Title : She is Handsome

author : G

cast :

  • Choi hyun seung (oc)
  • Park seo hyun (oc)
  • Bigbang -Top, ji yong, dae, tae, V.I
  • Jung seok (oc)
  • 2ne1 -minzy, bom, dara, CL
  • Appa YG -Yang hyun suk
  • Hyuri (oc)

genre : drama gado gado

rating : 17+ (yang bikin.a juga blum 17)

lenght : twoshoot

note : pertama nama2 OC.a g kreatif, contohnya choi hyun seung dari nama Top (choi seung hyun) dan yg laen sekenanya dan asal jeplak. Kedua judulnya engga menarik. Ketiga penjabaran tempatnya kurang. Keempat kadang kadang tidak mempedulikan keadaan atau situasi karakter. Kelima kadang ga nyambung dan ngelantur. Dan masih banyak lagi. Jdi saya mohon maaf karena terlalu banyak kekurangannya.

disclaimer : oc dan alur cerita milik saya.

warning : ini ep ep titik komanya g jelas dan acak acakan + super super typo.

mulai

“heh jangan ganggu gadis itu !” ucap sangar hyun seung pada seorang pria bertato -kayanya preman- yang tengah menggoda seorang gadis di halte bis.

“Apa ? Kau kira kau siapa huh ? Seorang pria kok suaranya seperti wanita.” ejek preman itu tanpa sadar membangkitkan cakra kyubi yang di segel di dalam tubuh hyun seung *plak ngaco.

“apa kau bilang ?” ucap hyun seung menahan emosi.

“hah kau tuli juga.” ejek si preman semakin menjadi.

“Aku memang wanita bodoh !” pekik hyun seung. “apa kau tidak bisa melihatnya paman ? Apa kau buta ?” lanjutnya.

“hah jangan mengaku ngaku kau, mentang mentang wajahmu tampan kau mau mengaku ngaku sebagai wa…”

— PLETAK–

Sebuah tendangan jitu mampu menghentikan rentetan kata kata menyakitkan yang terus keluar dari mulut preman naas itu.

“katakan aku adalah wanita !” perintah hyun seung sambil mencengkram kerah baju si preman yang telah tergeletak di tanah.

“uhuk uhuk Mana ada wanita sepertimu hah !” ucap si preman tak mau menurut.

“Mwoyo !?” ucap hyun seung semakin murka dan hendak melayangkan tinjunya pada preman itu tapi bersamaan dengan itu bis pun datang.

“Choi hyun seung ? Kau hyun seung kan ?” panggil lembut seorang gadis dari balik jendela bis. Hyun seung pun membatalkan aksinya dan melepaskan preman itu.

“awas kau, urusan kita belum selesai !!” ancam hyun seung, dan preman itu langsung ngibrit.

“huh dasar pecundang.” ucap hyun seung sambil meniup poninya. Lalu dia mendekati bis dan melihat seorang gadis yang di kenalnya.

“eh seo hyun eonni, ada apa ?” tanyanya.

“kau ada waktu tidak ?” tanya balik gadis bernama seo hyun itu.

“kapan ?”

“sekarang.”

“baiklah kita langsung keapartemenku saja.” tawar hyun seung.

“oke aku turun.” jawab seo hyun.

-di apartemen hyun seung-

“jadi ada apa eon ?” tanya hyun seung sambil menyodorkan minuman kaleng pada seo hyun.

“aku hanya ingin berkunjung saja sih. Hehehe tadi aku bertemu dengan paman Choi dan dia menyuruhku untuk melihatmu.” jelas seo hyun panjang lebar. “oh.” ucap hyun seung acuh tak acuh.

“hah kau ini.” balas seo hyun sambil mengacak acak rambut hyun seung.

“eh eon aku mau minta tolong boleh tidak ?” tanya hyun seung.

“tolong apa ?” tanya seo hyun bingung.

