WGM

Author : Uisaokke

Cast :

  • All Big Bang member (T.O.P, G-Dragon, Taeyang, Daesung, Seungri)
  • All YG Family
  • JYJ (Jaejoong, Yoochun & Junsu)
  • Queen of Asia (Fictional/OC : Ella Chen, Radha Khan, Han Gyeri, Uzumaki Naru, Gie)
  • Lead female : You as Han Chello (Fictional /OC : Best actress in the world).
  • Pairing : T.O.P & Chello

Genre : Romance/Drama

Rating : T

Length : Chapter

Disclaimer : Not mine but my imagination… Inspired of WGM & Romantic Idol ^_^

A/N : Terima kasih kepada semua reader dan admin Big Bang fanfiction Indonesia yang bersedia membaca fanfic aku. Silakan membaca fanfic saya dan ditunggu kritik dan sarannya ^_^

Twitter : @uisaokke

 

Chapter 14

Take Care of Child as Married Couple

Hari ini kebetulan sekali T.O.P dan Chello tidak tinggal di rumah mereka namun kembali ke rumah mereka yang sebenarnya masing-masing.Hari ini T.O.P sengaja ingin datang berkunjung ke apartemennya Chello.T.O.P ingin membangunkan Chello, jadi sejak jam 5 pagi, T.O.P sudah berangkat ke apartemennya Chello bersama dengan seluruh kru WGM. Mereka pun akhirnya sampai di apartemennya Chello di daerah apartemen yang sangat terkenal & private di daerah seoul. Apartemen Chello berada di lantai teratas, T.O.P sudah berada didepan pintu apartemen Chello.Ia membunyikan bel sekali namun belum juga ada respon lalu ia akhirnya mencoba berkali-kali dan akhirnya pintu apartemen pun terbuka. T.O.P yang sudah berdiri sambil menutupi wajahnya dengan sebuket lili kesukaan Chello bersiap untuk mengejutkan Chello namun hal tersebut gagal karena yang membuka pintu bukanlah Chello melainkan adiknya Chello yaitu Han Nami yang masih mengenakan piyama dengan wajah yang masih terlihat habis bangun tidur namun tetap terlihat cantik (soalnyakan memang gen kedua orang tuanya Chello bagus, hehehe maaf intermezzo sebentar).

“Surprise!” ucap T.O.P

“Oh? Mianhaeyo, anda siapa ya?” ucap Nami

“Hah? Mianhaeyo… sepertinya aku salah apartemen.” Ucap T.O.P terkejut

“Kalian ini bagaimana sih?Katanya apartemen no.503 itu apartemennya Chello.Aduh, aku malu sekali.” Tanya T.O.P kepada PD WGM

“Benar kok, T.O.P. Ini apartemennya Chello.” Jawab PD WGM

Nami yang melihat tingkah T.O.P dan juga kru WGM yang membawa kamera merasa ada hal yang aneh namun saat ia mendengar nama eonninya disebut-sebut akhirnya berkata, “Mianhaeyo, kalian siapa dan darimana ya?”

“Oh, Mianhaeyo kami ingin bertanya apa benar ini apartemen nomor 503, apartemennya Han Chello-ssi?” tanya T.O.P

“Iya, benar ini memang apartemennya Han Chello.Kalian siapa dan darimana serta ada keperluan apa pagi-pagi buta seperti ini datang ke sini?” Tanya Nami kembali

“Oh, mianhaeyo perkenalkan T.O.P-imnida dan ini kru we got married. Kami datang kesini untuk memberikan surprise untuk Chello-ssi.maaf, kalau boleh tahu anda siapa ya?” Ucap T.O.P

“Tunggu sebentar, Hah???T.O.P oppa… ottokke, kenapa oppa tidak mengatakan daritadi sih?Perkenalkan, aku adiknya Han Chello, namaku Han Nami imnida…Manasobangapseumnida.” Ucap Nami

“Oh, annyeonghaseyo Han Nami-ssi. Manasobangapseumnida… Mianhaeyo mengganggu mu pagi-pagi buta seperti ini.Chello-ssi ada?” Tanya T.O.P

“Mianhaeyo juga T.O.P oppa…tapi Eonni masih tidur di kamar.Jadi, kalian datang ingin memberikan surprise untuk eonni?Silakan masuk tapi jangan terlalu berisik ya!” ucap Nami dengan suara agak sedikit dikecilkan volumenya.

