page

Judul : I love Your Dongsaeng Part 1

Cast     :

–          Kwon Ji Yong aka G-Dragon

–          TOP

–          Kwon Ji Ra (OC)

Genre    : Family, romance.

Author : @Felyciahanna

Ini FF chapter ku yang kedua! ^_^ ! Sebenernya FF ini mau aku jadiin oneshoot, tapi karena kepanjangan, aku bikin ber-chapter deh! Ya udah, happy reading!!!

Ji Ra POV

            Matahari siang ini sepertinya agak malas mengeluarkan energi panasnya. Jadi untuk saat ini, Kota Seoul tidak terlalu panas, dan juga tidak terlalu mendung. Pas untuk jalan-jalan, terutama shopping. Tapi tidak untukku, karena daritadi aku bersama Dara dan CL unnie sudah berjalan berkeliling dari toko ke toko selama hampir 3 jam, hanya untuk sekedar mencari sepatu yang pas untuk konser 2ne1 besok di Inkigayo.

“Unnie! Sampai kapan kita terus berkeliling dari satu toko ke toko seperti ini, sedangkan unnie tidak membeli apa-apa? Aku capek tau! Ini sudah hampir jam 2 siang!” gerutuku, sambil tetap berjalan mengikuti Dara dan CL unnie, kemanapun mereka pergi. Ini benar-benar menyebalkan! Coba aku tau kalau akan begini, pasti aku tidak akan ikut ajakan mereka, kalau tidak dipaksa oleh Ji Yong oppa!

“Aish Ji Ra-ah, kau harus sabar! Kau tidak mau kan, perform unnie mu di hadapan ratusan Black Jack mengecewakan? Kita harus menjaga nama baik 2ne1, dan kita juga harus memberi yang terbaik bagi para Black Jack! Nanti aku belikan es krim yang enak untukmu” jelas CL unnie panjang lebar, bikin aku tambah lelah dan kesal. Tapi setelah mendengar kata es krim, aku pun luluh.

“CL-ah! Lihat, lihat! Di butik itu ada high heels merk Christian Louboustin terbaru! Ayo kita kesana!” tiba-tiba Dara unnie berteriak saat berada di depan etalase sebuah butik terkenal di Seoul. Mudah-mudahan ini bisa menyelamatkanku, dan aku bisa segera menikmati es krim yang dijanjikan tadi, lalu pulang.

-SJK-

            “Ji Ra-ah! Gomawo ne, sudah mau menemani kami jalan-jalan! Akhirnya, kami dapat sepatu yang pas! Benarkan CL-ah?” tanya Dara unnie pada CL unnie yang masih saja memandangi high heels yang tadi dibelinya dengan harga…WOW, Fantastic Baby!

“Ne, gomawo Ji Ra-ah! Kapan-kapan temani kami lagi ne? Ya sudah, kami pulang dulu. Titip salam untuk oppamu ya. O iya Ji Ra, kau besok ikut aku memilih-milih baju yang akan dipakai untuk konser besok ya. Jam 8! Ingat, jangan sampai telat! Annyeong!” pelan-pelan, mobil Jaguar Hitam mereka pun menghilang. Hmmm…konsernya besok ya? Aku bisa datang tidak ya? Huft, baiklah akan kuusahakan! Asalkan aku tidak diajak lagi berbelanja selama berjam-jam seperti tadi. Bisa-bisa, aku mengalami patah kaki akut karena menemani mereka berbelanja selama berjam-jam. Aku tidak mau!

Ji Ra POV end, Author POV

            Gadis bernama Ji Ra, lebih lengkapnya Kwon Ji Ra itu pun masuk ke dalam apartemen mewah kakaknya, Kwon Ji Yong. Seorang leader boyband terkenal di SELURUH DUNIA, BIGBANG!!!!!!!! *paketoak*

Pik..pik..pik….terdengar tombol password pintu yang sedang dipencet oleh Ji Ra, agar dia bisa masuk. Ceklek….

“Oppa, aku pulang!” teriak Ji Ra, sambil melepaskan jaket Adidas kesayangannya, lalu menggantungnya ke tempat jaket.

