plea

Title       : PLEASE ! DON’T REMEMBER ME

Main Cast   :

  • Choi Seung Hyun aka TOP (BIG BANG)
  • Lee Teuk (SUPER JUNIOR)
  • Kang Sora

Other  :

  • Gong Min Ji (2NE1)
  • Lee Eun Hyuk (SUPER JUNIOR)
  • Kang Dae Sung (BIG BANG)
  • Tae Yang (BIG BANG)
  • Seungri (BIG BANG)
  • Kwon Ji Yong aka G.D (BIG BANG)

Lenght    : Chaptered

Gendre  : complicated, Hurt / comfort, romance dll

Rating    : G, mungkin butuh sedikit bimbingan orang tua :D

POV  : pengarang yang sok tau, hehe

Disclaimer   : Plot is mine, BIGBANG punya saya juga ^^b dan totoh-tokoh yang      lainnya adalah milik Tuhan YME.

~ ~ ~

“yaa, Hyung! Kau mengacuhkan kami mentang sudah menjadi Direktur perusahaan besar? Wah, aku tidak menyangka perusahaanmu akan sebesar ini?!” Kagum Dae Sung dengan pandangannya mengitari Lobby gedung.

“Hyung, apakah semua orang yang mengurus perusahaan besar memiliki pandangan kosong saat mereka berjalan? Seperti Zombie” Tanya Seungri dengan efek seram di akhir kalimatnya

“kali ini aku setuju dengan magnae, saat kau keluar dari Lift tadi kami memanggil-manggilmu Hyung, tapi kau berjalan lurus seperti orang terhipnotis” Dae sung memperaktekkan dengan berlebihan.

“kenapa kalian disini?” tanya TOP yang sudah keluar dari pikirannya

“wah Hyung, bukannya kau yang menyuruh kami kemari? kau bilang ada produser yang tertarik dengan lagu-lagu kita?” ingat Dae Sung binggung

“benarkan?” TOP balik bertanya

“sepertinya posisi Direktur itu sangat mengerikan,. .” Bisik Seungri ngeri

“kalau begitu besok saja kita bicarakan, aku akan menemui Kang Sora, dia sudah mengingat semuanya” kali ini TOP kembali tersenyum sambil berlari meninggalkan dongsengnya

“benarkah? Wah, syukurlah Hyung, Hati-hati! sampaikan salamku untuk Minzy-ssi ya Hyung!” ujar Dae Sung tak kalah senang

“jadi yeoja yang waktu itu benar-benar bukan hantu ya?” Seungri masih merasakan kengerian yang membuat dia tidak sadarkan diri. Dae Sung hanya bisa mengangguk malas

“Seungri-ah, aku rasa mataku mulai bermasalah. Orang itu mirip dengan si keparat Eun Hyuk?” Dae Sung menajamkan pandangannya pada seseorang yang baru keluar dari Lift dan berjalan cepat melewati mereka.

“kau bukan “Direktur” Hyung, jadi matamu pasti akan baik-baik saja. Dia memang si keparat itu. Tapi kenapa dia bisa disini?”

“kumpulkan anggota, kita jalankan rencana semula. si brengsek itu tetap menemui Kang Sora”

Dae Sung dan Seungri saling berpadangan setelah mencuri dengar percakapan Eun Hyuk ditelepon genggamnya.

~ ~ ~

Ditariknya nafas dalam sebelum dia melangkah masuk dalam elevator sebuah gedung pencakar langit di tengah kota Seoul tersebut. Stelannya terlihat sangat rapi seperti biasa, dengan kaca mata yang membingkai wajah tampannya. Senyum itu tidak pernah lepas dari bibir tipisnya ketika melihat kotak kecil berwarna merah yang digenggamnya. Langit sudah mulai dihiasi beberapa bintang ketika TOP sampai.

Zzz . . . Zzz . . . Zzz . . .

Yeobuseyo,” suara berat TOP menjawab telepon genggamnya

“sepertinya kau begitu senang, Sheung Hyun-ssi?”

TOP segera mengenali pemilik suara tersebut

“Lee Eun Hyuk?” ujar TOP dingin

“tepat sekali, ternyata kau begitu sangat mengenali suaraku. How sweet. Kalau suara yang satu ini apakah kau megenalinya?, bicaralah!” terdengar EunHyuk membentak

“Seung Hyun-ah?! Pergilah aku bisa menyelesaikan keparat ini!”

