cats copy copy

Nama author : Choi Ji-hyun

Cast(s) :

–          Lee Seunghyun (Tokoh utama pelaku sampingan)

–          Lee Chaerin

–          Lee Ha Yi

–          Choi Seunghyun

–          Kwon Jiyong

–          Kang Daesung

–          Dong Youngbae

–          Park Bom

–          Sandara Park

–          Gong Minji

Genre: Romance/Drama/Humor/Friendship dsb. (kayaknya)

Rating: PG

Length: Chapter(s)

Disclaimer : Cerita milik saya. Big Bang dan 2NE1 dibentuk oleh YG. Mereka milik orangtua masing masing dan Tuhan YME.

A/N:  Ini fanfic pertama saya yg dipublish diblog ini. Tapi ini juga pernah saya publish di ffn. Hati-hati jika menemukan berbagai macam typo, OOC, dll. Semoga kalian suka. Selamat membaca🙂

Twitter: @haygtop

 

————-We Belong Together (Chapter 2)————-

 

Seungri, sedang terlentang di atas karpet yang hanya mengenakan celana pendek bunga-bunga.

“Hi, Hyung! Lama tidak bertemu!” sapa Seungri dengan santainya.

G-Dragon dan T.O.P merasa bodoh melihat apa yang sedang terjadi di dalam.

“Sepertinya sudah ada orang. Bapak pamit dulu ya.” seorang bapak yang diduga adalah tukang pijat tuna netra meninggalkan kamar Seungri.

“Hati-hati Pak. Sudah saya suruh supir saya buat mengantar Bapak pulang. Terima kasih.”

Bapak itu hanya menganggukan kepala.

“Hyung, ada apa?” tanya Seungri.

G-Dragon dan T.O.P masih terdiam. Mereka berdua pun duduk di atas karpet yang tadi digunakan Seungri untuk dipijat.

“Kau menjijikan.” T.O.P memulai. G-Dragon membenarkan.

“Kau juga, mendesah.” T.O.P menambahkan.

Seungri masih belum mengerti apa yang dikatakan T.O.P.

“Kau itu, kukira mendesah lagi ngapain, ternyata lagi dipijat.” guman G-Dragon yang masih merasa bahwa ia dan T.O.P sia-sia menunggu di depan pintu selama kurang lebih satu jam.

Kali ini Seungri merasa mengetahui arah pembicaraan hyung-nya itu.

“Kalian kenapa?” tanya Seungri gugup.

“Jadi, G-Dragon beranggapan bahwa kau sedang bersama seorang wanita dan melakukan sesuatu yang tidak-tidak. Untungnya semua di luar dugaan.” “Sebetulnya, kita hampir 1 jam nunggu di depan pintu. Berusaha memastikan apa yang terjadi.” jelas T.O.P

Kini Seungri tahu apa yang dimaksud hyung-nya itu. Ia pun angkat bicara.

“Mana mungkin aku bersama seorang wanita. Kecuali dengan adik dan ibuku. Dan nggak mungkin juga aku ngelakuin hal yang aneh-aneh.” kata Seungri.

“Ini. Mengecawakan. Sangat.” kata G-Dragon. T.O.P mengangguk sambil menepuk punggung G-Dragon. “Ku kira maknae kita bakal nyusul. Iya, nggak?” ledek G-Dragon.

“Kalian ini. Ya sudah, aku minta minum.” kata Seungri.

Seungri pun beranjak dari duduknya. Berhubung ia tidak memakai baju, ia ingin mengambil bajunya yang terletak di atas tempat tidur, tepat di belakang punggung G-Dragon dan T.O.P. Kali ini mereka benar-benar terkejut.

Seungri memakai bajunya lalu berjalan menuju pintu. “Tunggu di sini saja.”

Mereka saling berhadapan. Sesuatu yang semestinya mereka tidak dilihat, ada yang berbeda.

“Masa iya?” kata T.O.P

“Entahlah.” jawab G-Dragon.