“ku mohon ajari aku menjadi wanita sejati.”hyun seung memohon sambil berlutut di depan seo hyun.

“iya iya, tapi jangan seperti ini.” ucap seo hyun tidak enak. ” tapi besok kau harus ikut aku ke suatu tempat!” lanjutnya.

“kemana? Jam berapa? Mau ngapain?” tanya hyun seung antusias.

“rahasia dong yang jelas besok aku tunggu di rumahku jam 8 pagi oke.” jawab seo hyun.

“jadi aku harus membolos eon ?” tanya hyun seung ragu.

“kau bisa ijin pabo. Besok saat kau sudah datang ke rumahku aku akan menelpon sekolahmu.” ucap seo hyun enteng. “hah baiklah aku pulang ya.” lanjutnya.

“iya, eh eh aku antar eon, ini sudah terlalu larut.” tawar hyun seung.

“baiklah.”

-halte bis-

“hati hati seo hyun eonni… !” ucap hyun seung sambil melambai lambaikan tangannya. Bis pun pergi dan saat seung hyun sedang berjalan meninggalkan halte ada seseorang berteriak.

“HEY KAU !!” teriak orang itu, hyun seung pun berhenti berjalan.

“iya kau, pria jadi jadian.” lanjutnya. Lalu hyun seung pun menoleh dengan horornya dan melihat 4 orang pria yang salah satunya adalah pria yang ia hajar tadi.

“Mwo , kau mau cari gara gara denganku hah ?” bentak hyun seung lalu berlari ke arah empat orang preman tersebut dan mulai berancang ancang menendang preman yang memiliki tubuh paling besar. Tapi sialnya orang itu malah menangkap kaki hyun seung dan memelintirkannya tapi hyun seung tidak putus asa dan menendang pria itu lagi dengan kakinya yang lain tapi dia malah terjatuh dan menghantam tanah tepat dengan tangan kirinya.

“akh sial.” umpatnya sebelum ke empat orang itu menendangi wajah dan tubuhnya sampai ia tak dapat merasakan apa apa lagi dan hanya pasrah menerima perlakuan itu. setelah beberapa menit para preman itu kecapean dan memilih meinggalkan hyun seung sendiri.

Tapi memang dasar hyun seung bukannya menelpon ambulance dia malah menelpon seo hyun.

“eonni sepertinya besok aku akan sedikit terlambat.” lalu setelah mengucapkan hal itu hyun seung pun menutup telponya. Lalu menelpon ambulance lalu ia menelpon seseorang lagi.

“anyong oppa uhuk uhuk.”

“hyun seung kau tidak apa apa?”

“ahahaha aku ? Uhuk menurutmu uhuk uhuk.”

“tidak kau tidak baik baik saja, dimana kau sekarang ?”

“huh aku ada di halte bis dekat apartemenku. Uhuk tapi oppa tidak usah ke sini aku sudah menelpon ambulance.”

“aku akan ke sana.”

“tidak usah , ah ambulancenya sudah datang. Oppa temani aku saja berbicara okeh.”

“ah ka kau ini. Baiklah.”

Dan selama perjalanan hyun seung pun terus berbincang di telpon sampai ia kehilangan kesadaran.

-di RS-

“suster ?” panggil hyun seung.

“kau sudah sadar ?” tanya suster itu.

“tentu saja aku sudah sadar.” bentak hyun seung sambil beranjak dari tempat tidur.

“jam berapa ini ?” lanjutnya.

“jam 9 pagi.” jawab sang suster sambil mengecek selang infusan yang di pakai hyun seung.

“ah aku telat, berikan aku tongkat .” pintanya dan setelah suster memberikan tongkat berjalan hyun seung pun langsung ngibrit dan mengambil mantelnya lalu pergi ke rumah seo hyun.

 

-di rumah seo hyun-

TING TONG

“hyun seung ya ?” tanya seo hyun sambil berjalan menuju pintu depan.

“iya.” jawab hyun seung cepat.

Clek! pintu terbuka.

