Jebal Reply Me

Jebal Reply Me…!

Author : A_Kwon

Main Cast :

– Choi Seunghyun ( TOP)

– Park Hye In ( OC )

– Other

Genre : Romance, Friendship, Comedy, & Angst

Rating : PG

Length : Chaptered

Disclaimer : Asli karya author.  Terinspirasi dari berbagai drama korea, novel, dan sebagainya~

A/N : Happy reading, please don’t plagiarism, and don’t forget to RCL (Read,Comment,& Like) Oh ya, OC-nya bisa kamu anggap itu adalah kamu

*Hye In POV

Aku sangat keras kepala dan tidak peduli teman-temanku mengatakanku ‘Single sejati’ atau ‘Forever alone’. Yang jelas aku belum mau untuk memikirkan yang namanya cinta, lebih baik aku memikirkan sekolah. Karena menurut pendapatku kalau misalkan kita memikirkan cinta pasti kita tidak akan terlalu fokus memikirkan sekolah dan hasilnya adalah goresan tinta merah di buku hasil perolehan nilai alias rapot. Bisa dibilang aku ini adalah perempuan yang cupu dan kuper dan oleh karena itu aku tidak peduli dengan yang namanya C.I.N.T.A. Tapi entahlah semenjak bertemu dengan seorang namja tampan nan keren, he changes my mind..

*Hye In POV End

 

#FLASHBACK

Hye In tengah asyik berjibaku dengan buku-buku yang biasa menemani hari-harinya. Mulai dari komik, novel, sampai buku fisika dan matematika yang biasanya sudah membuat kita mual membukanya apalagi membacanya.

BRAAAAAK

Tiba-tiba seseorang telah tersandung oleh kakinya. Ia terkejut dan segera mengakhiri kalimat yang sedang dibaca. Secara perlahan ia membuka buku yang menutupi wajahnya dan melihat seseorang yang terjatuh tersebut. Di hadapannya tampak seorang namja tengah berjongkok sambil membersihkan bajunya yang kotor akibat terjatuh.

“Hei kau, lain kali kakimu jangan menghalangi jalan..” tegur namja itu pelan dan berdiri di hadapan Hye In setelah selesai menyapa tanah sambil melipat tangannya di dada. Hye In hanya bisa membulatkan matanya melihat namja itu menatapnya dengan tatapan tajam yang bagaikan laser.

“Jeongmal mianhaeyo, aku tidak sengaja.. Dan kau, lain kali perhatikan langkahmu” jawab Hye In innocent alias watados (?)

“Sudahlah lupakan saja…” ujar namja itu berlalu sambil membentuk tanda ‘V’ ditangannya. Hye In hanya berkedip-kedip dan membenarkan kacamatanya melihat punggung namja itu yang semakin lama semakin menjauh.

#FLASHBACK End

 

Entah sejak saat itulah ia bertemu namja itu. Ia mulai merasakan gemuruh di dadanya yang menyeruak bagaikan burung-burung yang beterbangan tiada arah. Dan tanpa disangka-sangka namja itu satu sekolah dengannya. Dan mungkin bisa dibilang setelah pertemuan aneh mereka itu, mereka cukup dekat seperti kucing dan anjing (?)

“Hei kutu buku, bisakah kau kerjakan pr-ku….?” ledek Seunghyun duduk diatas meja Hye In sambil menatap Hye In dengan tatapan nakal.

“Issh……Paboya! Sudah minta dikerjakan pr, duduk diatas mejaku, meledekku pula! Kerjakanlah sendiri aku bukan babumu….”

“Ayolah jebal, aku belum mengerjakannya.. Nanti aku akan membelikanmu es krim…” rengek Seunghyun mendekat kepada Hye In. Hye In membulatkan matanya dan gemuruh ‘Deg Deg’ itu kembali muncul menghampiri hatinya.

“Iya..Iya.. Sudahlah, jangan mendekat kepadaku. Ok, tapi ini untuk yang terakhir kalinya” jawab Hye In menyerah karena sudah tidak tahan menahan rasa gugup dihatinya akibat wajah Seunghyun yang terus mendekat dan mendekat.

 

TENG TENG TENG

Bel tanda pulang sekolah telah berbunyi……..

“Hei ayo kita ke cafe……!” seru Seunghyun menepuk pundak Hye In.

“Mwo? Bukankah biasanya kau selalu bersama Jiyong, Youngbae, Daesung, & Lee Seunghyun??” tanya Hye In kaget.

“Aku akan menepati janji untuk membelikanmu es krim. Kau ingat kan?!” jawab Seunghyun santai.

“Ne, aku ingat..”

Di Cafe…

“Kau mau pesan apa……??” tanya Seunghyun melihat daftar menu.

“Hhhmmm.. Aku mau Vanilla Brownie Ice Cream”

“Ok baiklah. Permisi, kami ingin pesan Vanilla Brownie Ice Cream dua” seru Seunghyun melambaikan tangan pada pelayan. Hye In mempoutkan bibirnya dan mengatuk kaki Seunghyun.