FLASHBACK OFF

“Selesai. Aku pikir kalian harus memikirkan ending itu sendiri.“ kata T.O.P.

“Apa-apaan kau ini, hyung. Lanjutkan! Jangan buat kami penasaran.” protes Daesung.

“SUDAH CUKUP! ITU MENJIJIKAN!” teriak Seungri dari pojok ruangan. “Lagi pula kalian sebagai laki-laki masa tidak tau apa yang terjadi.” Lanjutnya.

“Apa?” tanya Taeyang. Kali ini ia mengernyitkan kening. “Tunggu.” Lanjutnya. “AH” pekik Taeyang. “Basah?”

“Pelankan suaramu bodoh.” T.O.P memberitahu.

“Iya kan? Ayo, ngaku?” Taeyang tidak mendengarkan T.O.P

Seungri menatap ketiga hyung-nya itu. Lalu ia pun mengangguk.

“Apa sampai segitunya? Sama cowok aja begitu apalagi sama cewek.” ejek Daesung.

“Sudah hentikan. Lagi pula itu tidak seperti yang kalian pikirkan.” kata Seungri kesal.

“Wajar saja, T.O.P hyung memanggilmu ‘Bocah Mesum’.” jawab Daesung.

“Sudahlah tidak usah dipikirkan. Menurutku itu pantas, apalagi kau kan sudah dewasa.” kata T.O.P menenangkan. “Tapi tetap saja kau paling mesum diantara kami berempat. Berlima bersama G-Dragon.” T.O.P menambahkan.

“Oh, ya. Untuk sekedar menambahkan.” sahut seseorang dari balik pintu.

G-Dragon sudah datang.

“Kau datang juga.” kata T.O.P. G-Dragon masuk lalu bergabung dengan mereka. “Mana si ‘Bocah Mesum’?” tanya G-Dragon. Serempak Taeyang, Daesung, dan T.O.P menunjuk ke arah Seungri di pojok ruangan.

“Seungri, kau tidak mau bergabung?” tanya G-Dragon. Bagaimana ini? Kata Seungri dalam hati. Ia berfikir bahwa rahasia terbesarnya akan segera terbongkar. Seungri memberanikan diri.

“Hyung, jangan bilang kau akan memberi tahu mereka?” tanya Seungri panik.

“Tentu saja. Kita kan sahabat.” jawab G-Dragon.

“Kalau begitu aku tidak mau bergabung dengan kalian.” jawabnya.

FLASHBACK ON (Masih lanjut dengan flashback tadi)

T.O.P dan G-Dragon masih menunggu. Karena bosan, mereka mulai mengotak-atik kamar Seungri. Kecurigaan mereka belum selesai, T.O.P menemukan sesuatu yang semestinya tidak Seungri simpan. Sebuah DVD. Tak hanya T.O.P, G-Dragon juga menemukan sebuah kardus di bawah ranjang Seungri. Tertulis “DON’T OPEN THIS BOX!!”. G-dragon memperhatikan bahwa di keenam sisinya tertera perintah tersebut.

T.O.P tidak hanya menemukan satu. Melainkan satu lusin. Dan setelah ia memeriksa di laci ia menemukan 2 lusin. T.O.P mengecek DVD tersebut. Ia mulai berfikir bahwa ini adalah DVD porno.

“Hyung, aku penasaran dengan ini. Apa perlu kita buka?” tanya G-Dragon.

“Aku juga menemukan ini. Aku berfikir ini adalah DVD porno. Apa perlu kita tonton untuk memastikan?” kata T.O.P

“Aku pikir kita buka kardus ini dulu. Kalau DVD bisa kita tonton di mobil.” perintah G-Dragon.

Tanpa pikir panjang, T.O.P dan G-Dragon membuka kardus. Belum sempat ia melepas solatipnya hingga selesai, ada yang masuk.

G-Dragon dan T.O.P kaget, namun mereka beruntung bukan sang pemilik yang masuk kamar. Melainkan sang adiknya.

