jebal reply me revisiJebal Reply Me…! [Chapter 3]

Author : A_Kwon

Cast : Choi Seunghyun aka TOP

Park Hye In aka You

And other

Genre : Romance, Comedy, & Angst

Rating : PG

Length : Chaptered

Disclaimer : Asli karya author.  Terinspirasi dari berbagai drama korea, novel, dan sebagainya~

A/N : Happy reading, please don’t plagiarism, and don’t forget to RCL (Read,Comment,& Like)

 

Malamnya, Hye In masih teringat dengan kejadian siang itu. Teringat di otaknya saat Seunghyun mendekat memiringkan wajahnya daaaan….yah mungkin kau tahu. Dan juga tanda tanya besar di kepalanya apa maksud dari semua itu.

“Aaaaaaah….. Seunghyun-ah kenapa kau membuat aku bingung….!! Apa maksudmu….?! Jujur sekarang aku sulit melupakanmu karena itu……” gumamnya dalam hati.

Esok harinya…….

Hye In berlari tergesa-gesa menuju sekolahnya. Jam telah menunjukkan pukul tujuh lebih, tentu saja ia terlambat. Sesampainya di gerbang sekolah tampak Seunghyun yang berdiri di depan gerbang sekolah yang sudah dikunci oleh penjaga gerbang sekolah. Sepertinya, Seunghyun terlambat juga. Sebenarnya Hye In tidak ingin bertemu Seunghyun tapi apa boleh buat ia harus menunggu gerbang terbuka bersama Seunghyun. Hye In menatap Seunghyun dan Seunghyun hanya menolehnya sebentar tanpa sepatah kata apapun seperti tidak ada yang terjadi apa-apa kemarin.

Mereka berdua dihukum membersihkan sampah yang berada di sekolah sampai bel istirahat berbunyi karena terlambat. Mereka saling terdiam, akhirnya Hye In memutuskan untuk memulai pembicaraan terlebih dahulu. Ia mengajak Seunghyun untuk berlomba mengumpulkan sampah terbanyak dan yang kalah akan dihukum sesuai kemauan yang menang.

Beberapa saat kemudian…

“ Yeeee……. Aku yang paling banyak mengumpulkannya…….!!” seru Hye In girang. Seunghyun hanya tersenyum melihat tingkah heboh lawan bicaranya itu.

“Oke apa maumu….?”

“Pulang sekolah nanti kau harus menggendongku sampai rumah dan membelikanku es krim..” jawab Hye In tersenyum puas.

TENG TENG TENG*Bel istirahat berbunyi

Hukuman mereka pun telah selesai. Dan mereka berlari menuju kantin. Hye In membeli 2 batang cokelat di kantin. Ia berusaha mencari-cari Seunghyun yang tiba-tiba saja menghilang darinya. Begitu terkejutnya ia ketika menemukan Seunghyun tengah berbincang-bincang dengan seorang perempuan. Perempuan itu mengajaknya berbicara dan Seunghyun meninggalkan mereka berdua.

“Apakah kau yang bernama Park Hye In?” tanya perempuan itu.

“Ne, aku Park Hye In” jawab Hye In ragu.

“Kenalkan aku Song Hye Ae. Apa hubunganmu dengan Seunghyun..?” ujar perempuan itu kemudian. Hye In terkejut mendengarnya.

“Ka..Kami hanya bersahabat saja. Kau pacarnya Seunghyun kan..??” tanya Hye In gugup.

“Hmmh.. Bisa dibilang begitu”

“Oh.. Kalau begitu aku permisi dulu, aku ingin ke kelasku..” ucap Hye In segera menjauh dan berusaha keras agar rasa gugupnya tidak diketahui siapapun.

Ditengah langkahnya menuju ke kelas tampak Seunghyun sedang berdiri mengambil sesuatu di loker milik Seunghyun sendiri.

“Kau cemburu pada Hye Ae..?” tanya Seunghyun menanyakan Hye In apakah ia cemburu. Hye In menyangkal dan hanya menggelengkan kepala saja. Tetapi Seunghyun sudah dapat membaca pikiran Hye In yang memang sangat mudah untuk dibaca seperti buku untuk anak TK (?).

Seunghyun mendekatkan wajahnya mencoba membuat Hye In kegeerran. Dan tentu saja Hye In langsung memejamkan matanya dan berharap itu menjadi ciuman yang kedua kalinya. Seunghyun tertawa melihat tingkah Hye In yang gampang dibodohi meskipun sebenarnya Hye In sangat pintar dalam pelajaran. Hye In kesal dan kecewa karena Seunghyun hanya mempermainkan hatinya. Dan ciuman kemarin tidak berarti apa-apa. ‘Seunghyun tidak mengerti apa arti sebenarnya ciuman..’ ujar Hye In dalam hati kecewa dan sedih.

