Title : She’s mine ( What’s going on? )

Author : G-Kyung

Genre : Romance ,Friendship & Tragedy

Cast (s) :

–  Kang Dae Sung

–  Dong Yong Bae (Taeyang)

–  Kim Ha Mi (OC)

–  All Big Bang member

Length:  Cerita Ber-chapter._.v

A/N : Kuharap fict ini bisa bener” mengolah konflik #plakk…  Happy Reading!! Jangan lupa yang mau kritik, saran, atau request..

Twitter : @Lady_KangDae

 

 

Dia mencintaiku…. Kalau dia?? aku tidak tahu…. Lalu, Aku mencintai siapa?

 

Chapter 1 : What’s going on?

 

Daesung  melihat ponselnya sekali lagi, masih nihil. Apakah Hami melupakan janjinya? Itu hanya Tuhan dan Hami sendiri yang tahu.

“Omo… dimana dia??” Daesung beranjak dari duduknya dan berjalan keluar Café sekedar untuk melihat  yeoja yang tidak kunjung datang itu.

Ia bahkan rela bersandar di dinding luar café demi mengawasi  adanya tanda-tanda kedatangan Hami atau tidak.

Takutnya sih dikeroyok sama VIP yang kebetulan lewat    ._.

Seketika matanya tertuju pada  Hami yang berjalan cepat dari halte di ujung jalan tersebut.

Ia langsung berlari menghampiri Hami dan menarik tangannya untuk segera bergegas masuk ke dalam café. Hami hanya menunduk dan mengikuti  oppa-oppa protektif itu.

“Astaga, Hami.. kau dari mana? Di telfon ponselmu tidak aktif, di SMSpun tidak di balas” Daesung menarik kursi dan mempersilahkan Hami duduk.

 

“Ahh.. gomawo oppa” Hami bergegas duduk dan melepas jaketnya. “Mianhe oppa, aku harus membantu eomma dulu di toko, ponselku lowbatt jadi kumatikan. Mianhe oppa” Hami menunudukan kepalanya tanda merasa sangat bersalah karena keterlambatannya.

“Hufftt.. lain kali kalau ada sesuatu beritahu aku. Kau tahu kan,aku sangat khawatir? Tidak masalah harus menunggu lama disini. Asalkan kau datang aku sudah lega” Ia tersenyum.

Mereka terdiam beberapa saat. Cukup bingung dengan apa yang ingin mereka bicarakan.

“Oppa, bagaimana keadaan di Itaewon? Kudengar  Bora eonni pulang kerumah ya? Aku kangen ngobrol dengannya” Hami mengaduk coklat panas dihadapannya.

Daesung berhenti menyeruput minumannya, “Wah… siapa yang memberitahumu?  Padahal aku baru mau mengabarimu hari ini”

“Ehm, soal itu..  dari Seunghyun oppa” Hami nyengir kecil.

“Seunghyun? Lee atau Choi?” Daesung menatapnya curiga.

“Ehh?? Perlukah aku memberi tahunya?” Hami mengelus dagunya sok jenius.

“Ya!” Daesung membentak setengah tertawa.

“the greatest magnae” Hami memberi jawaban lain.

“Oh.. si  magnae, dia memang tidak pernah membiarkan orang memiliki rahasia” Daesung menerawang.

Hami tertawa kecil.

Mari kita tinggalkan dua orang ini…

Di sisi lain jalan, Nampak seorang namja yang dengan santainya berjalan sembari mendengarkan lagu dari earphonenya. Ia hanya tersenyum kecil saat para perempuan melambai atau tersenyum sok manis padanya . Taeyang-Shii!!

Taeyang  mengalihkan matanya dari depan menuju kearah kanan tepat pada café yang cukup terkenal di Seoul tersebut.

Café mangkalnya para selebriti  Korea…

Ia mengeluarkan ponselnya, “Yeoboseyo, ok .. kau disana? Ne..” Ia mengantongi kembali ponselnya dan bergegas menyebrangi jalan

~She’s Mine~

 

“Kau telfon siapa, Hami?” Daesung menatap penuh tanya pada Hami.

