dengan bantal karena jengkel

 

 

Di Lain Tempat

-Bom POV-

Di halaman, Sang Putri Jagung yang cantik, pintar, manis, lucu, aneh, kiyut dan unyu – unyu namun tidak sexy T-T atau bisa ku sebut AKU ku sedang mencari udara segar dan memakan jagung karena Aku rasa di kamar Seunghyun hanya membuat nafasku sesak yang bisa membuatku mati perlahan – lahan >.< kutatap langit sambil mengingat – ingat masa laluku bersama teman – teman ku, ah tidak yang kuingat lebih menjurus ke bersama Tabi, yah aku memang menyukainya sejak dulu, kami berteman sejak SD, namun Aku baru sadar saat SMP Aku sudah mulai menyukainya, dulu kurasa semuanya begitu indah sebelum negara api menyerang *red Hyori*.Yaa, Aku malas sekali dengan hal ini

Sekarang dia seperti orang gila karena Hyori, hubungan Tabi dan Hyori dimulai saat dia tinggal di Gangnam dan Aku rasa si Hyori itu wanita jalang >.< aigoo Aku sangat membencinya, Aku, Seunghyun, Jiyong dan Seungri adalah teman kecil, kami tinggal di Pyeongyang, Tabi pindah ke Gangnam saat SMA dan mulai melupakanku, Kami bertemu lagi saat dia pulang kampung ke Pyeongyang usai kelulusan SMA, saat itu Aku sangat merindukannya, Aku ingin memeluknya tapi saat kulihat dia turun dari mobil sambil bergandengan mesra dengan si Hyori itu, padahal saat itu mereka belum menjadi sepasang kekasih aigoo si Hyori itu genit sekali >.<

Aku tak tau apa saja yang mereka lakukan saat sudah menjadi sepasang kekasih, yaaa ini menjijikan padahal dulu dia tidak pernah dekat dengan wanita lain selain Aku dan Eomma – nya, tapi kurasa dia memang berubah, saat Aku ke rumahnya untuk berbagi hasil panen ladang jagungku dia benar – benar menghancurkan perasaanku dengan melakukan french kiss di depan rumahnya

Aku terpaku dan pulang ke Kerajaan Jagungku dengan berlinangan air mata T-T *kerajaan jagung itu artinya rumah dalam kamus park bom*lalu keesokan harinya dia datang ke rumah ku sembari membawa sebuket bunga dan berkata, “Hei Putri Jagung selamat pagi, buket bunga ini hadiah untukmu Aku harap kau menyukainya.” Aku tersenyum mendengar perkataanya lalu dia berkata “Kau tahu? Senyumu itu bagaikan mentari yang menyinari hidupku aigooo senyumu manis sekali ! Aku menyukaimu, maukah kau menjadi kekasihku?.”

Aku membeku seketika dan Kau tahu apa yang kukatakan? Aku menerimanya, bahkan air mataku meleleh saat itu dan dia malah menertawakanku dan berkata “Aigoo Aku berhasil, terimakasih Bommie-ah, Aku akan menyatakan perasaanku pada Hyori, dia pasti akan menerimaku seperti yang kau lakukan tadi.” Menyebalkan bukan? Sejak saat itu Aku mulai menjauhinya dan kuliah di Amerika karena Aku ini siswi yang berprestasi, sebenarnya Aku membencinya, tapi Aku tak bisa menunjukan bahwa Aku membencinya, namun Aku tak pernah bisa menunjukan kebencianku padanya, lagipula ini bukan sepenuhnya salahnya, mungkin ini salahku kenapa Aku jatuh cinta padanya, dia tak tahu perasaanku dan mungkin sebenarnya dia tak punya perasaan apapun padaku T^T betapa tragisnya nasibku

Selama Aku di Amerika dia tidak pernah mencariku, dan apa kau tahu? Sebenarnya Hyori itu Play Girl, sebenarnya hari ini adalah hari dimana Aku bertemu dengannya lagi setelah kepulanganku dari Amerika, Aku merasa begitu sesak melihat keadaanya begitu parah karena di tinggal Hyori, Aku berusaha bersikap biasa saat tadi walaupun sebenarnya Aku ingin memeluknya.

 

Kau terlihat begitu bahagia ketika membicarakannya

Kau bilang kau sangat mencintainya, dan akan terus begitu selamanya

Kau bilang kau percaya akan akhir yang bahagia?

I don’t know what to say no more

Yah mungkin hanya Hyori yang bisa membuatnya mendapatkan kembali semangat dalam hidupnya walaupun Aku begitu menginginkannya TT-TT mungkin cinta memang tidak selalu harus memiliki tapi pada kenyataanya ini begitu menyakitakan, mungkin jika memang begini jadinya, Tabi …. Aku akan membantumu mendapatkan kembali Hyori

Tuhan kumohon kuatkan little Bommie ini. Arrgh Tabi mungkinkah suatu saat kau akan menjadi suamiku dan menjadi Ayah dari anak – anaku?

“Guk guk guk.”

Lamunankupun buyar “Ah Charlie, menurutmu apa suatu saat tuanmu akan mencintaiku?” Tanyaku frustasi sambil mengigiti jagung rebus kesukaanku

“Guk guk guk guk.”

“Hei, jawab pertanyaaanku, yaaa kau ini menyebalkan >.< nanti akan ku adukan kau pada ibu peri jagung.” ujarku sambil manyun dan menatap charlie dengan tatapan yang menakutkan

“Guk guk guk guk guk”

“Astaga Bommie kau baru saja berbicara dengan seekor anjing, hyaaa ternyata sekarang Akupun menjadi gila seperti Seunghyun aigoo bagaimana ini TT-TT .”