“Hei sepertinya kau melupakan ini…..” ujar Seunghyun memberikan sebuah deodorant dari lokernya.

#FLASHBACK

Kira-kira sekitar beberapa hari yang lalu, saat ada pelajaran olahraga. Ditengah terik matahari yang panas, semua murid sedang dites berlari dan senam. Hye In meregangkan tangannya, sedangkan Seunghyun memperhatikannya terus dengan tatapan aneh.

“Apa kau liat-liat…..?!” seru Hye In sewot. Seunghyun hanya menunjuk-nunjuk sesuatu yang membuat ia semakin bingung.

“Mwo………………….??!” tanya Hye In lagi.

“Ketiakmu..” jawab Seunghyun menunjuk-nunjuk. Hye In langsung melihat ketiaknya dan sontak saja ia langsung terkejut melihat lengan baju olahraga bagian ketiaknya itu terlihat basah. Ia langsung berteriak-teriak histeris dan berlari meninggalkan lapangan membuat semua murid kebingungan dengan tingkah tidak jelasnya.

Sejak saat itu ia selalu membawa deodorant kemanapun.

#FLASHBACK End

“Kau mencurinya ya…?!”

“Untuk apa aku mencurinya, aku tidak bau badan sepertimu.. Aku menemukannya di bawah kolong mejamu.. Sepertinya kau kemarin lupa membawanya pulang”

*Hye In POV

Awas kau Seunghyun aku tidak akan memaafkanmu. Kau telah mempermalukanku dan mempermainkan aku.

*Hye In POV End

Beberapa jam kemudian..

TENG TENG TENG *Bel pulang sekolah berbunyi

Seperti janji mereka tadi pagi. Seunghyun akan menerima hukuman dari Hye In, untuk menggendong Hye In sampai di rumah dan membelikannya es krim seperti biasa. Dengan bersemangat Hye In langsung meloncat ke punggung Seunghyun.

“Awww.. Bisakah kau tidak langsung meloncat ke punggungku..?! Sakit..”

“Hehe.. mianhae…” jawab Hye In menyeringai.

*Hye In POV

Aku tidak menyangka sekarang Choi Seunghyun sedang menggendongku. Mimpi apa ya? Aku tadi malam?! Dia labil sekali, kadang baik dan kadang menyebalkan.

*Hye In POV End

Seunghyun pun berjalan dengan Hye In di punggungnya. Dalam hati Hye In sangat senang bisa digendong olehnya. Di dalam perjalanan ia terus-menerus tersenyum sendiri. Mereka pun berhenti sejenak untuk membeli es krim dan kembali melanjutkan perjalanan.

“Hei bisakah kau memakannya dengan tidak mengotori bajuku..”

“Mianhae…… Es krimnya meleleh” jawab Hye In sambil tetap asyik memakan es krimnya dan mengelap tumpahan lelehan es krimnya yang mengenai pundak Seunghyun.

Seunghyun tersenyum evil terlintas di kepalanya untuk menjahili Hye In. Ia lalu meloncat-loncat membuat Hye In yang akan memasukan potongan terakhir cone es krim ke mulut meleset.

“Aaaaa….. Seunghyun hentikan……!!”

Seunghyun tertawa kecil mendengar omelan Hye In.

“Kau berat sekali, tapi badanmu kurus. Sebenarnya kau makan apa saja..? Kau tidak makan tissue kan..?!” ledek Seunghyun.

“Iiiiiiiish……. Kau kira aku orang gila apa..?!!” jawab Hye In cemberut.

Mereka pun sampai, Seunghyun pun menurunkan Hye In. Hye In berterimakasih dan beranjak menuju pintu rumahnya. Sssssssst……Sebelum itu terjadi sesuatu…..

“Gomawo Seunghyun-ah telah menggendongku sampai rumahku ini..” ucap Hye In dan melangkah menuju pintu rumahnya.

“Tunggu dulu, kenapa sih kau selalu tidak pernah benar dalam memakan es krim tapi kau sering memakannya…” ucap Seunghyun menatapnya nakal sambil mengelap setitik es krim yang masih menempel di bibir Hye In dan memakannya! Hye In membulatkan matanya dan kaget, antara terkejut, jijik, dan ilfill..

“Aaaaaaaaaaaaa….. Kau gila…..?!!” seru Hye In membelalakkan matanya dan menutup mulutnya terkejut. Seunghyun tidak menggubrisnya ia berbalik dan meninggalkan Hye In yang masih ternganga.

.

.

.

.

.

.

.

.

-TBC-

Di kejauhan tampak sepasang mata yang memperhatikan mereka dengan tajam. Kira-kira siapakah orang itu…..??