“ayo pergi sekarang !” ucap hyun seung buru buru takut takut eonninya itu melihat keadaannya.

“iya iya sebentar aku kunci pintu dulu.” seo hyun pun mengunci pintunya dan berbalik ke hadapan hyun seung.

“ASTAGA HYUN SEUNG!!” Pekiknya ketika melihat keadaan hyun seung.

“hah eonni jagan lebay deh.” ucap hyun seung acuh tak acuh.”lebih baik kita berangkat sekarang !” lanjutnya sambil berjalan menjauhi seo hyun.

Pletak

sebuah lipstik mendarat di kepala hyun seung.

“aww eonni itu sakit.” keluhnya.

“Heh kau sudah gila ya ? Kau kabur dari rumah sakit kan?” tebak seo hyun 100 persen benar. “ayo kita ke rumah sakit lagi !” lanjutnya.

“tidak mau, telpon saja dokter kang dia sudah mengijinkanku pulang kok.” ucap hyun seung membela diri.

“baiklah.” seo hyun mengambil ponselnya dan menelpon dokter kang.

“Yeoboseyo? Dokter apa hyun seung sudah boleh pulang ?” tanya seo hyun sambil terus mengawasi hyun seung.

“iya” jawab si dokter malas malasan, hari ini sudah ke5 kalinya dia di telpon mengenai hyun seung. Pertama Ayahnya, kedua ibunya, ketiga pacarnya, keempat pamannya, dan kelima seo hyun.

“oh baiklah terimakasih.” balasnya lalu menutup telponnya.

“ayo kita pergi sekarang!” ucap hyun seung riang sembari berjalan menuju halte.

“heh kita naik mobil saja.” ucap seo hyun menarik kerah mantel hyun seung. -di mobil- tiba tiba setelah naik mobil hyun seung malah menangis dan memeluk seo hyun.

“HUAAA eonni Sakiiiittt huhuhuhu.” ucapnya di sela sela tangisannya.

“ck ck ck sudah jangan memeluku ! Kalo mau nangis nangis aja sendiri , jangan pake acara membasahi bajuku segala! “ucap seo hyun sambil menghidupkan mesin mobil.

“aaah~ Eonni kau kejam.” keluh hyun seung.

“salahmu sendiri, siapa suruh kau berkelahi.” ucap seo hyun menyudutkan.

“iya iya aku akan menangis sendirian saja.” ucap hyun seung cemberut.”ngomong ngomong kita mau kemana ?” lanjutnya.

“YG Entertaiment.”

 

-di gedung YG ent.-

“eonni kita pulang saja yuk !” hyun seung memohon saat mereka baru tiba di parkiran.

“kenapa kau ini ? Aku ada kerjaan di sini. Kau ikuti saja aku !” ucap seo hyun acuh. Mereka pun masuk ke dalam gedung YG meski terlihat wajah hyun seung ketakutan.

“hey seo hyun appa YG menyuruhmu ke ruangannya.” ucap seorang pria yang begitu terkenal Kwon ji yong. Ketika kami sedang berada di lif.

“iya aku sudah tau oppa.” balas seo hyun.

 

Hyun seung pov.

Kenapa dia melihatku seperti itu ? Ini membuatku semakin gugup.

“mwo ?” ucapku pelan dan kikuk.

“ah nothing.” jawabnya.

Ting pintu lif terbuka dan seo hyun eonni memgajakku keluar.

“aku duluan ya oppa.” ucap seo hyun eonni sambil membungkukan badan aku pun mengikutinya.

“eon haruskah aku ikut ?” tanyaku ragu.

“tentu saja , aku akan mengenalkanmu pada appa YG.” jawabnya.

“tapi untuk apa ?” tanyaku lagi.

“aku tidak akan menyianyiakan gadis berbakat sepertimu hyun seung dan dia juga tidak.” jawabnya sambil terus berjalan aku pun terus mengikutinya. Eonni berhenti dan mengetuk pintu di depanya.