“Awww…… Iiiiissh kenapa kau menendang kakiku…..” pekik Seunghyun kesakitan.

“Ikut-ikutan saja, PLAGIAT…!” ujar Hye In cemberut.

“Waeyo.. Aku bukanlah anggota boyband dari negeri seberang yang gemar plagiat. Memangnya masalah buatmu?! Lidah-lidahku bukan lidahmu..” jawab Seunghyun santai.

Es krim yang mereka pesan telah selesai dan dihidangkan. Hye In memakannya hingga mulutnya agak sedikit kotor oleh es krim yang membentuk kumis diatas bibirnya. Seunghyun hanya melongo memperhatikan Hye In.

“Hei kau……. Kau lapar atau memang doyan…?!” ucap Seunghyun kemudian.

“Wae…? Kau kan tahu sendiri aku sangat suka es krim” jawab Hye In sambil tetap asyik melahap es krim.

“Bukan begitu, ada kumis diatas bibirmu…” jawab Seunghyun menunjuk-nunjuk. Hye In pun tersadar dan meraba-raba mulutnya.

“Kau benar… Kalau begitu aku harus mengelapnya” ucap Hye In bersiap untuk untuk mengelap noda itu dengan tangannya. Tapi belum sempat ia mengelapnya, tangannya sudah dipegang oleh Seunghyun.

“Jangan pakai tanganmu, itu menjijikan.. Sini, biar aku yang membersihkannya” ucap Seunghyun meraih sebuah tissue. Setelah sedetik kemudian pikiran di otak Hye In terasa kosong akibat usapan lembut dari seorang Seunghyun.

 

*Eun Mi POV

Dan begitulah, keseharianku dengan Seunghyun. Tiap ia memintaku untuk mengerjakan pr-nya. Aku juga tak tahu kenapa aku selalu menurutinya tiap ia mengeluarkan jurus mautnya dengan mendekat ke wajahku atau membelikanku es krim atau kue pai apel kesukaanku. Tapi kali ini ia lupa bahwa uang sakunya telah habis. Jadi, bukan dia yang membelikanku tapi aku yang membelikannya. Sebagai gantinya dia mengajakku jalan-jalan dan mengantarku pulang ke rumah.

“Iiiiiiiih………! Bagaimana sih jadinya malah aku deh yang membeli es krimnya!” seruku kesal dan memukul-mukul Seunghyun.

“Tenanglah aku kan sudah mengantarkanmu pulang dan mengajakmu jalan-jalan..” jawab Seunghyun menahan tanganku yang menggertak.

“Itu tidak seberapa, es krim di cafe itu harganya mahal tahu..! Pokoknya besok aku akan memberikanmu pelajaran…..Arggggggh………….”

“Oke baiklah, besok aku terima pelajaran darimu” jawab Seunghyun membungkam mulutku yang terus mengomel.

 

#Esok Harinya

Sesuai dengan kesepakatan kami kemarin. Aku memberinya pelajaran haha..Kebetulan hari ini hari minggu. Aku menyuruhnya untuk membersihkan halaman rumahku.

“Nah sekarang , kau bersihkan halaman rumahku ini…” ujarku tersenyum dan memberikannya gunting rumput.

“Hahhh.. Semua ini……..?!!!!” serunya terkejut sambil menunjuk halaman rumahku.

“Tentu saja, memangnya setengahnya….”

Dengan susah payah ia memotong satu demi persatu rumput-rumput liar yang tumbuh di halaman rumahku ini. Hingga sampai-sampai ia tidur dan berguling-guling di tanah (?). Kasihan memang melihatnya tapi apa boleh buat karena kecerobohannya ia telah membuatku terpaksa menghabiskan uang sakuku dan uang belanja milik eommaku untuk membayar es krim-es krim itu. Tapi aku cukup senang melihatnya jarang kan ada namja tampan jadi tukang kebun…

Beberapa jam berlalu dan akhirnya pekerjaannya telah selesai. Dengan nafas terengah-engah  ia beranjak menghampiriku dan duduk sambil mengipas-ngipas tubuhnya.

“Nih ada jus untukmu.. Gomawo telah membersihkan halaman rumahku ini…” ujarku menyodorkan jus padanya.

“Cheonmaneyo… Dan gomawo untuk jusnya…” ucap Seunghyun meminum jus itu.

KRING KRING…*Seunghyun mengangkat handphonenya

“Yeoboseyo… Ahhh, Hye Ae-ah…..! Dimana kau sekarang?? Oh, aku sedang ada urusan.. Oke nanti malam kita bertemu di restoran itu… Bye…..”

KLIKKKK*Seunghyun menutup handphonenya

“Siapa Hye Ae…………..??” tanyaku penasaran.

“Yeojachingu-ku…”

.

.

.

.

Apa…..?? Yeojachingunya……….???!

 

 

-TBC-

Segini dulu, mian kalau alurnya kecepetan. Karena saya spesialis dalam alur express kkk ^^v