it's about dragon and sun cover

Title : It’s About Dragon and Sun

Author : Withtabira

Cast : 

  • G-Dragon (Kwon Jiyong)
  • Taeyang (Dong Youngbae)          
  • Lee Seunghyun (Seungri)
  • Kang Daesung (Daesung)
  • TOP (Choi Seunghyun)

Genre : Friendship, Family

Length : One shoot

A/N : Anneyong readers & VIP🙂 author buat nih FF sekalian untuk ngerayai ultah taeyang oppa. Maaf yah kalau jelek, selamat membaca.

Twitter : @Tabiracj_

 

 

“Seungri, kau, kau, kau ini.. ikut aku !” Perintah jiyong dengan kasar. Lalu ia menarik tangan seungri dan mendorongnya untuk duduk di kursi.

“Wae hyung ? mengapa tiba tiba kau begini ? jawab maknae keheranan.

“Kau tau apa salahmu ?! Kau tidak ingat apa yang kukatakan sebelum interview? Jangan mengatakan hal memalukan di depan publik tentang aku dan bigbang. Heh, KAU PIKIR ITU LUCU!!” kata Jiyong ketus dan langsung pergi keluar dorm

“Braakkkk..”.

Member lain diam tak berkutik, seungri hanya bisa menunduk mendengar perkataan hyungnya, rasa bersalah mulai merasukki benaknya.

“Pantas jiyong hyung tadi diam saja di dalam mobil, ternyata ia sedang marah” kata Daesung.

“Jiyong tidak suka minum obat sejak ia masih kecil sampai sekarang, itukah yang membuatnya malu?” kata seunghyun heran.

“Ini memang salahku hyung, jiyong hyung sudah sering mengingatkanku tentang..”

“Aniyo, dia yang berlebihan. Sepertinya dia lelah karena tidur larut malam untuk mempersiapkan tournya, biar aku saja yang menyusulnya” kata Youngbae.

“Biarkan saja, jiyong sedang emosional, kau tau kan bagaimana jika ia sedang marah?” Kata seunghyun meyakinkan, youngbae pun menyetujui saran hyungnya.

Tetapi hari sudah hampir malam, jiyong belum juga pulang. Semua member mengkhawatirkannya, youngbae sejak tadi menunggu untuk berbicara dengannya.

“Kemana dia? Masih marah? Ini sudah kelewatan, biar aku saja yang mencarinya” Ujar youngbae. Belum sempat member lain bicara ia sudah berlari keluar.

Youngbae tau benar sifat temannya itu sejak menjadi trinee di Ygent, sifatnya yang mudah marah dan egois. Padahal Jiyong berjanji akan menghilangkan sifat buruknya.

“Ah, YG, pasti dia di sana” gumam Youngbae. Setelah sampai dia menuju ke tempat latihan, benar tebakkannya jiyong duduk sendiri melihat dancer YG yang sedang melakukan latihan, setelah menyapa beberapa kru ia menghampirinya.

“Jiyong ah, mengapa kau tidak pulang? Mereka mengkhawatirkanmu, ayo lah, padahal kita punya jadwal kosong hari ini. Jangan sia sia kan hari libur dengan amarahmu” bujuk youngbae. Tetapi Jiyong tetap saja diam tanpa memperhatikannya.

“aish, kau marah hanya karena kau tidak suka obat” ujar youngbae menggoda sambil merangkul.

“Come on G-Dragonn” lalu youngbae memutuskan menarik jiyong dengan tangan dibekapkan ke leher jiyong dan menariknya keluar ruang latihan hingga jiyong terpaksa mengikutinya dan mereka berpamitan. Kelakukan youngbae sukses membuat jiyong menjerit tertawa sambil meminta youngbae melepaskan tangannya.

“Ya! Youngbae ah, tanganmu berotot. Leherku bisa patah” Ujar jiyong saat di mobil.

“Walaupun kau kurus tapi badanmu lebih tinggi dariku” Kata youngbae, mereka tertawa. Sesampainya di dorm, seungri sudah menunggu di depan pintu, melihat seungri raut muka jiyong berubah sinis.

“Mianhae hyung, jeongmal mianhae” kata maknae sambil menunduk. Tetapi jiyong malah meneruskan langkahnya tanpa peduli.

“Jiyong ah, maafkan lah dia, bukan kau saja di dunia ini yang tidak suka minum obat” kata youngbae yang tiba tiba menahannya.

“Aish, sudah lah jangan ulangi lagi !” jiyong meneruskan langkah ke kamar tidurnya dan membanting pintu “Braakk..”.