Tok tok tok…

“silakan masuk !” jawab orang di dalam ruangan itu. Eonni pun masuk dan aku juga mengikutinya.

“jadi ?” ucap paman paman yang sedang duduk di balik meja.

“ini choi hyun seung, orang yang aku ingin kenalkan padamu.” ucapnya sambil menunjukku.

“oke silakan perkenalkan dirimu sendiri anak muda.” ucap paman paman itu.

“Eh namaku choi hyun seung 17 tahun dan aku masih bersekolah di SMA internasional di seoul.” ucapku agak ragu ragu.

“apa bakatmu ?” ”

huh bakatku ?”

Aku melirik seo hyun eonni.

“katakan saja apa yang ku bisa !” gumamnya.

“eh aku bisa berkelahi dan menari.” jawabku lalu melirik seo hyun eonni lagi dan dia malah menepuk jidatnya.

“selain itu ?”

“eh itu aku eh…” akh! aku benar benar gugup.

“hey relaxe boy.” ucapnya membangkitkan amarahku.

“siapa yang kau bilang boy paman ?” ucapku sambil menatap paman itu tajam.

“eh..”

“hey hyun seung !” bentak seo hyun eonni mengagetkanku. “yang sopan.” lanjutnya.

“tapi dia memanggilku boy eonni.” rengeku layaknya anak kecil.

“eonni ? Jadi kau perempuan ?” ucap paman itu.

“iya.”

“ikut aku !” ucapnya sembari berjalan lumayan cepat keluar aku pun mengikutinya tapi seo hyun eonni malah berjalan berlawanan arah dan saat aku mau menegurnya paman itu malah menarik kerah mantelku.

” ayo kesini !” ucapnya.

“paman tidak bisa lihat keadaanku ya ?” ucapku sedikit menahan rasa sakit.

“jadi itu semua asli ?” tanya paman itu dengan bodohnya.

“tentu saja.”

hyun seung pov end.

 

-2ne1-

“hey 2ne1 menurut kalian dia pria atau wanita ?” tanya apa YG pada para anggota 2ne1 yang tengah berlatih.

“wah tampan sekali.” ucap minzy terpukau.”siapa namamu oppa?” lanjutnya.

Dan seketika wajah hyun seung cemberut luar biasa. ”

menurutku dia pria .” ucap dara.

“iya iya aku juga sependapat.” sergah bom.

“iya sama.” ucap CL.

“hem iya siapa namanya appa ?” tanya minzy tidak sabaran.

“baiklah perkenalkan dirimu seperti tadi saat di kantor !” perintah appa YG.

“namaku choi hyun seung, 17 tahun, dan masih sekola.” ucap hyun seung tidak iklas.

“wah suaramu indah sekali.” puji bom. “dan kau juga masih muda sekali ya.”lanjutnya.

“baiklah nanti penjelasan lebih lanjutnya. Yang jelas mulai sekarang dia akan menjadi trainee di YG.” jelas appa YG lalu keluar dari ruang latihan 2ne1 dan menuju ruang latihan bigbang.

“eonni sepertinya pria itu sangat jantan ya, masa masih babak belur begitu dia sudah kesini.Hebat!” ucap minzy masih terkagum kagum.

 

-Bigbang-

“hey bigbang menurut kalian dia wanita atau pria ?” ucap appa YG.

“pria lah.” ucap ji yong yang sebelumnya sudah bertemu dengan hyun seung.

“YB ?”

“pria.”

“seungri ?”

“pria.”

“daesung ?”

“pria.”

“Top ?”

“wanita.”

Semua orang langsung terkejut termasuk hyun seung .

“kenapa ?” tanya appa YG.

“kita buktikan saja.” ucap Top enteng. “kau wanita kan ?” tanyanya.

Hyun seung melirik appa YG dan appa Yg menyuruhnya untuk memperkenalkan diri.