“Oppa sedang pergi ke supermarket bersama Ibu. Mungkin mereka kembali satu jam lagi.” kata adiknya mengingatkan. Kali ini adiknya menatap mereka curiga.

“Apa kau juga seperti Oppa?” tanya adiknya.

T.O.P menatapnya sinis, “Maksudnya?”

“Apa perlu aku masuk?” tanyanya. G-Dragon dan T.O.P saling bertatapan.

“Sepertinya perlu.” jawab G-Dragon.

Adiknya pun masuk lalu duduk di  atas ranjang Seungri. Ia pun mejelaskan.

“Oppa itu mesum. Kardus yang mau kalian buka itu isinya majalah porno. DVD yang dipegang T.O.P Oppa pun juga begitu. Namun, entah karena alasan apa Oppa menyembunyikan semuanya.

G-Dragon dan T.O.P sudah menduganya. Memang anak ini betul-betul mesum.

“Untuk DVD, Oppa sudah tidak pernah menontonnya selama kurang lebih 3 tahun.” lanjutnya. “Tapi yang aku bingung, sekitar 4 bulan terakhir ini, Oppa tidak pernah membaca yang aneh-aneh lagi. Padahal dia selalu update kalau urusan begitu. Dia juga punya langganan majalah.” “Mungkin pengaruh seseorang. Atau apa mungkin dia naksir cewek? Cewek kan paling nggak suka sama cowok mesum.”

“Oh, anak itu diam-diam menghanyutkan. Tak bisa dipercaya.” celetuk G-Dragon.

“Kalau kalian masih belum percaya buka saja kardusnya atau ambil satu DVD yang kalian temukan. Aku sih, sudah terbiasa dengan itu. Tapi, kalau mau nonton jangan disini, di rumah kalian saja.” kata adiknya.

“Kalau Oppa-mu nyari gimana?” tanya T.O.P.

“Nggak mungkin, aku bisa menjaminnya.” jawab adiknya sambil mengedipkan sebelah alis. Ia pun keluar kamar meninggalkan mereka.

FLASHBACK OFF

“YANG BENAR SAJA?” Taeyang tersentak kaget. “Seung-chan, apa itu benar?”

Seungri masih belum mengerti pembicaraan hyung kebanggaannya itu. Apa yang sebenarnya ia bicarakan? Seungri belum mengetahui cerita ini. Namun, untuk mencegah timbulnya kecurigaan, Seungri hanya mengangguk.

“Ckckck, hebat benar kau. Aku saja baru pernah nonton sekali.” kata Taeyang.

Sementara itu, Daesung berkata “Bagaimana dengan nasib DVD nya? Apa kalian tonton?”

“Kau gila. Belum. Tapi masih kami simpan. Kalau kalian mau nonton bilang saja. Aku dan G-Dragon menaruh di tempat yang aman.” jawab T.O.P usil.

Terdengar ketukan dari pintu.

Para wanita menghampiri  mereka.

“Hyung bodoh, ayo ke ruang utama.” kata CL. “Oh, Hyung GD sudah datang. Mana adikmu?” tanyanya. “Tadi di panggil presiden.” jawab G-Dragon.

CL memperhatikan sekeliling ruangan dan akhirnya bertatapan dengan Seungri.

“Bocah mesum, kenapa mukamu murung begitu. Jangan sampai kau memperlambat hyungmu.” kata CL lalu membanting pintu.

“Pacarmu bawel.” kata Taeyang sambil melirik Seungri.

“Pacar? Yang benar saja? Siapa yang mau punya pacar orang suka ngatur gitu?” kata Seungri dalam hati.

“Kok diam? Kau menyukainya?” tanya Daesung.

“Hah? Apa kau bilang? Siapa coba yang mau menyukai cewek macam gitu?” bantah Seungri.

“Heh, udah ayo kita ke ruang utama sebelum cewek itu balik lagi.” kata Taeyang.

Mereka pun berjalan keluar. Seungri merasa lega bahwa G-Dragon tidak memberi tahu kepada yang lain tentang rahasianya. Sekarang, Seungri kepikiran hal lain. Hal yang tidak diketahui siapa-siapa kecuali dia, G-Dragon, dan Tuhan.

