seunriwater-735x450

Title                      : Summer Love

Author                 : Rosita Zaoldyeck (Twitter :@Rosita__PandaRi)

Rated                   : PG-17

Genre                   : Romance

Chapter               : 1

Cast                      : Lee Seung Hyun (Seung Ri Bigbang) / Park Min Ji (OC)

Disclaimer           : Artist is their own. I just own the story line.

                               

 

Minji Pov

Idola…

Entah itu aktor, aktris, boyband, band, trio, duo, solo, pria, atau wanita! Itu sama saja, jika mengidolakan seseorang yang memang disukai karena talent atau physic mereka. Dan tentu saja kita akan geram, bila idola yang kita sukai dicerca oleh orang lain. Tapi bagaimana jika yang melakukannya adalah orang yang kita sukai?? Menyedihkan bukan?

Hal itulah yang aku alami sekarang…

 

 

“Minjiyaaaaaaa”

Merasa namaku disebut sekeras itu, aku langsung melongok kesal ke si sumber suara. Kang Heerin, sahabatku.

“Aish! Pelankan suaramu, bodoh!”

“Teheee~ Aku pikir kau sedang memakai headset, mianhae! Bagaimana kau sudah mendapatkan tiketnya?”

“Mhehehe, tentu saja!” jawabku dengan penuh bangga

Bangga? Ok! Tidak mudah mendapatkan tiket ini. Tiket yang sudah susah payah aku dapatkan. Aku bekerja paruh waktu untuk mengumpulkan uang hanya untuk tiket. Memang appaku setiap bulan mengirimkan aku uang, tapi aku tidak tega menghamburkannya demi keegoisanku.

Asyik bercengkrama dengan Heerin, hanya bersamanya aku bisa meluapkan curahan ‘fangirlinganku’ kkk…

“Berhentilah berteriak seperti orang gila, kalian menggangguku!”

Mendengarnya, kami berdua langsung menghentikan obrolan kami. Namja dengan tatapan sengitnya, Lee Seung Hyun.

“Memangnya kau siapa?”

Aku mendengus kesal. Heerin menepuk bahuku untuk tenang.

“Sudah-sudah! Kalian jangan bertengkar, aku kembali ke kelas dulu Minjiya, ne?”

Aku mengangguk sedikit menanggapi Heerin.

 

Ya. Itulah Lee Seung Hyun dengan mulut menyebalkannya itu. Cih! Aku sampai tidak percaya, kalau aku pernah suka padanya. Tapi sekarang tidak. Waktu kecil dia dekat sekali denganku, sering bercanda, bertingkah konyol bahkan sampai menginap. Dulu kami memang bertetangga, orangtua kami juga dekat. Jika eommanya Seungri –panggilan kecilnya dulu- akan bekerja, beliau akan menitipkannya pada eommaku. Tapi sejak eommaku meninggal, appaku memutuskan untuk pindah ke rumah halmeoni agar ada seseorang yang menjagaku selama appa bekerja. Dan sejak itulah aku tidak pernah lagi bermain dengan Seungri.

Meski begitu, kami masih tetap satu sekolah bahkan sampai menginjak kelas 2 SMA seperti saat ini. Entah apa yang membuatnya berubah seperti itu. Setahun yang lalu, pernah sekali itu berusaha menyapanya, tapi ahhhh! Lebih baik aku mati saja waktu itu! Dia berlalu pergi begitu saja, meninggalkanku yang bertampang ‘cengo’. Sejak itulah, aku memutuskan untuk menjaga jarak dengannya.

Damn! Kenapa aku jadi memikirkannya? Lebih baik aku mempersiapkan diri untuk konser SUPER JUNIOR di Seoul awal musim panas nanti. Hanya oppadeul ini yang bisa menghiburku. (author keinget #SS5INA T.T #plak)

 

Minji Pov End

***

Seungri Pov

“Assshhhh! Benar-benar gadis menyebalkan!”

Sekali lagi kukeluarkan lagi ‘jurus andalan’ku. Gadis itu –Minji- mungkin terlalu banyak bergaul dengan temannya, Heerin, dia jadi ikut-ikutan gila seperti itu. Aku tahu, aku memang selalu kasar dengannya. Entahlah. Aku masih menyukainya, sangat. Tapi aku tak bisa mengatakannya. Karena selalu saja ada pria bernama –Kwon Jiyong- yang selalu nempel dimana Minji berada.

Park Minji, dulu dia gadis kecil yang manis. Setiap aku bermain di apartemennya, aku selalu menyempatkan diri untuk ‘mencuri’ ciuman darinya. Haha! Aku melancarkan aksiku setelah ia terlelap dalam tidur siangnya. Tapi, ketika eommanya meninggal, aku dan Minji hanya bisa menangis bersama. Aku merasa kasihan sekali padanya.