“namaku choi hyun seung, 17 tahun, masih bersekola dan ya aku seorang wanita.” ucap hyun seung dengan senang hati. “terimakasi Top oppa.” lanjutnya. Lalu appa YG dan hyun seung keluar.

“hyung bagaimana kau bisa tau ?” tanya daesung.

“dia keluarga Choi.” jawab Top singkat.

 

-di ruang appa YG-

“apa apaan paman ini ? Aku bukan penipu tau.” bentak hyun seung marah.

“iya iya aku mengerti .” ucap appa YG menyerah. “tapi kenapa Top mengetahuinya ?” tanyanya.

“dia kakak sepupuku.” jawab hyun seung. “choi seung hyun dan choi hyun seung adalah keluarga choi.” lanjutnya.

“benarkah ?” tanya appa YG masih tidak percaya.

“hem.”

 

_3 bulan kemudian_

hyun seung sudah lulus dan 2 hari lagi dia akan pindah ke dorm dan menjadi trainee di YG jadi hari ini adalah kencan terakhirnya karena besoknya dia harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pindah.

“oppa apa kau tidak malu selalu di anggap homo oleh orang lain?” tanya hyun seung.

“aku tidak peduli kata orang lain. Yang penting di sini <menunjuk dada kirinya> kau akan selalu menjadi ratuku dan ingat kau adalah wanita tercantik yang pernah aku kenal.” jelas jang seok pacar hyun seung panjang lebar lalu mengecup lembut jidat hyun seung.

“tapi aku malu oppa. Jadi aku rasa kita sudahi saja semuanya.” ucap hyun seung memalingkan wajahnya.

“jangan bercanda.” elak jang seok. Hyun seung pun berbalik menarik wajah jang seok dan menempelkan bibirnya pada bibir jang seok. Jang seok pun membalas ciuman hyun seung dan setelelah beberapa lama hyun seung pun melepas ciumannya karena merasakan rasa asin khas darah.

“maaf oppa, ini adalah ciuman perpisahan dan terimakasih atas semuanya.” ucap hyun seung lalu pergi meninggalkan jang seok yang masih terdiam membeku.

Keesokan harinya tanpa sengaja saat hyun seung sedang berbelanja di supermarket dia bertemu dengan jang seok tapi saat hyun seung melihatanya jang seok hanya tersenyum pahit tanpa mengucapkan apa apa padanya dan langsung pergi begitu saja. Seketika hati hyun seung terasa sakit tak di rasanya lagi kaki yang masih terperban dan tangan yang masih di gips itu dia langsung menhambur dan berlari mengejar jung seok, tapi apa yang di temuinya jung seok tengah berpelukan dengan seorang gadis cantik berambut panjang. Hyun seung pun terjatuh hatinya begitu sakit melihatnya.

“hey sedang apa kau ?” panggil Top saat melihat adik sepupunya itu terduduk di lantai.

“heh dimana tongkat berjalaanmu ?” tanya Top saat ia melihat kaki hyun seung.

“OPPA ~ SAKIT. ” Pekik hyun seung sambil menangis.

“ayo sini aku bantun!” ucap Top sambil membantu hyun seung berdiri.

“sakit huhuhu.” ucapnya terus menerus.

“iya iya sudah jangan menangis lagi nanti aku obati !” tenang Top.”ayo kita pulang !” lanjutnya.

“huhu belanjaanku huhuhu… “ucap hyun seung saat Top mau membawanya pulang.

“hah kau ini , tunggu di sini dan jangan kemana mana !” ucap Top kesal. Lalu Top pun meninggalkan hyun seung sendiri di salah satu bangku yang ada di depan supermarket itu tepat di sebelah tempat jung seok dan gadis itu duduk. Hyun seung pun hanya ingim melihat jung seon.

 

Hyun seung pov.

Kenapa seung hyun oppa meninggalkanku di sini ? Huhuhu aku hanya bisa menangis di dalam hati.