“Dimana kamar Chello-ssi berada?” tanyaT.O.P dengan nada berbisik pula.

“Itu kamarnya eonni tapi bangunin eonninya jangan terlalu berisik ya.” Jawab Nami

“Memangnya kenapa? Ada abeonim & ommonim juga disini?” tanyaT.O.P

“Aniya, appa & omma sedang ada di USA.Soalnya eonni sedang tidur bersama keponakan kami.” Jawab Nami.

“Keponakan? Bukankah kalian hanya 3 bersaudara, anaknya Han Gyeri-ssi?”tanyaT.O.P

“Aniya, T.O.P oppa.Gyeri eonni belum menikah, Keponakan dari sepupu kami.Sepupu kami sedang pergi jadi dititipkan kepada kami.” Jawab Nami

“Oh, seperti itu.” Balas T.O.P

“Ya sudah, kalau mau membangunkan buka saja pintunya.” Ucap Nami

T.O.P pun dengan perlahan membuka pintu dan masuk ke dalam kamar Chello dan benar saja Chello sedang tidur bersama dengan seorang anak perempuan berusia sekitar 1 tahun di tempat tidurnya yang nyaman.Chello dan keponakannya itu terlihat pulas sekali tidurnya, T.O.P sangat menyukai pemandangan  yang ia lihat sekarang. Chello dan keponakannya yang masih kecil itu tidur saling berpelukan.T.O.P yang masih membawa bunga Lili duduk dilantai dekat tepi tempat tidur, sambil melihat wajah tertidur Chello yang damai.T.O.Psama sekali tidak bersuara namun hanya memandangnya saja terus menerus sehingga tanpa ia sadari rasa kantuk menghampirinya dan ia pun tertidur.

Cahaya matahari pagi memasuki kamar Chello dan kehangatan pagi tersebut membangunkan Chello dan betapa terkejutnya Chello ketika terbangun melihat T.O.P yang sedang tertidur berT.O.Pang dagu ditepi tempat tidur Chello.Chello seperti merasa bermimpi dan berhalusinasi dan untuk menyadarkan dirinya ia sampai mencubit pipinya sendiri sampai kesakitan. Chello tahu ia tidak bermimpi, T.O.P benar-benar berada dikamarnya sedang tertidur sambil memegang bunga lili. Chello secara perlahan mendekat kearah tepi tempat tidur dimana T.O.P berada kemudian berusaha membangunkan T.O.P dengan cara mengelus-elus rambut T.O.P. T.O.P pun terbangun dan berkata sambil menatap wajah Chello,

“Surprise! Good morning, Chello-ssi” ucap T.O.Pdengan nada yang masih mengantuk sambil memberikan bunga lili.

“Good morning, Seung hyun oppa. Bagaimana kau bisa berada disini?” balas Chello dengan senyuman

“Lewat pintu tentu saja.”  Jawab T.O.P

“Aniya, bukan itu maksudku.Kenapa kau ada disini? Dan sejak kapan kau berada disini?” tanyaChello.

“Hmm, aku ingin membuat surprise untukmu… aku ingin membangunkanmu dipagi hari, Chello-ssi. Aku sudah sejak jam 5 pagi berada disini.” jawab T.O.P.

“Tumben sekali, Seung hyun oppa mau membangunkan aku tidur biasanya aku yang selalu membangunkan kau tidur dipagi hari.” Ucap Chello.

T.O.P pun tertawa namun tawanya tersebut membangunkan seorang putri kecil yang cantik yaitu keponakannya Chello.

“Ups… Mianhaeyo Chello-ssi, aku jadi membangunkannya.”

