my lady part 3

Title : My Lady~ [Chapter 3] Pengejaran Lee Hyori

Author : Leony Meong

Cast : Lee Park Bom, Choi Seunghyun, Lee Hyori, Kwon Jiyong, Pembantu Gaje

Genre : Humor garing, Romance, Angst, Drama, Gaje bertebaran .w.

Length : Chaptered, 1.167 Words

Rating : PG – 13 Entahlah, Authornya juga masih di bawah umur -_-

Disclaimer : Yang saya miliki hanya ide cerita dan bang tabi (?) selebihnya adalah aset negara dan tuhan YME.

A/N : Annyeong readers, Maaf update – an FF ini pendingnya gila – gilaan, entah akan berapa tahun saya menyelesaikan FF ini, doain aja FF ini bisa saya tulis sampai tamat dan gak ngaret lagi .w.V maaf di Chapter ini Amat sangat garing dan humornya nurun, saya lagi gak ada inspirasi (?)

Keterangan : Bom : 23 thn Tabi : 24 thn Jiyong : 22 thn Hyori : 23 thn

My Lady : Part 1 | Part 2

Chapter Sebelumnya

“Dengar, Aku punya ide untuk mendapatkan Hyori namun hal pertama dan wajib dilaksanakan adalah JANGAN BERTINGKAH BODOH arra?.” Aku menghela nafas panjang, kedua namja ini memang kekanak – kanakan dan manja yaaa padahal umur mereka sudah tua, tapi kuakui mereka masih begitu Aegyo T-T

“Engg Seunghyun mungkin Aku memang mencintaimu tapi kenyataanya Kau begitu mencintai Hyori walaupun dia tidak mencintaimu, Aku ingin melihatmu bahagia walaupun cintaku tak terbalas, I LOVE YOU SEUNGHYUNNIEEE  TT-TT.” Ucapku dalam hati sembari menelan ludah, apakah ini memang yang terbaik?

Chapter 3

©      Happy Reading ©

*Bom POV*

“Seunghyun – ah, kau sudah coba menghubungi Hyori?.”

“Sudah.” jawabnya.

Tabi tertunduk lesu mendengar pertanyaan ku, sejujurnya Aku tak tega, namun Aku juga korban dalam kisah ini -_- , mungkin Seunghyun kehilangan cintanya, TAPI BAGAIMANA DENGAN CINTAKU? CINTAKU BERTEPUK PADA DINDING ! dan sekarang Aku mencoba untuk membantu Namja yang kusukai untuk mendapatkan kembali cintanya ! hidupku benar – benar Dramatis ! mungkin saat Aku masih dalam kandungan, Eomma selalu menonton film Telenovela, atau mungkin lebih buruk dari itu, mungkin ‘Cinta Fitri’ !.

“Hasilnya?.” Sejujurnya ini pertanyaan bodoh karena Aku yakin hasilnya pasti buruk, Aku bisa melihatnya dari Ekspresi Seunghyun, namun kurasa Aku butuh kejelasan.

Seunghyun menghela nafas cukup panjang, sebegitu buruk kah tanggapan Hyorinya itu?

1 menit …..

2 menit …..

“YA ! TABI JAWAB AKU, APA KAU MASIH BERADA DI DIMENSI YANG SAMA DENGANKU?.” Aku berteriak dan memukul kepalanya, sesungguhnya Aku tidak bermaksud melakukan kekerasan ataupun Penyiksaan dan semacamnya padanya -_- , Aku mengkhawatirkannya ! tatapannya yang tajam kini kosong, kuharap Ia tidak gila karena insiden ini.

“Dia bahkan tidak menjawabnya.”

“Kau memiliki telpon rumahnya?.”

“Tentu.”

“Baiklah, ini rencana kita, yang pertama kita akan menghubungi no. Rumahnya, ini lebih menguntungkan karena Penerima tidak mengetahui siapa yang menghubunginya, seingatku Pembantu di rumah Hyori mudah di bohongi, sedikit bodoh dan tergila – gila dengan Lee Min Ho, kita bisa memanfaatkannya untuk menanyakan keberadaan Hyori jika beruntung.”

“Nunaaa~ .” Ucap Jiyong dengan mata yang berbinar, mungkin baginya itu Aegyo, tapi di mataku itu terlihat seperti … tatapan horor -_- .

Aku menaikan sebelah alisku, sejujurnya Jiyong sedikit menakutkan bagiku saat ini,

“Ne?.” Ucapku pelan

“KAU JENIUS NUNA, AIGOO, APA YANG KAU MAKAN SEMALAM? KURASA AKU HARUS MEMINTA TIPS – MU SAAT AKAN MEMBUAT SKRIPSI ! .”