Noona?” TOP terkejut

“Yaa, apa yang kau lakukan keparat?!!” bentak TOP geram

“tidak ada yang penting, Cuma sedikit bersenang-senang” kata Eun Hyuk mengesalkan

“jika kau menyentuhnya, aku pastikan aku akan kehilangan nyawamu!” ancam TOP tak sabar

“maksudmu menyentuhnya seperti ini?”

Aaaaaaaaaaarrrrrgggggh” terdengar di belakang tawa Eun Hyuk teriak kesakitan Gummy

“KEPARAT! HENTIKAN BANGSAT!” TOP tersengal kesal

“setuju, jika kau bisa membuat gadis itu tidak kembali padamu. Seperti ini penawarannya. Kau bisa mendapatkan kakakmu dengan selamat dan perusahaanmu dengan untuh jika kau melepaskan gadis itu. Tapi jika tidak, kau akan menemukan kantung mayat kakakmu tergantung di depan rumahmu dan kau tidak akan pernah menginjakkan kaki kedalam perusahaanmu lagi.”

“aku akan membunuhmu bangsat!” geram TOP

“itu cukup menakutkan Seung Hyun-ssi. Oya, sekedar mengingatkan, kau benar. aku yang menabrak mobilmu malam itu. Seharusnya memang kau terbakar dengan bangkai mobilmu. Tapi aku salut dengan polisi negara kita, mereka datang tepat waktu. Aku rasa itu sudah bisa membuktikan kalau aku cukup mampu menjadikan sebagaian tubuh dari kakakmu sebagai kado pernikahanmu. Aku menunggu kabar gembira. Dan ingat, aku akan tau jika kau tidak melepaskan Kang Sora malam ini di pertemuan romantismu itu. Ucapkan selamat tinggal Noona

Kembali Top mendengat rintihan kesakitan Gummy sebelum Eun Hyuk menutup telepon. Rahang TOP terkunci rapat menahan emosi, wajahnya sudah berubah merah padam ketika filt tersebut sampai membawanya ke lantai paling atas.

TOP melangkah ragu saat mencapai pintu rooftop geduh tinggi itu. Dengan perasaan yang sangat bercampur aduk, akhirnya dia membuka pintu. Rangkaian lampu berbagai warna berkerlap kelip mengitari tumbuhan yang sudah tertata rapi disana. Tempat itu tidak banyak berubah sejak terakhir kali dia membawa Kang sora untuk menyatakan cinta. Kaki semampainya melangkah canggung melewati deretan lilin yang tepasang seolah menuntunya kesebuah meja disudut bangunan yang sudah terdapat wine merah, dua buah gelas tinggi dan lilin. Pemandangan disana adalah beberapa gedung yang sama tingginya dengan gedung tempat dia berada. Sesampainya TOP di ujung gedung tersebut, tiba-tiba lampu beberapa ruangan di gedung sebelahnya menyala berderetan membuat sebuah kalimat

AKU AKAN SELALU INGAT KALAU AKU ADALAH MILIKMU

Tanpa disadarinya bulir itu mengalir hingga ujung tulang rahangnya. Tangannya bergetar menahan kesal. Sora mengulangi kejadian yang sama ketika Ia menyatakan cinta pada gadis itu.

Oppa,. .”

Panggilan itu seolang membuat nafasnya berhenti. Tapi saat dia berbalik kearah pemilik suara dengan tarikan nafas dalam dia memasang wajah pembunuhnya, dingin. Gadis itu tersenyum manis kepadannya. Jantungnya seperti dicengkram kuat dan serasa seperti benda tajam menghujam setiap bagiannya.

“apa yang kau lakukan disini?” tanya TOP terdengar lebih angkuh dengan suara beratnya itu.

“maafkan aku karna tidak mengingatmu Oppa” helaian rambutnya yang di ikat tinggi menari oleh angin membelai wajah manisnya. TOP tidak sanggup mengingkari hal itu. Gadis dengan gaun putih membalut tubuhnya itu membuat Sora begitu terlihat sempurna, selayaknya bidadari yang selama ini  menghilang.

