It's Me

Author            : Robotic Hackers

Twitter           : @RoboticHackers

Tittle               : [DRABBLE] It’s Me

Genre              : Sad, AU

Cast                :

-Lee Chaerin

-Lee Seunghyun

DISCLAIMER: Jangan Copas, Jangan di BASH , hasil pemikiran saya dan orang2 yang berpengaruh di sekitar saya^^

Warning:

Annyeonghasseyo, readers saya adalah author baru, saya namja, V.I.P, biased saya tentunya Daesung bukan hanya suka oleh suara hyung saya satu ini, tapi juga bulan tanggal lahirnya sama , tapi author lahirnya 1997 ^^

Chaerin duduk termenung di bawah pohon ek yang rontok daunnya mengingat sekarang adalah penghujung musim gugur. Ia menatap beberapa siswa lain yang mulai pulang bersama orang tuanya. Hari ini adalah hari pembagian raport sekolah yang harus diambil oleh orang tua atau wali murid. Sedangkan raport Chaerin masih ditahan oleh pihak sekolah karena orang tua Chaerin berhalangan hadir. Kedua orang tua Chaerin lebih mementingkan pekerjaan mereka daripada hanya mengambil raport semester putrinya.

 

“Kau sedang apa?”, tanya Seungri, murid terpandai di angkatannya sekaligus teman 1 kelas Chaerin.

Chaerin mengerutkan dahinya karena heran, seorang Lee Seunghyun mengajaknya bicara. Karena Seungri yang ia kenal tidak akan bicara jika bukan lawan bicaranya yang memulai pembicaraan.

“Bolehkah aku duduk di sampingmu?”, pertanyaan Seungri membuat Chaerin kembali ke alam sadarnya.

“Oh… Ne… Silahkan.” ucap Chaerin untuk mengusir kegugupannya.

“Kau belum menjawab pertanyaanku. Kau sedang apa?” ulang Seungri.

“Ne? Oh… Eobseoyo…” kilah Chaerin.

“Mana raportmu? Bagaimana nilaimu?” tanya Seungri.

“Masih ditahan Kim seongsaengnim. Orang tuaku tidak bisa mengambilnya. Tapi mungkin nilaiku tidak sebagus nilaimu. Kau tidak pulang bersama orang tuamu?”

“Kenapa bicara begitu? Kau juga pandai di kelas. Aniya. Aku masih ingin disini. Di rumah sangat membosankan. Yang kulakukan di rumah hanya bertengkar dengan adikku. Kenapa dengan orang tuamu?” tanya Seungri.

“Urusan pekerjaan. Tapi entahlah… Aku tidak dekat dengan mereka. Dan sepertinya mereka juga tidak terlalu memperhatikanku.” jawab Chaerin.

“Jangan bicara seperti itu! Kau menyayangi mereka kan?” tanya Seungri.

“Tentu saja. Tapi aku terlalu introvert. Aku tidak akrab dengan banyak orang. Aku bahkan tidak bisa dekat dengan orang-orang yg sebenarnya sangat kusayang.” jelas Chaerin.

“Kurasa kau hanya kurang bisa mengekspresikan isi hatimu.” komentar Seungri.

“Entahlah… Sejak dulu seperti itu. Kurasa mereka hanya berbicara denganku hanya sebagai makhluk sosial yang harus berkomunikasi dengan orang lain. Tidak ada yang dekat denganku. Tapi tidak apa-apa. Setidaknya ketika aku harus menghadap Tuhan suatu saat nanti, orang-orang yang kusayang itu tidak perlu menangisiku.” kata Chaerin.

“Jangan bicara seperti itu! Ada orang yang tulus mencintaimu. Dan dia pasti akan merindukan dan menangis jika tidak bisa melihatmu sehari saja.” ucap Seungri yang hanya terdengar seperti sedang menyenangkan hati bagi Chaerin.

“Jinjja? Geu saram nuguya? ” tanya Chaerin.

“Na!” tegas Seungri.

 

END