b24d803a4111f7b93fdcd3222508530d1242918150_full

Nama author : Tiara Inci

Cast(s) :         -Kwon Ji Yong

-Sandara Park

-SeungRi

-Park Bom

-TOP

-Kang Dae Sung

-Young Bae

Genre/rating/length : friendship, romance

Disclaimer : FF iniadalahbuatansayasendiri, tidakplagiatdarimanapun, dantidakbolehdiplagiatolehsiapapun.

A/N :Anneyeonghaseo tem-tem (teman- teman)! Tiara imnida :Dudah lama bangetnihnggabikinfanfic, dansekarangmulaibikinlagiiii. Tiba-tibaadagairahbuatbikinfanficlagi.Kali initemanyaada romance-romancenyagitu.

Berhubungakubarunih tem-tem disini, jadisalamkenalyaaa!

Silahkandibacadulufanfic “Fiancee” ini, lalusilahkandinilaisendirisama tem-tem lewatkomennyaaaaa.

Dilanjutataunggaknyatergantungsamacingusemuanih. Kalobanyakygmintalanjut so pastiakulanjuti. Ok ok?

twitter :@tiaraaai

 

 

FanFic BIGBANG

 

Fiancee -chapter 1 

 

PLAK! Semua yang ada di club minum pada malam itu langsung tertuju pada satu titik karena suara tamparan tadi. Semua terdiam menanti apa yang akan dilakukan yeoja yang baru saja menampar namja yang sedang mengelus-elus tenang pipinya.

“Waeyo?Kenapa kau diam saja? Kau sudah tahu salahmu kan!” teriak yeoja yang sebentar lagi meneteskan air matanya.

“Aigo..Kau ini merepotkan sekali.Kalau kau sudah tidak suka denganku pergi saja, tidak usah pake acara menampar segala,” jawab namja tampan itu dengan tenang.

“Mwo? Kau sama skali tidak merasa bersalah? Ya! Kau telah menduakan aku!” yeoja itu mulai menangis. Namja tersebut mulai agak kesal, ia menghembuskan nafas panjangnya dan menghampiri yeoja tersebut.

“Park Bom cantik, aku tidak menduakanmu,” katanya sambil mengelus lembut pipi yeoja tersebut,

“aku melimakan mu,” lanjutnya sambil sedikit mencubit pipi Bom dengan senyum sinisnya dan memungut jaketnya yang tergeletak di lantai, iapun beranjak pergi.

“Ya, KWON JI YONG!!”

***

 

Kwon Ji Yong segera menaiki mobilnya dan beranjak pergi dari klub minum itu.Ia bergegas pergi ke maskasnya dan teman-temannya. Disana tempat ia dan teman-temannya biasa berkumpul. Ia tahu kalau di sana semua temannya sedang berkumpul, karena ini malam minggu. Rencananya Ji Yong akan pergi kesana setelah ia pergi berkencan dengan Park Bom, tapi rencana berubah dan Ji Yong datang lebih cepat.

Sesampainya di markas yg dinamakan BIGBANG house, Ji Yong segera masuk dan membanting dirinya di sofa.

“Apa yang terjadi, Hyung?” tanya Lee Seung Hyun yang akrab dipanggil Seung Ri oleh teman-temannya. Seung Ri sedang dikelilingi dua yeoja cantik yang sedang menggoda-godanya.

“Seung Ri, bukankah sudah kubilang jangan pernah membawa cewek kemari?” tanya Ji Yong yang mengabaikan pertanyaan Seung Ri dan malah balik bertanya.

“Ayolah, hyung, yang lain mengijinkanku,” bujuk Seung Ri. “Ani, suruh dia keluar,” perintah Ji Yong.

Namja yang duduk dipojokan dari tadi mulai angkat bicara,

“hey Seung Ri, suruh mereka keluar, bahkan mereka bukan yeoja chingu mu.”