“Oh, kau sudah pulang Ji Ra-ah?” terdengar suara yang tentu saja bukan suara oppanya, melainkan suara….SI PANDA SEUNGRI!!! Kenapa si mata berkantung itu ada di sini?!

“Oppa? Kenapa kau ada di sini?” tanya Ji Ra kaget, sambil menunjuk namja bermata panda itu.

“Ini kan apartemen leader kami, memangnya tidak boleh mampir ke sini?” sekarang terdengar suara lain lagi. Kali ini Ji Ra celingak-celinguk mencari asal muasal suara itu.

“Oppa! Kau juga disini?!” Ji Ra tambah kaget, ketika melihat namja lainnya yang sedang tiduran di karpet yang tak lain adalah SI SMILING ANGEL, DAESUNG.

“Ji Ra-ah! Kenapa kau baru pulang? Kami sudah lama menunggumu di sini” Ji Ra tambah kaget lagi. Tak lama, Ji Ra melihat sesosok namja tampan dan seksi lainnya, yang sedang menonton TV.

“Opp…oppa! Kau?” saking kagetnya, Ji Ra hanya bisa terbata-bata. Kenapa member BigBang ada di sini? Ada apa dengan dorm mereka?

“Dimana Ji Yong oppa?” tanya Ji Ra celingak-celinguk karena dia cewek sendiri di ruangan itu. Sedangkan yang lainnya adalah member BigBang yang tampan, kece, tapi kere *plaaakk*

“Ah, tadi Ji Yong hyung pesan, kami disuruh disini sampai kau pulang” jawab Seungri, sambil melihat-lihat majalah *sensor*.

“Oh, begitu. Hmmm…oppa, kalian sudah makan?” tanya Ji Ra, sambil melepaskan sepatu Converse nya, lalu menggantinya dengan sandal yang biasa ia pakai di dalam rumah.

“Kenapa kau baru tanya sekarang Ji Ra-ah?  Tentu saja belum. Oppamu sangat keterlaluan. Masa dia tidak meninggalkan apapun untuk dongsaengnya” keluh Daesung oppa sambil bimoli *bibir monyong  lima senti*.

“Hahaha! Jeongmal mianhae oppa. Ya sudah, kalau begitu aku masakkan sebentar ya” ujar Ji Ra sambil tersenyum, lalu masuk kedapur.

-SJK-

Author POV end Ji Ra POV

Aku segera ke dapur untuk berpikir, makanan apa yang pantas, eh maksudku makanan apa yang enak untuk member BigBang. Ini semua gara-gara Ji Yong oppa! Keterlaluan sekali dia, membiarkan dongsaeng-dongsaengnya kelaparan seperti monyet yang mengamuk minta pisang! Dasar!

“Ah! Segar habis mandi! Oh, kau sudah pulang Ji Ra-ah?” suara berat dan seksi menjalar ke telinga tanpa antingku. Jantungku berdetak sangat cepat, seperti genderang mau perang *lagunya ahmad dhani*

“A..annyeonghaseyo TOP oppa” sapaku agak gugup. Bagaimana tidak, penyanyi idolaku ditambah namja yang aku sukai itu ada di depanku sekarang.

“Sedang apa kau di dapur? Kau tidak lelah habis pulang jalan-jalan” tanya TOP oppa sambil mengeringkan rambut coklat hitamnya menggunakan handuk. So cool, cool,cool.

“Aku lagi mau masak untuk makan siang. TOP oppa juga lapar kan? Tunggu ya oppa” jawabku sambil tersenyum. Aku berusaha mengerahkan senyuman termanisku. Siapa tahu aku menuruni senyum manis Ji Yong oppa.

“Hahaha! Kau perhatian sekali. Baiklah. Mmmm…Ji Ra-ah!” panggil TOP oppa. Aduh, suaranya menggema di hatiku…*eaa*

“Ne oppa?” jawabku gugup.

“Kau manis” puji TOP oppa lalu pergi, dan bergabung bersama member yang lainnya.

“Hah? Manis? Aku tidak mimpikan? Omo!!!!!!!” aku teriak-teriak karena senang dipuji oleh TOP oppa. Serasa nge-fly.