“Gwenchanayo, Ini memang waktunya my little princess Nina untuk bangun. Oh iya, Seung hyun oppa kenalkan ini keponakanku yang paling cantik namanya Han Nina. Annyeonghaseyo, Uncle Seung hyun, Han Nina-imnida.”Ucap Chello dengan nada yang cute saat memperkenalkan keponakannya kepada T.O.P sambil melambaikan tangan Nina keponakannya yang terlihat masih setengah sadar dari tidurnya.

“Annyeonghaseyo, Nina. Uncle Seung hyun, aku suka panggilan itu.”Ucap T.O.P tersenyum.

Chello pun ikut tersenyum, lalu tiba-tiba saja Nina berguling dan merangkak lalu bangun dari tempat tidur kemudian memeluk Chello dengan eratnya.

“Kenapa Chello-ssi? Dia takut dengan ku?” tanyaT.O.P

“Aniya, biasa kalau bertemu orang baru Nina memang seperti ini tapi kalau sudah lama dekat dengannya dia sangat manis.” Jawab Chello.

“Berapa umurnya Nina?”tanyaT.O.P

“ 1 tahun 6 bulan.” Jawab Chello

“Wah, sedang aktif-aktifnya dong.Chello-ssi pasti repot sekali mengurusnya?” Ucap T.O.P khawatir pada Chello

“Repot sih iya tapi aku senang jarang-jarang aku bisa bermain dengannya. Oh, iya Seung hyun oppa tidak ada pekerjaan hari ini?” balas Chello

“Tidak… hari ini aku libur. Aku ingin meluangkan waktu ku bersamamu, Chello-ssi.” ucap T.O.P

“Gomawo… ayo, kita sarapan.” Ajak Chello sambil menggendong Nina, lalu mereka keluar dari kamar.

Diluar kamar sudah ada Nami yang dengan baiknya telah menyiapkan sarapan untuk mereka.

“Annyeonghaseyo.”Ucap Nami sambil tersenyum saat melihat Chello yang menggendong Nina dan T.O.P yang baru saja keluar dari kamar Chello.

“Oh, iya Seung hyun oppa, perkenalkan ia adik ku, Han Nami. Dan Nami kenalkan ini Seung hyun oppa, kakak ipar mu.”

“Annyeonghaseyo, Han Nami-ssi.Kami sudah saling mengenal tadi pagi Chello-ssi.”

“Oh ya?” Tanya Chello

“Iya eonni, lalu siapa yang membukakan pintu tadi pagi untuk T.O.P oppa kalau bukan aku.” Ucap Nami.

“Kenapa tatapan mu itu aneh daritadi tersenyum melulu melihat kami?” tanyaChello pada Nami.

“Tidak kalian terlihat sangat lucu sekali, kalian sudah seperti pasangan suami,istri dan Nina adalah anak kalian. Pemandangan yang langka namun sweet sekali, eonni.” Jawab Nami

“Sudah-sudah jangan berkhayal terus Nami!” ucap Chello agak malu.

“Oh, iya eonni maafkah aku hari ini tidak bisa menjaga Nina karena aku harus pergi kuliah. Tidak apa-apakan ya?” tanya Nami.

“Baiklah, kau kuliah saja.Nina biar aku yang jaga.” Jawab Chello

“Gomawo, tapi bukankah kalian harus syuting bersama hari ini.Tidak apa-apa Nina dibawa syuting eonni?aku takut nanti Nina malah mengganggu lagi.” Tanya Nami khawatir.

“Gwenchanayo, Nami-ssi.Aku rasa bagaimana syuting kali ini kita menjaga Nina saja?Ya, kita menjaga Nina layaknya sebagai pasangan orangtua yang merawat anaknya.” Usul T.O.P

“Bolehkah itu?”tanyaChello

Lalu, tiba-tiba ada sebuah mission card yang diberikan kru WGM kepada T.O.P dan Chello. Mission card tersebut bertuliskan, “Take care of child as married couple.”

