jebal reply me revisi

Jebal Reply Me…! [Chapter 2]

Author : A_Kwon

Cast : Choi Seunghyun aka TOP

Park Hye In aka You

And other

Genre : Romance, Comedy, & Angst

Rating : PG

Length : Chaptered

Disclaimer : Asli karya author.  Terinspirasi dari berbagai drama korea, novel, dan sebagainya~

A/N : Happy reading, please don’t plagiarism, and don’t forget to RCL (Read,Comment, & Like)

 

Hye In hanya bisa tertegun dan terpaku mendengar pernyataan Seunghyun itu. Hatinya begitu perih saat mendengarnya. Tak ia sangka, ternyata Seunghyun telah memiliki pacar. Dengan sekuat tenaga Hye In menahan air matanya yang akan menetes dan kekecewaannya di hadapan Seunghyun. Merasa sudah tidak tahan lagi, ia lalu berlari dan berbalik menuju pintu.

“Sekarang kau boleh pulang………….” ucap Hye In mematung menggengam gagang pintu dengan pipinya yang sudah basah.

“Mwo…??” tanya Seunghyun bertanya-tanya melihat tingkah aneh Hye In ini.

“Pulanglah…. Jebal tinggalkanlah aku sekarang, aku ingin sendiri…” jawab Hye In. Kali ini ia mengencangkan volume suaranya. Seunghyun pun menurut dan pergi meninggalkannya.

Hye In langsung masuk ke dalam rumah, dan mengunci pintunya rapat-rapat. Di dalam kamarnya, ia sudah tidak bisa menahan lagi emosinya. Ia menangis histeris hingga terduduk menjambak rambutnya sendiri.

“Seunghyun-ah…………! Kenapa kau baru bilang ini padaku…..!!!! Kau tak tahu betapa susahnya  aku mengejar-ngejarmu…..!!!!!!! Aku sudah mempercayaimu untuk menggagalkan misiku untuk tidak merasakan cinta sebelum selesai sekolah…..Karena kaulah aku menjadi tidak fokus belajar dan nilaiku menurun………Tapi kenapa kau begitu…..!!!! ” teriak Hye In terisak.

Malamnya………..

Sedih dan kecewa masih meliputi perasaan Hye In. Ia berbaring di tempat tidurnya dengan cemberut. Tiba-tiba ia menyadari ada beberapa lembar foto yang tergeletak dibawah tempat tidurnya. Ia pun mengambil foto-foto itu, yaitu beberapa foto konyolnya dengan Seunghyun hasil jepretan mereka berdua saat mereka masih duduk dibangku kelas 1 SMA.

#FLASHBACK

Hari itu Hye In dan Seunghyun berjalan-jalan di padang ilalang menikmati musim semi. Seunghyun asyik berfoto-foto sedangkan Hye In tengah asyik menyiapkan bekal.

“Seunghyun-ah ayo kemari.. Bekalnya sudah siap….” seru Hye In menata makanan yang dikeluarkannya dari keranjang piknik.

“Aah.. Hmm ada pai apel, kue tart, jus, dan es krim… Hanya itu saja…?? Apa kau pabo telah membawa es krim ditengah cuaca panas seperti ini…??!”

“Iiiiiiish…… Sudahlah jangan banyak omel ! Makan saja, apa yang ada..! Syukur-syukur sudah aku belikan, masih saja protes……” gerutu Hye In mempoutkan bibirnya.

“Aaaaaaaah…..Kau kena…….!” seru Seunghyun memelet-meletkan lidahnya (?) setelah berhasil mencoreng pipi Hye In dengan krim kue tart.

“Aaaaaaahhhh……..!! Seunghyun……….!!!! Awas kau………!” teriak Hye In mengambil secuil krim kue tart dan berlari mengejar Seunghyun. Ia pun berhasil membalasnya tapi Seunghyun kembali menjahilinya dengan memotret pose Hye In yang sedang menganga karena teriak dengan wajah dipenuhi krim.

“Seunghyun………..! Berikan kamera itu padaku…….!!!!!!”

“Tidak akan……. Ambillah kalau bisa…..”

