noona-tabi

Author : KimsKimi (@tikkixoxo_96)

Genre : Mild Romance, Fluff

Rate : G

Length : Drabble

Cast :

  • TOP / Choi Seunghyun BIGBANG
  • Park Bom 2ne1

CrePic: Belongs to me :)

 

~Noona Boyfriend~

 

Akhir-akhir ini banyak sekali rumor yang membuatku tidak nyaman. Memang bukan tentangku, tapi tetap saja setiap aku mendengar kabar itu aku selalu gelisah. Saat aku dengar kabar itu, aku pikir aku sedang dalam mimpi buruk. Mungkin karena aku masih tidak rela, dan lagi aku juga tidak akan pernah percaya sebelum dia sendiri yang mengatakannya.

Yah.. aku cemburu.

Cring Cring

Bel masuk pintu kafe ini berbunyi, mataku memperhatikan si pengunjung yang masuk dan sedang berjalan kearah meja ku. Ini dia orangnya. Aku harus tanya kebenaran gossip itu, aku masih tidak percaya kalau Bom noona sudah punya pacar.

“Seunghyun !” dia melambaikan tangannya padaku, sambil melempar senyum manis. Ah, dia cantik sekali hari ini. Tidak hanya hari ini saja sih, bagiku Park Bom itu cantik setiap hari biarpun itu saat dia baru bangun tidur. “Lama menunggu ku ?” Bom noona duduk didepanku, meletakkan kopi yang ia bawa dari luar kafe.

Aniyo, aku juga baru sepuluh menit ada disini.” Jawabku bohong, padahal aku sengaja meluangkan waktu lebih cepat dari janji kami hari ini. Yah.. sekitar satu setengah jam mungkin ? . Karena aku sebenarnya terlalu gugup untuk bertemu Bom noona hari ini, jadi aku meluangkan banyak waktu sehingga bisa sedikit berlatih bicara dengannya. Entah kenapa seorang Choi Seunghyun, bisa gugup kalau sudah berhadapan dengan Park Bom.

“Baiklah, jadi ada perlu apa kau menyuruhku menemui mu disini ?”

Oh, Bom noona.. Kenapa to the point sekali, apa kita tidak bisa berbasa-basi dulu sekedar menghangatkan diri di bulan Januari yang dingin ini. Apa dia ingin cepat pergi dari sini, lalu bertemu dengan seseorang yang digosipkan sebagai pacarnya itu. Huh, siapa pria itu berani merebut Bom noona ku.

“Seunghyun-ah ?”

“Ah, itu..itu..bagaimana cara menanyakannya, aku juga bingung..”

Shit, bahkan disaat seperti ini. Kenapa penyakit gugup ku harus kambuh.

Kedua ujung bibir Bom noona membentuk sebuah senyuman, “Hey, tidak perlu panik begitu. Aku siap mendengarkannya Seunghyun-ah.”

Bom noona memang siap mendengarkannya, tapi tidak denganku. Cantik sekali dia, mata, hidung, dan bibirnya, aku merasa iri dengan pria itu. Bisa mendapatkan Bom noona, tentu sebuah keberuntungan. Selain menjadi wanita idaman semua laki-laki, Bom noona juga di idolakan ibu-ibu untuk menjadi menantu mereka. Termasuk aku dan ibuku. Eomma sangat menyukai Bom noona, pertama kali ku ajak Bom noona mampir ke rumah, eomma langsung jatuh cinta dengan perempuan berwajah imut ini. Dan eomma juga sempat kecewa karena Bom noona ternyata bukan pacarku, eomma serta Hyeyoon noona selalu kompak menyudutkanku dengan Bom noona. Aku sih mau saja, tapi bagaimana lagi setiap ingin mengutarakan perasaanku pada Bom noona, aku selalu gagal karena terlalu gugup. Bom noona I Love You ! Semoga suatu hari nanti aku bisa mengatakan itu padanya.