“Hmm, baru aku bilang tadi… benarkan? Hari ini Chello-ssi dan aku akan menjaga Nina sebagai orangtua pengganti. Bagaimana menurutmu Chello-ssi?”tanyaT.O.P

“Tentu saja aku sangat senang.Nina hari ini, Aunty Chello& Uncle Seung hyun akan menjaga dan bermain bersama mu.” jawab Chello dan Nina pun yang mendengar perkataan Chello tersenyum.

“Baiklah permasalahan telah selesai, aku pergi kuliah dulu ya eonni &T.O.P oppa… Bye Bye my little princess Nina, aunty Nami pergi dulu ya!” ucap Nami

Nami pun pergi kuliah, kemudian setelah selesai sarapan Chello minta izin kepada T.O.P untuk memandikan Nina sekalian Chello juga merapikan diri.Lalu, kemudian sambil menunggu Chello dan Nina selesai merapikan diri, T.O.P membantu membereskan peralatan makan sehabis sarapan tadi.Setelah selesai, T.O.P membantu membereskan apartemen Chello.Setelah 15 menit menanti akhirnya, Chello&Nina keluar dari kamar dengan pakaian dan dandanan yang sangat cantik.

“Seung hyun oppa, kau sedang melakukan apa?” tanya Chello

“Aku hanya membantu beres-beres apartemenmu saja.” Jawab T.O.P

“Seung hyun oppa, tidak perlu melakukan itu.Seung hyun oppa kan tamu sekarang.” Ucap Chello

“Gwenchanayo, aku senang beres-beres kok.” Balas T.O.P

“Oh iya, kau sudah siap-siap?” tanyaT.O.P.

“Memangnya kita mau kemana?” tanyaChello balik.

“Bagaimana kalau kita mengajak Nina pergi ke kebun binatang atau ke taman hiburan hari ini?” tanyaT.O.P lagi.

“Hmm, baik kalau begitu tapi lebih baik kita mengajak Nina pergi ke kebun binatang saja, Nina suka sekali dengan hewan.” Jawab Chello

“Baiklah kalau begitu, kita ke kebun binatang.Nina, ayo kita bersiap-siap ke kebun binatang!” ajak T.O.P sambil menggendong Nina.

Nina tersenyum karena di gendong oleh T.O.P dan hal tersebut membuat T.O.P bahagia sekali karena Nina sudah tidak takut dan malu lagi kepada T.O.P. Sebelum mereka berangkat menuju kebun binatang, Chello menyiapkan bekal makanan sedangkan T.O.P bersama dengan Nina menyiapkan perlengkapan kebutuhan bayi jika bepergian seperti pampers, botol susu dan susu, tissue basah, bedak, minyak telon, lotion, mainan dan berbagai macam lainnya untuk dimasukkan kedalam tas. Setelah semuanya siap, Nina dibawa dengan baby strollernya.Ia duduk dengan tenangnya, kemudian mereka pun keluar dari apartemen Chello. Begitu banyak perlengkapan bayi yang mereka bawa sudah seperti orang yang mau pindahan rumah saja, setelah semuanya masuk ke bagasi mobil.Mereka pun pergi menuju kebun binatang.Nina termasuk anak yang tidak rewel kalau diajak jalan, dengan menggunakan car seatnya dibelakang, Nina duduk dengan tenangnya dan baru beberapa menit perjalanan Nina sudah tertidur pulas.Perjalanan pun menjadi hening karena T.O.P dan Chello tidak ingin membangunkan Nina.

~0~

Akhirnya T.O.P, Chello dan Nina sampai di kebun binatang, Mereka keluar dari mobil. Nina duduk di baby strollernya lalu didorong oleh Chello.T.O.P pergi membeli tiket masuk kebun binatang, setelah membeli tiket mereka pun akhirnya masuk ke kebun binatang.