 

Gedung Ygent

“Hyung, bisakah kau mengingat gerakanmu? Hyung gerakanmu kacau sejak pertama kita latihan” kata Jiyong sedikit kesal. Mengingat seunghyun lebih tua darinya, tidak mungkin dia membentak hyungnya.

“Nde, aku akan mengingatnya lagi. Seungri bisa kau ajarkan aku” teriak seunghyun memanggil seungri.

Setelah 5 menit mereka beristirahat mereka melanjutkan latihan lagi, tapi youngbae menyadari daesung tidak di tempat latihan.

“Daesung tidak ada, kemana dia?” Ucap youngbae.

“Daesung, dimana dia? Daesung ah!” teriak jiyong. Ia pun keluar ruangan untuk mencarinya, ternyata ia sedang di ruang makan sedang duduk menikmati minuman.

“Kajja, kita lanjutkan latihan” Ucap jiyong sambil menarik tangan daesung.

“Ah jebal hyung, sebentar lagi aku sedang malas latihan” katanya memelas.

“Kau bilang sedang malas? Gampang sekali kau mengatakannya, kau susah sekali..”

“Ya! Hyung, berhentilah mengoceh dan marah tiap hari. Aku tau kau leader, apa salahnya kau bicara baik baik” kata daesung kasar.

“TERSERAH!” kata jiyong marah dan kembali ke tempat latihan. Ia melewati youngbae yang sedang memperhatikan pertengkaran mereka berdua.

“Daesung ah, jangan bentak hyungmu seperti itu. Lebih baik latihan sekarang, jangan pikirkan dia, pikirkan tentang persiapan kita” Ujar youngbae menasihati.

“Ne hyung, gomawo” kata daesung.

Setelah selesai latihan dan kembali ke rumah, semua member masuk ke kamarnya. Tetapi youngbae tidak bisa tidur, akhirnya ia memutuskan untuk minum segelas air. Ketika ia melewati kamar jiyong, ia melihat pintu kamarnya terbuka, ternyata jiyong belum tidur.

“Hello Bro, kau belum tidur ?” tanya youngbae. Jiyong tersenyum tipis.

“Aku hanya memberi tau, mereka semua berpikir kau aneh. Mengapa kau akhir akhir ini terlalu sering marah? Kau berjanji ingin merubah sifat itu. Tapi kau terlalu berlebihan” lanjut youngbae.

“TERUS SAJA KAU MEMBELA MEREKA, KAU SAMA SAJA. KELUAR DARI KAMARKU!!” kata jiyong marah. Youngbae tak menyangka yang di depannya sekarang adalah jiyong. Youngbae tak berkata apa apa tetapi matanya menatap jiyong dingin, ia langsung keluar dan membanting pintu.

 

Pagi hari pukul 06.15..

“Oh my god, apa yang kukatakan tadi malam? Sampai sampai youngbae jadi bahan amarahku, aku benar benar tidak normal” gumam jiyong yang telah menyadari kesalahannya. Ia langsung keluar dari kamarnya, tetapi yang ia lihat hanya seunghyun.

“Ah, hyung kau liat youngbae ?” tanya jiyong.

“Youngbae sedang ada jadwal photoshoot, mengapa kau mencarinya ?” seunghyun bertanya lagi.

“aku ada keperluan dengannya sebentar, di mana daesung seungri?” kata jiyong.

“mereka sedang keluar, katanya ada yang mau di beli. Nah, itu mereka”

“O, jiyong hyung kau sudah bangun” kata seungri.

“Kami membawa beberapa makanan, dan es krim” lanjut daesung sambil memperlihatkan makanan yang ia bawa.

“Kau ini, pagi pagi ingin makan es krim. Nanti sore saja” perintah seunghyun.

“Bisakah kalian diam sebentar, aku ingin bicara” kata jiyong yang suaranya tidak di hiraukan.

“Ah, hyung sekarang saja aku ingin makan sekarang” ujar maknae.

“Nanti saja !” sanggah seunghyun.

“KAMI MAU SEKARAANGG!” teriak daesung dan seungri serentak.

“BISAKAH KALIAN DIAAMMM!!!!!!” teriak jiyong yang mengalahkan suara mereka bertiga.

Akhirnya mereka bertiga diam tak bersuara sedikitpun.

“hanya masalah es krim di ributkan. Dengar.. huhhh” ujar jiyong sambil melepaskan nafas panjang.

“Aku ingin minta maaf soal beberapa hari yang lalu, tentang aku yang terlalu sering memarahi kalian semua. Maafkan aku” lanjut jiyong dengan nada menyesal.