“TOP hyung, kau bilang ini OK,” keluh Seung Ri. Tatapan tajam dari TOP dan Ji Yong membuat Seung Ri berubah pikiran,

“arraseo, arraseo. Kalian lihat sendirikan, besok kita bertemu lagi ya,” ucap Seung Ri sambil mengecup pipi kedua yeoja itu bergantian. Yeoja itu mengerti dan mereka langsung pergi meninggalkan BIGBANG house. Seung Ri memang terkenal playboy, lebih tepatnya lagi Seung Ri dan Ji Yong.

“Baiklah, ada apa sebenarnya, Ji Yong?” tanya namja yang berjalan mendekati Ji Yong,  Young Bae.

“Tidak ada yang salah, dwaesseo,” jawab Ji Yong ogah-ogahan.

“Sepertinya aku bisa menebaknya, yeoja yang kemarinkan?”Tanya Kang Dae Sung menebak- nebak. Perubahan ekspresi di wajah Ji Yong seolah mengiyakan tebakan Dae Sung.

“Apa yang kau cemaskan, hyung? Kau masih punya seribu yeoja yang lain,” tawa Seung Ri.

“Kau benar, hm..Ada yang mau cemilan?Aku akan membelikannya,” tawar Ji Yong dan berdiri.Empat namja yang ada disana mengacungkan tangannya pendek, kecuali Dae Sung yang mengacungkan tangannya tinggi-tinggi.

“Arraseo, aku akan segera kembali.”

Ji Yong bergegas mengambil kunci mobilnya dan menyetir mobilnya tersebut ke kios mie langganan para member BIGBANG. Sesampainya disana, ia memesan lima mie yang sudah menjadi menu favorit mereka semua. Sambil menunggu mienya selesai, Ji Yong berjalan sedikit ke supermarket dekat sana untuk membeli es krim stroberi, makanan favorit Ji Yong sepanjang masa.

Di kassa, saat Ji Yong hendak membayar es krim favoritnya itu, tiba-tiba ada yeoja yang tertawa terbahak-bahak kearahnya.

“Ya!Kau ini laki-laki bukan? Hah? Kau ini pakaian mu keren sekali, tampaknya mahal ya? HAHAHA! Tapi namja keren seperti kau makannya es krim strawberry yang manis ini? Huh?” yeoja yang tidak dikenal itu nyerocos bicara panjang lebar sambil sempoyongan. Nampaknya ia mabuk. Ji Yong memutuskan untuk mengabaikannya, ia hanya perlu buru-buru membayar es krimnya dan pergi.

“Oppa, knapa oppa diam saja? Ayo bicara denganku, oppa~,” bujuk yeoja galak tadi yang tiba-tiba menjadi sangat manis karena mabuknya. Ji Yong mulai merasa tidak nyaman, saat yeoja itu baru saja mau meneruskan kata-katanya, tiba-tiba ia muntah, tepat di kaos yang dikenakan Ji Yong. Kali ini Ji Yong sudah benar-benar marah.Ia membuka kaosnya sehingga ia tidak mengenakan pakaian atas alias topless. Ia melemparkan kaosnya itu pada yeoja yang sedang mual dan pergi.

“Dara-ah!” panggil seorang temannya yang baru datang dan membawa yeoja itu keluar.

Ji Yong mengambil mie pesanannya dan lekas pergi.Ia sudah mulai kedinginan. Ia menyetir dengan banyak kekesalan. Hari ini sangat sial untuknya.Baru pertama kali dalam hidupnya iya dimuntahi oleh seorang yeoja tak dikenal.Ji Yong adalah anak dari seorang yang terhormat, pemilik salah satu perusahaan terbesar di Seoul. Begitu pula dengan member BIGBANG yang lain, orang tua mereka berteman dan mereka sama-sama lahir dikeluarga terpandang. Bisa dibilang Ji Yong adalah leader BIGBANG. BIGBANG house adalah hadiah untuk Ji Yong dan teman-temannya dari ayah Ji Yong. Ji Yong sendiri sudah menjadi orang penting sekarang, ia tak habis pikir kenapa seorang yeoja memuntahinya. Teman-temannya pasti akan mati tertawa kalau mengetahuinya.