“oppa aku mau coba es krim oppa , ini oppa juga coba es krim punyaku !” ucap cewe bogel itu manja pada jung seok oppa tapi jung seok oppa malah mengabaikannya memalingkan wajahnya tepat ke arahku. Dan saat itu juga ku palingkan wajahku yang sedari tadi terus memandanginya. ‘horee !’ sorakku dalam hati. Tapi ku lihat sepertinya jung seok oppa sedang berjalan ke arahku. Aduh apa yang harus ku lakukan ?aku tidak bisa kemana mana sekarang kakiku masih sangat sakit.

“kau tidak apa apa ?” tanyanya saat dia berada di hadapanku.

“hiks aku baik baik saja.” entah kenapa isakan dari tangisanku tadi belum hilang juga sehingga aku pun tidak berani menatapnya.

“hei lihat aku !” bentaknya. Belum pernah aku mendapat bentakan darinya dan itu membuatku tanpa sadar menangis lagi.

“hei.” panggilnya sembari mengangkat wajahku.

“hiks hiks hiks.” aku tak dapat berkata apa apa.

“kau menyesal ?” tanyanya. Aku mengangguk sambil terus terisak. Ia pun tersenyum lalu memeluku.

“maaf kemarin aku tidak mengejarmu ?” bisiknya.

“oppa.” ucapku lemah lalu melingkarkan tanganku kepinggangnya. “aku terlalu bingung saat itu.” lanjutnya.

“tidak apa apa.” jawabku.

“OPPA !” pekik gadis bogel tadi yang kini sudah berdiri di belakan jung seok oppa tapi jung seok oppa tidak mempedulikannya sama sekali dan malah terus mengeratkan pelukanya padaku.

“OPPA !!” pekik gadis bogel itu lagi.

“apa ?” jawab jung seok oppa ketus lalu melepaskan pelukannya.

“ingat oppa kita sekarang sedang berkencan.” jawab gadis itu.

“itu bukan keinginanku tuan putri.” balas jung seok oppa ketus. “lalu kenapa kau menyetujuinya ?” tanya gadis itu.

“bukan aku tapi ibuku.” jawab nya masih ketus. Terlihat gadis itu tidak tau harus berkata apa apa lagi dan dia melihatku lalu melihat kakiku dan dengan kencangnya dia menginjak kakiku.

“AKH SAKIT !!” pekikku . Dia menginjak kaki kananku, kapan sembuhnya kaki ini kalo terus terusan di laknati seperti ini. Keluhku dalam hati saatku lihat gadis itu mau menjambak rambutku yang sudah lumayan panjang sekarang. Wup dan dia berhasil menjambak rambutku.

“LEPASKAN HYURI !!!” bentak jung seok oppa. Gadis itu pun melepaskan cengramannya dan menampar pipi jung seok oppa.

“HEY !!” bentakku pada gadis itu dan tanpa ku sadari aku langsung berdiri.

“tidak apa apa Hyunie, kau bersama seseorang kan ?” tanyanya.

“ne.”

“kalo begitu aku duluan nanti kita bicara lagi.” ucapnya sambil menarik kasar gadis bogel itu lalu akupun duduk kembali dan menunggu Top oppa. 15 menit kemudian Top oppa datang sambil membawa troli berisi belanjaanku.

“hah oppa lama sekali aku hampir mati menunggumu.” keluhku.

“siapa suruh belanjaanmu banyak sekali. Ayo !” ucapnya kesal.

“aku tidak bisa berjalan.” ucapku polos.

“lalu aku harus bagaimana ?”tanyanya mulai terlihat frustasi.

“telpon seo hyun eonni saja !” usulku.

“tidak bisa dia sedang sibuk.” tolaknya.

“aku naik troli saja.” usulku mulai ngaco.

“tidak bisa berjalan sama sekali ?” tanyanya.

“iya lihat kakiku berdarah !” ucapku sambil mengacungkan kakiku.