Di koridor G-Dragon bertanya, “Masih yang itu?”

Seungri menatap G-Dragon lalu mengangguk.

~oOo~

“Para bujangan telah datang!” teriak Dara.

“Diam kau perawan tua yang terlihat muda” celetuk G-Dragon.

Dara menatapnya sinis. “Mana adikmu?” tanyanya.

“Dipanggil presiden.” jawab G-Dragon.

“Sedang apa?”

“Entahlah.”

“Mengapa tidak kau temani?”

“Malas.”

“Kakak yang payah.”

“Diamlah, kau bawel.”

“Cih, leader yang sombong.”

“Kau yang memancingku anak manja.”

“Tutup mulutmu.”

“Kau yang harusnya tutup mulutmu.”

“Kau.”

“Kau.”

“Kau laki-laki pecundang ternyata.”

“Diam wanita jalang.”

CL datang menenangkan kedua “mantan pasangan kekasih ini”.

“Kalian diam! Dasar kekanak-kanakan.” bentak CL.

“Lebih baik kekanak-kanakan daripada sok dewasa.” ledek Seungri yang masih belum kapok.

“Kau itu ya, dari tadi selalu menggangguku.” CL hendak menjewer Seungri namun ditepis oleh tangannya.

“Kau itu kenapa? Dari tadi marah-marah mulu. Apa lagi beberapa bulan ini. Memang ini sudah menjadi sifatmu. Tapi, apa sedang terjadi denganmu? Ah, kau mebuatku jengkel.” Seungri menjelaskan.

Kali ini CL tersipu. Ia masih belum menjawab.

“Ah, kau memang menjengkelkan.” kata Seungri lalu meninggalkan CL.

CL tersenyum.

~oOo~

“Hyung, berapa menit lagi acara dimulai?” tanya Seungri sambil melirik jam tangannya.

“15 menit lagi. Mungkin.” jawabnya. “Mengapa?”

“Aku mau bicara.” Seungri pun mengajak G-Dragon keluar.

~oOo~

“Kau gila!” kata Seungri

“Kenapa? Aku tidak gila.” jawab G-Dragon

“Aku pikir kau akan memberi tahu yang lain.”

“Kalau kau menyuruhku menjaga rahasia tersebut, ya akan aku jaga. Lagi pula, kenapa kamu nggak cerita ke lainnya, sih? Aku yakin mereka pasti akan membantu mu.”

“Tapi aku belum siap, hyung.” jawab Seungri pasrah.

“Apa yang menyebabkan kau menyukainya?”

“Sepertinya pernah kujelaskan.”

“Bagaimana dengan sahabat lama mu? Apa pernah kau menyukainya?”

“Aku sudah pernah memberi tahumu bahwa aku tidak menyukainya. Hubungan kita cuma sebagai teman.”

“Aku tanya, apa kau ‘pernah’ menyukainya?”

“Aku tidak tahu.”

“Kau yakin?”

“Iya.”

“Aku rasa dia terus memperhatikanmu.” G-Dragon memastikan.

“Ah, masa? Aku rasa tidak.”

“Kau memang tidak peka.”

“Apanya?”

“Sudah lupakan.”

G-Dragon kembali memasuki ruangan namun langkah ia terhenti karena ada yang memanggilnya.

“Oppa!” teriak anak tersebut.

Seungri memperhatikan.

“Oh, kau sudah kembali.” “Lama sekali. Sudah mau dimulai.” kata G-Dragon.

Anak itu hanya tersenyum lalu memasuki ruangan. Seungri masih memperhatikan.

“Hyung.” panggil Seungri.

“Hmm?” guman G-Dragon.

“Aku mohon kau tetap merahasiakannya. Mungkin aku akan memberi tahu yang lainnya.”

“Sendiri.”  Seungri memohon.

G-Dragon menganggukan kepala.

 

-TO BE CONTINUED-