“Oh.. Taeyang oppa” Hami menaikan alisnya cuek.

Daesung menggembungkan pipinya. Kesal? Sedikit sih. “Dia bilang apa?” Ia menarik pembicaraan yang biasa dibilang basa-basi.

“Aku menyuruhnya kesini, karena kemarin dia bilang akan jogging di taman sekitar sini” Hami menjawab enteng.

“Ah… okelah” Daesung tersenyum,  mungkin?

Mereka saling menatap kemudian membuang muka.

“Ya! Itu Taeyang oppa…” Hami menolehkan kepalanya kebelakang,ke tempat Taeyang sedang mengambil coffe dan beberapa donat.

Daesung menoleh, “Wohh.. cepat sekali hyung datang?”

“Yo…” Taeyang menunjukan sapaan khasnya. Hami mengangguk diikuti oleh Daesung.

Daesung mengambil donat di piring hyungnya itu. Taeyang mengikuti gerakan tangan Daesung dan akhirnya hanya mendesis ,“kebiasaan…”

Daesung nyengir

“Hami, bagaimana kuliahmu?” Taeyang menatap Hami.

“baik-baik saja, kalian tidak usah khawatir..” Hami tersenyum manis

“Ahh…” Tanpa sadar Daesung mengucapkan kata terlarang itu dan langsung membuat Taeyang menoleh kaget padanya.

“Mwoya, hyung?” Daesung mengerutkan alisnya.

“Ani..” Taeyang menggeleng.

“Hyung, tumben jogging di sekitar sini?” Daesung menggit donatnya.

“Oh, aku hanya mencari tempat baru. Bosan di sekeliling dorm terus” Taeyang menyeruput kopinya.

“Biasanya bareng Daesung oppa?” Hami nimbrung .

“Ah, tidak juga” tanpa sadar, kedua namja itu menjawab bersamaan.

Kemudian keduanya saling menatap heran. Hami ikutan heran juga yang pastinya

“Daesung-ah, kau hari ini kenapa sih?” Taeyang  mengerutkan keningnya.

“gwaenchana, hyung.. aku hanya … ah gwaenchana” Daesung menggelengkan kepalanya.

Taeyang  tertawa kecil melihat sikap dongsaengnya itu. Hami menatap tak mengerti.

Ponsel milik Hami berdering, “Yeoboseyo? Gangsa? Ne.. aku kesana sekarang” Hami bergegas memasukan ponselnya dan berdiri

“Wae?” Daesung menoleh kaget.

“Oppa, aku ada kelas 30 menit lagi. Aku harus pergi, gomawo coklat panasnya” Hami membugkuk pada Daesung dan Taeyang.

“Hami, biar kuantar!” Daesung dan Taeyang lagi-lagi berkata bersamaan. Mereka berpandangan.

“Daesung-ah kau kan ada latihan sebentar lagi, sebaiknya kembali ke kantor saja” Taeyang memegang pundak Daesung

“Ani, hyung! Kau kan yang habis jogging baru saja duduk disini sebentar masa pergi lagi? Biar aku saja” Daesung menyelip Taeyang dan bergegas menarik tangan Hami untuk pergi dari situ.

“Ya!! Dae… Aisshh!!” Taeyang mendecak sambil menatap kedua sahabatnya yang sedang menaiki Bis tersebut

 

~She’s Mine~

 

Taeyang melangkahkan kakinya dengan lesu ke dalam dorm,membuat Jiyong yang tengah menikmati makan siangnya itu menatapnya heran.

“Yongbae kau kenapa?” Jiyong menyendok nasi kedalam mulutnya.

“Mwoya? Ada yang salah denganku?” Taeyang balik nanya.

“Annii..” Jiyong menggeleng cepat.

Taeyang masuk kedalam kamar mandi dan menutup pintunya keras.

“Omo.. kenapa Yongbae hyung?” Seungri melongok dari kamarnya.