“Tidak apa apa hyung, aku sudah memaafkanmu” jawab seungri.

“Aku juga sudah memaafkanmu hyung” lanjut daesung.

“Araseo, kau sedang lelah akhir akhir ini kau sibuk” sambung seunghyun. Mereka bertiga tersenyum melihat jiyong, jiyong juga ikut tersenyum.

 

Siang hari pukul 12.10

“Aku pulaangg” Ujar youngbae yang baru saja pulang.

“Oh, youngbae. Coba lihat ini rap yang selesai ku tulis, bagaimana menurutmu ?” tanya jiyong langsung menyerahkan kertas itu kepada youngbae.

Youngbae yang sebenarnya masih sedikit kesal dan bercampur heran, kata kata jiyong tadi malam masih terngiang di telinganya.

“Sudah bagus” jawabnya datar.

“Jiyong hyung, biarkan youngbae hyung bernafas dulu. Dia baru saja pulang” kata daesung. Tetapi tiba tiba ponsel jiyong bunyi.

“Yeoboseyo”

,,,,,,,,,,,,

“Aku di rumah, waeyo?”

,,,,,,,,,,,,

“Oke, aku ke sana sekarang”

,,,,,,,,,,,,

Jiyongpun mematikan ponselnya, dan segera bersiap untuk pergi.

“Aku mau ke YG sebentar, ada yang inginku diskusikan tentang GD World Tour” Ujarnya sambil berlari ke arah pintu keluar.

“Ah iya, Jiyong kertas lirikmu tertinggal !!” teriak youngbae yang langsung berlari menyusul jiyong, tetapi terlambat jiyong sudah pergi.

“Sudah lah, aku simpan saja dulu” gumam youngbae.

“Hyung, jiyong hyung kemana ? dia belum makan siang” tanya daesung tiba tiba.

“Dia ke YG, katanya ingin membicarakan tentang tur” jelas youngbae.

“Ooh, hyung kau belum makan siang kan? Ayo kita makan, seungri dan seunghyun hyung sudah di meja makan”

 

Keesokkan harinya, pukul 16.42

“Tour pertamamu besok? Cepat sekali atau aku yang baru tau” kata seunghyun bingung.

“wuuu, kau saja yang baru tau kami semua sudah tau” kata seungri mengejek.

“Diam kau!” ujar seunghyun bercanda sambil memukul kepala seungri dengan tangannya.

“Ya! Hyung. Sakitt” ujar seungri cemberut.

“Benar, tournya sudah di mulai besok. Jadi aku akan pergi lagi nanti, untuk latihan” ujar jiyong.

“Semoga tour pertamamu berjalan dengan lancar, buat VIP semakin bangga denganmu” kata seunghyun.

Seungri pun mulai menirukan suara VIP yang meneriakkan nama jiyong.

“Ne, semoga saja. Seungri berhenti lah berbuat konyol” kata jiyong.

“Hehe, iya hyung” jawabnya.

“Tunggu. Aku lupa dimana aku letakkan kertas rap yang baru aku tulis” kata jiyong bingung.

“Jiyong ah, jangan bilang kau menghilangkannya” kata seunghyun.

“Aku ingat, kertas itu dengan youngbae. Itu youngbae” kata jiyong

“Youngbae ah, kau tau kan di mana kertas lirikku ?” kata jiyong bertanya kepada youngbae yang baru saja keluar dari kamar tidurnya.

“Heh, ani, aku tidak tau” jawab youngbae.

“Aku yakin, aku memberikannya kepadamu kemarin sebelum aku pergi ke YG” ujar jiyong meyakinkan.

“Benar, aku hampir saja lupa. Tapi tapi aku menaruhnya di..”

“Di mana ?” tanya jiyong penasaran.

“Di di kantong celanaku. Dan tadi pagi baru saja di antar ke loundry” jawab taeyang kebingungan. Matanya melihat ke kiri dan ke kanan.

“APA?!! BAGAIMANA BISA KAU..! ARGHH.. YOUNGBAE!!” ujar jiyong marah.

Youngbae kembali ke kamarnya tanpa meperdulikan jiyong dan segera membuka lemari untuk mencari celana yang ia pakai kemarin.

“Ketemu” gumamnya.

Tetapi Ia sangat kecewa kertas yang ada di kantongnya sudah robek dan tulisannya tidak kelihatan. Yang ada hanya bercak bercak hitam bekas tinta. Ketika jiyong masuk ke kamarnya, jiyong terkejut melihat kertas yang di tangan youngbae.Yougbae berdiri.