Sesampainya Ji Yong di markas, Ji Yong dikagetkan dengan mobil BMW hitam yang diparkir di depannya.Ia kenal betul dengan mobil itu. Mobil ibunya.Ji Yong sangat sayang skali dengan ibunya.Satu-satunya orang yang dapat membuat Ji Yong manja seperti anjing peliharaan yang imut hanya ibunya.Ia bergegas keluar dari mobil dan berlari kecil ke dalam markas. Di dalam keempat temannya sedang memberi salam pada Ibu Ji Yong. Rupanya ibunya baru saja datang.Ji Yong menyerbu masuk memeluk ibunya dengan erat.

“Eomma!Aaah aku kangen sekali. Ada apa? Bukannya eomma sedang sibuk? Aah Eomma, eomma..Ji Yongmu ini kangen sekali,” kata Ji Yong dengan sisi yang tidak diduga sangat manja, segala masalah yang menimpanya seolah hilang begitu saja. TOP tidak pandai menahan tawa. Ia geli sekali melihat tingkah Ji Yong, iapun mengalihkan pandangan dan duduk dengan yang lainnya.

Ibu Ji Yong duduk dan di salah satu sofa dengan Ji Yong dipinggirnya yang masih memeluk eommanya.”Berhenti bersikap manja seperti ini,” ucap Ibu Ji Yong sambil mengelus rambutJi Yong, memanjakannya.”Padahal eomma sendiri memanjakan aku,” ucap Ji Yong masih sangat senang.

“Ada apa eomma, sampai datang kesini?” tanya Young Bae. BIGBANG ini sudah sangat akrab skali dari kecil, sampai ibu temannyapun sudah mereka panggil ‘eomma’. Biasanya jika Ibu Ji Yong, mereka akan memanggilnya Ji Yong eomma.

“Kau benar, aku datang kesini pasti ada tujuannya,” jawab Ibu Ji Yong. Tiba-tiba suasana menjadi hening karena semua ingin mendengar apa yang ingin disampaikan Ibu Ji Yong. “Jadi begini,” lanjutnya, “sebentar lagi kita semua akan sedikit merelakan putraku Ji Yong.”

“Mwo? Apa maksudmu eomma?” tanya Kang Dae Sung dan berhenti mengunyah.

“Eomma! Kau akan mengusirku kemana? Apa yang harus direlakan?” rengek Ji Yong dengan perasaan campur aduk.

“Jadi,” jawab Ibu Ji Yong.

“Jadi apa, eomma? Ayo katakan pada kami,” desak Seung Ri.

“Minggu depan adalah perjodohan Ji Yong. Eomma sudah mencarikan calon yang pantas untuknya,” jawab Ibu Ji Yong dengan gembira.

“MWO?!” tanya semua member BIGBANG dengan kaget dan bersamaan.

“Tenang saja kalian semua, kalian juga harus ikut ke acara perjodohan itu! Eomma tau Ji Yong tidak akan mau kalau tanpa kalian”

“Eomma, bukan itu yang kami kagetkan, yg kami kagetkan adalah Ji Yong akan dijodohkan?” tanya TOP untuk memastikan. Ji Yong masih shock sehingga tidak bisa berkata apa-apa.

“Iya, dengan anak keluarga yang waktu itu datangdi pesta kita, ingat?Dia satu-satunya yeoja yang datang saat itu.”

“Maksud eomma…..” pikir Young Bae.”Sandara?Sandara Park maksud eomma?” sambung Dae Sung.

“ya, ya, itu kalian ingat”

“Tunggu, Dara? Rasanya nama itu familiar sekali?” Bisik Ji Yong. Ji Yong kembali merengek pada eommanya, tidak ingin dijodohkan.