Nado molla..”  Jiyong mengangkat bahunya dan melanjutkan makan siangnya yang tertunda.

Setelah beberapa menit, Taeyang akhirnya keluar juga dari kamar mandi.

“Yongbae, dimana Daesung-ah?” Jiyong memasuki kamar Taeyang.

Taeyang berhenti dari kegiatannya yaitu mengobrak-abrik lemarinya. Ia mengingat sekilas kejadian tadi.

“Ya! Yongbae, kau kenapa… Dimana Daesung-ah?” Jiyong menepuk pundak Taeyang.

“Entahlah….” Taeyang menjawab cepat. “Sudahlah Jiyong, nanti  dia pulang juga” Taeyang berkata sok bijaksana dan keluar dari kamarnya.

Jiyong (GD) menaikan alisnya sebelah, “Nih anak kenapa sih?”

“Jiyong-ah! Aku dengar!” teriak Taeyang dari dapur.

“Kami pulang”  suara Daesung dan TOP terdengar dari depan pintu.

“Kok berdua? Ketemu dimana” Seungri nyamperin keduanya.

“Kami ketemu di supermarket dekat sini” TOP melepas topinya dan langsung bergabung dengan Jiyong yang tengah nonton TV.

“Aku sih cuma berencana beli Ice cream, ketemu TOP hyung, jadi kami langsung belanja” Daesung  meletakkan sekantong besar makanan di atas meja.

“Bagaimana dengan Hami? Kau mengantarnya?” Taeyang bertanya di sela kegiatannya.

“Ne, Hyung” Daesung menjawab singkat. Taeyang kembali berkutat pada kegiatannya tidak menghiraukan pandangan aneh Daesung.

Daesung akhirnya bergabung dengan ketiga namja yang sedang asyik nonton Film itu

Kemana Taeyang? Kan udah dibilang dia di dapur..

Diam-diam Taeyang mengeluarkan ponselnya…

“Kau ada waktu besok? Ne… kujemput.  Annyeong..” Taeyang meletakkan ponselnya dan tersenyum bahagia.

 

~She’s Mine~

 

Hami menatap keluar jendela. Lagi-lagi dosen di kelasnya telat. Penyakit  –* (pengalaman pribadi—hiraukan!!)

Ponselnya berdering, dengan cepat Ia mengangkatnya.

“Yeoboseyo?, tentu.. Ne, Annyeong..” Ia menutup ponselnya dan kembali mengalihkan pandangan kea rah jendela. Tersenyum, bahagia?!?

 

KEESOKAN HARINYA

 

“Oppa, mianhe aku lama…” Hami membungkuk.

“Ne, gwenchana… ayo kita pergi” Orang tersebut berjalan duluan

Hami menatap orang itu. “Oppa… kita mau kemana sih?”

“Sabar..” Namja itu tersenyum geli

“Apa kita akan ke perpustakaan?” Hami menoleh geli.

“Ya!! Lupakan ide aneh itu…” Mereka berdua tertawa.

 

 

AT DORM~~~

 

“Kau lihat Yongbae?” TOP menepuk pundak Seungri yang tengah memasang sepatu.

“Ani.. mungkin pergi duluan” Seungri menaikkan pundak.

TOP menepuk jidatnya.

Daesung keluar dari kamarnya, “Hyung, aku keluar dulu.” Ia buru-buru memasang jaketnya.

“Kau mau kemana? Pergi bareng Seungri?” GD menolehkan kepalanya dari laptop.

“Ne, Hyung. Seungri ke kantor, aku mau ke suatu tempat.” Daesung tersenyum misterius.

“Ya!!” GD berteriak pada Daesung yang telah lenyap bersama Seungri.

Ditengah jalan… “Hyung, kau lihat dimana Yongbae hyung?”

“Ani.. bahkan dari kemarin aku tidak bicara padanya” Daesung mengalihkan pandangan ke jendela.

“Kalian kenapa sih?” Seungri menatap Daesung curiga.

“Aneh kenapa? Biasa saja” Daesung cuek.

