My lady chap 4Title : My Lady~ [Chapter 4] Friend Zone

Author : Leony Meong

Cast : Lee Park Bom, Choi Seunghyun, Lee Hyori, Kwon Jiyong, Pembantu Gaje

Genre : Humor garing, Romance, Angst, Drama, Gaje bertebaran .w.

Length : Chaptered,

Rating : PG – 13 Entahlah, Authornya juga masih di bawah umur -_-

Disclaimer : Yang saya miliki hanya ide cerita dan bang tabi (?) selebihnya adalah aset negara dan tuhan YME.

A/N : Annyeong, Seperti biasa maaf update – an FF ini pendingnya gila – gilaan , entah akan berapa tahun saya menyelesaikan FF ini, doain aja FF ini bisa saya tulis sampai tamat dan gak ngaret lagi .w.V mohon maaf jika FF ini Aneh, Abstrak, Amat sangat garing, Posternya jelek, Judulnya gak nyambung dan lain – lain -_- , Saya masih Newbie dan butuh banyak saran , Saya sangat berterimakasih kepada Readers Budiman yg sudi membaca dan meninggalkan komentar :3

Keterangan : Bom : 23 thn Tabi : 24 thn Jiyong : 22 thn Hyori : 23 thn

Chapter Sebelumnya : 1 | 2 | 3

 “Tapi apa keluarga Hyori akan mengizinkan kita masuk?”.

“Maka dari itu kita akan menyamar, siapkan baju Almamater dan Baju yang robek, selanjutnya kita bicarakan besok.” Seunghyun terlihat kaget mendengar kata – kata ku, mulutnya menganga cukup lebar, dia terlihat Cute …. Atau itu merupakan Ekspresi Alien Bingu? Aku – pun bergegas pulang.

“Tapi Bommie, kita Akan melakukan penyamaran sebagai apa? Badut? jangan lakukan itu, Hyori sangat membenci badut, kita akan di Usirnyaaa.”

“Kita akan sebagai pencari donatur dan seorang pengamen, bersiaplah.” teriaku.

Chapter 4

Happy Reading 

*Bom POV*

Pagi ini langit terlihat sedih dengan warna Biru tua yang sangat gelap. Bahkan hampir terlihat hitam, langit ini mendukung suasana yang menakutkan, atau mungkin Langit ini menyesuaikan dirinya dengan Suasana Hatiku?  -_-a Poor Park Bom ! . Yah hari ini memang bukan hari yang cukup baik untuku, Semalam Orang Tuaku mengatakan bahwa Peternakan dan Ladang Jagung kami mengalami kerugian besar karena terkena Wabah Hama dan  Penyakit dan hampir mengalami Kebangkrutan, Lalu Hari ini kami akan pergi ke Gwangju untuk menemui Hyori, sebenarnya kata ‘menemui Hyori’ tidak terlalu tepat karena yang akan Kulakukan hari ini adalah MEMPERTEMUKAN NAMJA YANG KUSUKAI SEJAK DULU DENGAN GADIS YANG MEMBUATNYA GILA DENGAN SEDIKIT TIPU MUSLIHAT !! , Yah Aku bahkan terlihat seperti seorang Drama Queen, namun Sungguh tidak kah itu cukup melukai Hati Nona Jagung yang malang? .

Selama Perjalanan menuju Gwangju Aku tidak terlalu banyak bicara, Jiyong sibuk mnenyetir dan Seunghyun …… dia sibuk dengan Boneka Stitch – nya -_- bahkan dia menatap Boneka Stitch itu dengan tatapan yang sangat aneh ! , menurutmu APA YANG DIPIKIRKAN SEORANG PRIA DEWASA KETIKA MELIHAT BONEKA STITCH ?! .

Dia memalingkan pandangannya sejenak dari Boneka Stitch – nya dan menatapku “Bommie – ah .” Ucap Seunghyun

“Mwoo? Ada apa? jika Kau ingin mengatakan hal bodoh lebih baik tidak usah =_= .” Jawabku sedikit ketus, entahlah Mood ku begitu buruk Pagi ini, Apakah Aku terkena Cursed Mark dari Dewa kegelapan? -_-

Seunghyun Memajukan bibirnya dan mengalihkan pandangannya kepada bonekanya “Ya ! Kau galak sekali hari ini, ayolah jangan terlalu tegang, apa menurutmu Boneka ini Imut ?.” Ucapnya dengan masih menatap Boneka itu dengan Tatapan Aneh -_-

“Tentu Saja tidak ! Apa yang imut dari Boneka Aneh berwarna Biru dan Berhidung Pesek huh? Menurutku Boneka Kodok bahkan 10 Kali lipat lebih tampan daripada Boneka Biru – mu itu !.”

