please, don't remember me part 2

Title       : PLEASE ! DON’T REMEMBER ME

Main Cast   :

  • Choi Seung Hyun aka TOP (BIG BANG)
  • Lee Teuk (SUPER JUNIOR)
  • Kang Sora

Other  :

  • Gong Min Ji (2NE1)
  • Lee Eun Hyuk (SUPER JUNIOR)
  • Kang Dae Sung (BIG BANG)
  • Tae Yang (BIG BANG)
  • Seungri (BIG BANG)
  • Kwon Ji Yong aka G.D (BIG BANG)

Lenght    : Chaptered

Gendre  : complicated, Hurt / comfort, romance dll

Rating    : G, mungkin butuh sedikit bimbingan orang tua :D

POV  : pengarang yang sok tau, hehe

Disclaimer   : Plot is mine, BIGBANG punya saya juga ^^b dan totoh-tokoh yang      lainnya adalah milik Tuhan YME.

 

Seluruh dewan direksi dari perusahan cyword coorporation sudah duduk mengelilingi meja bundar besar disalah satu meeting room hotel bintang lima yang teletak di pusat kota Seoul.

“ternyata benar president direktur punya anak laki-laki?!” bisik bapak-bapak berbadan tambun tidak yakin

“kau ini bagaimana, anak itu sering dibawanya ketika ia masih kecil” timpal si rambut beruban cepat.

“tapi kenapa ia jarang terlihat? Jika Gummy-ssi aku mengenalnya. Gadis yang sama kejamnya dengan president direktur” gerutu si badan tambun tidak senang

“hubungan mereka beberapa tahun terakhir ini tidak baik. Aku dengar setelah kematian istri Presdir anak laki-lakinya sudah tidak tinggal bersamannya” terang si rambut beruban.

“kau yakin anak itu bisa mengantikan posisi ayahnya?” tanyanya dengan tatapan meremehkan pada TOP.

 

INTERMEZO in LOUNGE HOTEL

“Kang Sora-ah!!” Minzy melambaikan tanggannya sesaat setelah melihat kedatangan sora di Lounge Hotel tempat ia menginap.

mianhae, aku terlambat,” ujar sora menyesal

gwenchanayo, aku juga baru turun, maaf aku tidak bisa melihat upacara ayahmu, undangan fasionshownya sudah terlanjur tersebar, jadi aku tidak bisa membatalkannya” ujar Minzy sendu

gwencana, seharunya aku yang meminta maaf, terbang ke Korea dan meninggalkan pekerjaan begitu saja” sesal Sora

“tenang saja, aku menutup Jazco untuk sementara, hingga pianis kami kembali” kata Minzy menyemangati

geunyang, aku akan tetap disini. cwesonghaeyo Minzy-ah aku harus mencari tau kejadian sebelum aku hilang ingatan” sora menahan sesak di dadanya

“mimpi-mimpi itu, seperti nyata. Saat ini semakin sering hadir. Bahkan saat aku menutup mata saja, teriakan, bayangan ketika kecelakaan itu terjadi, bahkan rasa sakitnya bisa aku rasakan” ucap sora sembari menekan luka yang membekas di pelipis kanannya.

“kenapa kau tidak pernah cerita? Paling tidakkan aku tidak menyalahkan semua yang kamu lakukan beberapa hari terakhir ini?!” celoteh Minzy menumpahkan rasa bersalahnya.

“lalu apa yang bisa ku bantu?” ucap Minzy dengan perubahan intonasi 1800

Sora tersenyum melihat loyalitas sahabatnya.

“menjadi sahabatku, itu sudah cukup” katanya singkat

 

MEETING ROOM HOTEL

“aku akan mengatakan pada mereka, semua urusan ini akan ku serahkan padamu” kata TOP tanpa melihat Noonanya

yaa Choi Seung Hyun, apa maksudmu berkata seperti itu?” Gummy menanggapi dingin menahan amarah.

“sudah aku katakan, aku tidak bisa melakukan semua ini, dan, . . apa yang dilakukan keparat itu disini?!” dari ketidak berdayaannya tadi, tiba-tiba TOP seolah bangkit dari kubur ketika melihat seseorang yang dia kenal baik masuk kedalam ruang dimana dia berada. Tanpa ba bi bu, dia melangkah dengan satu tujuan pandangan, Eun Hyuk.

“akhirnya kau yang menyerahkan dirimu, keparat!”

TOP langsung menyambar leher EunHyuk dan mendesaknya ke dinding hingga pria itu nyaris kehilangan separuh nyawanya bahkan tak ada yang dapat melepaskan kemurkaan TOP, seolah Monster yang tidak akan melepaskan buruannya.