Seungri Manyun.

Selang 15 menit. Mereka Nampak asyik dengan pikiran masing-masing.

“Hyung, aku sudah sampai. Aku duluan” Seungri keluar dari mobil cepat.

“Oh, ne..” Daesung mengangguk.

Daesung menatap jendela. Sampai matanya tertuju pada dua orang yang tengah berjalan di dekat Gate ke Seoul Tower.

Ia menyipitkan matanya yang udah sipit, “Itu Yongbae hyung?? Dengan siapa dia?” Daesung menempelkan kedua tangannya di kaca.

“Ajjushi, aku berhenti disini saja. Gomawo sudah mengantarku” Daesung membungkuk dan keluar dari mobil yang tengah berhenti di lampu merah.

“Ah..” si Ajjushi hanya bisa melongo.

Daesung berlari kecil sembari membenarkan topinya yang tertiup angin di bulan January itu.

Ia masih penasaran itu Taeyang dengan seorang Yeoja.. tapi siapa??

Ia bergegas menghampiri loket tiket Seoul Tower. “Annyeonghaseo, aku beli tiketnya satu” Daesung menunduk dan mengeluarkan dompetnya.

“Oh!! Daesung ?? Big Bang?” si eonni /nuna penjaga loket kaget liat siapa yang beli tiket  saat itu.

Daesung tersenyum kecil sembari mengambil tiket yang disodorkan oleh si eonni/nuna itu, “Ne, kamsiahamnida” dan ia pun bergegas masuk.

Meninggalkan kerumunan karyawan wanita yang tengah bisik-bisik gaje.

 

 

HAMI SIDE~

 

Hami menaiiki tangga perlahan berusaha untuk menikmati indahnya pemandangan dari atas sana.

“Hami, gak capek?” Namja di sebelahnya menoleh.

“Ah, ini sih belum apa-apa” Hami tersenyum riang. “Kita akan naik ke puncaknya, naik lift saja ya?” si Namja bertanya perhatian.

“Ne,oppa” Hami mengangguk.

 

 

DAESUNG SIDE~

 

“Aigoo!! Dimana hyung??” Daesung mendesis frustasi.

Sedari tadi dia memang menutupi wajahnya dengan tangan. Biar gak dikeroyok masa.

Ia mondar mandir kek anak hilang dari tadi.

“Oh!! Itu hyung? Ia masuk!!” Daesung setengah berlari mengejar Taeyang yang telah lenyap ke dalam tower.

“Lift! Lift” Ia mencoba menahan pintu lift yang setengah menutup namun, daripada dia pulang tanpa tangan lebih baik mengalah.

“Otoke?” dia menghembuskan nafas.

 

 

TAEYANG SIDE~

 

Taeyang menarik nafas dalam-dalam.

“Ya! Kita sudah diatas” Taeyang menepuk kepala Yeoja di sebelahnya.

“Daebakk!!” Yeoja itu menatap berbinar pada pemandangan di hadapannya.

“Kau bilang sudah 3 kali kesini?” Taeyang menatapnya heran

“Ya memang” Yeoja itu menjulurkan lidahnya yang langsung membuat Taeyang menekuk wajah tampannya

 

.

~She’s Mine~

Daesung melangkahkan kakinya keluar dari lift.

Langsunglah dia menolehkan kepala ke kiri dan kanan mencari hyungnya yang bagai dihembus angin itu.

Sampai akhirnya ia menabrak seorang yeoja…

“Hami?” Daesung menatapnya heran

“Dae oppa?” Hami juga heran

Tiba tiba muncul si Namja, “Hami? Kau kena…” omongannya terhenti.

“Taeyang Hyungg???”  Daesung menatapnya  kaget.

Taeyang ikut kaget menatap Daesung, “Kenapa dia bisa ada disini?” batinnya….

To Be Continued

 

 

A/N : Hayooo!! G-Kyung balik lagi…. Pasti kalian udah ngerti kan siapa yang bersaing?? Hoho… penasaran? Tunggu next chap!!