GUBRAAAAAKKKKK *Seunghyun terjatuh tersandung batu dengan wajah yang mendarat lebih dulu#aww

Dengan cepat Hye In langsung mengambil kamera Seunghyun. Dan memotret Seunghyun yang jatuh terjungkal.

“Haha..Bingo, satu sama….” ujar Hye In tersenyum puas.

“Aaaaahhh…Awwww……..” pekik Seunghyun mendesah kesakitan sambil memegangi hidungnya.

“Haaaaaahh…. Hidungmu berdarah mimisan!” ujar Hye In kaget.

Beberapa saat kemudian..

“Awww… Pelan-pelan mengobatinya…..”

“Ne……… Aku sudah pelan-pelan…” jawab Hye In menyumpal salah satu lubang hidung Seunghyun yang berdarah dengan sirih (?)

“Sekarang aku hapus yah, foto-foto kita yang tadi…” ucap Hye In mengambil kamera Seunghyun.

“Jangan…Jangan dihapus…..! Biarkan saja itu jadi kenang-kenangan persahabatan kita…”

“Ne….. Kau benar…………..Haha” jawab Hye In setuju.

#FLASHBACK End

Begitulah cerita dari foto-foto yang sedang dipegang Hye In itu. Ia tersenyum mengingat kejadian itu dan kemudian kembali cemberut saat mengingat kejadian siang itu saat Seunghyun mengungkapkan bahwa ia telah memiliki yeojachingu.

“Seunghyun… Aku harap aku bisa menjadi lebih dari sahabatmu.. Apa kau masih belum menyadari kalau aku suka padamu dari dulu hingga sekarang…” ucapnya pelan dan kemudian menarik selimutnya dan tidur.

Esok harinya….

Seperti biasa, Seunghyun akan mendatangi kelas Hye In saat ia belum mengerjakan pr. Ia berbicara, tapi Hye In tidak memperdulikannya dan malah menatapnya dengan jutek. Ia pun mengeluarkan jurus mautnya tapi tetap saja tidak berhasil.

“Hye In-ah….Jebal bantulah aku mengerjakan pr fisika yang sulit ini….. Nanti aku akan membelikanmu es krim. Kali ini aku janji akan membelikannya, uangku masih banyak kok..” ujar Seunghyun mencegat Hye In yang menjauh dari dirinya.

“Kau tidak perlu bersusah-susah untuk mengeluarkan uangmu.. Mulai detik ini aku tak mau mengerjakan pr mu…” jawab Hye In dingin.

“Waeyo……….??! Ada apa denganmu…….???”

“Ada apa denganku.. Huh, tanyakan itu pada dirimu sendiri apa yang telah kau perbuat padaku…” jawab Hye In meninggalkannya.

“Tunggu, apa salahku padamu??” tanya Seunghyun menarik tangan Hye In.

“Iiiiiiiiiiiiiishhhh………….Lepaskan…………!!!!” seru Hye In menggertak melepaskan tangan Seunghyun dari tangannya dan menjauh.

“Jawab sekarang juga….! Apa salahku padamu……..?!” ucap Seunghyun menyudutkan Hye In dan menatapnya dengan tajam.

“Baiklah aku mengaku……….! Aku suka padamu sejak dulu………..!! Aku sudah susah payah mengejar-ngejarmu… Tapi kau malah baru memberitahuiku bahwa kau telah punya pacar kemarin.. Kenapa kau baru memberitahuiku, kenapa tidak dari dulu…..!! Aku sakit hati, dan sekarang aku ingin mencoba melupakanmu………!!!” seru Hye In terisak.

“Kau ingin mencoba melupakanku….?!!” ucap Seunghyun dan saat itu juga ia mencium Hye In selama 4 detik.

“Try forget me now…” ucap Seunghyun kemudian seraya berjalan meninggalkan Hye In sendiri . Hye In hanya termangu meraba bibirnya. Ia sangat shock.

*Hye In POV

Apa yang telah ia lakukan?? Apa maksudnya ia menciumku… Sekarang bagaimana mungkin aku bisa melupakannya jika ia telah menciumku…..

-TBC-