“Wah, sudah lama sekali aku tidak datang ke kebun binatang.” Ucap T.O.P

“Aku juga Seung hyun oppa, ke kebun binatang hanya pada waktu kecil saja.” Ucap Chello. Lalu, T.O.P menghampiri Nina yang terlihat masih bingung dan berkata,

“Nina suka ke kebun binatang?”

“Suukaa.” Jawab Nina senang

“Wah, Nina sudah bisa berbicara?”tanyaT.O.P terkejut.

“Iya Seung hyun oppa, Nina sudah bisa bicara cuma beberapa kata tapi kurang lancar.Dia ngerti kok pembicaraannya kita tapi masih susah ngomongnya aja.”

“Oh, begitu. Ayo, Nina mau lihat hewan apa?” tanya T.O.P lagi.

“Mbbeeekk…mbeek…” jawab Nina

“Mbbeekk, maksudnya kambing?”tanyaT.O.P

“Mbekkkk…sheep.” Jawab Nina

“Shaun the sheep, seung hyun oppa.Domba maksudnya, seung hyun oppa.Nina suka sekali sama kartun Shaun the sheep.” Ucap Chello

“Oh, domba… ayo kita menuju ke kandang domba.” Ucap T.O.P

Mereka bertiga pergi menuju kandang domba, sambil menuju kandang domba, mereka melewati beberapa hewan seperti singa, macan, harimau, beruang, kuda nil, gajah, kuda, monyet, flamingo, burung unta, unta dan jerapah.Nina sangat senang sekali melihat hewan-hewan tersebut.Karena Nina tidak leluasa melihat dari stroller, T.O.P menggendong Nina dipundaknya sehingga Nina bisa melihat dengan jelas hewan-hewan tersebut.Nina senang dan tertawa, melihat hal tersebut Chello sangat senang dan kagum dengan T.O.P. Akhirnya mereka sampai di kandang domba, disini anak-anak dibebaskan bermain dengan domba-domba yang sudah jinak dan terbiasa dekat dengan manusia. T.O.P dan Chello masuk kedalam kandang atau bisa dibilang padang rumput yang dipenuhi oleh domba dan anak-anak. Nina yang memang sudah bisa berjalan mencoba mengejar-ngejar domba.T.O.P dan Chello berusaha menjaga Nina jangan sampai jatuh dan terluka.Mereka bermain sangat riangnya.T.O.P mengambil wortel untuk diberikan makan kepada para domba, ia mengajak Nina untuk memberikan makan domba tersebut.

Melihat moment tersebut, Chello tidak lupa mengabadikannya dengan mengambil foto tersebut dengan handphonenya.Lalu, Chello meminta salah satu pengunjung untuk memfoto mereka bertiga sedang memberikan makan kepada domba. Setelah itu, foto-foto tersebut, ia kirimkan ke orangtuanya, sepupunya (orang tua Nina), gyeri dan juga ke Nami.

Selesai bermain dengan domba mereka memutuskan untuk makan siang di tempat piknik yang telah disiapkan dikebun binatang.T.O.P dan Nina jadi sangat dekat sekali bahkan Nina tidak mau lepas dan jauh-jauh dari T.O.P. T.O.P mengajarkan kepada Nina untuk memanggilnya dan juga Chello, appa & omma.

“Nina, coba panggil uncle seung hyun & aunty Chello… Seung hyun appa &Chello omma.” ucap T.O.P

“Cheung hyun appa &Chello omma.” ucap Nina cadel

“Bukan Cheung hyun appa tapi seung hyun appa… ayo coba lagi!” pinta T.O.P

“Cheung hyun appa~” ucap Nina lagi.

“Kalau begitu jangan Seung hyun appa, T.O.P appa… coba panggil T.O.P appa!”

“T.O.P appa~”

“Good… Nina pintar sekali.”

“Seung hyun oppa, Seung hyun oppa…” ucap Chello sambil menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkahnya.

Chello menyuapi Nina kimbab khusus buat Nina dan Nina dengan lahapnya memakan dikit demi sedikit kimbab tersebut.T.O.P juga ingin disuapi makan kimbab oleh Chello, Chello pun makin tidak percaya dengan kelakuan T.O.P hari ini yang terlihat agak kekanak-kanakan.