Akupun memutuskan untuk kembali ke kamar Tabi daripada Aku menjadi gila karena berbicara dengan Charlie >.<

 

 

Di kamar Seunghyun

“Aku kembali.” Ujarku sambil tersenyum

“Yaaa, Bommie kau kemana saja Aku membutuhkanmu, kenapa kau pergi begitu saja? Aku takut kau tersesat TT-TT.” Seunghyun menariku kepelukannya

“Astaga, ya tuhan kenapa dia memeluku? Oh dan ini begitu tiba – tiba, apa di menyukaiku? Argh apa yang harus kulakukan, Aku adalah putri jagung jangan sampai mukaku menjadi seperti kepiting rebus >.< aigoo bagaimana ini, dan jantungku …. dimana jantungku? Aku rasa dia sudah hijrah ke Bulan karena Seunghyun memeluku, kyaaa bommie tenanglah TT-TT .” pikirku dalam hati

“Enggh Aa- ku hanya men – cari udara segar, Entah mengapa tadi serasa begitu sesak, emm dan i – ni A- ku membeli beberapa jagung rebus di depan, kau mau >.< ?.” Ucapku gagap dengan pipi yang semerah kepiting rebus

“Yaa, kenapa kau tidak bilang? Aku kan bisa menemanimu, dan kenapa mukamu merah? Apa kau sakit Bommie – a O.o ?.” Tanya seunghyun cemas

“Yaa, hyung muka Bom nuna memerah itu karena kau memeluknyaa~ dasar pabo apa kau tidak tahu bahwa Bom nuna itu sangat menyukai …. .”

Belum sempat jiyong, namja berbadan langsing itu melanjutkan kalimatnya dia sudah di beri tatapan death glare oleh nuna – nya yang membuatnya menelan ludah, yah jiyong memang tau kalau selama ini dia menyukai seunghyun

“Mwo? Apa maksudmu jiyongie? O.o .” ujar seunghyun polos

“Ah, tidak dia sedang demam jadi seperti ini ^^ .” sanggahku sambil tersenyum palsu -_-

“Bommie …..” Tabi menatapku tajam, tatapannya melelehkan dan menakutkan lalu dia memegang tanganku erat, hyaaaa aigooo apa yang dia lakukan >.<

“Emh…?.” Jawabku singkat dengan pipi yang masih seperti tomat, aigoo kenapa pipiku memerah Aku jagung bukan tomat T-T

“Kau pasti bekerja keras selama ini, Apa kau menjadi kuli bangunan atau kurir?.” Jawabnya dengan nada datar

“Hyaaa apa maksudmu Seunghyunnieee =.= ?.” Jawabku dengan nada suara yang tinggi

“Tanganmu kasar sekali, kau harus pakai lotion apa kau tahu merk lotion yang di iklan – kan Kim HyunA? Di toko sebelah sedang ada diskon.” Dia menjawab dengan polos dan datar dasar menyebalkan =.=

“Hyaaaa Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh

Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh

Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh

Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh Kau bodoh.” Aku memanyunkan bibirku dan memukul badannya beberapa kali, dia ini memang pabo tingkat dewa dan menyebalkan tapi bagaimanapun juga Aku menyukainya, ah bahkan lebih dari itu AKU MENCITAINYA ! >.<

Lalu beberapa menit suasana pun menjadi hening, yaaa Aku tidak suka seperti ini

“Emm bagaimana dengan Hyori – mu itu?.” Ucapku memecah keheningan di antara kami

“Hyung ku yang pabo ini masih tidak bisa merelakkan Hyori namun dia begitu bodoh untuk mencari jalan mendapatkan Hyori kembali, padahal di depan matanya sudah menanti seorang Barbie dari negeri jagung -_- .” jawab jiyong asal

“Yaaa, Aku hanya mau Hyori bukan Barbie, dan kenapa kau terus menyebutku pabo T^T ,” seunghyun manyun 5cm dan merengek manja

“Karena kau memang pabo :p .” Jiyong menjulurkan lidahnya dan melempar bantal ke arah Seunghyun

Sesaat kemudian Jiyong dan Seunghyun lempar – lemparan bantal bagaikan anak TK, mungkin masa kecil kedua namja ini kurang bahagia -_-

“YAAAA, HENTIKAN KALIAN BERDUA INI NAMJA BODOH !!!.” Aku berteriak hingga mereka berdua tiarap saking ketakutan -_-

“Dengar, Akupunya ide untuk mendapatkan Hyori namun hal pertama dan wajib dilaksanakan adalah JANGAN BERTINGKAH BODOH arra?.” Aku menghela nafas panjang, kedua namja ini memang kekanak – kanakan dan manja yaaa padahal umur mereka sudah tua, tapi kuakui mereka masih begitu Aegyo T-T

“Engg Seunghyun mungkin Aku memang mencintaimu tapi kenyataanya Kau begitu mencintai Hyori walaupun dia tidak mencintaimu, Aku ingin melihatmu bahagia walaupun cintaku tak terbalas, I LOVE YOU SEUNGHYUNNIEEE  TT-TT.” Ucapku dalam hati sembari menelan ludah, apakah ini memang yang terbaik?

 

 

 

*Bersambung*

Gomawo buat yang udah baca fic gaje ini :3 tolong tinggalkan jejak dan mohon tanggapannya, keripik dan saran juga ^w^ gomawo~ *bow