painful teaserNama author : Nay

Title : Painful

Cast(s) :

  • Kwon Jiyong
  • Choi Nayoung (OC)
  • other

Genre/rating/length : romance, friendship.

A/N : Gaah, ini ff pertamaku yang diluncurkan ke publik. Maafkan kalo gaje pake banget, soalnya masih pemula hehe :3 kritik dan saran ya J

twitter : @anan_nano

————————————–

Dia, aku tidak tahu kapan dan bagaimana aku bisa menyukainya. Hal ini muncul begitu saja, seperti saat kau tidak menyadari pulsa di handphone habis karena terlalu sering kau gunakan. Mungkin ini definisi cinta yang sangat idiot yang pernah aku gambarkan, namun ini terlintas saja diotakku saat sedang melihat iphoneku tergeletak tidak berguna di depanku, tentu saja karena pulsanya habis.

Aku membuat definisi idiot itu karena terlalu sering mendengarkan lagu, membuat lagu, menonton drama, dan mendengar cerita cinta bodoh dari teman-temanku. Cinta datang karena terbiasa, terbiasa bersamanya, terbiasa bertemu dengannya, seperti kau terbiasa menggunakan handphone dan akhirnya kau mengetahui pulsa itu habis digunakan. Ya, aku memang puitis, aku tahu kalian protes dengan definisi yang aku buat itu, tidak nyambung, terlalu dipaksakan, tapi itulah aku dan definisi idiot yang aku buat.

Jadi, jika kalian sedang bergumam tentang betapa bodohnya aku karena membuat definisi idiot yang bahkan tak pantas digunakan, maka bergabunglah denganku. Aneh? Ya aku sangat aneh sekarang. Bisa dikatakan aku sangat gila sekarang.

Definisi bodoh itu tidak cocok denganku, sangat sangat tidak cocok denganku. Aku, menyukai dia bukan karena terbiasa, maksudku terbiasa bersamanya, berbicara dengannya, bercanda dengannya. Aku menyukainnya begitu saja. Bagaimana bisa? Aku tidak tahu.

Aku, dan dia tidak pernah berbicara sama sekali. Maksudku, kita saling melemparkan senyuman atupun membungkukkan badan kalau kita bertemu. Tapi, aku dan dia sama sekali tidak pernah menyapa ataupun berbicara satu sama lain.

Itulah yang membuatku gila, aku tidak pernah bersamanya, berbicara dengannya, bercanda dengannya, tapi aku menyukainya, maksudku mencintainya. Sangat sangat mecintainya.

Dia tidak secantik Dara noona kalau kalian ingin tahu, tapi setiap inchi di wajahnya membuat setiap orang tidak lelah untuk menatapnya.

Setiap pakaian yang ia kenakan entah mengapa terlihat sangat elegan dan cocok untuknya. Taruhan, jika dia memakai baju aneh yang berada di pasar malam mungkin akan terlihat seperti baju jutaan won dari brand terkenal.

Ah, aku lupa. Dia model, dan dia satu agency denganku. Senyumnya yang tulus, namun terkadang sinis itu sangat sangat sangat memukau. Rambut hitam panjang yang rada ikal di bagian bawahnya itu selalu dia jaga, maksudku dia tidak pernah mengecatnya. Tidak sepertiku, lelaki bodoh yang selalu mengecat rambutnya seminggu 2 kali.

Ah, aku tidak tahu harus mendefinisikan apa lagi tentang dirinya. Tapi aku menyukainya bukan karena tampang ataupun tubuhnya yang semapai itu, em maksudku itu juga termasuk. Tapi aku sangat menyukai sifatnya yang spontan, dan baik itu.

Oh ya, aku baru ingat sesuatu saat menceritakan kisah bodoh tentang dirinya kepada kalian. Definisi idiot yang aku buat barusan itu cocok denganku, ya aku terbiasa, maksudku bukan terbiasa bersamanya ataupun berbicara dengannya. Tapi.. aku terbiasa memperhatikannya.

 

———