“ASTAGA HYUN SEUNG !!!” pekiknya seraya membelalakan matanya. “ayo kita ke rumah sakit !!” ucapnya sembari menggendongku seperti putri.

“belanjaanku ?” tanyaku.

“siapa peduli.” ucanya enteng

“AKU !!” pekikku kesal selama berjamjam aku memilihnya dan selama 30 menit aku menunggunya.

“baiklah kau ku gendong di punggung.” ucanya menyerah. Top oppa pun mengendongku sambil mendorong troli belanjaan sampai ke parkiran.

Hyun seung pov end

 

“hyun seung kau masih bisa mendengarku ? Bertahanlah Sebentar lagi kita sampai.” ucap Top panik.

Zzzz…

“eh dia tidur to.. Hah dasar kau” ucap Top kesal.

 

di RS-

“jadi bagaimana dok ?” tanya Top khawatir.

“tulangnya baik baik saja, dan sebentar lagi juga rudah bisa berjalan lagi.” jelas sang dokter.

“lalu kenapa bisa berdarah ?” tanya Top penasaran.

“oh itu diakibatkan luka robek mungkin tadi ada orang yang menginjaknya dengan sepatu hi-hils.” jelas dokter lagi.

“baiklah terimakasih dok.”

 

=> => =>

 

“heh mau kemana kau ?” tanya Top ketika melihat hyun seung mengendap endap.

“ah tidak aku hanya sedang….” jawab hyun seung langsung di potong Top.

“ayo pulang.” potong Top sambil menarik tagan hyun seung.

“oppa kenapa kau marah ?” tanya hyun seung.

“aku tidak marah.” jawab Top tanpa melihat hyun seung.

“pembohong.” ucap hyun seung.

“sebenarnya apa yang kau inginkan huh ? Kau sudah besar sekarang jangan main main terus !” bentak Top sambil melepaskan tangan hyun seung dari cengkramannya.

“apa maksud oppa ? Aku tidak mengerti.” jawab hyun seung.

“terserahlah.” bentaknya lalu pergi meninggalkan hyun seung sendiri.

“OPPA !!” Panggil hyun seung. “kenapa dia marah ?” lanjutnya.

 

=> => =>

 

‘Apa yang aku pikirkan sebenarnya ? Kenapa aku marah marah dan meninggalkannya ? Bingu bodoh.’ batin Top sambil membentur benturkan kepalanya ke setir mobil.

DRRTTT…

Ponsel Top bergetar.

“yeoboseo ?”

“oppa berapa lama lagi aku harus menunggu di depan ?”

“kau dimana ?”

“di dormmu. Oppa dimana sih ?”

“aku tidak akan pulang.”

“kenapa ?”

“bukan urusanmu.”

“OPPA KENAPA SIH ? YA SUDAH AKU TIDAK AKAN MENELPON OPPA LAGI. DASAR MENYEBALKAN, OH IYA KEMBALIKAN BELANJAANKU.!!! … Tut… Tut… Tut… ”

“huh kenapa jadi dia yang marah ?” ucap Top tak percaya.

 

-di dorm bigbang-

ji yong baru pulang dari gedung YG dan melihat hyun seung tengah berdiri di depan dorm Top, daesung dan taeyang tengah membentak bentak ponselnya lalu membanting ponselnya ke lantai sampai ponsel itu hancur lalu dia langsung berjongkok dan memendamkan kepalanya. Ji yong pun mendekati hyun seung.

“hey kau sedang apa di sini ?” tanya ji yong. bukannya menjawab hyun seung malah bergerak memunggungi ji yong.

“hey ?” panggil ji yong sambil menepuk bahu hyun seung.

“hah jangan sentuh aku !” pekik hyun seung mengelak.

“ya sudah.” balas ji yong acuh tak acuh.

“HUAAAAA … KENAPA SIH TIDAK ADA YANG PEDULI PADAKU HUHUHU..” pekik hyun seung sambil menangis sekencang kencangnya.

 

 

Tbc