“Hah, Seung hyun oppa apa kau cemburu pada anak-anak? Baiklah, aaaa buka mulutmu!” ucap Chello lalu menyuapi kimbab kemulut T.O.P. Hari ini Chello merasa menjaga dua anak kecil yaitu Nina dan T.O.P.

“Gomawo.” Ucap T.O.P lalu ia gantian menyuapi kimbab untuk Chello.

Selama mereka beristirahat makan siang, T.O.P terus saja menanyakan beberapa pertanyaan kepada Nina seperti,

“Nina, T.O.P appa tampan kan?” tanya T.O.P dan Nina hanya menganggukkan kepalanya tanda ia mengiyakan pertanyaan T.O.P.

Setelah selesai berkeliling kebun binatang, akhirnya merekapun memutuskan untuk pulang kerumah. Diperjalanan keluar pintu kebun binatang, Nina yang kelelahan tertidur digendonganT.O.P. Chello menyuruh T.O.P untuk meletakkan Nina di baby strollernya namun T.O.P menolaknya karena ia takut jika dipindahkan ke stroller Nina akan bangun lagi pula jalan con block menuju pintu gerbang agak tidak rata. Chello tahu itu hanya alasan T.O.P saja sebenarnya ia senang sekali mengendong Nina dipelukkannya. Melihat hal tersebut, Chello berkata,

“Seung hyun appa, T.O.P appa~ kau tahu Seung hyun oppa sekarang kau benar-benar terlihat seperti seorang ayah.”Ucap Chello dan T.O.P hanya membalas perkataan Chello dengan sebuah senyuman bangga dan rasa puas.

Mereka pun menuju parkiran mobil dimana mobil mereka berada, lalu setelah itu mereka pulang ke rumah mereka di Maim Village.Hari ini mereka memutuskan untuk bermalam dirumah mereka bersama dengan Nina.

~0~

Mereka akhirnya sampai dirumah, Chello membereskan perlengkapan bayi yang telah mereka bawa sedangkan T.O.P menemani Nina di ruang tamu.Ini waktunya Nina mandi, Chello mempersiapkan segala perlengkapan mandi Nina.T.O.P memutuskan membantu memandikan Nina di kamar mandi yang pada akhirnya mereka bertiga jadi main air sehingga pakaian yang dikenakan T.O.P dan Chello jadi ikut-ikutan basah.Setelah mandi, Chello membawa Nina ke kamar mereka untuk ganti baju, sedangkan T.O.P jadi meneruskan mandi karena bajunya basah.

Chello memakaikan Nina piyama setelah itu Chello juga berganti pakaian.Kemudian mereka kembali lagi ke lantai satu, tepatnya ke ruang tamu untuk bermain-main sebelum tidur.T.O.P yang sudah selesai mandi dan berpakaian juga ikut bergabung bersama mereka. Tiba-tiba handphone Chello berbunyi, kemudian ia mengangkat telepon tersebut. Ternyata yang menelepon adalah ibunya Chello yang ingin menanyakan kabarnya Nina.

“Hallo, Chello. Ini omma, bagaimana kabarnya Nina?”

“Oh, omma… Nina baik-baik saja kok.”

T.O.P pun menanyakan kepada Chello siapa yang meneleponnya, “Siapa?”

“Omma.”

“Kalian sedangapa? Apa Nina merepotkan mu & Nami?Omma tadi baru melihat kiriman foto mu, kau dan seung hyun jalan-jalan bersama Nina hari ini?”

“Iya, omma.Hari ini Seung hyun oppa membantuku menjaga Nina.Nina tidak merepotkan kok, omma.”

“Oh, apa uri sawi Seung hyun bersama mu sekarang?”

“Iya omma, Sekarang Seung hyun oppa sedang bermain dengan Nina.”

“Annyeonghaseyo, ommonim.Apa kabar?”

