snowfall

Title: Storm

Author: NayaVIP

Genre: Romance

Length: Drabble

Cast:

  • Lee Seunghyun (Seungri BigBang)
  • Im Ji Rin (OC)

 

Mengapa salju kali ini terasa lebih dingin?

Mungkin karena kau tidak disisiku.

 

*

 

“Capucinno?” tanya pelayan kedai. Ji Rin mengangguk dan memberi tempat agar secangkir capucinno mampu diletakkan didepannya.

Aneh, gadis itu jauh lebih menyukai affogato dibandingkan dengan secangkir capucinno sederhana ini. Tapi belakangan ini, ia lebih sering menyesap kopi manis itu.

Mengapa?

Seungri menyukai capucinno. Ujarnya dalam hati.

Tapi Seungri sudah tidak ada.

 Matanya panas seketika mengingat kenyataan pahit tersebut. Ia menggeleng. Tidak, Ji Rin harus melupakan Seungri.

*

 Sudah setengah tahun Seungri menghilang dari kehidupan Ji Rin. Jangankan bertemu pandang, membalas pesan saja sudah tidak pernah.

Ada apa dengannya?

 Berbulan-bulan Ji Rin mencoba mencari kemungkinan Seungri menghilang.

 Sedang sakit? Sakit apa yang membuat seseorang menghilang selama setengah tahun dan tak ada yang menyadarinya?

 Sedang sibuk? Tidak. Seungri selalu menanyakan kabarnya. Bahkan saat sedang tour, di backstage, talkshow, dan semacamnya.

Sedang wajib militer? Ah, bodoh. Seungri itu anak yang pemalas. Mana mungkin ia menawarkan diri untuk wajib militer padahal member yang lain masih didepan kamera?

 “Ah, kau ingin bicara padanya…” Ji Rin masih ingat ketika ia berhasil menyambungkan pembicaraan dengan Jiyong sebulan lalu. Ketika ia menanyakan kabar lelaki kesayangannya itu.

 “Maaf, Ji Rin-a… Dia sedang… tidur siang.” sahut Jiyong tak lama dan langsung memutuskan pembicaraan. Tidur siang? Lelaki itu benci tidur siang. Apa dia sedang mencoba menghilangkan kantung matanya yang terlalu berat?

Khayalan gadis kelahiran 1996 itu melayang jauh pada kemungkinan yang terakhir. Kemungkinan terburuk yang bisa ia bayangkan.

Seorang Seungri yang telah medapatkan gadis baru.

 Kepala Ji Rin menggeleng keras. Sementara kedua matanya mulai panas. Tidak, tidak, Seungri tidak mungkin seperti itu.

Ji Rin-a. Seungri itu Sagittarius. Dan Sagittarius termasuk player.

 Aah… memang tidak bisa dipungkiri ia playboy yang cukup terkenal. Tapi bagaimana dengan janji kelingking itu?

“Aku juga berjanji untuk terus mencintaimu.”

 Tapi Seungri bukan tipe orang pengingkar janji. Lantas?

Bulir-bulir air mata mulai turun membasahi pipi putihnya. Dengan cepat ia habiskan capucinnonya dan beranjak dari kursi untuk membayarnya dengan 1000 won.

Klining. Suara bel kecil yang diganjal dipintu kedai telah memberinya salam terakhir. Cukup, ia tak akan menunggu Seungri lagi.

Salju semakin tebal ternyata. Tapi bulir air mata hangat terus membasahi pipinya.

“Ji Rin-a.”

Langkah Ji Rin membeku. Apa?

 “Ji Rin-a.”

Dengan cepat ia membalik badan. Ya, itu dia. Dia ada disana. Sosok tinggi berkulit putih dan berambut hitam legam yang mengenakan jaket bulu coklat tebal berdiri sekitar 10 langkah dari tempatnya berdiri. Membuka kedua lengannya lebar-lebar.

Ia nyaris tak percaya apa yang ia lihat karena kedua matanya dipenuhi air mata. Namun dengan berbekal rindu dan kenangan Ji Rin berlari memeluk sosok itu. Memeluknya erat penuh kerinduan dan tangisan bahagia.

 

“Seungri oppa… Kemana saja selama ini?”

Ji Rin tak salah peluk. Bisa didengar pria itu tertawa kecil dan mengelus rambut ikalnya.

“Mengurus pernikahan kita.”

 

FIN