“Jiyong aku aku..”

“Youngbae aku lelah mencari inspirasi untuk itu dan sekarang kau..”

“Sejak trinee aku selalu menaruh kepercayaan kepadamu, dan sekarang kau tidak menghargaiku. Sudah lah !” ujar jiyong kecewa.

“Hyung kau mau kemana?” tanya daesung yang baru menyadari keributan yang baru terjadi.

“Jiyong, bukan begitu..” kata youngbae.

Jiyongpun pergi dengan membawa tas, ia berniat lebih baik ia fokus ke tour nya dulu dan mengambil keputusan untuk tidak pulang ke rumah untuk beberapa hari. Dan jiyong langsung pergi, tanpa berpamitan dengan member lain.

“Aisshhh” ujar youngbae sambil memegang kepalanya.

 

Hari ke 1

Keesokkan harinya youngbae pergi ke YG untuk mencari jiyong karena tadi malam dia tidak pulang, tetapi orang orang di sana bilang mereka tidak melihat jiyong dan beberapa orang bilang katanya jiyong sedang tidak ingin di ganggu. Jadi youngbae hanya bisa pulang dengan tangan hampa.

“Kau menemukannya ?” tanya seunghyun.

“Ottokhae hyung?” ujar daesung gelisah.

“Kata mereka jiyong sedang tidak bisa di ganggu sementara ia tour” kata youngbae datar.

“Menurutku bagaimana kalau kita datang saja ke tour jiyong hyung?” usul seungri.

“Andwae, yang ada nanti kita mengacaukan semuannya. Kita tunggu saja sampai ia pulang” kata youngbae pasrah.

 

Hari ke 2

“Jiyong ah”

“Waeyo hyung ?”

“Kemarin youngbae mencarimu, kau tidak pulang?” tanya manager.

“Aniyo, aku menginap di hotel. Aku hanya ingin sendiri sebentar” ujar jiyong tersenyum.

“Jangan bohong, aku tau kau sedang bertengkar dengannya”

“Tidak hyung”

“Jelas sekali dari raut wajahmu. Biasanya dia menemanimu sebelum kau menyanyi di panggung apalagi syuting MV, kau bisa merajuk jika ia tidak datang” goda managernya.

“Ah, sudahlah hyung.. aku yakin dia juga sedang sibuk” kata jiyong.

 

Hari ke 3

“Ayo, hyung cepat hubungi dia” ujar seungri tidak sabar.

“Nomornya tidak aktif sejak dia pergi” kata seunghyun.

“Coba lagi coba lagi” ujar daesung memaksa.

“Aissh, kalian ini” kata seunghyun.

Yougbae hanya bisa melihat mereka dengan wajah menyesal.

“Jeongmal mianhae, gara gara aku semua kalian tidak bisa bertemu dengannya” kata youngbae merasa bersalah.

“Tidak, kami juga sering membuatnya marah jadi bukan semata mata ini kesalahanmu” lanjut seunghyun.

Youngbae masuk ke kamar jiyong, kamar yang jiyong tinggalkan masih sangat rapi. Lalu ia melihat meja tempat biasa jiyong menulis lirik lagu untuk big bang dan tidak sengaja melihat album foto yang berisi foto foto big bang, dan dibukanya lembaran demi lembaran hingga lembaran yang paling belakang. Berisikan foto ia dan jiyong saat masih trinee, dan saat mereka masih menjadi duo GDYB. Tak terasa 13 tahun sudah mereka bersahabat dan menjalani karir bersama sama. Youngbae sudah menganggap jiyong sudah seperti saudaranya sendiri begitu juga dengan jiyong.

“Aku benar benar merindukan anak ini” gumam youngbae sambil tersenyum.

 

4 hari kemudian…

Seminggu sudah jiyong tidak pulang dan bertemu member big bang, mereka semua merindukan jiyong termasuk youngbae. Di YG youngbae bertemu dengan manager jiyong.

“Hyung, aku ingin minta tolong kepadamu, boleh ?” ujar youngbae.

“Boleh saja, minta tolong apa?” tanya manager.

“Jika kau bertemu jiyong, tolong sampaikan surat ini kepadanya. Aku tidak bisa menghubunginya” kata youngbae sambil memberikan kertasnya itu.

“Oke, boleh aku baca”

“eittss, sebaiknya tidak” ujar youngbae tersenyum sambil memamerkan giginya.

Ketika surat itu sampai ke tangan jiyong, jiyong sangat terkejut ketika mendengar ada surat dari youngbae. Dan ia pun segera membuka surat itu.