“Oh, uri sawi Seung hyun-ah.Aku baik-baik saja, bagaimana kabar mu?Maaf merepotkan mu ya hari ini.”

“Gwenchanayo, ommonim.Aku senang menjaga anak kecil seperti Nina.Aku baik-baik saja kok.”

“Gomawo, uri sawi Seung hyun-ah.”

“Chello, besok omma & appa pulang.bawa saja Nina ke rumah ya!”

“Baik omma.sampai bertemu besok!”

“Ya sudah, kalian baik-baik ya… Oh iya, omma mau mendengar suara Nina boleh?”

“Baiklah, Nina sini sayang!Halmoni, mau bicara dengan Nina.Ayo, bilang annyeong, halmoni!”

“Halllmoni, annyeong~”

“Annyeong, Nina. Nina jadi anak yang baik kan? Jangan nakal ya sama aunty & uncle!”

“Iya, monni~”

“Besok Nina main sama halmoni & harabeoji ya!”

“Iya, monni~”

“Bye…Bye… Nina~”

“Bye, halllmonni~”

Setelah Han Omma menelepon mereka, telepon Chello kembali berbunyi dan kali ini yang menelepon adalah sepupunya Chello yaitu orang tuanya Nina.

“Annyeong, Chello.”

“Annyeong oppa & eonni, bagaimana liburan kalian?”

“Menyenangkan, oh iya Nina mana?Apa dia merepotkan mu?”

“Nina sedang bermain dengan Seung hyun oppa.”

“Seung hyun?Siapa? Apakah dia pacar mu?” tanya Sepupu Chello yaitu Han Hyun Woo & Han Mayu

“Oh, aku ingin memperkenalkan kalian dengan Seung hyun oppa.Perkenalkan ini Choi Seung hyun, suami ku.”

“Annyeonghaseyo, Choi Seung hyun imnida, suaminya Han Chello-ssi.Senang bertemu dengan kalian.”

“Oh, Annyeonghaseyo… Han Hyun woo imnida & ini istriku Han Mayu, Sepupunya Chello& orangtuanya Nina. Senang bertemu dengan anda, Seung hyun-ssi.Chello, sejak kapan kau menikah?Kenapa kau tidak mengundang kami?”

“Mianhaeyo, oppa & eonni tidak memberitahukanmu sebelumnya.Aku sudah menikah dengan Seung hyun oppa sudah lumayan lama kok.”

“Oh… ya sudah.Bagaimana kabar Nina?Apa dia merepotkan kalian?”

“Tidak kok, Nina anak yang baik sekali.Gak rewel.”

“Oh itu Nina ya~~… Nina, ini appa & omma…. kami sangat merindukan mu.”

Saat Nina melihat dan mendengar suara kedua orang tuanya lewat video call di handphone, baru kali ini Nina menangis.T.O.P dan Chello seketika jadi panik dan kebingungan, “Wah, Nina menangis, wahh… ottokke?Ottokke?Cup, cup, Nina!” ucap T.O.P.

“Omma~~Omma~~Appa~~Appa~~” ucap Nina menangis

“Cup…Cup…Cup… anak baik, anak pintar, anak manis jangan menangis! Iya ini omma & appa, mianhaeyo sebentar lagi kami pasti pulang.Jangan menangis ya sayang!”

“Hiks…hiks..hiks…Omma~” ucap Nina

“Ya Tuhan, wajahnya sedih sekali.Aku jadi tidak tega melihatnya.” Ucap T.O.P

“Nina jangan nangis lagi ya!Seung hyun-ssi, jika Nina menangis, cara untuk menenangkannya gendong saja dia lalu usap punggungnya pelan-pelan nanti dia tidak akan menangis lagi.” Ucap Mayu

T.O.P pun lalu mempraktekkan apa yang disarankan oleh mayu, ommanya Nina dan benar saja setelah beberapa saat Nina mulai tenang kembali dan tidak menangis lagi. Lalu perbincangan telepon dengan orang tua Nina selesai.