“Ji Ra-ah! Kau kenapa teriak-teriak? Ada tikus?” Seungri oppa mendatangiku sambil bawa Daesung oppa. Kali aja dia bisa bikin mati tu tikus *digorok jokers*.

“Kenapa kau menyeretku?!” Daesung oppa mencak-mencak, tidak terima dengan perlakuan sadis sang maknae. Itu sama saja penghinaan terhadap penampilan.

“Omo! Mianhae hyung, harusnya aku ngambil sapu, tapi aku malah membawamu” Seungri oppa nyengir, membuat Daesung oppa tambah mencak.

“Dasar maknae pabo!” marah Daesung oppa, lalu meninggalkan Seungri oppa. Aku hanya geleng-geleng sambil mulai memasak melihat tingkah DaeRi oppa.

“Yaa, Ji Ra-ah! Kau sedang masak apa?” tanya Seungri oppa, sambil matanya jelalatan menatap bahan-bahan yang ada di dapur.

“Aku mau masak kimchi, bulgogi, sama daging panggang oppa” jawabku sambil mataku tetap fokus pada daging yang sedang kupotong-potong.

“Wah!!! Uri dongsaeng baik sekali!! Sudah cantik, pintar, baik, pintar masak lagi! Kau persis seperti wanita idealku” ujar Seungri oppa panjang lebar dengan wajah yang ber-aegyo ria.

“Aish oppa! Aku sedang masak, jangan menggangguku!” aku berontak, saat tangan Seungri oppa mulai melingkar di leherku, sambil meletakkan dagunya di atas bahuku. Sebenarnya aku tidak menolak, tapi aku takut dibunuh oleh oppaku.

“Seungri-ya! Jangan kau ganggu dia! Bisa-bisa kau kena…” ucapan Taeyang oppa terputus, berganti dengan…

“YAAA!!! SEUNGRI-YAAA!! LEPASKAN TANGANMU DARI LEHER ADIKKU!!!!!” aku yang sedang masak sontak kaget dengan teriakan Ji Yong oppa, yang tiba-tiba berada di pintu masuk apartemen.

“Kena amukan dari seorang G-Dragon” lanjut Taeyang oppa pelan.

“Opp…oppa?” jawabku shock. Nggak nyangka Ji Yong oppa teriak pake toak *salah fokus*

“Hyu…hyung..” spontan, Seungri oppa melepaskan tangannya dari leherku. Kulihat, member yang lain mulai masuk ke kamar masing-masing. Takut didamprat oppa kali.

“Kau, berani-beraninya kau menggoda adikku, eoh?! Sudah sana!” Ji Yong oppa akhirnya mengusir Seungri oppa yang malang.

“Oppa, kau mengagetkanku! Harusnya kau bilang dulu kalau sudah pulang!” gerutuku, sambil tetap memasak. Oppa ini, benar-benar bikin jantungku mau copot saja!

“Yaa! Ji Ra-ah! Kenapa kau mau saja didekati seperti itu?! Eoh? Kau masih 18 tahun, belum saatnya kau seperti itu! Apalagi dengan Seungri!” Ji Yong oppa masih marah-marah.

“Aigoo oppa!! Aku tidak akan melakukan macam-macam seperti yang kau pikirkan! Memangnya kau? Sudah berumur 26 tahun, masih belum pacaran sama sekali! Sudah, aku mau masak dulu! Oppa belum makan kan? Aku masakkan bulgogi kesukaan oppa” jawabku sedikit kesal. Hellooo! Memangnya aku umur berapa? Hah? 5 tahun?

“Aish kau ini! Kenapa jadi bawa-bawa umur? Oh iya, tadi bagaimana jalan-jalanmu bersama CL dan Dara noona?” tanya Ji Yong oppa, sambil mengacak-acak poni bagusku.

“Ah! Kakiku seperti mau patah oppa! Sudah hampir 3 jam kami keliling toko, tapi tidak dapat sapa-apa! Akhirnya setelah toko ke 50 mungkin, baru deh mereka dapat sepatu yang pas” curhatku, diiringi suara ketawa Ji Yong oppa.

“Hahaha!!! Kau lugu sekali!” ejek Ji Yong oppa, membuatku kesal. Dia tidak tahu penderitaanku!