Tatapannya kini sedikit sendu namun Ia tetap Sok imut  “Jangan seperti itu Bommie – ah, kau akan menyakiti hatinya, Aku menyukai Boneka ini, menurutku Boneka Stitch ini Imut =3= .”

“Itu artinya seleramu menyimpang, Aku seorang Desainer dan Kau Pebisnis muda yang sedang galau, selera kita berbeda, bahkan kau menganggap Boneka Biru itu memiliki hati, Paboya ! .”

“Ya ! jangan kejam begitu =3= Menurutku Boneka Stitch ini mirip denganmu Bommie – ah, dia sangat mirip denganmu ….”

Aku cukup gugup dan merasa sedikit membeku “Ehh …. , Apa Kau menyukaiku? menurutmu Aku Cute?.”

Ia kembali menatapku dan menghela nafas sejenak, di cuaca dingin ini, nafasnya terasa begitu hangat mengenai pipiku “Tentu saja tidak ! menurutku Boneka Biru ini terlihat sedikit aneh dan tidak wajar, namun dia masih bisa terlihat manis, dia memiliki ciri khas dan tidak Mainstream, dia terlihat unik ! dan menurutku Ia terlihat sepertimu, kalian terlihat seperti Alien.” Ucapnya polos saembari terkikik

Aku menyembunyikan rasa gugupku dan mencubitnya di bagian pinggang “Mwoo, Tabi, kau menyebalkan ! =.= ”.

Dia memegang pinggangnya “Aishh Appo .. ! .”

Aku menundukan kepalaku dan menghela nafas “Lalu … Apa Kau menyukaiku?.”

Ia tersenyum sekilas “Apa yang Kau tanyakan? tentu saja, Aku sangat menyukaimu, Aku selalu menyuakimu.” Saat kudengar ucapannya dunia terasa melayang dan seluruh tubuhku terasa membeku, namun benarkah? Apa dia benar – benar menyukaiku? pikirku.

Namun beberapa saat kemudian Ia menegakan tubuhnya dan melanjutkan perkataanya “Kau selalu menjadi teman yang baik, atau mungkin bisa kubilang Kau merupakan teman terbaiku, Kau teman pertamaku sejak dulu, Aku selalu menyukaimu .. sebagai teman terbaiku … .” Aku sedikit menunduk setelah mendengar ucapannya barusan, jujur Aku sedikit kecewa dengan jawabannya, Kau tahu, ini rasanya seperti Ia membawamu ke langit lalu menjatuhkanmu hingga duniamu terasa hancur dan berwarna suram, tapi Aku harus sadar diri, sadar bahwa tak ada yang bisa kuharapkan ….

Ia memegang dagu – ku dan melihatku “ YA ! Bommie – ah, mengapa Kau terlihat begitu murung? Apa Kau  sakit? Kau juga menyukaiku kan?.”

Aku menggelengkan kepalaku dan sedikit tersenyum palsu “Ah, Anio mungkin Aku sedikit kurang tidur karena harus menyelesaikan desain – ku, Ya Aku juga menyukaimu, dan selalu menyukaimu.”

Ia tersenyum dan merapikan poniku “Ah baguslah, Kau harus banyak istirahat, jangan terbiasa terlalu lelah.”

“Ah, ne.” Sejujurnya Aku tak bisa berkata banyak dan hanya bisa melukiskan sebuah senyum Palsu di bibirku, yah Aku memang selalu menyukaimu ! namun kurasa Aku harus menghentikan hal itu, mungkin jika rencana ini berhasil, tak lama lagi Kau akan terus muncul di hadapanku dengan menggandeng tangan perempuan itu dengan senyum cerah dan tanpa rasa bersalah ! yang kudapatkan hanya bantal asin yang basah dengan Air mata Ck, Kata – kata Aku bahagia asal kau bahagia dan Cinta tak harus memiliki merupakan hal yang bodoh ! itu hanyalah sebuah kata – kata munafik, seperti sebuah Topeng untuk menyembunyikan kerapuhanmu dan berpura – pura tegar walaupun hatimu menginginkannya. Uh mengapa Kau bahagia sementara Aku tidak beruntung? pikirku

Di tengah keheningan Jiyong tiba – tiba berteriak dan membuyarkan lamunanku “YAA ! BOM NUNAA ! HYUNG ! APA YANG KALIAN LAKUKAN? KALIAN MEMBIARKANKU MENYETIR SENDIRIAN DAN KALIAN ASIK PACARAN?”.

“YAA, Siapa yang pacaran ! Itu mungkin hanya halusinasimu Jiyongie ! “.

“ANIO ! KALIAN TADI BENAR – BENAR BERPACARAN DAN TIDAK MENGHIRAUKANKU ! AKAN KUADUKAN KALIAN BERDUA PADA MY DARALING ! “.