Waktu yang mereka lalui hari ini sangat terasa cepat, malam sudah mulai larut dan Nina pun tertidur dipelukan T.O.P. T.O.P dengan gentlenya membawa Nina ke kamar mereka dan meletakkan Nina di tempat tidur.Chello yang terus memperhatikan apa yang diperbuat oleh T.O.Pmembuatnya sangat bangga dan tersentuh sekali karena terlihat sekali bahwa T.O.P sangat pantas menjadi seorang ayah yang hebat nantinya. T.O.P menyelimuti Nina lalu ia melihat kearah Chello sambil tersenyum, T.O.P mengulurkan tangannya untuk diraih oleh tangan Chello supaya Chello mendekat kearahnya.

“Coba kau lihat betapa nyenyaknya Ninatertidur, terlihat sekali sangat damai!” ucap T.O.P sambil merangkul bahu Chello.

“Kau benar sekali, Seung hyun oppa. Seung hyun appa, I’m proud of you today.”Ucap Chello sambil menggenggam tangan T.O.P dengan erat.

“Me too, I’m proud of you, Chello omma.” balas T.O.P sambil tersenyum.

“Oppa, suatu saat nanti kau akan menjadi seorang ayah yang sangat hebat.Hari ini aku melihat sisi yang sangat berbeda dari mu dan aku semakin kagum sekali kepada mu.Beruntung wanita yang menikah denganmu kelak.” Ucap Chello.

“Apa kau lupa?Kau adalah wanita itu, Chello-ssi.” balas T.O.P.

“Benarkah? Menjadi sesungguhnya wanita yang berada di sisi mu kelak nanti?” tanyaChello.

“Kalau kau bersedia, aku akan melamarmu sekarang?” ucap T.O.P

“Hehehe, waktu sudah malam, waktunya kita tidur sekarang. Good night, Seung hyun oppa.” Ucap Chello mengalihkan pembicaraan lalu beranjak ke sisi dimana Chello biasa tidur dan Nina tepat tidur ditengah-tengah mereka.Perbincangan serius itupun berakhir, mereka akhirnya tidur.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

TBC

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Interview

PD : “Bagaimana perasaan menjadi orang tua sehari?”

T.O.P : “Aku sangat senang hari ini menjalani peran sebagai orang tua apalagi bisa memiliki anak secantik Nina yang lumayan tidak rewel sih tapi menjadi orang tua itu tidak gampang. Cukup melelahkan karena anak-anak seumuran Nina sangat aktif jadi perlu ekstra pengawasan yang sangat ketat.”

Chello : “Misi hari ini sangat membantu ku dan sangat menolongku sekali menjaga keponakasn ku dan aku juga dapat merasakan bagaimana menjadi orang tua. Menjaga seorang anak itu sangat tidak mudah, mereka senang bermain-main, mengeksplor berbagai macam hal sehingga terkadang mereka sangat aktif, perlu ekstra tenaga yang besar. Kami hanya menjadi orang tua sehari namun hal itu tidak sebanding dengan apa yang dilakukan orang tua yang sesungguhnya karena mereka harus setiap hari menjaga dan mendidik anaknya. Aku senang bisa melalui misi ini bersama Seung hyun oppa.”

PD : “Bagaimana kesan mu terhadap pasangan mu dalam melakukan peran sebagai orang tua pada misi kali ini?”

T.O.P : “Chello-ssi, pantas sekali menjadi seorang ibu, dia punya jiwa dan sifat keibuan saat menjaga keponakannya. Ketika pertama kali aku melihatnya tertidur memeluk keponakannya sangat indah sekali pemandangan itu.Aku bahagia sekali jika ia menjadi ibu dari anak-anak ku nanti.”

Chello : “Aku kagum sekali dengan Seung hyun oppa. Seperti yang aku bilang ia akan menjadi seorang ayah yang hebat .Ia sangat perhatian terhadap anak-anak dan bisa berinteraksi dengan sangat baik.”

End of interview

Terima kasih sudah membaca, mohon direview ya ^_^

See you next chapter~~~