“Diamlah oppa! Atau aku akan bilang Dara unnie, kalau kau sepertinya menyukai dia, biar kau tahu rasa!” ancamku, sambil mengangkat pisau.

“Aish dongsaengku ini! Iya, iya! Maafkan aku! Ya sudah, aku mandi dulu ne” ujar Ji Yong oppa. Kali ini dia mencubit pipiku sampai merah. Aduhh! Aku bukan anak kecil lagi!

Aku pun melanjutkan masak-masakku dengan tenang, seperti di kuburan. Tidak ada lagi member BigBang yang mengganggu kegiatan kesukaanku ini.

-SJK-

Ji Ra POV end, TOP POV

            Aku kembali menonton acara kesukaanku, GAG Concert di TV berukuran raksasa yang terletak di ruang keluarga Ji Yong. Tapi entah kenapa, acara ini berhasil membuatku bosan.

“Aish, kenapa acaranya begitu membosankan? Apa perlu aku pergi kesana sambil menari-nari dengan sangat bodoh? Dasar!” gerutuku, lalu mematikan TV, dan berjalan menuju ke dapur.

“Aduh, lemarinya tinggi sekali sih! Aku harus cepat-cepat ambil mangkuk itu! Kalau tidak, masakannya keburu dingin!” aku melihat Ji Ra yang sedang loncat-loncat ingin mengambil sesuatu di lemari, yang memang lebih tinggi dari Ji Ra.

“Kau sedang apa Ji Ra-ah?” tanyaku bingung, sambil menatap dongsaeng kesayangan Ji Yong itu.

“Ah, aku sedang berusaha mengambil mangkuk itu, tapi aku tidak sampai. Lemarinya tinggi. Hehe..” tawa Ji Ra sontak langsung membuatku terpesona. Jujur, aku tidak tahu setiap ada Ji Ra, hatiku pasti tenang di alam sana *dibacok admin*

“ Kenapa tidak bilang dari tadi? Aku kan bisa menolongmu” dengan sigap, aku segera mengambil mangkuk yang dimaksud Ji Ra. Hanya dengan jinjit sedikit, aku langsung bisa meraih mangkuk itu. Saat aku ingin memberikan mangkuk kepada Ji Ra, entah kenapa dia melongo.

“Kau kenapa Ji Ra? Kenapa kau memandangku seperti itu?” tanyaku menahan tawa. Aku pun mencubit kedua pipinya yang chubby.

“Ah, sakit oppa!” rintih Ji Ra.

-SJK-

TOP POV end Ji Ra POV

            Aku segera memanggil member BigBang untuk makan. Tidak susah menyuruh mereka makan, karena setelah kupanggil, mereka langsung duduk rapi di meja makan, seperti anak kelas 3 SMP  yang akan mengikuti ujian.

“Waahh, sepertinya enak! Ini kau yang masak semua Ji Ra-ah?” tanya Daesung oppa tidak percaya. Mata sipitnya

“Iya dong” jawabku tersenyum, lalu mengambilkan nasi untuk member BigBang.

“Wah, beda dengan oppamu ya” kali ini, Taeyang oppa yang berkomentar. Bisa kulihat, mata kecil Ji Yong oppa melirik tajam ke arah Taeyang oppa, membuat Taeyang oppa salah tingkah.

“Hahaha! Taeyang oppa bisa saja! Ya sudah, selamat makan!” ujarku, lalu pergi meninggalkan mereka.

“Ji Ra-ah! Ku tidak makan?” tanya Ji Yong oppa, sebelum aku benar-benar masuk ke kamar.

“Aku tadi sudah makan bersama Dara dan CL unnie oppa!” teriakku bohong, lalu masuk ke dalam kamar.

“Aigoo, aku lelah sekali, perutku rasanya perih. Ya sudah, aku mandi saja! Lagian, hari ini aku berencana pergi jalan-jalan.”  gumamku, sambil berjalan pelan ke kamar mandi.

20 menit kemudian, aku sudah rapi dengan baju rajut lengan panjang, dipadu dengan jeans biru kesukaanku. Aku berencana ingin pergi ke toko buku. Kudengar komik Hai Miiko edisi baru sudah terbit. Aku pun keluar kamar dengan memakai tas selempangku.