“MWOO? Aku terlihat jenius itu karena kau yang bodoh PABOYA ! .”

“Seunghyun – ah, bisa berikan padaku no. telp nya?

“Ne.”

Akupun mencoba menghubunginya dengan Ponselku, Seunghyun terlihat berkeringat, mungkin dia tegang, kuharap Ia tidak menggila lagi karena kehilangan cairan tubuh =_= . Lalu, mengenai perasaanku saat ini, Kau tahu, sesungguhnya Aku tidak mengharapkan rencana perbaikan hubungan mereka berjalan lancar, tapi Aku – pun tak ingin melihat Seunghyun menjadi orang yang ‘GILA’ dalam arti yang sesungguhnya, Jiyong terlihat gelisah, kami menunggu adanya jawaban dengan khidmat dan disaat yang tegang itu terdengar suara seorang perempuan yang cukup lembut mengatakan :

“Maaf, pulsa anda tidak mencukupi untuk melakukan panggilan, silahkan lakukan isi ulang.” Setelah mengalami masa – masa tegang dan yang kudengar adalah ini ? MAKSUDKU INI? WHAT THE??

“Nunaa~, ini tidak lucu, gunakan saja ponselku, apa peternakanmu bangkrut hingga Aku harus mendengar suara terkutuk semacam ‘itu’ =w= .” Jiyong memanyunkan bibirnya tanda tidak terima karena Ponselku yang kehabisan pulsa -_-

“Mianhae Jiyong – ah, baiklah kita mulai lagi dari awal.” Aku menekan Nomor telpon Rumah Hyori pada Ponsel Jiyong dan kami kembali menunggu…

30 Detik Kemudian

“Yeoboseyo.” ujar suara diseberang sana, dari suaranya Aku tahu bahwa Ia seorang wanita.

“Ah ne, Yeoboseyo, ini kediaman keluarga Lee?.”

“Ne, tapi saat ini Tuan sekeluarga sedang berlibur.”

“Mwo? berlibur? bisa tolong beri tahu saya dimana tepatnya?.”

“Di Gwangju, saya tidak bisa memberi keterangan lebih banyak, karena Tuan berpesan untuk menutup telepon dari orang Bernama ‘Choi Seunghyun’ dan jangan berbicara sembarangan pada orang yang tidak dikenal.”

“MWO.. GWANGJU ?!.” Seunghyun bergumam cukup keras dan sialnya Aku mengaktifkan mode Loudspeaker -_-

“Ehh, siapa itu ?.” Orang diseberang sana kelihatannya cukup kaget dengan Suara Seunghyun QAQ Aigoo bagaimana ini, Omonaa, Aku cukup gugup untuk berpikir hingga menemukan sebuah Ide Briliant, ya atau Kau bisa menyebutnya Ide Gila -_- .

“Kau tahu, Aku ingin melakukan kerja sama dengan perusahaan Jengkol tuan Lee, dan Suara Pria tadi itu adalah teman dekatku, kau tahu, namanya Lee Min Ho, Apa kau masih tidak mau memberiku alamat?”

“MWOYAA, DEMI KULIT KERANG AJAIB, PRIA TADI LEE MIN HO? JINJAA? LEE MIN HO? BIARKAN AKU BERBICARA DENGANNYA DAN AKAN KUBERI ALAMAT LENGKAPNYA, SEKARANG JUGA, KYAAAA ~~ OMONAA, LEE MIN HO KU .” Orang itu terdengar histeris dan bisa dibilang ‘AMAT SANGAT BERISIK’ tapi ini bukan hal yang buruk, artinya Ide Gila – ku berjalan lancar ! GOTCHA I GOT YOU ~, Aku menulis di selembar kertas berisi perintah pada Seunghyun untuk berbicara pada sang Pembantu Histeris yang Berdering kkke~ kuharap ini berhasil.

“Yeoboseyo.”

“…………………………”

“Ne, I’m here Baby.”

“…………………………………..”

“MWO? , FOTO BERSAMA SEBANYAK 3 ALBUM?.”

“…………………….”

M-A-K-A-N M-A-L-A-M R-O-M-A-N-T-I-S? B-E-R-S-A-M-A ?.”

“………………………………”

DANSA BERSAMAMU ???! DIBAWAH SINAR BULAN PURNAMA?.”

“………………………”

“Dan LIBURAN KE PULAU JEJU?.”