 

Untuk Kwon Jiyong,

Hello Bro ! Bagaimana keadaanmu ? Semoga kau tidak mengonsumsi banyak obat.  Daesung, Seungri dan Seunghyun hyung sangat merindukanmu Jiyong. Setiap hari mereka mencoba menghubungimu, aku harap kau mau menemui mereka jangan perdulikan aku jika kau masih marah. Temui saja mereka, cepatlah hubungi mereka.

Dong Youngbae

Entah mengapa tiba tiba jiyong teringat bahwa ia pernah memarahi youngbae ketika youngbae berusaha menasehatinya saat di kamarnya, dan ia juga belum minta maaf, dia merasa dirinya dan youngbae sama sama melakukan kesalahan. Tetapi youngbae malah bersikap biasa saja saat ia pernah memarahi youngbae malam itu, mengapa dia tidak bisa bersikap seperti youngbae. Dia merasa dia lah yang keterlaluan.

“Bagaimana jiyong? Kau ingin pulang” Ujar manager hyung membuyarkan lamunan jiyong.

“Ne, sepertinya aku sudah terlalu lama meninggalkan mereka. Dimana mereka semua ?” tanya jiyong.

“Aku rasa mereka masih di YG, tadi aku bertemu youngbae di sana”

“Kajja, kita ke sana hyung. Aku membereskan barang barangku dulu” kata jiyong.

Setelah sampai jiyong langsung berlari ke dalam dan tak sengaja ia malah menumbur youngbae yang juga sedang berlari dan kepala mereka terbentur.

“Auu!!” Serempak mereka mengeluh kesakitan.

“Ya! Youngbae ah kepalamu sekeras batu” ujar jiyong mengeluh.

“Uh, Jiyong hyung” ternyata seungri yang berjalan di belakang youngbae menyadari keberadaan jiyong. Daesung yang berjalan di sebelah seungri juga terkejut.

“HYUUNNNNNGGGG!!!!” teriak daesung dan seungri serempak dan berlari ke arah jiyong dan langsung memeluk jiyong, hingga jiyong terjatuh, alhasil mereka saling bertimpitan.

“Hyuungg, bogoshipeo !” lanjut daesung.

“Hei, ada apa ini teriak teriak” kata seunghyun yang keheranan.

“Jiyong baru saja pulang” ujar youngbae.

“Jiyong? YA! Jiyong aaahhh!!” teriak seunghyun yang ikut ikutan berimpitan.

“Yaaaaaaaaa!! Berhentilah menimpitku ! lama lama aku bisa jadi kue kering” teriak jiyong.

“Oke oke oke” Merekapun berdiri.

“Kalian tidak malu di lihat orang, kita sedang di YG bukan di rumah” ujarnya.

“Haha, kami terlalu senang dengan kedatanganmu”  kata daesung.

“Ah, jiyong maaf soal kemarin. Aku benar benar minta maaf, tak seharusnya aku maruh kertas itu di dalam kantong celana dan..” kata youngbae memulai percakapan.

“Aniyo, aku yang salah seharusnya aku sadar aku pernah memarahimu padahal waktu itu kau berusaha menasehatiku dan kau malah bersikap biasa saja padahal aku tau kau sedang marah. Jadi aku meminta maaf” lanjut jiyong sambil menyodorkan tangannya untuk bersalaman.

Youngbae bukannya menerima salamnya malah memeluk jiyong.

“Tidak apa apa aku sudah memaafkanmu” ujar youngbae, merekapun menyudahi pelukan mereka.

“Mengapa kalian melihat kami seperti itu ?” tanya jiyong.

“Tidak, ayo hyung. Kita rayakan kepulanganmu dengan ddakbeoki” ujar daesung.

“Ayo ayo, Jiyong kau yang traktir” ujar youngbae.

“Mengapa selalu aku yang traktir? Mengapa bukan kau saja? Dasar Pelit !” Ujar jiyong.

 

The End

Maaf ya kalau jelek, ini buatnya rada rada bingung apa yang mau di tulis. Author buat ini berdasarkan fakta fakta bigbang, contohnya kayak GD paling ga suka minum obat, Seungri yang hobinya bongkar bongkar rahasia member big bang, GD yang terkenal cepat marah *uppss #dipenggalVIP dan lain lain.

Oh ya, Saengil Chukkahamnida Taeyang Oppa always shine like a sun. Maaf ya, kalau nih FF terbitnya ga tepat dengan hari ultah taeyang oppa, hehe.

Yang udah baca silakan tinggalkan jejak ^_^