“Oppa sudah selesai makan?” tanyaku pada Seungri oppa, yang kebetulan lewat. Dia lumayan tampan dengan kupluk yang bertengger di kepalanya, dan kacamata hitam yang bertengger di hidungnya.

“Omo! Kau cantik sekali Ji Ra-ah! Mau kemana kau?” tanya Seungri oppa, sambil memandangiku dari atas sampai bawah, dengan mulut menganga *awas ilernya*

“Aku mau ke toko buku. Oppa, besok kau lihat konser di Inkigayo tidak? 2ne1 perform lho” tanyaku mengingatkan.

“Pasti dong. Aku sudah di telfon oleh Dara noona. Kami semua akan datang” jawab Seungri oppa, sambil tersenyum.

“Baiklah, aku juga datang. Aku permisi oppa” ucapku sopan, sambil pergi meninggalkan Seungri oppa menuju ke ruang keluarga.

“Kau mau kemana Ji Ra-ah?” tanya Ji Yong oppa, sambil memakai kacamata hitamnya.

“Aku mau ke toko buku oppa. Oppa mau pergi?” tanyaku.

“Ah, ne. Aku, Daesung, Seungri, dan Taeyang mau ke YG. Ada urusan yang harus kita selesaikan” jawab Ji Yong oppa. Aku yang sedang memasang sepatu Converse ku, langsung memandang ke arah TOP oppa.

“TOP oppa tidak ikut?” tanyaku pada TOP oppa, yang sedang membaca buku. Mungkin karena itu, aku juga suka membaca. Walaupun hanya sekedar membaca sms Ji Yong oppa, sampai aku di damprat habis-habisan. Soalnya, isinya sms Dara unnie semua!

“Ani, aku sedang tidak ada job hari ini. Jadi aku bisa santai. Kau ingin aku antar Ji Ra-ah?” tanya TOP oppa, sambil meletakkan bukunya lalu menatapku dengan matanya yang…..

“Aniyo, gwaenchana! Aku bisa naik bus kok oppa. Lagian, oppa kan lagi libur. Aku tidak ingin merepotkanmu” jawabku sok bijak.

“Yaa Ji Ra-ah! Ini kan mendung, kalau hujan bagaimana?” tanya Ji Yong oppa khawatir.

“Ani! Cuacanya tidak begitu mendung ko” aku mengelak.

“Yasudah! Tapi ingat, kalau kau sedang naik bus sendirian, duduklah dibelakang supir. Selain dekat dengan pintu keluar, kalau kau ada apa-apa, kau bisa langsung minta tolong padanya, arraso?

Iya iya, aku berangkat dulu. Annyeong!” aku keluar dan menutup pintu apartemen.

“Waahh!! Sudah lama aku tidak jalan-jalan sendiri seperti ini!! Biasanya, aku jalan-jalan dengan member 2ne1 atau dengan member BigBang. Jadi aku tidak sempat memilih barang yang aku suka, dan  itu sangat menyebalkan!” gerutuku. Tapi aku hari ini benar-benar senangg sekali, bisa jalan-jalan tanpa ada yang menggangu.

Tak terasa, aku sudah sampai di halte bus. Dan kebetulan sekali, sedang ada bus yang berhenti jadi tidak usah menunggu terlalu lama. Dengan hati senang, aku naik ke dalam bus, dan duduk dibelakang supir bus.

“Ji Ra-ah, kalau kau sedang naik bus sendirian, duduklah dibelakang supir. Selain dekat dengan pintu keluar, kalau kau ada apa-apa, kau bisa langsung minta tolong padanya, arraso?” tiba-tiba, nasihat Ji Yong oppa teringat olehku begitu saja. Aish oppa! Aku kan sudah bukan anak kecil lagi! Tapi kali ini, aku menuruti nasihatmu!

“Kita sudah sampai nona” ucapan supir bus membuatku kaget. Hah? Sudah sampai? Cepat sekali?

-SJK-

To Be Continue…..

Jangan lupa kritik dan sarannya…..^_^v