“aku mohon, lupakan aku” gumam TOP perlahan dengan sangat tersiksa

Oppa? kenapa kau berkata seperti itu?” Sora terkejut

“apa kau begitu marah padaku? Aku mohon, maafkan aku Oppa” sesal Sora

Wajah cantiknya berubah sendu. Mereka sama-sama sedang menahan rasa sakit.

“atas nama Aboji aku memohon maaf, Oppa kita bisa memulainya kembali. Aku tau kejadian itu karena salahku. Aku yang memaksa mu membawa ku pergi. Jika saat itu aku mendengarkan kata-katamu, hal ini pasti tidak akan terjadi.” Sesalnya lirih

“mereka melarangku kembali ke Korea hanya karena mereka tidak ingin aku mengingat mu. Tapi mereka tidak pernah tau betapa sangat menyakitkan ketika saat memiliki sebuah kenangan tapi tidak sangup untuk mengingatnya.”

“aku mohon, berhentilah mengingat.” Suara TOP terdengar lebih berat, tulang rahangnya terkunci  rapat, seolah menahan luka sayatan yang ditetesi garam.

“kenapa?” bendungan air mata gadis itu runtuh

“karena semua sudah berlalu” kali ini TOP menancapkan tatapan pembunuhnya pada Sora, dia membenamkan dalam-dalam rasa sakitnya.

“berhentilah hidup dalam kenangan. Itu tidak akan merubah apa-apa sekarang. Hiduplah dengan baik Sora-ssi” katanya dikuat-kuatkan sambil melangkah melewati gadis itu, yang jika dia bisa memilih dia akan berhenti melangkah dan membenamkan gadis itu dalam pelukannya. Tapi dia tidak mempunnyai pilihan.

“kau tau Oppa, dua tahun menahan rasa sakit ini Cuma karena aku merasakan sepertinya aku harus bertahan untuk seseorang. Tapi saat ini, ketika kenyataannya aku sudah mengetahui hal yang membuat ku bertahan hidup tidak mengharapkan ku, aku sudah tidak punya alasan lagi untuk berada disini”

TOP hanya berhenti sesaat tanpa menoleh kembali pada gadis itu. Karena dia tau, jika sempat dia kembali runtuhlah pertahanannya untuk meninggalkan gadisnya.

Zzz, . . . Zzz . . . Zzz . . .

ye” TOP menjawab telepon Dae Sung malas

Hyung! Kami menyelamatkan Gummy Noona!!” ujarnya bersemangat

Mwo?” TOP berusaha memastikan pemdengarannya

“benar Hyung, saat di kantormu kami melihat si keparat Eun Hyuk keluar dan membicarakan mu. Lalu aku dan Dae Sung Hyung mengikutinya. Ternyata dia menyekap Gummy noona. Akhirnya kami menghubungi Yong bae Hyun dan Ji Yong Hyung, mereka baru datang dengan bala bantuan polisi” terang Seungri yang telah merebut handphone Daesung.

“apa noona baik-baik saja?” tanya TOP cemas

“tenang Hyung, dia mengalami beberapa luka tapi tidak parah. Tapi Hyung ternyata dibalik kejadian ini adalah perbuatan seseorang yang bernama Lee Teuk. Apa kau mengalnya Hyung?”

TOP terdiam terbenam dalam ingatannya mengingat nama Lee Teuk, pria yang memperkenalkan Soranya sebagai tunangannya.

“yang lebih mengejutkannya lagi Hyung, ternyata peristiwa kecelakaanmu dua tahun lalu itu juga perbuatannya. Si keparat Eun Hyuk mendapatkan perintah darinya untuk membunuhmu”

Mworago?

Tiba-tiba dengan kasar pintu masuk menuju rooftop kerbuka dan seseorang muncul dengan wajah begitu cemas

“Kang Sora-ah!! Geumanhe, Dorawajyo” Lee teuk berteriak kearah sora

TOP yang terkejut tak mengerti dengan sikap namja yang histeris itu akhirnya juga ikut melihat kearah yang sama. Namun tidak dapat di gambarkan keterkejutnya ketika ia mendapati gadis bergaun putih tadi sudah berdiri di balik pagar pembatas gedung pencakar langit tersebut. Dan untuk beberapa detik kemudian yang nampak olehnya hanya robekan ujung gaun kang sora yang tersangkut pada besi pembatas.

Andwae !!!” pekik Lee Teuk terlutut

*FIN*