Karena selalu dekat dengan Minji, anak laki-laki lain di kelas selalu mengejekku. Mereka selalu menyebutku ‘anak perempuan’. Brengsek! Mungkin di usia 10 tahun, dekat dengan anak gadis seperti itu bisa disalahartikan. Sejak hari itu, aku menjaga jarak dengan Minji. Meski tahu, gadis itu sedang dalam masa terberatnya, aku malah meninggalkannya. Maafkan sifat pengecutku ini, Minjiyaa…

Seungri Pov end

***

Author Pov

Bel sekolah berbunyi, menandakan jam sekolah berakhir. Liburan musim panas dimulai esok. Sorak sorai penghuni kelas pun saling bersahutan. Libur panjang yang dinanti oleh dinanti semua murid sekolah, tak terkecuali Park Minji. Karena di awal musim panas ini, Super Junior, idolanya mengadakan konser. Wajahnya nampak berseri-seri. Tiket yang disimpannya rapi selalu dibawanya.

“Minjiyaaa~~ Kwon sunbae mencarimu” sahut salah seorang temannya

“Ne, gomawo Shin-ah”

Minji beranjak dari bangkunya untuk menemui Kwon Jiyong, sunbae yang terbilang dekat dengannya. Entah ada hubungan spesial atau tidak? Semuanya sudah menganggap mereka adalah sepasang kekasih. Tapi decakan kesal terdengar dari seseorang di sudut kelas, nampaknya tidak senang dengan kehadiran Jiyong itu, Lee Seung Hyun…

Seungri, nama kecil Lee Seung Hyun pun beranjak keluar kelas juga. Tapi saat menghampiri meja Minji, bibirnya tertarik ke belakang. Nampak seringaian atau senyum anehnya menandakan ‘sesuatu’.

 

***

“Omo~~ dimana tiketku?!”

Nampak Minji gusar dan panik mencari tiketnya. Seluruh isi tasnya ia bongkar, namun nihil. Tiketnya tidak ada dimanapun. Tidak mungkin, tiketnya tadi di atas buku catatannya bisa hilang. Minji mengingat kembali, setelah ia keluar menemui Jiyong sunbae, siapa saja yang berada di kelasnya?

“Seungri!”

Tanpa pikir panjang, Minji membereskan isi tasnya dan berlari. Ia mencari-cari namja itu. Kemungkinan Seungri sudah pulang, Minji beralih ke halte bis, berharap namja itu masih di sana. Dan…

“Lee Seung Hyun!!!!!!”

Minji yang terengah-engah akhirnya menemukan namja itu. Seungri melepas headset yang terpasang di telinganya dan mendelik ke arah Minji.

“Kau? Hhh~ Apa kau melihat tiketku? Tiket konser? Bentuknya sebesar ini? Aku tadi menaruhnya di atas bukuku? Kau melihatnya?”

Rentetan pertanyaan tidak sabaran itu hanya disambut Seungri dengan menaikkan bahunya saja. Minji geram karena Seungri menyepelekannya.

“Hanya kau yang ada di kelas waktu aku keluar tadi, aku tanya sekali lagi, apa kau melihatnya?”

“Kau menuduhku mengambilnya?”

“A-anni! Hanya saja~”

“Lagipula tidak ada untungnya untukku”

“Begitukah? Mianhae”

Minji menundukan kepalanya dan kembali ke titik awal hilangnya tiket, kelasnya. Tapi baru saja, menyebrangi zebra cross halte…

“Park Minji!!!!!”

Minji langsung menoleh ke arah suara itu, Seungri.

“Maksudmu tiket yang ini?”

Mata Minji langsung membesar, mencerna yang dilihatnya. Seungri yang sedang melambai-lambaikan tiketnya terlihat senang sekali. Tanpa pikr panjang, Minji langsung berlari.

 

BRAKKKKKKKK

Malangnya, lampu merah tadi sudah berganti menjadi hijau. Minji berlari tanpa melihatnya dan sebuah mobil sedan hitam berkecepatan tinggi, menghantam tubuh kecilnya. Kejadiannya begitu cepat, Seungri terpaku.  Lututnya seketika lemas, tidak percaya dengan yang dilihatnya. Airmatanya tak tertahan lagi, Seungri berlari dan segera memeluk tubuh kecil Minji yang bersimbah darah tak sadarkan diri. Kerumunan orang-orang mulai berdatangan.

 

“Tolong…Seseorang tolonglah Minji, tolong Minji~~!”

 

 

***TBC***