“…………………………………..”

“Ne, baiklah, beri Aku alamatnya.”

“………………………”

“Jaa, Nee Chagi.”

“…………………………………”

Sambungan telpon – pun terputus, kami berhasil mendapatkan alamat Villa Hyori di Gwangju, namun setelahnya kulihat wajah Seunghyun amat sangat pucat !.

“Seunghyun – ah, Gwenchana?

“Entahlah, tapi kurasa Pembantu itu gila =_=.” ucapnya dengan wajah yang tertekuk dan suram.

“Hyung, kau mesra sekali tadi, jika Kau tak bisa mendapatkan Hyori, Kau bisa mendapatkan Pembantunya, kurasa kalian akan menjadi pasangan yang harmonis.” Jiyong mengatakannya dengan wajah tanpa dosa dan mata yang lagi – lagi berbinar, kurasa dia menantang jurus Ayam kehilangan Induk milik Seunghyun Sekarang.

MWO ?! /?+_#@%^?!!!!@#$$$$$$$$%%%%%%%%^E$#@@@*&+!?? JIYONGIEEEE, KEMARI KAAAUUU.”

“YAAA ! KALIAN BERDUA NAMJA BODOH, DIAMLAH DAN DUDUK YANG MANIS !.” Aku menggebrak meja dan menjewer kedua Namja bodoh itu, terkadang mereka benar – benar kekanak – kanakan, memangnya mereka pikir berapa umurnya ? 10 tahun ? -_-

“Aigoo Bommie – ah, Uri Bommie – ah, lepaskan Aku, Appo, ini sakit u.u .” Seunghyun mencoba untuk menarik simpatiku, Ia melakukan Aegyo dengan suara yang berat -_- kurasa jika diumpamakan, dia seperti orang yang makan Ice Cream dan meniupinya !.”

“Kau Namja Pabo Seunghyun – ah, bukankah sudah kuperingatkan untuk tidak bertindak bodoh ?.”

“Mianhae Nunaaa~ Kau sangat cantik hari ini, dan akan amat sangat cantik jika Nuna mau berbaik hati melepaskan Kami.”

“YAA ! Kau merayuku J-I-Y-O-N-G-I-E?.”

“Anio, sungguh, kau amat sangat cantik Nuna, Refleksi Cahaya Cintamu telah membunuh urat mataku hingga Ia selalu membiaskan wajahmu di Otakku, Pancaran Radiasi pesonamu membuat Otakku tak bisa berpikir Rasional, Energi statik cintamu telah mengejutkan gaya pegas Jantungku hingga Jantungku berdetak tak beraturan saat Ku melihatmu Nunaa~ Ayo lepaskan Aku.”

“YAA ! Jangan merayuku JIYONGIE ! .”

“Ayolah Nunaaa~.”

“YA ! Andwaeyo ! .”

SKIP Time

“Seunghyun – ah, ini sudah Sore, Aku dan Jiyong Pamit pulang, jaga dirimu, jangan bertindak bodoh, ingatlah umurmu sekarang ! .”

“Aigoo, baiklah Bommie – ah, Titi DJ, Dedi Dores, Rhoma Irama~.”

“Maksudmu?.”

“Hati – hati di jalan, Dengan diiringi Doa Restu.”

“Lalu Rhoma Irama?.”

“Kau tak tahu? Apa Jiyong belum pernah cerita sebelumnya?.”

“Anio.”

“Dia penyanyi dangdut Idola Jiyong.”

“MWOO ? KAU BODOH ! Seunghyun – Ah, siapkanlah dirimu, besok kita akan pergi ke Gwangju.”

“Tapi apa keluarga Hyori akan mengizinkan kita masuk?”.

“Maka dari itu kita akan menyamar, siapkan baju Almamater dan Baju yang robek, selanjutnya kita bicarakan besok.” Seunghyun terlihat kaget mendengar kata – kata ku, mulutnya menganga cukup lebar, dia terlihat Cute …. Atau itu merupakan Ekspresi Alien Bingu? Aku – pun bergegas pulang.

“Tapi Bommie, kita Akan melakukan penyamaran sebagai apa? Badut? jangan lakukan itu, Hyori sangat membenci badut, kita akan di Usirnyaaa.”

“Kita akan sebagai pencari donatur dan seorang pengamen, bersiaplah.” teriaku.

*Bersambung*

Gomawo buat yang udah baca fic gaje ini :3 tolong tinggalkan jejak dan mohon tanggapannya, keripik dan saran juga ^w^ gomawo~ *bow