“Choi Seunghyun, sedang melamun kan apalagi ? Aku penasaran dengan pertanyaanmu.” Wajah cantik Bom noona berhadapan sangat dekat dengan wajah ku.

Ku tarik dalam nafasku, “Bom noona, tentang berita akhir-akhir ini. Apa semua itu benar?”

Ekspresinya berubah, dia kelihatan bingung, “Eh? Berita apa ?”

“I..itu, aku ingin tahu siapa pacarmu, noona?”

Bom noona diam tanpa ekspresi. Apa aku salah menanyakan hal itu. Ya, aku tahu itu memang pribadi, tapi aku cuma mau memastikan saja berita-berita itu hanya gossip belaka atau fakta. Lagipula kalau dipikir aku ini dengan Bom noona sudah akrab, anggap saja aku menanyakan hal ini karena aku temannya yang ‘ingin’ tahu. Ku yakin dia juga tidak akan menyangka aku punya perasaan terhadapnya ‘kan ?

Dia menyeruput kopinya, “Ya, aku memang sudah punya, Seunghyun-ah.”

Bisa di ibaratkan jika aku sedang syuting film sekarang, akan ada efek petir yang menghancurkan kafe ini. Di tambah dengan datangnya monster raksasa, angin tornado, air bah, dan.. tunggu itu terlalu berlebihan. Simpelnya hatiku hancur.  Berusaha ku tarik senyumku, agar menutupi kekecewaan ini. Mungkin sehabis dari kafe aku akan menelpon Jiyong, untuk menemani ku minum.

“Dan kau mengenal dia, Seunghyun-ah.”

“Haha, jadi pria itu dimana sekarang?” tanyaku sambil tersenyum.

Bom noona melihat keluar jendela sebentar. Baiklah Choi Seunghyun, tunjukkan sikapmu sebagai pria. Relakan dia bersama pria itu, jangan bersedih hati. Kau harus kuat CHOI SEUNGHYUN !!

“Dia duduk tepat di depanku.”

Eeh?! EEH?!!  Barusan berasal darimana bisikan lembut itu? Ku perhatikan sekitarku, tapi tidak ada seorang wanita pun yang lewat. Ha..ha..haha.. Ini mimpi ya? Tadi Bom noona bilang apa ? Aku tidak mendengar dengan jelas.

Bom noona segera pindah tempat duduk, disampingku. “Choi Seunghyun, pria itu kamu.”

“Noona, ini mimpi ya? Tadi aku sedang mimpi buruk karena noona bilang punya pacar, tapi kenapa mimpi berubah cepat sekali menjadi indah ?” ku lirik tanganku yang digenggam Bom noona. Hangat.

Bom noona tersenyum manis, “Ini bukan mimpi, ini kenyataan. Pacar yang dimaksud berita-berita itu selama ini, ya kamu.”

The End

Note : Aloooohaaaaa…. para penghuni BBFF.. Maafkan jika cerita ini banyak kekurangan, maklum baru balik lagi kedunia tulis-menulis soalnya ^^v

Ya, akhirnya bisa kembali lagi lagi ke blog tercintah ini. Maafkan diriku yang sudah lamaaaaa sekaliiii gak pernah ngepost lagi. Itu dikarenakan suatu hal, yang bikin aku entah kenapa setiap buka file Fanfic rasanya stuck dan berakhir dengan nonton anime *digebuk chan onnie *

Tapi akhirnya satu malam datang wangsit *cailah*, yang membuat saya bisa melanjutkan beberapa ff yang sempat tertunda. Dan semoga ini bukan seperti janji-janji para anggota DPR, semoga saya bisa menyelesaikan ff itu secepat yang saya bisa. Hehe😀

Ya akhir kata *niru chan onnie*, semoga menikmati fanfic ini. Jangan lupa komentarnya lho.. Hargai author yang udah susah payah mikirin gimana caranya dapat satu inspirasi buat bikin satu karya itu sulit lho. hahaha😀