Aku cukup gugup namun Seunghyun hanya menatap cengo pada Jiyong “YAA ! Anak naga ! memangnya apa buktinya kau menuduh Nuna – mu ini =.= .”

Jiyong memanyunkan bibirnya dan kembali berteriak “TENTU SAJA AKU MEMILIKI ALASAN ! ALASANKU INI SINGKAT, PADAT, JELAS, SEDERHANA NAMUN AKURAT !”.

“Mwo? Lalu apa alasanmu? “. Tanyaku bingung

“KARENA BOM NUNA TIDAK MEMERHATIKAN BAHWA TADI SEPANJANG JALAN ADA BEBERAPA PAPAN IKLAN RESTORAN OLAHAN JAGUNG DAN KAU SAMA SEKALI TIDAK MENOLEH ! BAHKAN KITA SUDAH MELEWATINYA 15 MENIT YANG LALU !!.”

“YAAAA ! KAU BILANG JAGUNG? ADA RESTORAN JAGUNG? JIYONG PABO ! CEPAT PUTAR BALIK !!! .”

 

*SKIP TIME*

*SEUNGHYUN POV*

Kami sudah sampai di depan Villa milik keluarga Hyori, kuharap semua berjalan lancar hari ini, namun kondisi Villa ini terlihat Sepi dan kosong, Apa mungkin mereka sudah tidak disini? TAT

Jiyong menepuk pundaku “Hyung Kau yakin ini benar – benar tempatnya? =.= .”

Aku mendudukan kepalaku “Molla TAT mungkin mereka sudah tidak disini, tempat ini Sepi dan terlihat tak ada tanda kehidupan  maupun Bau Jengkol (?) “.

Jiyong menggetok kepalaku “YAA ! Appo =.= .”

Jiyong menatapku datar “Itu karena Kau Bodoh Hyung ! Bom Nuna, coba Kau telpon Pembantu yang memberi alamat pada kita itu.”

Bom terlihat menggaruk – garuk kepalanya “Ah, Ne tapi ada sedikit masalah hehehe.”

“Mwo? Apa lagi?.”

“Soal itu, Kau tahu kan, kemarin pulsaku habis dan sampai sekarang Aku belum mengisinya T.T Mianhae .”

Jiyong memegang jidatnya “Aigoo, Yasudah pakai punyaku lagi =.= “.

Kami menunggu Bom yang sedang menghubungi pembantu aneh itu lagi, kali ini langsung pada nomor ponselnya .w. karena dia terus menerus menanyakan Nomor ponselku pada Jiyong dan terus menerus mengirimiku SMS CINTAA =.=

1 menit ….

2 menit …

Halo, Saya ini teman dari Lee Minho yang waktu itu, kami sudah ada di depan Alamat yang saat itu diberikan, tapi kenapa keadaan rumah terlihat Sepi?.”

“…………………………………..”

MWOO? SEMALAM?”

“…………………………………..”

“SEOUL? “.

“…………………………………..”

“Alamatnya? “.

“…………………………………..”

“MWOYA @#$%&&**&%$?.”

“…………………………………..”

“Ah, Ne.”

Bom menepuk bahuku pelan “Tabi, kuatkan dirimu, mungkin ini akan cukup berat untukmu … .” ucapnya lesu

“Eoh, ada apa?”. Ucap Jiyong

“Pembantu gila itu mengatakan bahwa keluarga Hyori sudah Pergi semalam, mereka mungkin sudah ada di Seoul,  tapi Pembantu Gila itu tidak mau memberitahumu alamat pastinya dimana sebelum Kau memenuhi perjanjian awal.”

Seketika wajahku terlihat pucat “PERJANJIAN AWAL ITU? APAKAH HARUS? INI GILA !”

Jiyong terlihat bingung “Memangnya ada apa Hyung? =.= “.

“Perjanjian awal itu artinya FOTO BERSAMA SEBANYAK 3 ALBUM, MAKAN  MALAM  ROMANTIS BERSAMANYA, DANSA DIBAWAH SINAR BULAN PURNAMA DAN LIBURAN KE PULAU JEJU !! INI GILA “.

Jiyong menjulurkan lidahnya “Ikhlaskan saja Hyori – mu itu, jika Kau tak bisa mendapatkan Hyori, Kau bisa mendapatkan Pembantunya😛 “.

Bom menepuk Bahuku “ Kuatkan saja dirimu, kita masih punya waktu untuk makan, Bungee Jumping dan mendandanimu seperti Lee Minho, AIGOO KAU INI MENYUSAHKAN ! “.

 

 

*Bersambung*

Gomawo buat yang udah baca fic gaje ini :3 tolong tinggalkan jejak dan mohon tanggapannya, keripik dan saran juga ^w^ gomawo~ *bow