“CHOI SEUNG HYUN!! YAA, NEO MICHESSEO?!! APA YANG KAU LAKUKAN?! GEUMANHAE!  APA KAU TIDAK MENDENGAR?! TURUNKAN DIA, CHOI SEUNG HYUN!!” teriakan Gummy akhirnya mampu mengembalikan kewarasan TOP. Perlahan dia melonggarkan cengkraman tangannya dari leher Eun Hyuk, dan akhirnya pria itu mampu membebaskan diri dengan nafas yang tersengal.

TOP masih belum bisa menghilangkan kemarahannya. Tatapan pembunuhnya masih tidak lepas dari pria yang sudah membuat hidupnya berantakan itu sampai membuat nafasnya tersengal kesal dan tulang rahannya beradu apalagi ketika melihat reaksi Eun Hyuk yang tertawa mencemooh reaksi TOP di tengah para petinggi perusahaan.  

waw, . . tidak ada yang bisa menyangka kita bisa bertemu di tempat seperti ini yah? Choi Seung Hyun, kau benar-benar tidak seperti dirimu?” kalimat itu lebih kepada sindiran lembut ketika Eun Hyuk melihatnya dengan sebelah mata dari ujung kaki.

 “sepertinya permainan kita berubah lebih elegan sekarang? Kalo begitu selamat datang Patner,..” kalimat terakhir Eun Hyuk terdengar lebih mengesalkan, TOP tau tidak akan sulit kembali meraih leher Eun Hyuk, namun Gummy sudah lebih dulu meraih lengan TOP.

“bersabarlah, sekarang belum saatnya untuk membalas dendam.”

TOP dengan tatapan tidak percaya melihat Gummy yang berdiri disisinya yang untuk pertama kali mendukung perbuatan anarkisnya.

“mereka yang sudah membuat kita kehilangan Eomunim dan Aboji

TOP semakin mengerutkan kening tidak mengerti dengan reaksi Noonanya yang memiliki tatapan sekejam miliknya.

“Kenapa Aboji tidak bisa mendampingi Eomunim saat Eomma berjuang dengan kangkernya di rumah sakit, itu hanya karna perusahaan mereka ingin mengambil alih semua saham milik Aboji” terang Gummy geram

“tapi tetap saja dia lebih memilih perusahaan dari pada Eomunim” timpal TOP tidak merasa tersentuh sedikitpun.

“orang menyebut itu pengorbanan, nanti kau akan mengerti”

 “aku tidak akan meninggalkan orang yang ku cintai, aku tidak akan seperti Aboji.”

Akhirnya TOP memuntuskan keluar dari ruangan besar yang begitu menyesakkan baginya.    

 

“jadi Sora apa rencanamu sekarang?” Tanya Minzy sambil menyamakan langkah dengan Sora.

“belum tau, mungkin mencari teman lama?” jawab Sora ringan

Saat itu juga, Sora dan Minzy yang melewati pria berstelan jas rapi, dengan potongan rambut legam yang ditata serapih tema acaranya. Pria itu berdiri tertegun, terkejut dengan pikiran yang melayang saat ia melihat sosok yang bahkan tidak pernah dia bayangkan akan bertemu lagi di dunianya saat ini. matanya tidak lepas dari gadis berambut panjang itu yang berhenti di hadapan pintu salah satu elefator yang masih tertutup. dia tidak akan pernah bisa melupakan setiap garis wajah gadis itu. Bahkan di bawah alam sadar, kaki semampainya membawanya ke sosok yang selama ini telah menjadi nafas dalam hidupnya.

“So—ra-ah?” nama itu tersebut seiring dengan sentuhan ujung jarinya di bahu pemilih rambut panjang tadi. TOP tersentak saat mengetahui dia sedang tidak berhalusinasi seperti yang sudah-sudah. Gadis itu nyata ada dihadapannya. Tanpa ia sadari pandangannya mengabur. Kang soranya tidak meninggalkan dunia ini seperti yang mereka katakan selama ini. dengan masih tidak percaya gadis yang menjadi bagian dari hidupnya itu berdiri dihadapannya.

Kang Sora segera membalikkan tubuh setelah mendengar suara bass TOP. Lama dia membalas tatapan TOP – Terkejut.

“Sora, apa kau mengenalnya?” bisik Minzy menyadarkan sora

Ne? Apa kita saling mengenal?”

Pertanyaan gadis itu membuat TOP seolah terhempas jatuh dari kebahagiaannya tadi. Gadis yang ia cintai seumur hidup itu tidak mengenalinya?

 

**TOBECONTINUED**